NovelToon NovelToon
Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Cerita Ini bersifat fiktif belaka!

Kais Arfan Syailendra melakukan kesalahan satu malam dengan Anisa Syafa sekertaris nya sekaligus sahabat dari istrinya.

Kais menjerat Anisa dalam hubungan rumit dengan tujuan membongkar pengkhianatan yang di lakukan Marsya istri Kais bersama Bagas tunangan Anisa.

Bagaimana Kais membuat Anisa tetap disisinya dan membongkar rahasia masalalu mereka? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Kelam ( Revisi )

"Pa_pak, i..ini..

Kais kembali menautkan bi*irnya di bi*ir Anisa dan membuat tubuh Anisa menegang.

Anisa semakin kacau saat Kias mengangkat tubuhnya dan melangkah ke arah sebuah ranjang berukuran king size yang ada di kamar hotel itu.

Tubuh ramping itu pun di letakkan diatas tempat tidur itu dan Kais yang tak mau kehilangan kesempatan itu pun langsung mengungkung tubuh Anisa di bawah kendalinya.

Anisa yang pikirannya mulai waras pun berusaha melepaskan diri dari Kungkungan Kais namun semua sia-sia.

Kais tak membiarkan Anisa bergerak. Bahkan tubuh nya ada dalam kendalinya Kais.

Kais memegang kedua tangan Anisa dan meletakkan nya diatas kepala gadis itu. Kais dengan berani mengeksplor yang Anisa suguhkan di depan matanya.

Kais melihat pemandangan yang ada di depannya membuat dia hilang akal. Dia tak menyangka jika Anisa yang selama ini dia lihat biasa, malam ini begitu menggoda dia matanya.

Apalagi saat melihat bagian yang begitu menggoda imannya. Kais baru sadar jika selama ini Anisa begitu pandai menutupi bagian yang paling dia sukai dengan begitu rapi dan tak terlihat.

Kais segera menyambar bagian favorite nya dan menikmatinya dengan secara bergantian. Tangannya begitu kreatif membuat tubuh Anisa yang sempat menegang kini di buat seperti jelly yang benar-benar tak berdaya dengan apa yang di lakukan Kais pada tubuhnya.

" Paakkk..cukup, ini salah!" suara bergetar Anisa membuat Kais menghentikan aksinya dan mengalihkan pandangannya ke wajah merah Anisa. "Sa_saya sudah punya tunangan, bapak sudah punya Marsya..!" dengan nafas terengah Kais masih menatap wajah Anisa dengan tatapan yang tak biasa.

Tatapan itu begitu berkabut, tatapan itu menyiratkan sebuah keinginan yang tak bisa lagi di bendung. Hasr*t yang sudah ada di ujung kepala membuat Kais lupa segalanya.

Anisa mencoba untuk melepaskan diri dari kungkungan Kais namun dengan cepat Kais kembali menekan tubuh Anisa dalam kendalinya.

"Mulutmu bisa menolak ku Anisa, tapi tubuhmu tidak.." sebuah bisikan di telinga Anisa membuat tubuh nya merinding ketika.

Terlihat penampakan Anisa yang sudah dalam setengah terbuka pun membuat Kais kembali mengembangkan kreativitas nya. Bahkan saat ini kedua tubuh yang saling menempel itu sudah tak ada lagi kain penghalang diantara mereka.

Kais merayap turun perlahan dan hal itu membuat debaran jantung Anisa semakin cepat. Anisa menggigit bibirnya berusaha untuk tidak mengeluarkan suara des*han.

"Jangan di tahan Sa, tenanglah hanya aku yang mendengar nya. Aku malah lebih suka kamu bisa mengeluarkan suara merdu itu." bisikan itu jelas terdengar di telinga Anisa.

Mata Anisa yang sempat terpejam perlahan terbuka dan tatapan matanya bertemu dengan tatapan Kais yang begitu mendamba. Kepala Anisa menggeleng pelan berusaha tetap menahan suaranya.

Tapi, saat jemari Kais berkelana di bagian tubuh miliknya membuat mata Anisa semakin melebar dan kemudian sebuah suara lolos dari bibirnya membuat senyum miring Kais pun langsung terukir.

"Pakk... hentikan!" sebuah de*ahan dan lengkingan terdengar dari bibir Anisa dan sekaligus menciptakan sebuah sensasi luar biasa yang menciptakan gelombang kesempurnaan.

Nafas Anisa terengah-engah setelah pencapaian itu. Sebuah senyuman puas terukir di bibir Kais. Tubuh Anisa yang sudah terkulai lemas karena lepas kendali itu di buat menegang kembali saat sesuatu dia rasakan seperti ada yang aneh dibawah sana.

Tubuh Kais yang mengungkung tubuh nya namun masih memberikan jarak. Anisa melirik ke arah bawah dimana dia melihat pemandangan yang tak pernah dia lihat secara nyata.

Kini dia bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri apa yang di ceritakan sahabatnya tentang kebanggaan suami sahabat nya itu. Wajah Anisa mendadak panas dan terlihat semakin memerah saat melihat bagian kebanggaan Kais secara nyata. Anisa memalingkan wajahnya dan menutup mata nya berusaha menghilangkan bayangan benda yang dia lihat barusan.

"Buka mata kamu, lihat aku!!" Tangan besar Kais mengusap lembut wajah Anisa dan sembari berbisik di telinga Anisa seperti meledeknya.

Perlahan Anisa membuka matanya dan tatapan mereka pun saling bertautan. Kais melingkarkan kedua tangan Anisa ke lehernya. Lalu sebuah kecupan manis mendarat di bib*r Anisa bersamaan dengan sebuah dorongan kuat yang ada di bawah sana. Sakit, perih dan begitu menyiksa seluruh tubuh nya.

Rasa yang tak bisa Anisa ungkapkan dengan kata-kata. Hanya air mata yang bisa mewakili rasa yang Anisa rasakan saat ini. Rasa bersalah, rasa benci pada tubuhnya, rasa yang tak seharusnya dia rasakan saat bersama suami sahabatnya itu. Tangan yang tadinya melingkar di leher Kais kini mencengkram kuat punggung kokoh Kais bahkan jemari yang kuat menancap di punggung kokoh itu membuat punggung itu terluka.

Sedangkan suara Anisa tertahan saat Kais dengan sigap membungkam mulut Anisa dengan bib*rnya memberikan sensasi yang berbeda.

Pertarungan batin yang berusaha menolak untuk melakukan hal terlarang itu namun nyatanya tubuh Anisa semakin lama semakin begitu menikmatinya.

Bahkan rasanya keduanya enggan untuk berhenti dan tak ingin mengakhiri malam panas itu. Kais bagaikan hewan buas yang menikmati mangsanya. Malam itu Kais tak kenal ampun dan tak kenal lelah menghujani tubuh Anisa dengan bombardir yang begitu membuat Anisa kewalahan.

Menjelang pagi, Kais menghentikan aksinya saat Anisa terlihat sudah hampir pingsan karena ulahnya. Sedangkan Anisa tak peduli lagi dengan apa yang di lakukan Kais padanya. Dia berusaha memejamkan matanya sampai di mana jam menunjukkan jam 11 siang Anisa mulai membuka matanya.

Mata Anisa yang enggan terbuka, langsung melebar saat menyadari ada yang tidak biasa terjadi padanya.

Tubuhnya merasa sakit sekujur tubuh dan seperti remuk. Saat Anisa mencoba menggeser posisi tidur nya merasakan nyeri di bagian bawah nya.

"Sial..!" gumamnya saat dia tersadar bahwa dirinya masih ada di dalam kamar Kais.

Dia menoleh ke arah sampingnya dan melihat Kais yang masih terlelap dalam tidur nya. Anisa perlahan terbuka selimut tebal yang menutupi tubuhnya dan matanya melebar saat melihat kondisi tubuh nya dan Kais masih sama-sama polos.

Perlahan Anisa berusaha beranjak dari tempat tidur itu dan mencoba untuk memungut pakaian nya yang berserakan di lantai kamar itu.

Dengan pelan Anisa memakai pakaian dan ingin cepat keluar dari kamar itu. Saat Anisa baru melangkahkan kakinya satu langkah, sebuah suara membuat langkahnya itu langsung terhenti.

"Jangan coba-coba kamu keluar dari kamar ini Anisa!"

Anisa menghentikan langkahnya dan menghela nafas berat. Lalu perlahan dia menoleh ke arah tempat tidur. Terlihat Kais yang sudah duduk bersandar di atas tempat tidur dengan menatap tenang kearah Anisa.

Tatapan mata yang terlihat biasa Anisa lihat. Tak ada yang beda dari tatapan itu. Bahkan ekspresi wajahnya tak ada yang berubah. Seperti biasa seperti tak terjadi apa-apa.

Bersambung.

1
Irma Luthfah
terlalu mengulur waktu kais ini
Nar Sih
jdi gak sbr nunggu kebongkar nya hubungan mereka
Nar Sih
seharus nya kmu jujur kais ,biar gk semakin slh phm ,sblm anisa bnr,,pergi dri mu
Nar Sih
seperti nya ibu mertua mu kurang suka dgn mu nisa
Arum Dyah
ayo kais buruan ambil keputusan mau gmn
Nar Sih
kais ..bnr kta org tua mu klau emg udh gk bisa diterus kan rmh tngga mu dgn marsha ya buruan di selesai kan biar cpt jls
Arum Dyah
yg satu udh putus... yg satunya bakal cerai
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
pasti yg sedang dilihat kais adalah marsha dan selingkuhan nya
Nar Sih
lebih baik sgra terbongkar sja ,perselingkuhan dan tuker psngn nya biar sgra jelas kemana tujuan masing,,🤣
Nar Sih
kpn perselingkuhan marsha dan arga kebongkar di dpn anisa ,walau mereka sama ,,selingkuh biar ramai klau saling tau
Nar Sih
msih ngk ngerti dgn maksut ucapn sekar pada nisa
Azril Ali
Sekar ngmng gitu bt Marsya...tp Anisa tersentil..akn ucpn sekr
Azril Ali
knpa kais msh g cerita,ma Anisa..JD buat bingung Anisa..
Nar Sih
harus nya kmu jujur sja kais sama anisa tentang bagas dan marsha biar status anisa yg tunangan nya bagas sgra berahir gk di gsntung lgi
Nar Sih
awal mungkin slh marsha dan bagas yg mulai selingkuh duluan sampai kais marah gantian dgn anisa yg tunangan nya bagas dan marsha istri nya kais ,ini cerita kak puspa jdi tukar psngn ya😂
Irma Luthfah: ini yg punya kendali kais ya kan thor?
total 2 replies
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
psangan yg sama,,,lupa diri dan dosq🤣🤣
Irma Luthfah: tuh kan masa lalu mereka gimana. pantesan kais begituuu ke anisa, dia udah di kecewakan sm s marsya
total 3 replies
Nar Sih
jdi semakin slh kmu ya anisa ,
Irma Luthfah: entah itu di masalalu atau pun di masa ini
total 2 replies
Nar Sih
anisa kmu kok mau jdi istri kedua pdhl dia suami sahabat mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!