NovelToon NovelToon
Traitors And Revenge

Traitors And Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: moonsun_09

kiano nama nya, orang-orang seakan melihat seorang pangeran kejam dan dingin pada dirinya dan sifat nya tidak jauh melenceng dari tanggapan mereka.

ia hidup dengan banyaknya penghianat sisinya, membuat kepribadiannya berubah, apalagi masa lalu kelam yang ia rasakan.

semua yang ia lakukan selalu salah Dimata orang lain, orang bilang dendam yang kau simpan itu tidak ada gunanya, Dengan balas dendam apa akan membuat kau lega?, pertanyaan dari orang yang tidak pernah berada di sisi korban.

mereka hanya bisa berkata luka orang lain tidak ada apa-apanya dengan luka mereka, seakan mereka tau yang ia rasakan.

#bromance
#kejam
#dendam
#benci
#family
#luka
#penghianat
#no romance

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moonsun_09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Harap memberikan vote dan komentar kalian agar author semangat ❤️😀

______________________________________

"TUHAN...MASIH PANTASKAH KU TUK BERSAMA NYA, KARENA HATI INI INGINKANNYA~"

Suara nyanyian yang jauh dari kata merdu membahana diseluruh lorong sekolah.

"TAK SEGAMPANG ITU TUK MENCARI PENGGANTI MU~"suara cempreng Alka menggema membuat semua orang menutup telinga mendengar nya.

"TAK SEGAMPANG ITU KU MENEMUKAN SOSOk SEPERTI DIRIMU..."sambung Alvin Dengan ekspresi wajah seakan paling tersakiti disini.

"CINTAAAAA..."lanjut Alka memegang dadanya dramatis.

"Diam"dingin kiano yang berdiri dibelakang dua bocah kematian itu.

Mereka yang mendengar itu reflek menutup mulut dengan kedua tangan dan menoleh kebelakang.

Posisi mereka saat ini adalah kiano yang berjalan dibelakang dua bocah kematian itu dengan tatapan tajam tak tersentuh, mengawasi pergerakan dua orang didepannya.

Sementara mereka berdua bernyanyi tidak jelas membuat mereka bertiga menjadi pusat perhatian, kiano sudah seperti ayah yang menjaga dua anak nya.

Sedari pagi ia sudah harus terjebak dengan mereka berdua, karena kedatangan mereka Yang tak diundang kemansion deovantara,nyali mereka seperti sangat besar.

Flashback

"Brakk..brak...brak.."suara gedoran pagar yang dilakukan oleh Alvin dengan brutal.

"Misi!"ada orang!"teriak Alvin membahana.

"Kalau gak kami rampok yaaa!"teriak Alka ikutan,ia memperhatikan sekitar yang tampak sepi.

Bagaimana tidak sepi, mereka berdua datang jam tiga pagi, tentu saja penghuni mansion itu masih bersenang-senang dialam mimpi mereka.

"Woii,buka dong nih pagar Napa!!"teriak Alvin menggelegar tak tau malu, untuk saja tidak ada orang yang melihat kelakuan mereka itu.

"Eee, siapa kalian pencuri hah, ngaku gak!"teriak seorang satpam kurus tak berdaging sambil menodongkan kemoceng pelanginya,berlari kearah mereka.

Panggil saja pak Wowo,pria itu satpam abadi keluarga deovantara, karena ia sudah mengabdi sejak umur lima tahun.

"Weh santai!, enak aja wajah tampan mirip Jimin nct gini dibilang pencuri, katarak mata Lo pak!"ucap Alvin melotot,ia mencoba menghindar dari kemoceng yang digesek- gesek kewajah tampan nya.

"Hahaha..., tampan mananya njir, mirip monyet yang ada"seru Alka tertawa ngakak.

Ia bahkan sudah terduduk sambil memegang perutnya karena banyak tertawa,teman biadab!.

"Heh!kamu juga,kamu pasti rekan dia kan!ngaku!"ujar pak Wowo garang,

Satpam itu berpindah memukul tubuh Alka dengan kemocengnya.

"Ampun pak,kami tuh mau nyari bang kiano, bukan mau maling"ujar Alka mencoba menghindar dari kemoceng pembawa musibah itu.

"Loh kalian siapa tuan muda?"tanya pak Wowo memicingkan matanya curiga, kemoceng tadi sudah dilemparnya entah kemana.

"Kami adeknya pak"balas Alvin tersenyum lebar menampakkan giginya,gak kering tuh gigi apa.

"Adek?setau saya tuan muda gak punya adek yang mirip gembel seperti kalian"ucap pak Wowo dengan enteng nya.

Alvin dan Alka yang mendengar itu seketika melotot, mereka yang tampan ini disamakan dengan gembel ditepi jalan itu ,oh noooo!!!.

"Heh- makian yang ingin Alvin lontarkan tertunda karena cecuguk satu itu yang membekam paksa mulutnya, siapa lagi jika bukan Alka.

"Heh, Lo bisa tenang gak njing!Lo mau kita diusir hah!"bisik alka penuh penekanan.

Alvin merengut tidak suka, tapi apa boleh buat, jika mereka diusir, mereka tidak bisa bertemu kiano, padahal disekolah bisa.

"Hehehe... maaf pak,kamu mau ketemu bang kiano, beneran deh,gak bohong "ujar Alka dengan tersenyum manis,beda lagi dengan Alvin, remaja itu menatap bengis pak Wowo.

"Hmm, baiklah saya percaya"balas pak Wowo mengangukan kepalanya, lalu membuka gerbang besar itu,dan mempersilahkan mereka masuk.

"Uwoow"ujar Alka takjub, mulutnya terbuka lebar dengan mata yang terpancar binar.

"Lompat anak katak ke mulut Lo,baru tau rasa"celetuk Alvin memutar matanya malas, terlalu norak!.

Mereka berdua masuk kedalam mansion tersebut dan duduk dengan santainya disalah satu sofa yang ada.

"Bibi!"panggil Alvin pada seorang maid yang lewat.

Maid itu berjalan mendekati mereka dengan raut wajah bingung,apa mereka teman salah satu tuan mudanya, pikir maid tersebut.

"Ya tuan muda,ada yang bisa saya bantu?"tanya maid tersebut dengan senyum ramah.

Walaupun ia tidak tau siapa mereka, tapi etika nomor Satu, agar tidak kena pecat sang tuan besar.

"Bi,bang kiano dimana?"tanya Alka sambil meminum susu kotak yang ia bawa.

'apa mereka teman tuan muda 'batin maid tersebut.

"Bii, mana bang kiano nya?"tanya Alvin kesal, padahal mereka bertanya tapi maid itu hanya bengong.

"Ah,e-eeh itu tuan muda sepertinya masih tidur"balas maid itu gelagapan.

"Oooo" sahut alka mengiyakan sambil menganggukkan kepalanya pelan.

"Kalau begitu saya akan membangunkan tuan muda dulu"ucap maid tersebut.

"Gak usah bi,Kamar nya dimana bi, biar kami aja yang kesana?"tanya Alvin.

"Tuan muda bisa naik kelantai dua lalu ikuti lorong kiri dan kamar tuan muda yang pintunya warna hitam bercorak putih "jelas maid tersebut.

"Oh oke, makasih bi"ucap Alvin dan Alka lalu mereka menaiki tangga menuju lantai dua seperti yang dijelaskan tadi.

"Lo ketok coba"suruh Alvin pada Alka, mereka sudah berada didepan kamar pintu hitam bercorak putih itu, tapi tidak ada yang mencoba membuka atau mengetoknya.

"Gue takut njir, gimana nanti kalo pala gue disleding cok"balas Alka menolak.

"Gak bakalan nyet, cepatan!"desak Alvin, mereka berdua sedari tadi sibuk adu bacot siapa yang akan mengetok pintu keramat itu.

Cklekk

Mereka berdua reflek melihat kearah pintu yang baru saja dibuka itu, terlihat kiano yang sudah siap dengan seragam sekolahnya, dengan raut datar memandang dua pembuat masalah itu.

'anjing, ngapain mereka datang sepagi ini sialan 'batin kiano kesal, pantas saja ia mendengar keributan didepan kamar nya tadi.

"Ngapain?"tanya kiano malas, tolong lah ini masih terlalu pagi untuk menerima tamu yang tak diundang berkunjung.

"I-itu,e-eeh,a-apa woi"ucap Alvin gelagapan,ia menyenggol lengan Alka agar membantu nya.

"I-itu,kami m-mau jemput Abang,iya mau jemput hehehe..."ujar Alka dengan tawa paksa nya.

Kiano pergi meninggalkan mereka setelah mengunci kamar nya tidak mempedulikan mereka yang masih diam ditempat.

"Eh?"sadar ditinggal, Alka langsung menyeret paksa Alvin bersama nya.

Flashback end

"See you bang, nanti kami jemput oke"ucap Alvin tersenyum cerah, secerah mentari pagi.

Kiano tidak membalas ia langsung masuk kedalam kelasnya meninggalkan dua orang itu yang masih berada didepan sana.

"Yok lah kekelas"ajak Alka berjalan duluan meninggalkan Alvin yang menatapnya kesal.

"Tungguin njir"teriak Alvin mengejar Alka yang sudah jauh didepan.

🥀🥀🥀

Kringgg.......

Suara bel membuat para murid yang tidur dan malas-malasan seketika terbangun dengan semangat.

"Baiklah sampai disini dulu pembelajaran kita, jangan lupa tugas dikumpul Minggu besok, kalau begitu saya permisi"tutur guru yang mengajar dikelas kiano lalu pergi dari kelas.

"Kantin! Im coming!...."teriak para murid berlari keluar kelas.

Kelas kosong dan sunyi hanya meninggalkan kiano yang merebahkan kepalanya pada tumpuan tangannya dimeja.

"Yahu!!...we cominggg!!"teriak Alvin menggelegar Sabil melangkahkan kakinya menuju Kiano.

"Berapa nilai bahasa Inggris Lo?"tanya Alka remeh, remaja itu berjalan dibelakang Alvin seperti orang normal saja, padahal tidak.

"Kepo"belas Alvin sinis, remaja itu berlari kecil menuju meja kiano.

Mereka berdua berjongkok, sambil menusuk-nusuk lengan kiano.

"Bang... kantin yok..."ajak Alka sambil menumpu kepalanya pada meja disebelah kiano, membuat pipi nya yang sekarang sedikit berisi tergencet meja.

Kiano membuka matanya, masih dengan wajah datarnya ia beranjak dari kursi dan keluar dari kelas menuju kantin diikuti dua bocah pembuat masalah.

"Ka gue mau pesan bakso sampur siomay, enak gak sih"cetus Alvin asal .

"Lebih enak campur bubur ayam Vin,mau coba?"balas Alka dengan senyum Yang ia paksakan.

"Yaudah yok, cobain"ajak Alvin bersemangat.

"Bang Ano pesen apa?"tanya Alka, karena sekarang gilirannya yang memesan makanan.

"Nasi goreng dan es teh"jawab Kiano singkat, entahlah tapi mood nya selalu sedikit membaik jika bersama mereka berdua.

Berbeda jika ia berada dimansion sialan itu, moodnya akan hancur lebur.

"Gue, bakso jangan lupa campur siomay dan bubur ayam, kayak yang Lo bilang tadi"giliran Alvin untuk menyebutkan pesanannya, tapi ini sangat lah aneh.

" Kalian Nasi goreng, teh hangat"celetuk kiano singkat,otak lemot Alvin dan Alka harus dipaksa berpikir dengan kata singkat Kiano,hahh...

Kiano pergi begitu saja meninggalkan mereka,ia berjalan dengan wajah triplek nya menuju salah satu meja yang terlihat nyaman untuk ia yang suka kedamaian.

"Oooo..."ucap mereka berdua serempak dengan saling pandang, sekarang mereka mengerti apa yang dimaksud kiano tadi.

"Hehehe...jadi bang Ano perhatian sama kita nih"celetuk Alka nyengir lebar.

"Hoho... tentu saja, Dia aja gak bolehin Kita pesan yang lain , selain yang dia bilang tadi"balas Alvin dengan senyum lebarnya.

"Lo gak sih, pesanan Lo yang aneh"sinis Alka memandang julit Alvin.

Alvin hanya nyengir kuda saja, lalu ia pergi menuju Kiano dan sudah duduk nyaman ditempatnya sambil bermain handphone.

'lo terlalu ceroboh kay 'batin kiano dengan seringaian tipisnya, sesuatu yang berada di hp kiano sepertinya sangat menarik hingga seringaian iblisnya terlihat walaupun tipis.

"Makanan datang"seru Alka sambil membawa dua nampan ditangannya dibantu oleh penjual makanan itu.

"Ini punya Abang,dan yang itu punya punya Lo"tunjuk Alka sambil menduduki dirinya pada bangku disamping Alvin.

Kiano menyimpan ponsel nya lalu memakan makanan yang sudah tersaji didepannya diikuti dua pembuat masalah itu.

"Bang ano~"sapa gadis yang datang tiba-tiba, sudah pasti itu Livia sigadis ular menyebalkan itu.

Ia dengan beraninya duduk disamping kiano dan tanpa tau malu gadis ular itu mencium pipiku kiri kiano,wah sungguh keberanian yang patut dipuji.

"Anjing"umpat Alvin dan Alka bersamaan, mereka berdua melongo dan setelahnya berngidik ngeri membayangkan setelah ini gadis itu akan rebahan dilantai, alias kena banting oleh kiano.

"Abang kenapa gak ikut sarapan bareng livin tadi pagi sih?"tanya Livi dengan wajah yang dibuat sememelas mungkin.

'anjing!pipi gue udah gak suci lagi sialan 'batin kiano nelangsa,ia jengkel dengan gadis ular satu ini.

Ia memanyunkan bibirnya beberapa senti dengan tangan yang memeluk erat kiano.

"Heh emang Lo siapa nyuruh-nyuruh Abang gue heh!"ketus Alvin menatap garang Livi.

"Apasih,dia tuh Abang Livi buatkan abangnya Alvin yaa"balas Livi sebisa mungkin dengan suara lembut.

"Dianggap adek aja enggak, malah ngaku-ngaku"cibir Alka tak mau kalah.

"BABY!!"suara teriak yang bersalah dari pintu kantin mengalihkan perhatian semua orang yang ada.

Disana tampak Abang kembar kiano berserta temannya sedang berjalan tergesa-gesa menuju mereka.

"Heh,Lo mau apain baby ha!"bentak Daren marah.

"Heh!adek Dajjal Lo yang mulai ya sialan"balas Alvin sambil menunjuk-nunjuk Livi.

"Tau tuh,main nuduh aja anjing!"maki Alka marah.

"Kalian-

Brakkk...

Suara bantingan membuat perkataan marchel terhenti, mereka semua mematung tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Disana kiano sedang berdiri dengan kaki yang menendang kecil tubuh Livi yang tak berdaya, gadis itu dibanting olehnya tanpa kasihan, sungguh kejam.

"ADEK!"teriak Marvel khawatir,para pengikut setia Livi segera menghampiri princes mereka yang sepertinya sudah tidak sadarkan diri.

"Bajingan Lo!"marah divan,ia bangkit ingin menghajar kiano tapi terhenti karena Ario sudah lebih dulu memberi kiano Bogeman mentah di rahang nya yang mampu membuat kiano sedikit mundur.

"Jangan harap Lo bisa lepas setelah ini"ujar Ario dingin ia memandang kiano dengan niat membunuh.

"Njir gimana nih"bisik Alka pada Alvin, tangan mereka saling menggenggam karena rasa cemas.

Kiano yang mendapat Bogeman itu sedang berusaha mati-matian menahan hasrat membunuhnya yang mencoba keluar.

Bisa terjadi tragedi berdarah jika ia kehilangan kendali disini, bukan hanya Ario yang mendapat akibatnya tapi mereka yang ada dikantin akan terkena imbasnya juga.

Bughh...

Bughh...

Brakk...

Krekk...

Kiano dengan mudahnya memberikan Bogeman lalu remaja itu mengangkat meja kantin dan membanting nya pada tubuh sang lawan yang terkapar, membuat suara patahan terdengar nyaring seisi kantin yang senyap.

Setelah itu kiano pergi begitu saja tanpa berkata sepatah pun dengan wajah dingin matanya memperlihatkan kabut nafsu membunuh.

"Bang tunggu!!"teriakan Alka memudahkan lamunan mereka yang masih mematung.

"Rio! Woi cepat bawa Ario sama baby kerumah sakit sekarang njir!"seru divan yang tersadar dari lamunannya.

Bersambung............

Jangan lupa vote dan coment ya

See you 👋 👋

1
Niwang Horee
lanjut
semaini
lanjut min
Sisa
lanjut Thor
Niwang Horee
kak ayo lanjut lagi. lanjut nya jangan lama-lama lagi pliss
Niwang Horee
lanjut kak
Niwang Horee
lanjut lagi, kak. jangan lama lagi pliss 🙏🙏
Niwang Horee
kak, ayo lanjut lagi. udah lama gak lanjut
Niwang Horee
lanjut kak, semangat semangat 🔥🔥
Niwang Horee
lanjut lanjut. SEMANGAT KAK🔥🔥🔥
Niwang Horee
semangat kak
Niwang Horee
lanjut lanjut semangat 💪
Niwang Horee
semangat kak. lanjut lagi yok!!
salsabillaaa 0506_
lanjut kaka cantikk semangattt terus yaa😍💪
Niwang Horee
lanjut kakk, semangat terus 💪💪💪💪
Niwang Horee
lanjut terus, kak. semangat 💪💪
salsabillaaa 0506_
kaka semangat terus ya 💪🏻🙂‍↕️
Niwang Horee
kak, jangan suka ngilang ya sekarang 🙏🙏 semangat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!