AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.
"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.
Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.
Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.
Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.
Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.
Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.
Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.
Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2
Menganggap tempat teraman untuk bersembunyi, adalah di dekat protagonis. Pasalnya, protagonis sudah pasti akan selamat.
Tapi, dugaan yang salah, kini dirinya mengerti, mengapa keluarga Sarah dalam cerita novel begitu membenci Kelvin. Ini bukan soal merendahkan karena status sosial semata.
Saat, dunia masih baik-baik saja, dirinya menikah dengan Kelvin. Tapi tidak seperti dalam cerita novel dimana keluarganya selalu merendahkan pemuda ini, Sarah selalu berusaha untuk meninggikan suaminya. Walaupun, suaminya memasuki keluarga kaya, kemudian menjadi pengangguran tanpa pekerjaan, membuat kedua orang tuanya uring-uringan setiap hari. Tapi Sarah selalu menahan segalanya. Karena mengetahui, dalam cerita novel pria ini akan memiliki sistem, di mana dapat mempertahankan kehidupan keluarganya.
Dirinya hanya berasal dari keluarga pengusaha, bukan berasal dari keluarga politikus. Jadi sama sekali tidak dapat menghentikan perang penyebab kiamat yang tertulis dalam cerita novel.
Bertahan hidup adalah pilihan terbaik. Tentu saja selain mengandalkan Kelvin, dirinya melakukan penelitian dan riset selama bertahun-tahun secara rahasia. Ini hanya untuk mempertahankan hidupnya, berjaga-jaga jika Kelvin menghianatinya.
Dan sekarang itu terjadi.
"Ini..." Sarah berjalan mendekati ibunya, memberikan buah apel yang disimpan di dalam tasnya yang telah usang.
"A... apel? Tapi makanan ini begitu berharga, kita pergi bertiga. Ikan sardennya kita makan besok saja." Itulah usulan dari ibunya, yang telah kurus kering menahan lapar.
"Seharian aku pergi, apa Kelvin tidak memberikan makanan kepada ayah dan ibu?" tanyanya.
Marina, sang ibu menggeleng, semenjak kiamat terjadi, menantu mereka menyelamatkan tiga orang wanita. Dan ketiganya begitu dimanja, mereka hanya dianggap sebagai beban hidup berjalan.
Padahal, uang untuk membeli stok makanan, dalam sistem penyimpanan ruang dulu, dibeli menggunakan uang kedua orang tuanya.
Benar-benar seorang penghianat yang luar biasa.
Sarah mengepalkan tangannya.
"Kita akan keluar dari bunker." Lagi-lagi wanita itu meyakinkan keputusannya.
"Tidak, Sarah... Ibu dan Ayah sudah tua, jika pun mati dimakan oleh para hewan yang menjadi buas dan aneh, sama sekali tidak apa-apa. Tapi jika kamu meninggalkan bunker dan berpisah dengan Kelvin, maka tidak ada yang dapat kamu makan di luar sana. Kami tidak ingin kamu---" Kalimat sang ibu di sela.
"Ibu dan ayah tenang saja, malam ini kita akan keluar dari bunker. Biarkan saja orang itu menderita." Kalimat penuh senyuman darinya.
Tapi memang itulah pada kenyataannya. Semenjak kiamat terjadi, sifat asli dan keinginan liar Kelvin terlihat.
Seperti malam ini, beberapa jam telah berlalu dari saat dirinya bertengkar dengan Kelvin.
Semua orang kini duduk di meja makan, porsi makan mereka diatur oleh Kelvin yang memiliki sistem ruang penyimpanan.
"Ini untukmu! Katakan terimakasih!" kalimat yang diucapkannya kepada Marina, meletakkan satu butir kacang polong ke atas piringnya.
"Terimakasih." Ucap Marina penuh hormat pada menantunya. Air matanya mengalir, sebelum dunia kiamat dan perang nuklir terjadi, dirinya adalah wanita sosialita dari keluarga konglomerat. Semua orang yang melintas akan menunduk hormat padanya. Memakan makanan yang mewah, di restoran berkelas. Tapi sekarang, setelah lapar seharian, yang didapatkannya hanya sebutir kacang polong.
Syukurlah ada sebutir apel, yang mungkin dapat membuatnya bertahan hidup selama dua hari.
"Jika ingin satu butir lagi, iriskan daging sapi, untuk Ayu." Perintah Kelvin kepada mertuanya.
Marina menelan lidahnya, pada akhirnya tangannya bergerak, mengiriskan daging sapi wagyu kualitas premium kepada wanita yang dibawa oleh menantunya.
Merasa dirinya benar-benar terhina, hanya untuk sebutir makanan.
Tapi.
"Istri barumu punya tangan bukan, mau aku membuatnya tidak punya tangan?" tanya Sarah menyeringai, memilih tidak memakan jatahnya yang hanya 3 butir kacang polong.
"Kamu mulai lagi, sudah aku bilang asalkan kamu diam, hidupmu akan terjamin." itulah yang diucapkan oleh Kelvin kepada istrinya.
"Ayu takut... Sarah begitu galak. Apa Ayu harus meninggalkan bungker ini?" Tanyanya memelas, bagaikan seseorang yang tidak berdaya. Padahal aslinya buaya betina. Raut wajahnya memelas, seperti talas.
"Tidak sayang..." Kelvin menikmati bibir Ayu di hadapan Sarah. Benar-benar bukan hanya kecupan tapi menikmati bibirnya secara brutal.
Suwandi dan Marina melirik ke arah putrinya, merasa tidak tega. Tapi jika diusir dari bunker ini, mungkin nyawa mereka akan melayang karena kelaparan, sakit akibat radiasi nuklir, atau mungkin mati akibat dimakan oleh para hewan yang berevolusi menjadi monster.
Kelvin menjentikkan jarinya, beberapa potong roti terlihat di atas meja. Sofia dan Rani saling melirik, kemudian mendekati Kelvin. Berebut untuk bercinta dengannya.
Tujuan mereka hanya hidup berkecukupan dan makanan enak. Celana panjang yang dikenakan Kelvin mulai dibuka oleh Sofia, sedangkan Rani, melepaskan pakaian Kelvin.
Tidak kali ini saja terjadi di meja makan. Mereka bertiga... tidak! Lebih tepatnya dalam cerita novel akan ada 9 nanti, benar-benar menjijikan.
Mengira dengan merubah alur, bersikap baik pada Kelvin, pria ini akan menjadi suami istri yang saling mendukung dengannya. Tidak akan ada yang kedua. Tapi pada kenyataannya, sudah ada yang keempat, bukan kedua lagi.
"Sarah, kemarilah! Kamu ingin makanan untuk ayah dan ibumu kan?" Tawaran dari Kelvin, masih sesekali menikmati bibir Ayu.
"Aku ini wanita mahal!" Sarah mengangkat sebelah alisnya. Mengeluarkan AK 47, senjata laras panjang dari atas meja.
"Aaaa... Kelvin!" Ayu menjerit ketakutan, berlindung pada Kelvin.
"Dia tidak akan bisa membunuhku. Karena hanya aku yang dapat memberikan makanan padanya." Kelvin tersenyum mengejek, sedangkan Ayu kembali naik ke atas pangkuannya, menikmati bibir Kelvin.
Sarah mengangkat sebelah alisnya. Dunia kiamat, dimana hukum negara dan agama tidak berlaku lagi. Orang-orang tidak percaya pada Tuhan. Hanya percaya pada kekuasaan dan kesenangan. Hanya demi makanan yang tidak seberapa mereka rela berbagi tubuh seorang pria. Mereka seperti hewan?
Bibir Sarah bergetar, berusaha untuk tersenyum. Berusaha menjaga mentalnya sendiri. Walau bagaimanapun, kesehatan mental adalah yang utama.
Menurunkan AK 47 yang semula ditodongkan olehnya.
"Peluru ku terlalu jijik menembus kulit kalian." Sebuah hinaan dari wanita yang tersenyum.
Pria tidak tahu malu, melupakan siapa yang setia dan memberikan makan padanya.
"Kemarilah Sarah..." Kelvin menertawakannya, dengan tubuhnya masih digerayangi dua wanita.
Sedangkan Sarah menarik kedua orang tuanya. Dirinya selalu memiliki rencana cadangan untuk mengatasi saat-saat seperti ini.
Melangkah dengan pasti. Marina dan Suwandi dulunya merupakan orang terkaya. Mustahil dirinya tidak mempersiapkan segalanya.
Walaupun sulit... pasti sulit...
"Sarah... maafkan ibu karena memakan apel darimu." Ucap Marina terisak.
"Benar! Ini adalah kesalahan ayah yang---" Kalimat Suwandi disela.
"Kita keluar dari bungker malam ini. Ibu dan ayah siapkan perlengkapan... Tidak! Jangan siapkan apa-apa. Kita akan membuat manusia tidak tahu diri itu sengsara..." Gumamnya yang telah meninggal ruang makan menyeringai.
Bungker ini dibuat menggunakan uang keluarganya. Bahkan bahan makanan dalam sistem penyimpanan milik Kelvin juga dibeli menggunakan uang keluarganya.
Dalam dunia makan atau dimakan, dirinya akan memberikan kematian yang mengerikan.
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
up nya udah ada aja nih,thor.
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...