NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua: Balas Dendam Anak Tak Di Anggap

Kesempatan Kedua: Balas Dendam Anak Tak Di Anggap

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Selingkuh / Mengubah Takdir
Popularitas:807.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Xaviera Valcon

Anastasya yang sering di sapa Ana selalu mendapatkan siksaan dari ibu kandungnya akibat kecemburuan saudara tirinya. Elen selalu merasa tersaingi dengan kecerdasan dan kecantikan Ana hingga di sekolah laki-laki yang Elen sukai ternyata menyukai Ana.

Hingga suatu hari Ana di paksa menikah dengan laki-laki yang Ana tidak kenal yang tak lain adalah kekasih Elen, Elen sengaja menyuruh kekasihnya menikahi adik tirinya untuk memajukan perusahaan sang kekasih karena dengan kecerdasan Ana perusahaan kekasih Elen akan maju dan melambung tinggi.

Namun penderitaan Ana bermula saat dirinya menikah dengan Kevin kekasih Elen, selama menikah Kevin selalu bersikap dingin ke Ana dan Kevin tidak segan untuk menunjukkan keromantisan nya terhadap Elen bahkan Kevin sampai berhubungan badan di depan Ana.

Ana yang sakit hati dan tidak terima dia langsung menampar Elen dan itu membuat Kevin murka dan dari situlah Ana di sekap hingga akhirnya meninggal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xaviera Valcon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di sekap Part 2

Andai bukan bujukan sang Mama Ana tidak mungkin menikah dengan Kevin yang merupakan kekasih Elen. Sayangnya, Ana bahkan baru tau fakta itu setelah pernikahan menginjak satu bulan.

Meski begitu semua orang tetap memaksanya untuk bertahan termasuk Elen sendiri. Dengan tidak tahu malu pasangan itu bermesraan di hadapan Ana tanpa memikirkan perasaan Ana. Bahkan Kevin meminta Ana mengaku hamil di tahun pertama pernikahannya padahal yang hamil adalah Elen.

Kevin ingin menjaga nama baik dirinya dan juga kekasihnya dengan menggunakan Ana sebagai tameng.

"Kamu harus umumin kalau kamu sudah hamil Ana." Ucap Kevin.

"Kenapa harus aku? Sedangkan yang hamil selingkuhan kamu Mas." Jawab Ana lantang.

PLAK

"Jaga bicara kamu Ana! Yang salah di sini itu kamu seharusnya kamu sadar diri." Ucap Elen yang tidak terima di sebut sebagai selingkuhan.

"Terserah kamu mau bicara apa Ana tapi yang jelas kamu harus umumin masalah kehamilan kamu itu dan setelah anak Elen lahir kamu akui sebagai anak kamu. Aku tidak menerima penolakan Ana." Tegas Kevin.

"Sampai kapanpun aku tidak setuju Mas." Jawab Ana.

"Baik kalau kamu tidak setuju tapi jangan salahkan aku kalau aku berhenti memberi uang bulanan sama Mama kamu." Ucap Kevin santai.

Jika uang bulanan di hentikan maka sang Mama akan marah besar dan sudah pasti Ana akan di siksa oleh Mamanya. Telapak tangan Ana mengepal dengan kuat karena sudah pasti dia akan jadi sasaran empuk kemarahan sang Mama. Ana tidak terima itu, mau tak mau di akhirnya menerima dan lagi-lagi Ana bertindak seperti orang bodoh karena Kevin tahu titik kelemahan Ana yaitu Mamanya.

Kini pintu gudang kembali tertutup setelah sang Mama kembali menyiksanya, Ana segera memohon untuk tidak di kurung kepada ibunya alih-alih merasa kasihan justru ibunya menendangnya.

"Ma aku mohon jangan tinggalkan aku di sini, aku tidak salah Ma." Mohon Ana.

"Mama akan kurung di sini sampai kamu mengakui kesalahan kamu! Selama kamu gak mau mengaku kamu akan tetap di sini." Jawab Sang Mama.

"Ma jangan Ana mohon! Mama kenapa tidak bisa percaya sama aku padahal aku anak kandung Mama, tolong jangan perlakukan aku seperti ini Ma." Mohon Ana dengan tangis pilu.

"Mama tidak sudi mengakui perempuan jahat seperti kamu sebagai anak." Jawab sang Mama.

Suara langkah sang Mama sudah meninggalkan gudang itu. Cahaya yang tadinya masuk ke dalam gudang kini sudah hilang berubah menjadi gelap. Ana merasa ketakutan apalagi di dalam gudang itu sangat kotor dan juga bau apalagi banyak sekali tikus dan kecoa yang bersarang di sana.

Sedangkan di dalam rumah Elen menunggu di ruang tamu menunggu kedatangan ibu tirinya.

"Ma...." Panggil Elen saat melihat sang Mama sudah kembali dari gudang.

"Gimana sama Ana Ma?" tanya Elen.

"Kamu tenang saja sayang Mama sudah kasih dia pelajaran. Selama dia tidak mau mengaku maka Mama tidak akan pernah melepaskannya." Jawab sang Mama.

"Tapi Ma Ana kan takut gelap bagaimana kalau dia ketakutan di gudang?" Tanya Elen lagi.

"Biarkan saja itu hukuman untuk dia. Siapa suruh dia buat cucu pertama Mama cacat." Jawab sang Mama.

Elen memeluk sang ibu sambung, diam-diam dia tersenyum miring.

"Dasar perempuan bodoh mau saja aku manfaatin, padahal aku cumi bilang kalau ada orang tidak sengaja mendorong ku sehingga anak yang aku lahirkan cacat. Tapi dengan bodohnya dia malah menyalahkan anak kandungnya sendiri sebagai pelakunya." Batin Elen.

"Elen." Panggil Kevin.

Pelukan keduanya sontak terurai dan keduanya reflek menoleh ke arah laki-laki yang selama satu minggu ini berada di luar kota karena pekerjaan.

"Bagaimana keadaan kamu dan anak kita? Maaf aku tidak ada di samping kamu saat kamu melahirkan." Ucap Kevin sambil memeluk pujaan hatinya.

"Aku baik-baik saja Vin. Tapi, hiks hiks anak kita." Elen tiba-tiba menangis di pelukan Kevin.

"Ada apa dengan anak kita?" Tanya Kevin.

"Lebih baik kamu lihat sendiri saja." Tunjuk Elen ke arah box bayi yang ada di ruang tamu.

Kevin menelan ludahnya kasar, tak lama kemudian dia berjalan mendekati box bayi berwarna biru itu.

Degh

Kevin sangat terkejut saat melihat kondisi anaknya. Salah satu mata anaknya tidak terbuka dan bibir anaknya sumbing.

"Ba.... bagaimana mungkin!" Lirih Kevin syok. Ia nyaris kehilangan keseimbangan tubuhnya.

"Aku juga gak tau Vin padahal selama ini aku sudah memberi yang terbaik untuk nya saat dalam kandungan. Tapi tetap saja anak kita....." Lirih Elen.

Kembali Elen menangis tersedu-sedu, Kevin segera menghampiri Elen dan kembali memeluknya untuk memberinya kekuatan.

"Jangan menangis sayang kamu gak salah." Hibur Kevin. Padahal dalam hatinya dia sendiri berpikir bagaimana cara dia menjelaskan kondisi bayinya kepada kedua orang tuanya yang masih di luar negeri. Pastinya kedua orang tuanya keberatan dengan kondisi cucu nya yang terlahir cacat padahal ini adalah cucu pertama di keluarganya.

"Semua ini gara-gara Ana Vin! Dia yang sudah mencelakakan anakmu dan Elen." Ucap Lastri yang merupakan ibu kandung Ana dan ibu sambung Elen.

"Apa? Bagaimana bisa?" Kaget Kevin.

"Selama Elen hamil Ana tidak benar-benar merawatnya bahkan dia sengaja menumpahkan air ketika Elen lagi jalan dan Ana mendorong Elen hingga terjatuh." Ucap Lastri.

Amarah Kevin seketika memuncak kala mendengar Ana penyebab anaknya terlahir cacat.

"Keterlaluan! Ana benar-benar kurang ajar dia harus di beri hukuman karena sudah berani mencelakakan anakku." Emosi Kevin.

"Tahan Vin! Mama sudah memberikan Ana hukuman. Mama sudah kurung Ana di gudang." Jawab Lastri.

"Mama benar Vin, Ana sudah di hukum. Jadi kamu gak perlu ikut turun tangan. Lagipula kamu baru pulang dari luar kota, kamu pasti capek. Sebaiknya kamu istirahat saja di kamar." Bujuk Elen.

Kevin berusaha untuk meredakan emosinya dia sangat mendengar kata-kata Elen. Bahkan dia bersedia menikah dengan Ana karena bujukan Elen.

"Kalau kamu menikah dengan Ana, maka perusahaan kamu kemungkinan akan maju pesat Vin. Ana itu pinter dan otaknya brilian, kamu bisa memanfaatkan untuk menaikkan tangga kesuksesan." Rayu Elen kala itu saat masih berpacaran dengan Kevin.

"Tapi bagaimana dengan kamu sayang, kamu kan tau sendiri kalau aku sangat mencintai kamu dan aku gak ingin kamu sakit hati karena permintaan konyol kamu." Jawab Kevin kala itu.

"Aku siap menunggu hingga kamu mencapai puncak kesuksesan Vin." Ucap Elen tersenyum.

Dan pertunangan pun terjadi hingga lanjut ke pernikahan. Selama dua tahun menikah Ana hanya di anggap sapi perah oleh Kevin dan juga keluarganya sendiri.

1
si kecil nikkey
keluarga anying
si kecil nikkey
novel angst lagi ya
Pasar Dugul
ini tuan Antonio kapan datangnya,, ktnya dah bersiap
Reka Cantika
lanjutkan Thor
Reka Cantika
lanjutkan
Masha 235
ikimah bukan dedemit maneh,tp jin,jinya nggak mau pergi...panggil pak kiyai/ahlinyaapa orang pinter gitu buat ngusir demit/jinnya....
Fitria Arifianto
gedek sm ayu apa lagi axel dr awal masuk ke cerita ini😏
stela aza
kenapa g di seret si ana buang di jalan kalau perlu,,,
Paulina al-fathir: loh kok jd ana 😄😄 ayu kali😄😄
total 1 replies
merry
bucin alex jdi buta semuanya😄😄😄🤭🤭🤭moga hbs ini sdr lekk bgs ikt revan latihan ap ajj biar gk dibodohin
Anita Rahayu
AXEL INI POLA PIKIR SAMA DGN BUDI ARIE DAN SADEWO PURA -PURA GK TAU🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Reka Cantika
bodoh kali Axel ini
Masha 235
lah...baru nyadar dianya...selama ini kmana xel....?tidur...
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
buagus begitu dong, keluarkan sisi mafia si refan thor, buat si axel menyadari kesalahanya krn mencintai ayu itu, tebakanku wkt itu si axel ini gay thor krn diperlakukan ayu bgt diam sj, unt nutupi dia yg gay makanya diperlakukan ayu bgt diem krn takut ayu ngadu ke keluarganya
Fathur Ben
matikan saja peran ayu thooor..
Reka Cantika
jalang.. padahal dia kalau nikah sama Axel hidup juga mewah bukan yg hidup kalau GK kerja GK makan🤭
Masha 235
ibarat membangunkan singa yang tertidur ck...ck, yu ayu,riwyatmu kini...
SAE wife~🥰🥰
mampus lsg bikin sekarat
stela aza
lanjut thor up-nya dikit bgt ,,,deh 🤦
Simba Berry
kenapa tidak minum racun serangga saja ana biar modar sekalian.jadi tdk perlu rrpot2 patahin tangan.GOBLOK 🤣🤣🤣
Simba Berry
cerita lucu.🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!