NovelToon NovelToon
Konglomerat Dingin & Istri Polosnya

Konglomerat Dingin & Istri Polosnya

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Obsesi / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:72.2k
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Demi menyelamatkan perusahaan keluarganya, Herlina terpaksa menikah dengan Harlord, seorang CEO muda yang tampan, namun terkenal dengan sifat dingin dan kejam tanpa belas kasihan terhadap lawannya.

Meski sudah menikah, Herlina tidak bisa melupakan perasaannya kepada George, kekasih yang telah ia cintai sejak masa SMA.

Namun, seiring berjalannya waktu, Herlina mulai terombang-ambing antara perasaan cintanya yang mendalam kepada George dan godaan yang semakin kuat dari suaminya.

Harlord, dengan segala daya tariknya, berhasil menggoyahkan pertahanan cinta Herlina.

Ciuman Harlord yang penuh desakan membuat Herlina merasakan sensasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

"Entah kenapa aku tidak bisa menolaknya?" Herlina terperangah dengan perasaannya sendiri. Tanpa sadar, ia mulai menyerahkan diri kepada suami yang selalu ia anggap dingin dan tidak berperasaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Tak Ingin Putus

"Tapi, Pa! Herlina dan George sudah lama saling mencintai! Saat ini juga George sedang berusaha." Herlina bersih keras mempertahankan hubungan cintanya walaupun di tentang sang ayah.

"Tidak mau dengar alasan apapun, segera akhiri hubungan kalian. SEKARANG JUGA!!!" suara teriakan Herman menggelegar, membuat Herlina terkejut dan hampir menangis di tempat.

Selama ini Herman dikenal sebagai sosok Ayah yang sabar dan penuh kasih, tiba-tiba berubah menjadi sosok yang pemarah, bahkan keras.

Sebelum Herman meledak seperti ini, Herlina sudah lama mengetahui bahwa ayahnya ingin ia segera putus dari George. Tapi Herlina enggan melepaskan George, terlalu banyak kenangan, terlalu dalam perasaan kagumnya pada George.

"Tidak ada tempat untukmu di sini!" teriak Herman dengan suara keras, matanya penuh amarah. Ia sudah tidak tahan lagi melihat pria yang tak punya pekerjaan tetap itu mendekati putrinya.

Tanpa memberi kesempatan untuk George membela diri, Herman meraih sepasang sepatu dari dekat pintu dan melemparkannya ke arah George dengan kasar. "Pergi sana!Jangan pernah kamu dekati lagi putri saya!"

George amat terkejut, tubuhnya kaku sejenak saat beberapa sepatu melayang ke arahnya. Ketakutan memenuhi dirinya, George pun berhasil menghindar.

Dengan langkah terburu-buru, George berusaha menghindari sepatu yang masih terbang ke arahnya. Ia berlari keluar rumah, dan langsung menuju motor Vespa. Tanpa pikir panjang, George langsung menyalakan mesin dan tancap gas pergi dari sana.

Herlina terjatuh di lantai, menangis tanpa suara. Hatinya terasa hancur. Mengapa ayahnya tidak bisa menerima George? Mengapa orang yang seharusnya mendukungnya malah menjadi orang yang menghancurkan kebahagiaannya?

"Cepat masuk kamarmu!" perintah Herman pada putrinya. Matanya menyala, wajahnya nampak merah, dan setiap kata yang keluar dari bibirnya terasa seperti cambuk yang menyakitkan bagi Herlina.

Bukannya Herman tidak mau memberikan kesempatan kepada mereka berdua, namun keadaan ekonomi keluarganya sedang sangat kritis, mana mungkin ia menambah kesulitan lagi dengan menampung seorang pria pengangguran.

Dengan langkah lesu Herlina menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya. Kejadian yang baru saja terjadi di ruang tamu membuat dunianya seakan runtuh.

"Hikss.. Papa jahat! Teganya papa mengusir George begitu saja," gumam Herlina sambil membenamkan wajahnya diatas bantal, sedih rasanya bila hubungan cinta tidak direstui seperti ini.

Saat di bangku SMA dulu, George merupakan laki-laki pujaan para siswi di sekolahnya. Ada banyak sekali siswi yang tergila-gila pada George, selain wajahnya tampan, suaranya bagus dan merdu, tidak heran bila hampir setiap hari George menerima surat cinta dari banyak siswi disekolah.

Perawakan George yang ramah serta lemah lembut kerap kali membuat hati para wanita jatuh hati padanya, ditambah pula ia pintar bermain gitar dan membuat puisi cinta, namun secara akademis nilainya jeblok.

Puisi-puisi cinta George selalu saja menggetarkan hati Herlina. Hampir setiap hari Herlina rela bersaing dengan para siswi disekolah untuk mendapatkan perhatian dari George sang pujaan hati.

Apalagi saingan terberatnya Irene. Dari semua siswi disekolah, dialah wanita yang paling mengintimidasi dirinya, Irena tak segan-segan berbuat kasar pada para siswi yang mau mendekati George.

Namun atas nama cinta, Herlina rela bertengkar dengan Irene. Sudah beberapa kali pula mereka saling menjambak dan menampar demi bisa mendapatkan perhatian George.

Namun tak disangka perjuangan Herlina tidak lah sia-sia, ia berhasil mendapatkan perhatian dari George dan memenangkan hati pria itu. Para siswi di sekolah pun jadi sangat iri pada Herlina.

Sejak itulah Herlina dengan polosnya selalu menganggap George adalah cinta sejatinya sampai maut memisahkan.

Namun roda kehidupan berputar, setelah setahun menjalin hubungan asmara dengan George, Tiba-tiba saja perusahaan ayahnya bangkrut.

Lalu sikap Herman mulai berubah. Ia tidak lagi merestui hubungan mereka, tiap hari selalu saja menyuruh Herlina untuk putus dari George, lalu mencari kenalan pria kaya untuk dinikahi.

Tapi Herlina tidak rela, tidak mau menyia-nyiakan perjuangan cintanya saat di bangku SMA. Tangannya menggenggam erat sebuah kertas yang terlipat di meja samping tempat tidurnya.

Itu adalah lirik lagu ciptaan George untuknya, lirik itu berisikan sebuah janji setia, bahwa mereka akan selalu bersama, meski banyak halangan yang datang. Herlina tahu, tanpa George, hidupnya tidak akan lengkap.

Dengan tekad yang bulat, Herlina menghapus air mata di wajahnya. Di luar sana, langit sore mulai memerah, mengingatkan pada saat-saat indah bersama George. Tak ada lagi keraguan dalam dirinya. Ia harus melangkah, harus bertindak sekarang, sebelum semuanya terlambat.

Herlina membuka lemarinya, lalu ia bergegas mengenakan sebuah jaket dan scarf. Dengan hati yang berdebar kencang, Herlina menyelinap keluar dari kamar, menuruni tangga dengan langkah pelan dan hati-hati.

Saat berhasil turun, ia mendengar suara kedua orangtuanya yang sedang berada di dapur. Tanpa pamit pada mereka, Herlina segera menuju pintu keluar rumah, ia membuka dengan hati-hati, memastikan pintu itu tak bersuara.

Dengan satu tarikan napas dalam, Herlina cepat-cepat melangkah keluar dan menutup pintu perlahan. Hatinya berdebar semakin kencang, saat berhasil keluar dari pintu pagar halaman rumahnya.

Ia tahu dirinya telah mengambil keputusan yang besar, keputusan untuk meninggalkan keluarganya demi cinta, keputusan yang membawa dirinya pada sebuah takdir yang tak pernah ia duga.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

#TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA ❤️❤️❤️

**Jangan lupa meninggalkan jejak kebaikan dengan Like, Subscribe, dan Vote ya...~ biar Author makin semangat menulis cerita ini, bentuk dukungan kalian adalah penyemangat ku...😘😘😘**

1
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
lama- lama aku gemes sama Herlina
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
apa pas sekolah tak diajarkan
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
🤣🤣🤣marah tapi busa ngompol ya Herlina🤭
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
kamu salah jawab Herlina jadi maaf ya aku cemburu🤣🤣
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
beruntung Herlina kamu bisa banyak belajar dari mbok Darmi, dan mendapat fasilitas unlimited jadi belajarlah menjadi istri yg baik untuk Harlord dan lupakan George. And... selamat melihat kudaaa jantan Harlord semoga kau tak menjerir ya😄😄
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Nahhhhhh ginikan romantis gitu. Moga ae cepet luluh tuu hati Herlina
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Wahhh kayah beneran nii si Harlon galon😭🤣 ga nyesel pasti kamu nikah sama Harlon. Duit emg bukan segalanya, tpi segalanya butuh duit, mau seneng² aja butuh duit
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Woelahhh adegannya👊 bisa²nya ku baca sampai tuntassss, untung ga jdi🤣🙂
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Bjirrr ternoda akohhh👊 mna maksa lagi, yg lebih romantis kenapa dah
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Percakapan macam a-apa i-ini, bocah sekecik aku harus baca yg begian
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
"Selamat pagi istriku" harusnya pengucapan romantis woi👊 kenapa ini malah datar kek tembok sii
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Perasaan Herlina kgk milih elu dah👊 itu keingan orang tuanya, bisa² eluu PEDE bilang begitu weh🤣
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Lama2 juga terbiasa, udah sii Her biasain aja. ga usah malu² tikus gitu👊
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Happy Wedding Herlina, semoga bahagia yaa. Jangan menoleh kebelakang, pasti nyesek rasanya. Bayangin aja kamu bakal bahagia bareng Harlon🙂
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Udahlah Herlina move on, kamu liat kan George aja juga lagi sama musuh bebuyutmu
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Kira² apa yg akan dilakukan George, tpiii sebaiknya jgn dibawa kaburr ya George karna itu akan membuatmu semakin buruk dimata org tua Herlina
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ ͢ԝᴀᴋᷞɪᷦʟͧѕͣᴏͬᴍͩᴠͥʟᴀᴋ
Hahhh kasian George, nyesek kali pasti jadi dia🙂 Tapi gpp, tetep semangat yaa, walau semangatmu udh pupus😭
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
ayolah herlina saadarlah dg fakta yang ada
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
lupakan mantan sadarlah tangung jawabmu sbg istri
🍒⃞⃟🦅🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ Αɴɪssᴀ⭐
bukankah herlina juga dulú anak orang kaya kenapa reaksinya begitu stlah melihat rumah suaminya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!