NovelToon NovelToon
PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:712.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Neng Syantik

WARNING!
NO BOOM LIKE & LOMPAT BAB. HARGAI PENULIS!


“Aku sudah putuskan. Aku ingin mengakhiri hubungan kita,” Tegas Danu, tunangan Zivanya sang janda yang beranak dua.

“Apa maksudmu, Bang?” tanya Zivanya, berharap semua yang ia dengar salah.

“Ku rasa, aku tidak perlu mengulang kata-kataku. Semua yang aku katakan sudah cukup jelas, aku ingin kita mengakhiri semuanya,” Lagi, Danu mengulang perkataannya.

“Tapi kenapa, Bang?” Air mata Zivanya luruh. Ia tidak dapat menahan tangisnya.


Zivanya, Janda muda yang memiliki dua anak, di putuskan begitu saja oleh tunangannya. Ternyata, alasan yang ada dibalik putusnya hubungan meraka sungguh menyakitkan. Membuat Zivanya berubah menjadi pribadi yang lain.


~Pesona Janda Anak Dua~
"Zivanya Anatasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 2

Zivanya tiba di kediamannya, ia segera memasukan mobilnya ke garasi. Setelah itu, ia masuk kedalam rumah. Saat sampai di ruang tengah, ia melihat anak bungsunya sedang bermain dengan babby sitter.

“Mommy udah pulang?” Putri kecil Zivanya yang berusia 4 tahun itu menghampirinya.

“Ya, sayang.. Mommy sudah pulang.” Jawab Zivanya. “Bagaimana main Valencia hari ini? Apakah menyenangkan?” tanya Zivanya pada putrinya itu.

“Menyenangkan, Mommy. Aunty Mei mengajari Valen menggambar.” Kata Valencia dengan senyum manis yang mengembang. “Mommy mau lihat gambarnya?” Gadis kecil itu berjalan menuju tempatnya bermain dengan babby sisternya. Ia mengambil sesuatu, lalu kembali lagi pada Zivanya.

“Lihatlah Mommy, Ini Mommy, Kak Nino, Valencia dan Daddy Danu. Bagus tidak?” tanya Valencia.

Deg.. Dada Zivanya kembali bergemuruh setelah mendengar pertanyaan dari putri kecilnya itu. Bagaimana ia akan melewati harinya bersama kedua anaknya setelah Danu pergi. Akankah ia mampu?

“Bagus, sayang.. Valen sangat pandai menggambar.” Zivanya mencoba untuk tegar, ia tidak ingin melukai hati putrinya.

“Loh! Kenapa dengan kaki Mommy? Mommy terluka?” mata sipit Valencia menatap luka dan darah yang sudah mengering di kali Zivanya.

“Mommy tidak apa-apa, Sayang. Mommy terjatuh di jalan tadi,” jawab Zivanya. Ia tidak mungkin memberi tahu putrinya yang masih teramat kecil.

“Apakah sakit? Ayo, Mommy. Biar Valen obati!” Valencia menarik tangan Zivanya dengan tangan mungilnya menuju sofa.

.

.

.

Keesokan harinya, Zivanya mengendarai mobilnya menuju ke apartemen Danu. Ia ingin membicarakan perihal kejadian kemarin pada Danu, ia berharap. Danu berubah pikiran, demi putra dan putrinya, ia rela mengemis cinta dan belas kasih dari Danu.

“Ku harap, Bang Danu berubah pikiran,” ucap Zivanya sambil menyalakan mesin mobilnya.

“Semoga saja!” Zivanya terus berdoa di sepanjang perjalanan menuju apartemen Danu.

Jarak tempuh antara kediaman Zivanya dan Danu cukup jauh. Harus menempuh perjalanan selama 30 menit.

Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu 30 menit itu. Zivanya tiba di depan apartemen Danu, ia segera memarkirkan mobilnya dan segera menuju lift. Ia menekan nomer lantai yang apartemen Danu.

Ting.. Setelah lift terbuka, ia segera memasukan sandi apartemen Danu. “Bang Danu belum mengganti password nya, itu artinya dia masih perduli,” guman Zivsnya.

Ia mengedarkan pandangannya saat telah sampai di dalam apartemen yang bernuansa abu-abu itu. Ia berkeliling di dalam apartemen itu, tapi tidak menemukan keberadaan Danu. Dan pada akhirnya, ia memutuskan menuju kamar.

“Ohh.. Teruskan, Sayang. Kamu memang hebat! Kamu sungguh luar biasa.” Suara Danu yang penuh sensasi terdengar samar di telinga Zivanya.

“Bang Danu! Sama siapa dia di dalam?” batin Zivanya. Zivanya semakin mendekat ke kamar Danu, dan suara itu semakin jelas di telinganya.

“Ahh sayang.. Teruskan,” ucap Danu.

“Ahh.. Dari tadi kamu gak puas-puas,” balas seorang wanita. Des*han wanita itu sungguh mengusik pendengaran Zivanya.

“Fu*k! Ayolah, jangan berhenti. Aku belum selesai!” erang Danu.

Cekrek.. Zivanya yang tidak tahan lagi mendengar suara yang berasal dari dalam kamar itu, segera membukanya.

“Bang Danu!” Zivanya memegangi dadanya yang terasa sesak, air matanya mengalir begitu saja.

Tapi, kedua orang yang tanpa busana di atas ranjang empuk itu tidak menghentikan aktivitas mereka. Mereka tetap memeluk satu sama lain.

“Un-tuk apa kau ke-mari?” Suara Danu tersengal karena wanita yang ada di atasnya terus memompa dengan kencang.

“Jadi ini alasan sebenarnya?” Zivanya menyeka air matanya, lalu berlari keluar dari dalam kamar itu. Perasaan dan hatinya benar-benar hancur, ia terus berlari dan masuk ke dalam lift.

“Hiks.. Teganya kamu, Bang. Ternyata, ini alasan sebenarnya. Kamu memiliki wanita lain,” Zivanya memukul dadanya yang terasa begitu sesak.

Setelah pintu lift terbuka, Zivanya berlari sembari mengusap air matanya. Ia membuka pintu mobilnya dan segera menghempaskan bokongnya.

“Kenapa semuanya begini? Kenapa tuhan?” Zivanya membenturkan kepalanya pada stir kemudi. “Bang Valent, kenapa kamu harus pergi begitu cepat? Kenapa kamu meninggalkan aku dan juga anak-anak kita? Jika kamu tidak pergi, aku tidak mungkin terluka seperti ini!” Zivanya menangis, menangis dengan keras. Ia tidak perduli dengan orang-orang yang memandang aneh pada dirinya dari luar mobil itu.

“Aku benci! Aku benci dengan semua ini! Aku harus membalas penghinaan dan pengkhianatan ini!” teriak Zivanya sambil menyeka air matanya.

“Beri aku kekuatan, Bang Valent. Bantu aku,” ucapnya lirih.

BERSAMBUNG

1
Dulkarim Muda
katanya makannya pilihan, ternyata seblak oke juga yah🙂
Safa Almira
bagus semua cerita nya
Ersa
Luar biasa
Mr.VANO
masih dlm menyima
Ibuk Kumaiyah
salam sehat sukses selalu semangat buat penulis untuk cerita aku sih yang penting heppy ending gak gantung dan menarik aku cuman bisa menikmati gak bisa buat jadi apa pun yang terjadi jangan putus harapan
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 mohon dukungannya 💗💗
total 1 replies
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juragan Jengqol
banyak janda yang baik dan mampu menjaga marwah-nya. namun penggambaran tokoh zevanya kok menurut saya kurang baik ya...
Juragan Jengqol
kalo keluar pake baju yang lebih tertutup. kan jadi bikin heboh....
Juragan Jengqol
terharu sama mei, thor
Alya Yuni
Anknya msih kecil dah gtal mau nikah lki dsar prmpuan bodoh pantas orng blng jnda pegoda
Alya Yuni
Dah tau ngapain tangisi lki mcm si Danu
Mia
bego emg dengan sikaplu begitu lu bisa sembuh
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor😍
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat kaakaaaaa...kopi untuk mu thor
najwa arsha
cucok Ka visualnya..semangat
Erik Herawati
laporin aja ke pihak berwajib, lagian punya kekuatan apa Danu, othor gimana sih, lagian baru tunangan tapi gayanya kaya yang udah nguasain zivanya
Erik Herawati
zivanya kaya buat apa mikirin cowok begitu gak kepel dong
Endang Werdiningsih
arya mulut'a jd lambe lemes lebih" dr emak" berdaster,,,😀
Endang Werdiningsih
biarlah danu menyesali semua perbuatan'a,,, bikin dia sadar,,, karena ga semua orang jahat akan berakhir jahat,,, kalo kinanti msh ga mau sadar berarti mau dimandiin pake air cabe biar otak'a jd fresh
Siti Sri Wahyuni
Mampir 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!