NovelToon NovelToon
Teman Masa Kecil

Teman Masa Kecil

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:203.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fasya Al Hafizh

Zahra dan Arya dipertemukan saat masih kecil. Mereka berjanji untuk bertemu lagi 13 tahun kemudian. Saat dewasa mereka bertemu dan bekerja bersama, namun mereka tak menyadarinya. Hingga menjelang pertemuan mereka, Zahra harus mengalami kecelakaan demi menolong Arya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fasya Al Hafizh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sendiri

Zahra Aulia, itulah namaku. Aku tinggal berdua dengan ayah setelah di tinggal ibu pergi menghadap Sang Pencipta 5 tahun lalu. Kini usiaku 10 tahun, disinilah aku tinggal sekarang. Di sebuah daerah pinggiran kota yang jauh dari keramaian.

Ayah yang bekerja sebagai seorang guru dipindahtugaskan ke tempat ini. Awalnya aku merasa sedih karena akan jauh dari teman - temanku. Tapi, melihat tempatnya yang begitu nyaman dan indah aku sedikit merasa senang ternyata tidak susah mencari teman baru disini.

Ayah selalu sibuk setiap hari mengajar di sebuah sekolah menengah atas hingga sore hari. Setiap pulang sekolah aku selalu sendirian di rumah, sehingga membuat aku merasa bosan.

Selepas sholat ashar, aku keluar rumah menuju perbukitan di ujung desa tempat tinggalku. Tempatnya yang sunyi dan semilir angin sore yang menerpa tubuhku membuat aku merasa nyaman berada disini.

"Ibuuuuuu......."

Entah mengapa tiba - tiba saja aku merindukan sosok ibu yang sudah pergi 5 tahun yang lalu. Seketika aku mulai menangis mengingat terakhir kali ibu memelukku.

Waktu itu umurku baru 5 tahun. Pada suatu malam kulihat ibu sedang terbaring lemah di tempat tidur sambil sekali - kali menahan rasa sakit di tubuhnya. Ayah yang duduk di sampingnya sesekali menyeka airmatanya menahan kesedihan. Aku tidak mengerti mengapa ayah menangis seperti ini.

Tak berselang lama ayah memanggilku karena ibu ingin memelukku katanya. Setelah aku mendekat pada ibu, beliau langsung memelukku dengan erat seakan tak ingin melepaskanku. Ibu sudah terbiasa memelukku tiap hari, tapi kenapa kali ini aku merasakan ada sesuatu yang berbeda. Sambil memelukku ibu berkata lirih," Zahra, jagalah ayahmu. Temanilah dan jangan biarkan ayahmu menangis setelah ini...". Walaupun aku tidak mengerti dengan ucapan ibu aku hanya menganggukkan kepalaku.

"Ibu, apa Zahra boleh tidur disini bersama ibu malam ini.....?". Aku yang biasanya tidur di kamar sendiri tidak tahu mengapa malam ini ingin sekali tidur di peluk oleh ibu. "Tentu saja nak, tidurlah disini. Ibu ingin selalu memelukmu seperti ini. Mungkin ini tidak akan terjadi lagi..." ucap ibu sambil menangis dan memelukku semakin erat. Ayah yang sedari tadi duduk di samping ibupun hanya bisa menahan tangis dan selalu menggenggam tangan ibu sangat erat.

Karena malam semakin larut Zahrapun tidur di pelukan sang ibu. Akhirnya ayahpun ikut merebahkan tubuhnya disamping ibu dan tetap memegang erat tangan ibu. Menjelang shubuh ayah tetbangun dan segera bersiap - siap untuk ke masjid, namun perasaannya tidak tenang karena ibu sedang sakit. Akhirnya ayah memutuskan untuk sholat shubuh di rumah. Setelah selesai menjalankan kewajibannya ayah segera menghampiri ibu kembali karena merasa khawatir dengan keadaan ibu. Di pegangnya tangan istri yang sangat dicintainya itu. Ayah sangat kaget karena ubuh ibu terasa mulai dingin, lalu ayah menggendong Zahra yang masih tertidur di pelukan ibunya di pindahkan ke kamar sebelah.

Setelah itu, ayah segera menghampiri ibu lagi. Ayah hanya bisa meneteskan airmata setelah tak mendengar jantung ibu berdetak lagi. Tak lama banyak warga yang datang ke rumah untuk membantu mengurus pemakaman ibu. Zahra yang sedari tadi di gendongan ayahnya terus menangis di depan jenazah sang ibu. Para tetangga ikut sedih dan iba melihat zahra yang tidak berhenti menangis.

Setelah waktu menjelang siang akhirnya jenazah ibu dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya. Ayah berusaha untuk tegar dan ikhlas merelakan kepergian istri yang sangat di sayanginya, yang telah mendampinginya selama bertahun -tahun dalam suka dan duka.

Tiba -tiba aku tersadar dari lamunanku saat aku melihat ada seorang anak laki - laki yang sedang memperhatikan aku dari bawah pohon besar yang tak jauh dari tempatku berdiri. Aku segera menghapus air mataku dan ingin beranjak dari tempat ini.

.

.

.

.

1
Rekha Martha
gimana dgn ceritanya reyhan kakak nya zahra thor
Jusmiati
iya ini aku Zahra 😀😀😀
Jusmiati
foto Zahra waktu bayi
Jusmiati
bidadari surga ku....😀😀😀
Jusmiati
😀😀😀😀
Jusmiati
kasian Mona....tegang Banget deh Thor....
Jusmiati
aiiss banyak sekali teka teki nya....😇😇😇😇
Jusmiati
Zahra dan Rey bersaudara Thor....
Jusmiati
😀😀😀😀😀
Jusmiati
pasti enggak diijinkan....
Jusmiati
dibutuhkan keterbukaan dalam sebuah hubungan....😔😔😔
Jusmiati
sebenarnya Zahra ini sosok yang manja, dia selalu ingin mencari pelindung seperti sosok ayahnya....
Jusmiati
kok diulang sih...
Jusmiati
hmmm Zahra salah kamar 😀😀😀
Jusmiati
tega banget si bosss....😇😇😇
Jusmiati
ketemu teman masa kecil deh....
Jusmiati
namanya Zahra, tapi memperkenalkan diri dgn nama Aulia.... bingung...😇😇😇😇😇
Nirwati Mapparessa
ferdi pasti kaget melihat zahra ada di villa iti
Rini Haryati
bagus
Rini Haryati
bagus,keren
semangat
sukses,mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!