NovelToon NovelToon
The CEO'S Speed Limit

The CEO'S Speed Limit

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Raelyn Elamora, mahasiswi cerdas yang keras kepala dan doyan balapan liar, mendadak lemas saat sang papa menjodohkannya demi melunasi utang. Calon suaminya adalah Alvarez Arran Danadiaksa CEO muda super dingin dan cekatan yang menguasai bisnis sekota. Raelyn bersumpah tidak akan tunduk pada si "balok es," sementara Alvarez punya seribu cara pintar untuk menjinakkan istri liarnya. Apakah si kepala batu bisa meluluhkan hati si raja es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 1

Raelyn Elamora tidak pernah membayangkan bahwa hidupnya yang bebas, berisik, dan penuh adrenalin akan berakhir mengenaskan di ruang tamu rumahnya sendiri.

Sebagai mahasiswa semester akhir jurusan Teknik Informatika yang cerdas, Raelyn dikenal sebagai kombinasi mematikan: otak encer, mulut tanpa filter, dan keras kepala tingkat dewa.

Kalau siang dia bisa meretas sistem keamanan kampus demi membantu temannya yang lupa kata sandi, maka kalau malam, dia adalah ratu jalanan yang gemar memacu adrenalin dengan balapan liar.

Namun malam ini, seluruh keberanian Raelyn mendadak membeku. Di depannya, sang papa duduk dengan wajah kuyu dan selembar surat perjanjian di atas meja kaca.

"Papa tidak bisa mengatur hidupku! Ini abad ke-21, Pa! Mana ada jodoh-jodohan!" protes Raelyn.

Ia berdiri tegak, melipat kedua tangan di dada, dan menatap papanya dengan pandangan menolak tunduk.

"Kamu terlalu liar, Raelyn. Pikirkan masa depanmu. Lagipula, pria ini bisa membantu keluarga kita," balas papanya, terdengar sangat lelah dan pasrah.

Raelyn mendengus sinis. "Membantu keluarga kita atau menebus kesalahan Papa? Ngaku aja, Pa. Papa terlilit utang judi lagi? Atau utang bisnis?"Papanya menghela napas panjang, tidak mampu menatap mata putrinya yang terlalu cerdas untuk dibohongi.

"Ini bukan cuma soal uang, Raelyn. Ini soal utang budi yang porsinya jauh lebih besar dari sekadar angka. Keluarga Danadiaksa yang sudah menyelamatkan perusahaan Papa dari kebangkrutan total. Dan sebagai gantinya, mereka menginginkanmu untuk mendampingi putra tunggal mereka."

Raelyn memutar bola matanya malas. "Keluarga Danadiaksa? Maksud Papa... Alvarez Arran Danadiaksa?"

Mendengar nama itu disebut, suasana ruangan seolah mendadak turun beberapa derajat. Siapa yang tidak kenal Alvarez?

Di dunia bisnis kota ini, nama Alvarez setara dengan hukum alam: tidak bisa dibantah, mutlak, dan ditakuti semua orang. Di usianya yang masih tergolong muda, pria dingin dan cuek itu sudah memegang kendali atas hampir seluruh gurita bisnis di kota.

Orang-orang bilang, Alvarez tidak punya darah di tubuhnya, melainkan cairan es dan angka-angka saham. Berkat kecerdasannya yang cekatan dan koneksi gurita keluarganya, dia bisa menghancurkan satu perusahaan hanya dengan satu jentikan jari.

"Aku harus nikah sama kulkas berjalan itu? Yang benar aja, Pa! Dia itu monster bisnis, bukan manusia!" seru Raelyn frustrasi.

"Keputusan Papa sudah bulat, Raelyn. Bulan depan kalian menikah. Besok, dia akan menghubungimu," ucap papanya final, lalu berjalan masuk ke dalam kamar, meninggalkan Raelyn yang mengepalkan tangan menahan amarah.

...****************...

Keesokan paginya di koridor kampus, atmosfer di sekitar Raelyn terasa sangat mendung. Wajahnya lesu, matanya berkantung, dan langkah kakinya diseret seperti zombi yang kehilangan arah. Kontras sekali dengan penampilannya yang biasanya energik dengan jaket jins kebesaran dan sepatu bot andalannya.

"Lo kenapa, Lyn? Kusut banget kayak baju belum disetrika tiga bulan. Ada masalah?" tanya Tisha, sahabat kentalnya, sambil menyodorkan segelas es kopi.

Raelyn menerima kopi itu, meminumnya brutal, lalu mendesah berat.

"Gue mau dijodohin, Tish."

Tisha yang baru saja hendak menggigit rotinya langsung tersedak. "Uhuk! Serius lo? Gak usah bercanda deh! Hari gini masih zaman Siti Nurbaya?"

"Gue serius. Sebulan lagi gue nikah," jawab Raelyn datar, menatap kosong ke arah lapangan basket kampus.

"Kenapa secepat itu? Lo aja belum lulus, Lyn! Skripsi kita baru sampai bab tiga!" Tisha histeris, membuat beberapa mahasiswa yang lewat menoleh ke arah mereka.

"Arghh! Tau deh, pusing gue! Bokap gue punya utang budi sama keluarga konglomerat. Dan tebak siapa calonnya? Alvarez Arran Danadiaksa."

Tisha membeku. Mulutnya menganga lebar sampai sebutir lalat rasanya bisa masuk dengan bebas.

"Alvarez? Pria paling ditakuti di majalah Forbes itu? Yang mukanya kayak pahatan dewa Yunani tapi hatinya sedingin Antartika?"

"Heh, jangankan Antartika, pluto aja kalah dingin sama dia," gerutu Raelyn.

Tiba-tiba, ponsel di saku jaket Raelyn berdering nyaring. Sebuah nomor tidak dikenal tertera di layar. Raelyn mendengus kesal.

"Siapa sih, berisik banget!" gerutunya sambil menggeser tombol hijau ke arah atas.

"Halo," ucap Raelyn ketus, sama sekali tidak berniat bersikap sopan.

"Halo. Aku Alvarez. Pulang jam berapa? Biar aku jemput," terdengar suara berat, bariton, dan teramat tenang di ujung telepon.

Suara itu begitu jernih, seolah-olah pemiliknya sedang berada di ruangan senyap tanpa beban hidup.Raelyn mengerutkan kening. Nada bicara 'aku-kamu' yang formal dan dingin itu langsung membuat bulu kuduknya berdiri.

Jiwa membangkangnya langsung bergejolak.

"Gak perlu!" ketus Raelyn.

Klik.

Tanpa menunggu jawaban dari seberang, Raelyn langsung mematikan ponselnya secara sepihak. Dia bahkan mencopot baterai ponselnya (kalau saja ponsel zaman sekarang bisa dicopot baterainya, namun karena tidak bisa, dia memilih mengaktifkan mode pesawat dengan kasar).

Tisha menonton drama itu dengan mata membelalak.

"Siapa, Lyn?" tanya Tisha penasaran.

"Orang gila!" jawab Raelyn asal sambil memasukkan ponselnya kembali ke saku dengan sentakan kasar.

1
Muchammad Shobris
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!