NovelToon NovelToon
SISTEM DI DUNIA KULTIVASI

SISTEM DI DUNIA KULTIVASI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Time Travel
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Chen Yiyi adalah pelayan di Puncak Sakte. Namun nyaris tak ada satu pun murid atau Tetua Sekte yang pernah melihat wajahnya. Dia tak pernah turun ke bawah, tak pernah bergaul, tak pernah meminta apa-apa.

Selama ini dia hanya mengurung diri di gubuk tua itu, merawat taman bunga obat dan menjaga tempat ini untuk orang yang pernah memberinya tempat bernaung — Tetua Puncak Sakte.

Hingga hari itu, kabar datang bagaikan badai: Tetua Puncak telah meninggal dunia. Tanpa pelindung, tanpa nama, tanpa keluarga, Chen Yiyi merasa tak ada lagi alasan baginya untuk tetap hidup. Di tengah malam yang sunyi, di dalam gubuk tua itu, dia memilih mengakhiri hidupnya sendiri.

Darah menetes ke lantai kayu yang lapuk. Matanya perlahan tertutup. Napasnya berhenti.

Namun kematian bukanlah akhir.
Saat kesadaran asli Chen Yiyi lenyap, seketika itu juga cahaya menyelimuti ruangan. Sebuah jiwa dari dunia lain, seorang manusia dari zaman modern yang baru saja meninggal, tersentak masuk ke dalam tubuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Menara Kultivasi

Perjalanan pulang terasa berbeda. Di kejauhan, puncak Gunung Langit mulai tampak — kabut tipis masih menyelimutinya, namun kini terasa lebih hidup, lebih berenergi.

Lin Yue berjalan di depan, cadarnya berkibar pelan. Di belakangnya, ketiga murid berjalan tegak — jubah putih lis emas bersih tanpa debu.

Di jari telunjuk mereka, Cincin Ruang yang diberikan Lin Yue di arena pertandingan sudah terpasang — berdenyut hangat, menyimpan semua batu spiritual dan senjata pusaka di dalamnya, tanpa terberat sedikit pun.

Sesampainya di gerbang, Mo Yuan sudah menunggu. Saat melihat mereka, dia menunduk hormat — bukan karena murid-muridnya, tapi itulah aturan jika bertemu dengan Ketua Sekte.

Mo Yuan: "Tuan Sekte. Kalian kembali lebih awal dari yang kuduga. Dan aura kalian... telah berubah.!"

Lin Yue: "Mereka memenangkan sebuah pertandingan! Dan seperti yang kita duga — nama kita mulai dikenal.!"

"Itu sudah sepantasnya!"

***

Di puncak Gunung Langit, di balik Formasi Pelindung yang tak kasat mata, Lin Yue berdiri di gerbang sekte, menatap ke arah kota di kejauhan.

Cadarnya berkibar pelan. Dia tahu — bisikan itu baru permulaan. Suatu hari nanti, nama mereka akan bergema di seluruh benua, bukan lagi sebagai bisikan, melainkan sebagai legenda.

"Ini barulah permulaan.. Perjalanan kita masih panjang!"

Saat melangkah masuk ke halaman utama, ketiga murid tertegun. Di tempat yang tadinya kosong, kini berdiri sebuah bangunan menjulang tinggi — sembilan lantai, terbuat dari batu giok putih yang bercahaya lembut.

Di setiap lantai, ukiran awan dan bintang berkilau pelan. Energi roh di sekelilingnya begitu pekat hingga udara di sekitar bangunan itu tampak bergetar.

Xiao Tian: "Itu... apa itu?"

[ MENARA KULTIVASI — TELAH MUNCUL!]

[ 9 LANTAI. SEMAKIN KE ATAS, SEMAKIN PEKAT ENERGI ROH.]

[ WAKTU BERJALAN BERBEDA DI DALAMNYA — 1 HARI DI DUNIA LUAR \= 100 HARI DI MENARA! ]

Lin Yue: "Itu Menara Kultivasi. Lantai satu hingga tiga untuk murid biasa. Lantai empat hingga enam — hanya untuk Murid Inti. Dan lantai tujuh hingga sembilan... hanya mereka yang memiliki kekuatan cukup yang boleh melangkah ke sana.!"

Su Ling: " Apakah Waktunya berbeda?"

Lin Yue: "Benar. Satu hari di dunia luar, seratus hari di dalam menara. Di lantai tertinggi, energi roh juga menjadi tiga kali lipat lebih pekat — berarti dalam satu hari di luar, kalian bisa berkultivasi selama hampir tiga bulan penuh di dalam sana.!" jelas Lin Yue.

Tie Shan: "Itu... luar biasa! Waktu itu akan menjadi milik kita sendiri!"

Lin Yue: "Bisa. Tapi ingat — jangan terburu-buru naik ke lantai yang belum sanggup kalian tahan. Energi yang terlalu pekat bisa merusak fondasi. Mulailah dari bawah, naik perlahan. Itu bukan bangunan biasa — dia akan menguji kalian setiap kali melangkah ke lantai berikutnya.!"

"Baik Guru! Murid mengerti!"

***

Mulai hari itu, kehidupan di Sekte Surgawi Langit berubah. Di siang hari, mereka berlatih teknik di halaman terbuka. Di sore hari, mereka masuk ke Menara Kultivasi.

Cincin Ruang di jari mereka berdenyut lembut — batu spiritual dan senjata pusaka di dalamnya ikut memancarkan energi, membantu mempercepat penyerapan roh.

Lantai pertama terasa nyaman. Energi roh lebih pekat dibandingkan Aula Kultivasi Suci. Xiao Tian, Su Ling, dan Tie Shan duduk bersila, menyerap energi itu dengan mata terpejam.

Hanya dalam tiga hari di dunia luar, mereka telah menghabiskan hampir 12 bulan penuh berkultivasi di dalam menara.

Kemajuan mereka begitu pesat hingga aura mereka tumbuh dengan kecepatan yang mustahil dicapai orang lain dalam waktu setahun.

Di lantai atas, di ruang paling tinggi, Lin Yue berdiri sendirian. Cadarnya masih menutupi separuh wajah.

Di penyimpanan Sistem, dua kartu pemanggilan Nirmala dan seribu butir pil penawar racun masih menunggu waktu yang tepat untuk digunakan.

Dan di hadapannya, Teknik Langkah Ruang perlahan terbentuk di benaknya — pengetahuan tentang cara melintasi ruang dan waktu yang mulai dia pahami perlahan.

[ MISI KEDUA — TAHUN KEDUA DIMULAI!]

[ WAKTU ADALAH KEKUATAN TERBESAR KALIAN. GUNAKAN DENGAN BIJAKSANA.]

[ TUJUAN: MEMPERKUAT ANGGOTA, MENCARI MURID INTI BERIKUTNYA, DAN MENYIAPKAN DIRI MENGHADAPI SEKTE AWAN TINGGI! ]

Lin Yue berbisik pelan, hanya untuk dirinya sendiri "Sembilan lantai menara ini... sembilan tingkat kekuatan yang harus kalian lalui. Naiklah perlahan. Kuatkan fondasi. Dengan seratus hari untuk setiap hari di luar..."

"Tak butuh waktu lama bagi kalian untuk melampaui murid-murid Sekte Awan Tinggi. Sebelum tahun ini berakhir, kita akan menambah kekuatan lagi. Dan saat ketiga tahun berlalu... Sekte Awan Tinggi akan tahu apa artinya menantang Surgawi Langit.!"

Cahaya dari Menara Kultivasi bersinar lembut menembus kabut Gunung Langit — satu cahaya keemasan yang samar namun teguh.

Di kejauhan, di wilayah Sekte Awan Tinggi, para tetua melihat cahaya itu dari jauh. Mereka tidak tahu apa itu.

Tapi mereka tahu — sesuatu yang besar sedang tumbuh di puncak gunung itu. Dan waktu mereka sebagai penguasa Wilayah Timur... perlahan mulai habis.

***

Lin Yue duduk di Aula utama, dia menyentuh penyimpanan Sistem di kesadarannya. Dua kartu bercahaya keemasan perlahan muncul di tangannya.

Kartu Pemanggilan Tetua Tahap Nirmala. dia meremasnya pelan hingga keduanya berubah menjadi cahaya yang menyilaukan.

[ MENGGUNAKAN 2 KARTU PEMANGGIL TAHAP NIRMALA!]

[ MEMANGGIL — TETUA BAI YUAN & TETUA SHEN WU! ]

Cahaya perlahan meredup. Di hadapan Lin Yue berdiri dua orang pria — sama persis seperti Tetua Mo Yuan.

Wajah mereka tampak muda dan tampan, kulit tanpa keriput, namun mata mereka memancarkan kedalaman dan kebijaksanaan ratusan tahun.

Aura mereka begitu tenang namun begitu kuat, membuat udara di sekitar mereka menjadi damai.

Tetua Bai Yuan dan Shen Wu bersujud hormat — gerakan yang penuh kehormatan, tanpa kerendahan hati "Kami, Bai Yuan dan Shen Wu, menerima perintah Tuan Sekte. Kami siap melayani Sekte Surgawi Langit.!"

Lin Yue: "Bangun! Kalian bukan pelayan — kalian adalah Tetua sekte ini. Tugas kalian bukanlah bertempur untuk saat ini. Kalian akan bertugas membimbing setiap murid baru yang datang."

"Menuntun mereka ke mana harus pergi terlebih dahulu, menjelaskan setiap bangunan, setiap aturan, dan setiap keistimewaan sekte ini dengan sabar dan lengkap. Biarkan mereka merasa diterima, namun tetap paham akan kedudukan dan tanggung jawab mereka.!" lanjutnya.

Tetua Bai Yuan: "Sesuai perintah. Tak ada satu hal pun yang akan kami lewatkan penjelasannya.!"

Tetua Shen Wu: "Setiap murid baru akan kami kenalkan dengan seluruh penjuru sekte hingga mereka tak lagi tersesat.!"

Mo Yuan yang berdiri di samping mengangguk pelan — kini ada tiga Tetua Tahap Nirmala yang berdiri berjejer di gerbang sekte.

Ketiganya tampak muda, namun kekuatan dan pengalaman mereka cukup untuk mengguncang satu wilayah.

Sekte Surgawi Langit yang baru berdiri beberapa tahun, kini memiliki kekuatan yang setara bahkan melampaui sekte-sekte yang telah berdiri ratusan tahun.

"Bagus! Kembali lah..!"

.

.

.

.

.

1
Alia Chans
Hadirr Thor
cerita nya seru banget.... singgah juga di karya baru aku ya🤭🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!