Terlahir dari rahim seorang wanita yang mendapat julukan sebagai pelakor atau orang ketiga bukan kemauan Kanza Qiara Mecca. Gadis cantik yang kini sudah menjadi piatu sejak usia nya tiga bulan itu harus menanggung keras nya hidup di keluarga orang yang telah ibu hancurkan. Setiap hari dia selalu mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari ibu dan kakak tiri nya. Sosok ayah yang selama ini diaharapkan pun tidak bisa melakukan apa pun melihat hal itu.
Penderitaan Kanza tidak berhenti di situ saja, sebulan sebelum pernikahan sang kakak justru dia mendapati dirinya berada dalam satu kamar dengan calon kakak ipar nya dan hal itu membuat dia harus terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan tanpa cinta dengan sosok pria angkuh, dingin dan arogan Kenan Diyaksa.
Bagaimanakah kehidupan Kanza setelah mendapat gelar seorang istri dari calon kakak ipar nya? Apakah kebahagiaan yang selama ini dia harapkan akan dia raih?
Yuk….kepoin karya baru author “ Ikatan Tanpa Cinta “happy reading gaes😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ny.Irawana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 1 Terjebak
Braakkk…..
” Apa yang kalian lakukan hah….!”
Seketika dua manusia yang sedang terlelap dalam balutan satu selimut yang sama di sebuah kamar hotel pun tersentak kaget. Ke dua mata orang tersebut langsung membola ketika mendapati beberapa orang yang sangat mereka kenal menatap mereka dengan tatapan yang nyalang kea rah mereka.
“ Mah…pah…apa yang terjadi?” ucap laki -laki dengan wajah kusut dan penampilan yang terlihat acak – acakan.
Sesekali pria itu mendesis sambil memijit pelipis nya yang terasa sangat pusing sekali. Nampaknya pria tampan yang tak lain adalah Kenan Diyaksa belum menyadari dengan apa yang terjadi sekarang.
“Apa yang terjadi kamu bilang hah !harus nya mama yang tanya Kenan Adiyaksa, kenapa kamu bisa tidur dengan Kanza, calon adik ipar kamu !”
Mendengar teriakan sang mama, pria tampan itu langsung menoleh kea rah samping di mana terlihat seorang wanita yang terlihat acak – acakan sama persis dengan diri nya dalam keadaan ketakutan. Nampak jelas tubuh wanita itu bergetar hebat sambil mendekap selimut sampai leher nya.
“Kanza !” gumam Kenan.
“Kenapa kamu ada di sini hah, apa yang sudah terjadi diantara kita semalam !” bentak Kenan yang sontak membuat Kanza terlonjak kaget.
“A ku tidak tahu mas, A ku…”
Plaaakkkkk !
Belum sempat Kanza menjelaskan apa yang terjadi tapi pipi kanannya sudah mendapatkan sebuah tamparan yang kuat.
“Dasar wanita tidak tahu diri, kamu sengaja melakukan ini kan! Kamu ingin merebut calon kakak ipar kamu, hal yang sama seperti apa yang ibu kamu lakukan dulu, merebut suami orang ! dasar anak pelakor !” teriak seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu tiri Kanza.
Wanita itu dengan membabi buta menyerang Kanza, segala pukulan dia arahkan pada gadis yang sampai saat ini masih tidak menegerti dengan hal yang terjadi saat ini, kepala dan otak nya belum bisa mencerna dengan baik kejadian yang menimpa nya saat ini.
“ Ma sudah, kamu bisa melukai Kanza kalua seperti itu !” ucap Baskoro yang tak lain ayah Kanza, pria itu berusaha untuk melerai apa yang istri nya lakukan saat ini.
"Kamu masih ingin membela anak tidak tahu diri ini Pah, dengan apa yang sudah dia lakukan sekarang ! "
Baskoro tidak bisa berbuat apa pun, kesalahan nya di masa lalu cukup membuat pria paruh baya itu hanya bisa terdiam saat ini.
“Jahat kamu mas, kamu tahu kan kalau sebulan lagi kita akan menikah, kenapa kamu justru meniduri adik tiri ku hah !” teriak seorang wanita cantik yang sejak tadi berdiri di antara kerumunan orang – orang yang ada di ruanga itu. Wanita itu adalah Arabella kakak tiri Kanza.
Gadis cantik yang berprofesi sebagai selebgram itu tak kalah kacau nya saat ini setelah melihat kenyataan calon suami nya berada di atas kasur yang sama dengan adik tiri nya dengan penampilan yang acak -acak kan. Sejak masuk dalam ruangan itu air mata nya tidak berhenti mengalir.
Kenan yang melihat sang kekasih menangis histeris pun langsung berdiri dan berjalan menghampiri sang kekasih. Dia tidak peduli dengan penampilan nya sekarang, yang terpenting adalah bagaimana dia bisa meyakinkan sang kekasih tentang keadaan yang terjadi sekarang.
“Sayang…kamu harus percaya, aku tidak melakukan apa – apa dengan dia ! Aku sendiri juga bingung kenapa aku bisa berada satu kamar dengan dia, yang aku tahu setelah perjamuan dengan klien semalam kepala ku sangat pusing sekali, dan aku menyuruh Andre untuk memesan satu kamar hotel untuk aku istirahat. Tapi aku sendiri tidak tahu kenapa bisa ada dia di sini !” ucap Kenan berusaha untuk meyakinkan Arabella sambil memegang tangan sang pujaan hati.
Arabella memalingkan wajah nya, wanita itu bahkan menghempaskan tangan Kenan dengan kasar.
“Sayang…kamu harus percaya pada ku, kalau aku dan dia benar – benar tidak melakukan apa pun !”
“Bagaimana aku bisa tahu jika kamu dan Kanza tidak melakukan apa pun mas, bukti nya kalian tidur di bawah satu selimut yang sama dengan kondisi yang acak – acak an seperti ini !” ucap Arabella begitu dingin, kedua ekor mata nya melirik ke arah Kanza.
Mendengar ucapan sang kakak, Kanza pun perlahan melihat ke bawah seimut nya dan benar saja saat ini pakaian nya masih utuh, bearti benar yang di katakan Kenan benar, jika mereka memang tidak melakukan apa pun semalam. Dan dia juga tidak merasakan sakit atau nyeri di bagian inti tubuh nya. Perlahan Kanza menghela nafas lega, dalam hati nya gadis itu mengucap syukur karena setidak nya dia masih suci saat ini.
Sekarang yang harus dia lakukan adalah harus menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada orang - orang yang ada di dalam ruangan itu.
Belum juga Kanza mengucapkan kalimat untuk menjelaskan apa yang terjadi, tiba - tiba tangan nya di tarik keras oleh ibu tiri nya sehingga membuat tubuh Kanza terjatuh dengan cukup keras di lantai.
"Awws..." rintih Kanza
"Sekarang jelaskan pada kami, apa tujuan mu melakukan hal ini hah, kamu mau mengulang sejarah kelam ibu mu dulu dengan merebut milik orang lain!" ucap Ratih ibu tiri Kanza sambil mencengkram kuat dagu Kanza sehingga membuat gadis itu meringis kesakitan.
Kanza menggelengkan kepala nya," tidak mah, Kanza tidak menjebak Mas Kenan, justru di sini Kanza lah yang di jebak. Semalam ada yang mengirim pesan pada Kanza, dan menyuruh Kanza untuk datang ke sini karena orang itu melihat Mba Ara di bawa oleh orang yang tidak di kenal dalam keadaan tidak sadarkan diri. Karena Kanza panik dan tidak ingin terjadi apa - apa pada Mba Ara maka Kanza langsung ke sini. Sebelum nya Kanza juga sudah mencoba menghubungi Mba Ara selama dalam perjalan ke sini, tapi HP mba Ara tidak aktif, hal itu menambah rasa panik Kanza kalau benar Mba Ara dalam keadaan bahaya Mah..pah...Kalau kalian tidak percaya Kanza bisa tunjukan pesan itu, bahkan orang itu juga mengirim foto Mba Ara saat di papah oleh orang itu".
Setelah menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi Kanza langsung meraih tas dan mengambil ponsel nya. Gadis itu dengan begitu cekatan membuka ponsel nya dan masuk di room chat. Kanza mengerutkan dahinya karena melihat chat dari nomer baru yang semalam sudah tidak ada lagi di room chat itu. Dengan wajah yang sedikit panik, gadis itu meng scroll dari bawah ke atas berkali - kali berharap pesan itu masih terselip dari banyak nya pesan yang masuk di ponsel nya. Namun pesan itu benar - benar sudah menghilang.
"Bagaimana bisa hilang pesan nya".