NovelToon NovelToon
Pesona Mas Brewok

Pesona Mas Brewok

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Idola sekolah / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:584
Nilai: 5
Nama Author: septia19

saat sekolah dulu , Zahra hanya sekedar mengenal nama Rendra saja, tak pernah bertegur sapa sama sekali. setelah lulus, mereka tidak bertemu bertahun tahun , hingga akhirnya di pertemukan kembali.rendra yang mulai duluan menghubungi duluan. padahal awalnya Zahra sama sekali tak memiliki perasaan apapun begitupun rendra.bahkan Zahra ada berniatan menjodohkan Rendra dengan sahabat karibnya yaitu rana. namun anehnya malah zahra yang merasa cemburu melihat kedekatan mereka. padahal tak di sangka, hati rendra tertuju pada Zahra bukan rana. ini lah kisah cinta halal mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septia19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 1: dua dunia yang berbeda

Masa sekolah bagi kebanyakan orang penuh tawa, persahabatan hangat, dan kisah cinta manis. Tapi bagiku, masa itu seperti lembaran kelabu yang sunyi aku selalu merasa berdiri di pinggiran, jauh dari keramaian yang berputar di sekelilingku. Di tempat yang sama, di bawah langit yang sama, ada pria yang kelak akan mengubah seluruh jalur hidupku. Saat itu aku yakin sepenuhnya kami berada di dua dunia yang terpisah jarak, seolah tak akan pernah bisa dijembatani sama sekali.

Namanya dikenal hampir di seluruh penjuru sekolah bukan karena dia siswa paling pintar, melainkan karena pesonanya yang memikat semua orang. Tubuhnya tegap, wajahnya tampan, dan setiap sore tak pernah absen bermain futsal di lapangan sekolah. Tak heran ke mana pun dia pergi, selalu dikelilingi wanita-wanita yang memandang dengan kagum. Semua mantan kekasihnya pun memiliki kesamaan cantik, pandai merawat diri, pandai berdandan, dan selalu tampil rapi serta memukau setiap hari.

Sedangkan aku? Aku hanya gadis yang selalu menunduk berjalan, seragamku kadang terlihat agak kusut karena harus membantu ibu bekerja sepulang sekolah, tak punya waktu maupun uang untuk tampil seperti mereka. Setiap kali melihatnya lewat diiringi keramaian, hatiku terasa makin kecil. Rasanya seperti ada tembok tinggi yang memisahkan kami dia adalah matahari yang disorot semua orang, sedangkan aku hanya bayangan yang tak pernah dilihat siapa pun.

Aku tak pernah berani sekadar menyapa, apalagi berharap ada satu detik pun dia akan memperhatikan keberadaan ku. Namun siapa sangka, takdir punya rencana lain yang jauh lebih besar dari apa yang bisa kubayangkan rencana yang akan memaksa kami bertemu, berdebat, dan perlahan menyadari bahwa perbedaan itu bukan sekadar tembok, tapi bisa jadi jembatan yang tak terduga.

Sering kali tanpa sengaja mataku menangkap sosoknya melintas di koridor atau di halaman sekolah. Dari kejauhan, aku melihatnya tertawa lepas, mendengarkan omongan wanita-wanita cantik di sampingnya, sesekali tersenyum membuat hati siapa saja yang melihatnya pasti berdebar. Namun bagiku, pandangan itu hanya sekadar melihat bintang yang bersinar terang di langit malam. Indah untuk dipandang, tapi tahu benar bahwa bintang itu takkan pernah bisa dijangkau oleh tangan siapa pun.

Dalam hatiku yang paling dalam, aku sering bertanya-tanya: apakah dia pernah sadar bahwa ada gadis sepertiku yang ada di sekolah ini? Mungkin baginya, aku hanyalah satu dari ratusan wajah tak bernama yang lewat di depannya, tanpa ciri khas apa pun yang bisa membekas di ingatannya. Tak ada alasan baginya untuk melirik lebih lama pada gadis yang terlihat biasa saja, bahkan cenderung pendiam seperti diriku ini.

Aku pun sadar diri. Bagaimana bisa seseorang yang terbiasa dikelilingi oleh wanita cantik dan bersemangat, melirik gadis yang lebih suka bersembunyi di balik kesunyian? Di mataku sendiri, kami memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Dia adalah matahari yang bersinar terang dan menghangatkan banyak orang, sedangkan aku hanyalah remang cahaya kecil yang nyala nyaris tak terlihat, tak cukup terang untuk menarik perhatian siapa pun.

Namun, meski rasanya tak mungkin ada jalan yang bisa menyatukan dua dunia ini, entah mengapa setiap kali sosoknya terlihat, ada rasa aneh yang menyelinap masuk ke dalam hatiku. Rasa penasaran yang diselimuti rasa rendah diri. Aku tahu tempatku, aku tahu batasanku, dan aku tak berani melangkah sedikit pun melampaui batas itu. Biarkan saja dia tetap menjadi bintang yang bersinar di tempatnya, dan biarkan aku tetap menjadi gadis biasa yang hidup di dunianya sendiri.

Saat itu aku percaya, garis takdir kami tidak akan pernah berpotongan. Dia akan terus melangkah bersama orang-orang yang setara dengannya, sedangkan aku akan terus melangkah dalam kesederhanaanku. Namun, manusia hanya bisa merencanakan dan menebak apa yang terlihat di depan mata. Tak ada satu pun dari kami yang tahu bahwa kehidupan sering kali memiliki skenario sendiri. Siapa sangka, bertahun-tahun setelah masa sekolah usai, takdir akan kembali mempertemukan kami dalam keadaan yang sangat berbeda, membuktikan bahwa pesona sejati tidak selalu dilihat dari seberapa rapi seseorang berdandan atau seberapa banyak orang yang mengaguminya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!