NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1

Llyn dan Ray sudah menikah selama 5 tahun. Hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun Llyn, ia pulang bekerja lebih awal. Berniat menemui sang suami dan menghabiskan waktu lebih lama dengannya di hari spesial ini.

Dengan langkah yang ringan dan wajah berseri, Llyn memasuki rumah dan langsung di sambut oleh seorang pelayan rumahnya.

"nyonya apa ada makanan khusus yang ingin disiapkan untuk malam ini?"

"tidak perlu, di mana suamiku?"

"ada di ruang kerja."

Llyn bergegas menuju ruang kerja sang suami setelah mengganti alas kaki.

"oh iya, hari ini kalian bisa istirahat lebih awal."

"baik nyonya, terimakasih."

Llyn kembali melanjutkan langkahnya, ia terbayang momen manis sejak mereka pertama bertemu hingga sekarang ini. Bahkan momen manis yang akan terjadi selanjutnya sudah berkeliaran di kepala cantiknya.

"ini sudah masuk tahun ke lima kan?"

"hm."

Llyn sontak menghentikan langkahnya saat mendengar suara pria lain di dalam sana. Tepat di depan pintu yang tidak tertutup rapat itu, ia memilih untuk mendengarkan dan menunggu waktu yang tepat untuk masuk.

"bagaimana perasaanmu untuknya?"

"apa itu penting?"

Jawaban itu membuat Llyn terdiam, ia tidak menyangka kalimat itu bisa keluar dari mulut pria yang ia kira sangat mencintainya.

"tentu saja, kalau bukan karena cinta lalu apa yang membuatmu mempertahankannya?"

"karena dia satu-satunya wanita yang layak menjadi nyonya muda William. Dia besar di keluarga yang setara jadi pendidikan yang didapat dan sikapnya sudah sesuai dengan standar sosial keluarga elit."

"untuk menjaga reputasi?"

"tentu saja, kalau tidak aku tidak akan menikahinya."

Air mata berlomba-lomba mengalir dari pelupuk mata Llyn. Ternyata semuanya itu palsu. Senyumnya, perlakuannya, cintanya itu semua palsu.

"lalu bagaimana dengan Lilian?"

"Lilian? dia cinta terbaik yang pernah aku miliki."

"woww kamu benar-benar gila."

"minggu depan dia kembali, meskipun tidak bisa menjadi nyonya William, tapi dia bisa memiliki semua yang dia inginkan."

"Llyn bagaimana?"

"dia tetap istriku. Dia sangat mencintaiku, jadi tidak mungkin akan pergi. Paling marah beberapa hari."

Hatinya terasa begitu sakit seperti dicabik-cabik setiap kali kalimat sang suami menembus gendang telinganya. Dadanya sesak dan kepalanya sakit ketika dihantam kenyataan.

Kakinya mundur perlahan menjauh dari sumber sakitnya. Air matanya tidak mau berhenti mengalir meskipun tidak ada isak tangis yang keluar.

"nyonya?" panggilan lirih itu bagaikan palu yang menghancurkan pertahanannya.

"Bibi." Nada suaranya yang serak dan gemetar mengudara. Matanya memancarkan rasa sakit yang luar biasa dan ketidakpercayaan.

Kepala pelayan yang biasa dipanggil Bi Ais itu pun menuntun majikannya ke dalam kamar kecilnya. Llyn pun tidak menolak sama sekali. Justru ia bersyukur karena masih ada satu orang kepercayaannya di sampingnya.

Bi Ais merupakan kepala pelayan rumahnya yang sengaja ditempatkan oleh orang tuanya. Awalnya, pekerjaan utama hanya untuk melayani dan menjaga Llyn tapi untuk menghindari kecurigaan akhirnya ia mengambil posisi sebagai kepala pelayan yang memantau urusan seluruh kediaman.

"Bi, Mas Ray ternyata dia.. "

"nyonya tenang dulu ya, baru setelah itu dipikirkan lagi nyonya mau bagaimana. Apapun keputusannya, saya akan ikut nyonya."

Llyn mengangkat kepalanya dan menatap wajah yang sudah mulai berkeriput itu.

"terimakasih bi, meskipun aku sudah jahat tapi mama sama papa masih saja sebaik ini."

Bi Ais sedikit terkejut mendengar kalimat itu.

"nyonya.. tau?"

"aku tau, karena itu aku selalu percaya sama Bibi."

Bi Ais tersenyum lalu mengelus kepala anak majikannya itu.

Meskipun hatinya masih sakit, tidak membuat otaknya berhenti bekerja. Rasa sakit ini justru menjadi alarm untuknya bahwa lelaki itu tidak pantas untuk menerima hatinya.

"nyonya mau istirahat di sini, atau ke kamar utama?"

"aku mau ke apartemen saja, Bibi di sini saja seperti biasa. Nanti bilang saja kalau aku lembur."

"baik nyonya."

Llyn tidak ingin berlarut menangisi laki-laki seperti itu. Lima tahun ia ditipu, maka dirinya akan menagih lima tahun itu beserta bunganya.

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!