NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

“Mala.“

“Hai Fani..“

Sepasang sahabat itu pun saling menyapa dengan hangat dan balas tersenyum lalu saling memeluk erat satu sama lainnya. Setelah di rasa puas, pelukan itu berurai dan mereka masih saling tersenyum.

“Kabarmu bagaimana?.“Tanya Fani dan si sahabat pun mengangguk sekali masih sambil tersenyum lebar.

“Baik, kamu sendiri Fan?.“Tanya Kemala yang di jawab dengan kepala Fani yang tertunduk dan tubuhnya terlihat bergetar. Tarikan nafas panjang terdengar begitu jelas, Kelama. Ia menyadari kalau ada sesuatu yang aneh dengan sahabatnya itu, seperti sesuatu yang tidak baik, tapi apa?

“Fan, kamu gak papa kan? Fan?.“Tanya Kemala dengan kedua tangan yang ia taruh di kedua bahunya dan mengguncangnya sedikit, sampai Fani pun kini mengangkat wajahnya dan bisa Kemala lihat bagaiman raut wajah Fani yang terlihat sendu itu.

“Gak baik, Mal.“Jawabnya lemah, wajah Kemala ikut bersedih.

“Kok bisa sih, Fan? Kenapa? Cerita sama aku? Apa Mas Fauzan nyakitin kamu? Dia selingkuh atau bagaimana Fan?.“Tanya Kemala terdengar menuntut dan terlalu care hingga membuat Fani terkekeuh getir, Kemala menarik nafasnya panjang lalu memilih meminum teh yang di pesannya sampai habis.

Padahal Kemala betulan khawatir, tapi lihatlah sahabatnya yang terdengar malah tertawa begitu. Di pikir, Kemala itu khawatir bohongan apa?

“Sorry, tapi kamu lucu banget Mala, sumpah.“

“Lucu tampangmu! Aku lagi khawatir sama kamu, Fani!.“Tegas Kemala dan Fani terdiam, seketika tawanya berhenti dan raut wajahnya kembali sendu.

“Aku kayaknya gak bisa hidup lama sama mas Fauzan, deh.“Ujarnya terdengar dengan nada biasa namun bisa Kemala rasakan bagaimana Fani yang terlihat putus asa begitu.

“Kok bisa? Kenapa Fan? Jangan bilang kamu dengerin peramal yang dari toktok itu, ya?.“Ujarnya, Fani sering bercerita soal peramal yang di dengernya dari toktok, katanya ramalannya sangat akurat sekali, hingga membuat Fani pun ketagihan. Dan Kemala sudah sering mengingatkan, kalau yang terjadi padanya bukan karena keakuratan ramalan, hanya sebuah kebetulan saja. Tapi Fani tak percaya dan kekeuh meyakini kalau ramalan yang dj dengarnya itu betulan akurat, sebahai sahabat. Kemala hanya bisa mengingatkan tanpa bisa memaksa Fani untuk percaya dnegan ucapannya.

“Enggak Mala. Kali ini bukan soal ramalan.“

“Terus apa, Fan?.“Desak Kemala tak sabar.

“Kan...ker payudara, Mala.“Ujar Fani pelan dan terdengar tersendat, namun cukup di dengar oleh Kemala. Kemala sendiri terlihat mematung karena syok, terasa seakan menusuk jantungnya di dalam sana, sakit sekali.

Kanker payudara? Apa maksudnya Fani menderita kanker payudara?

Seakan paham tentang isi kepala Kemala, Fani pun berujar”Iya Mala, aku menderita kanker payudara.“Lagi Fani berucap dengan begitu pelan dan bahkan bisa Kemala rasakan bagaimana kegetirannya.

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan di negeri ini, rata-rata yang menderita kanker, terutama sudah stadium empat, maka si penderita sudah tidak memiliki kesempatan hidup lagi, itulah yang pernah Kemala baca di google. Walau terkesan menghakimi dan menyebalkan, tapi salah satu artikel kesehatan itu memang benar adanya.

Kemala pernah bertemu dengan salah satu orang yang menderita kanker dan sudah stadium empat, dia rajin di kemo bahkan meminum minuman herbal serta menjaga pola hidup sehat, tetapi pada akhirnya tetap meninggal juga__tapi meski begitu, bukan berarti si penderita kanker hanya bisa berpasrah saja, sebab memang hidup dan mati seseorang mutlak campur tangan yang Maha Kuasa.

“Operasi atau kemo, udah?.“

Kepala Fani menggeleng, kedua matanya berkaca-kaca dan membuat Kemala mendesah panjang.

“Gak mau, takut Mala.“

“Fani denger..“Ujar Kemala dengan nada suaranya yang terdengar agak sedikit berat serta menggeram, Kemala mati-matian menahan rasa marahnya pada sang sahabat. Bagaimana pun Kemala seakan tidak setuju dengan kepasrahan sang sahabat, tanpa berikhtiar semaksimal mungkin.

“Meskipun kanker adalah penyakit mematikan, tapi kamu harus tetap berikhtiar, Fan. Kamu harus menjalani kemo atau operasi dan optimis untuk tetap hidup.“

Fani menggeleng, air matanya berjatuhan dan suara isak tangisnya terdengar. Sukses membuat beberapa orang di sekitar mereka menoleh ke arah mereka dengan rasa ingin tahu yang begitu tinggi.

“Aku gak mau Mala. Aku takut, aku tak..kut. kamu tahu? Tetanggaku yang kemo, dia meninggal tak lama setelah kemo, Mala. Ini penyakit mematikan, penyakit yang benar-benar bisa bunuh aku Mala.“

****

Curhatan itu pun berakhir dengan Kemala mengantar Fani ke rumahnya dan saat Kemala sampai di rumah wanita itu, yang Kemala temui hanyalah sang asisten rumah tangganya saja, katanya Fauzan masihlah bekerja di kantor.

Terpaksa Kemala pun menunggu sampai suami sahabatnya pulang.

Setelah hampir dua jam menunggu, akhienya Fauzan pulang dan Kemala langsung menemuinya.

“Mas Fauzan, bisa kita bicara sebentar?.“Ucapnya, Fauzan bisa melihat kegigihan Kemala yang tak bisa di bantah, meskipun Fauzan dalam keadaan capek sehabis bekerja. Namun pria itu pun mengangguk dan mengajak Kemala untuk ke ruang kerja miliknya.

Kemala dan Fauzan saling berhadapan dan saling menatap lurus.

Sampai Kemala yang membuka percakapan di antara mereka.

“Mas Fauzan tahu kalau istri mas menderita kanker?.“Tanya Kemala dengan tatapan matanya yang lurus dan tajam, nada suaranya terdengar biasa saja, namun Fauzan merasakan kemarahan di sana.

Pria itu tak lantas menjawab tudingan yang di layangkan oleh Kemala, dia malah mengambil gelas dan mengisinya dengan air yang sudah ia siapkan di ruang kerjanya lalu menghabiskannya dalam sekejap.

Kemala berdecih, tatapannya berkilat marah”Apa Mas Fauzan senang kalau sahabat saya kena kanker?.“Ujarnya, kali ini tanpa di tutup-tutupi, bagaimana Kemala yang merasakan kemarahan pada pria itu.

“Dari mana kamu mengambil kesimpulan seperti itu?.“

Kemala mendengus”Melihat bagaimana sahabat saya yang tidak kamu ajak berovat.“

Fauzan terkekeuh pelan”Oh ya? Kata siapa? Apa Fani sendiri yang bilang sama kamu?.“Tanyanya, Fauzan lalu mengambil posisi duduk di meja kebesarannya, menyalakan laptop miliknya dan matanya mulai tertuju pada layar itu, sementara Kemala merasa Fauzan tak menghargainya, padahal Kemala rela membuang waktu berharganya untuk menunggui istrinya dan rela membuang waktu yang tersisa dengan mengajaknya bicara.

“Apa kamu seperti ini, Mas Fauzan?.“Tanya Kemala dengan nada suaranya yang memberat dan terlihat tatapannya menghunus tajam dan berhasil membuat wajah Fauzan terangkat lalu kini mereka saling tatap.

“Maksud kamu?.“Tanya pria itu tak habis pikir.

“Ya, jangan bilang karena masa lalu di antara kita. Hingga membuat kamu abai dengan sahabatku sendiri.“Tukasnya pelan, sesak di rasakan Kemala saat membahas tentang masa lalu dirinya dan Fauzan yang tentu saja tidak di ketahui Fani.

Bukannya ikut bersedih, pria itu malah tersenyum lebar dan memperlihatkan barisan gigi putihnya.

“Wow, tingkat percaya diri kamu benar-benar bertambah, ya?.“Ujarnya terlihat mengejek dan mengundang kemala untuk mendengus kasar.

“Terus kenapa kamu__.“

“Dengar Kemala. Jangan karena kamu bersahabat dengan istri saya, kamu bisa seenaknya men-judge saya semau kamu, lagi pula urusan penyakit istri saya, itu urusan istri saya dan saya sebagai suaminya yang bertanggung jawab penuh atas dirinya.“

“Fauzan, dia sahabat aku. Dia satu-satunya yang aku punya di dunia ini, aku gak mau kehilangan dia.“Tukas Kemala dengan nada suaranya yang lirih, matanya berkaca-kaca dan begitu saja air mata membasahi matanya dan melewati pipinya yang mulus.

“Terus saya harus apa? Jika sahabat kamu yang istri saya tetap kekeuh tidak mau berpbat bahkan kemoterapi. Apa yang harus saya lakukan? Saya memaksanya? Atau saya harus membiusnya dan membawanya ke rumah sakit lalu mengobatinya, iya??.“

PLAKKKKK

Tamparan pun melayang di pipi mulus milik Fauzan dan membuat tubuh pria itu menrgang dengan kedua pupil mata membesar karena terkejut, tak berbeda jauh, sebab di tempatnya Kemala hanya bisa menatap tangannya lurus dengan tubuh gemetar.

“Ma..af, a..ku..“

“Dengar Kemala. Seperti apa yang kamu katakan, tidak sulit untuk mencintai Fani. Dia wanita yang baik dan istri yang penurut, bahkan dia sangat memuaskan ketika melayani saya di ranjang, tetapi untuk penyakitnya. Apa yang bisa saya lakukan, selain tetap memberikan dukungan dan do'a.“

Kemala bungkam, kata-kata Fauzan terdengar cukup menenangkan sekaligus menghujam hatinya, sakit sekali.

1
muznah jenong
lanjut Thor..
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!