NovelToon NovelToon
Istri Tengil Duda Mapan (Mateng Dan Tampan)

Istri Tengil Duda Mapan (Mateng Dan Tampan)

Status: tamat
Genre:CEO / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Duda / Romansa / Menikah dengan Kerabat Mantan / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: ntaamelia

Putus cinta membuat seorang gadis bernama Emeery menerima perjodohannya dengan seorang duda beranak dua. Namun, sikapnya yang tengil membuat sang duda pusing tujuh keliling, akankah Emeery mampu menaklukkan dinding es suaminya, yang bahkan belum move on dari sang mantan?

Kalau ada, sembilan duda ~
Mau duitnya saja, semuanya ~
Ini dada, isinya duit semua ~

Penasaran dengan kisah mereka? Ikuti ceritanya di sini🤗

Jangan lupa follow
Ig @nitamelia05
fb @Nita Amelia
TT @twins✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Nabrak Duda Anak Dua

Sebuah mobil yang dikendarai oleh seorang gadis bernama Emeery Vine Davies tengah menuju Puncak. Di dalam sana diisi oleh tiga orang lain, yang tak lain dan tak bukan adalah sahabat Emeery sejak di bangku sekolah.

Selama perjalanan semua teman-teman Emeery memang heboh, berceloteh ini dan itu berusaha mengembalikan mood Emeery yang tengah berantakan dalam minggu-minggu ini.

"Eh kalian udah tahu belum yang oppa-oppa diselingkuhin istrinya itu? Mana anaknya lima lagi, kasihan ya, apa istrinya itu nggak mikirin nasib anak-anak mereka?" celetuk Talita sambil menyodorkan ponselnya yang tengah menayangkan video Tokotok.

"Di aku udah lewat. Mana muka selingkuhannya kaya beruk, mendingan suaminya ke mana-mana," timpal Zoe dengan menggebu-gebu. Karena berita viral itu memang sudah terpampang hampir di semua sosial media. "Aku siap deh kalo jadi ibu sambungnya." Lanjut Zoe sambil terkekeh.

"Yeh, ngurus diri sendiri aja nggak becus. Gimana ngurus anak lima!" sambar Nino, dia adalah satu-satunya pria di dalam persahabatan sejati ini.

"Ya kan bokap aku kaya, No. Bisa sewa baby sitter, kalo aku sih ngurus bapaknya aja. Ya nggak, Mer? Kamu tertarik nggak sama duda?" jawab Zoe sambil melemparkan pertanyaan pada Emeery yang sibuk menyetir dan fokus pada jalanan.

"Emangnya apa kelebihan duda?" tanya Emeery menyahut.

"Banyak dong! Yang pertama dia itu lebih ngemong, terus kalo dia udah punya anak, kita nggak perlu mikirin keturunan, kan dia udah bawa sendiri. Terus biasanya lebih royal lagi, kita kayak disayang banget gitu," jelas Talita dengan penuh semangat. Nino sebagai di pihak pria hanya bisa geleng-geleng kepala dengan pemikiran salah satu sahabatnya itu.

"Enak juga ya, nyari di mana tuh yang kayak begitu? Aku mau satu deh kalo ada, biar aku nggak sakit hati dan minta duit sama Daddy lagi,” jawab Emeery dengan wajah layu. Karena dia memang baru saja putus dengan pacarnya.

Putus cinta memang sangat menyakitkan, apalagi ini adalah cinta pertama Emeery sejak dia terlahir ke dunia 20 tahun lalu. Awalnya dia tidak percaya bahwa dirinya hanya dijadikan bahan taruhan oleh Anjas—pemuda yang mendekatinya sejak SMA, dan mengajaknya berpacaran tepat saat dia beraaak di WC sekolah.

Namun, sekarang semuanya terbukti. Anjas telah memiliki pacar sungguhan di belakangnya, gadis yang sangat dicintai, berbanding terbalik dengan dirinya yang suka diabaikan.

Anjas memutuskannya dengan alasan yang tak segamblang itu. Pemuda itu bilang, dia terlalu tomboy, dia terlalu kekanakan, urakan dan berisik! Makanya selama hampir tiga tahun ini pria itu merasa tidak nyaman.

"Dasar anj—" umpat Emeery sambil mengerem secara mendadak, karena mobil di depannya tiba-tiba memotong ke kanan dan dia malah menabrak mobil yang sedang parkir di sisi jalan, tepatnya di toko bunga.

"Astaga, Mer, kayaknya kita nabrak deh," ucap Zoe setelah guncangan itu terjadi dan dia merasakan mobil bagian depan menabrak sesuatu. Karena dia berada di samping Emeery.

"Nggak, nggak, kita nggak nabrak kok," jawab Emeery dengan cepat, padahal dia juga sudah merasa panik. Dia memutar kemudi untuk kabur dari sana. Namun, sang pemilik mobil segera menghampiri dan meminta agar mereka turun.

"Aduh itu kayaknya yang punya mobil. Gimana nih?" ujar Talita ikut panik. Ditambah jalanan menuju Puncak memang cukup macet.

Beberapa kali kaca diketuk, tapi tak ada yang berani untuk keluar.

"Ya udah ya udah, biar aku yang turun," pungkas Nino, sebagai satu-satunya pria akhirnya dia mengalah untuk menghadapi pria berjas yang tampak marah itu.

Dari dalam mobil, ketiga gadis itu bisa melihat bagaimana Nino berdebat. Dan sepertinya semua itu tak bisa membantu apa-apa, sehingga Emeery pun akhirnya membuka kaca mobil.

"Ya udah, Om, kita ganti rugi aja, maunya berapa?" seru gadis itu tiba-tiba, membuat semua orang melongo. Begitu juga dengan Gerry—seorang duda beranak dua yang tiba-tiba mobilnya ditabrak dari belakang oleh segerombol anak muda.

"Oh jadi kamu yang nyupir, ini bukan soal ganti rugi aja. Kamu udah pegang SIM belum? Kok bisa-bisanya bocah kayak kamu dibiarin nyetir?" omel Gerry yang sudah berdiri di sisi mobil sambil berkacak pinggang.

Mendengar itu, Emeery yang suasana hatinya belum membaik pun merasa tersinggung dikatai bocah, apalagi nada bicara Gerry sangat tidak enak didengar.

"Kenapa jadi ke mana-mana, urusan punya SIM atau enggak kan itu bukan urusan Om! Yang penting kita mau tanggung jawab! Lagian kalau kita melanggar pun pasti kita udah dikejar polisi," balas Emeery dengan menggebu-gebu.

"Oh jadi kamu mau berurusan sama polisi, oke, biar ku telpon!" ketus Gerry sambil mengeluarkan ponselnya. Namun, semua itu langsung dicegah oleh Nino yang masih di luar.

"Om, jangan, Om, kita mau ganti rugi. Jadi tolong jangan libatin polisi segala," kata Nino berusaha membujuk sang duda yang sudah kelewat marah.

"Iya, Om," mohon Zoe dan Talita dengan kompak. Sehingga membuat Emeery melotot dan mendengus kasar, karena tak ada yang mendukungnya.

"Berapa?!" cetus Emeery. Sok sekali, padahal dia juga tidak punya tabungan banyak. Namun, dia masih punya sang ayah yang bisa diandalkan.

Gerry membuang napas, dia berusaha mengontrol emosinya menghadapi gadis tengil di depannya ini. Gerry melihat bagian belakang mobilnya yang lecet.

"Karena aku masih berbaik hati, lima juta saja kirim ke rekeningku sekarang!" tandas Gerry yang membuat mata keempat orang itu kompak terbelalak lebar.

"Mer, kayaknya aku nggak bisa ikut patungan deh. Mobil Papaku ini juga kan pasti rusak," bisik Zoe dengan wajah memelas. Karena dia pasti juga kena omel.

"Apalagi aku, Mer. Aku mau minta siapa uangnya?" timpal Talita, si gadis yang ekonominya paling menyedihkan di antara mereka berempat. Ditambah dia juga ngekos.

Sementara Nino juga ikut bingung, dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Pasalnya dia belum gajian, dan uang tabungannya tidak mungkin cukup untuk ganti rugi.

"Aku cuma ada 500, selebihnya buat bertahan hidup. Nanti kalo aku udah aku gajian, aku ganti deh," bisik Nino di dekat pintu mobil. Saat ini yang menjadi satu-satunya penolong mereka adalah Emeery, ditambah gadis itu juga yang menabrak.

"Heuhhh!" Emeery menghela napas kasar saat menatap satu-persatu wajah sahabatnya yang memohon.

"Gimana? Jadi nggak ganti ruginya?" tanya Gerry dengan satu alis terangkat.

"Iya-iya sebentar, aku telepon orang rumah dulu!" jawab Emeery dengan ketus. Dia menutup kaca, lalu menelpon sang ayah yang tentunya sedang ada di kantor.

Drt ... Drt ... Drt ...

Panggilannya tak kunjung diangkat, karena ternyata Bryan—ayah Emeery tengah bertemu dengan klien.

"Tuan, ada telepon dari Nona Emeery," bisik sang asisten, sehingga Bryan berhenti sejenak. Dia merasa tak enak dengan kliennya, tapi karena pria di depannya ini ramah, dia mengizinkan Bryan untuk menerima telepon terlebih dahulu.

"Siapa?" tanyanya.

"Putriku menelpon, Tuan Jerry," jawab Bryan apa adanya.

"Angkat dulu saja. Siapa tahu penting," balas orang yang dipanggil Tuan Jerry itu. Hingga akhirnya Bryan pun izin untuk menerima panggilan sang anak.

"Ada ap—"

"Daddy, kirim uang lima juta sekarang, penting!" potong Emeery dengan memekik. Lalu karena tak ingin ditanya-tanya, apalagi diomeli, dia langsung mematikan panggilan itu.

"Haish! Enak sekali, dipikir mencari uang itu gampang," gerutu Bryan mendapati tingkah putrinya. Namun, karena anak satu-satunya Emeery selalu mendapatkan apa yang dia mau.

Emeery kembali membuka kaca mobilnya setelah uang berhasil ditransfer oleh sang ayah.

"Sebutin no reknya!" seru Emeery dengan nada tengil. Gerry mengernyitkan bibir, tanda kesal, tapi dari pada tidak dibayar sama sekali dia langsung menyebutkan angka-angka miliknya.

"5 juta!" cetus Emeery sambil memperlihatkan bukti transfer.

"Dasar bocah tengil!" Bukannya berterima kasih, Gerry malah mengatai sehingga Emeery kembali berkobar.

"Yeh dasar nggak tahu terima kasih, aku sumpahin ya istri Om berubah kelakuannya jadi kayak bocah, biar pusing seumur hidup!" pekik Emeery dengan sekuat tenaga saat Gerry melenggang pergi. Hingga dia menjadi pusat perhatian.

Ya, begitulah pertemuan pertama mereka, tanpa sengaja di saat putus cinta, Emeery malah nabrak duda anak dua.

1
Rita
trmksh ya thor sdh bertahan dan menghibur 🥰🥰🥰🥰
Ratu Anu👑: cama-cama😚
total 1 replies
Rita
😂😂😂😂😂😂pengalaman pertama dijambak pas istri lahiran ya Ger
Rita
lagian dah tau dari muka msh ditanya gmn ga esmoni😂😂😂😂
Rita
😂😂😂😂😂😂
Rita
hei hei hadeuhhh😅😅😅😂😂😂😂😂
Ari Atik
terima kasih thor...
Maharani Rani
dah tamat aja ni kak😍😍 terimakasih ceritanya 😍
Dien Elvina
d tunggu novel baru nya kak 🙏🥰
Ratu Anu👑: ayok udah terbit nih😘
total 1 replies
Dien Elvina
ya langsung TAMAT ya thor gak bonus chapter nya ..tapi selamat ya Merry - Gerry atas kelahiran baby princes 🥳🥰
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
jambak mer jambakk 🤣🤣 Sudah jadi bapak2 masih saja gemeter 😂
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Gerr...bojo mu keri kae lhoo 😭🤣 kamu mau ngantarin angin yaa? 🤣 sampai lupa sama istri 😭🤣 tapi emang begitulah laki2. kalau keadaan lagi cemas bin panic smapai lupa segalanya 🤣
Rita
bumil moodyan
Rita
awas jodoh
Margaretha Indrayani
anjas jadi cleaning servis, sebetulnyasih kasihan tapi itu juga karena ulahnya sendiri
Ny Rudi Harianto
ibu hamil ya gtu.....agak aneh tapi mood nya jg suka jungkir balik..... lanjut aja mer...
Maharani Rani
lanjuttt
Dien Elvina
Merry lucu banget habis ketemu mantan pacar langsung lapar 😂 memang ketemu mantan pacar yg menyebalkan kyk s Anjas menguras tenaga ..entahlah s Anjas bener² menyesal apa pengen cari gara²lg sama s Merry 🤭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
habis ketemu mantan langsung lapar mer 😂 ketemu mantan menguras tenaga ya mer 🤭 atau terhura dengan pernyataan anjas yang sudah menyesali perbuatannya 😁 tapi kata2 anjas benar adanya mer..lebih baik memaafkan dan melupakan smeuanya, supaya hidup lebih tenang dan damai.
Rita
😅😂😂😂pantes ngambek kmu yg g ngerti jeruk Bali mlh beli di Bali tapi g salah juga deng🤣🤣wis nasibmu ae terima nasib 😁😂
Rita
😅😂😂😂😂dah kalah klo debat ma bumil plus incesss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!