Seorang gadis polos/biasa (kemungkinan Tika) secara tidak sengaja terlibat dengan seorang bos mafia atau pria berkuasa yang kejam/dingin (kemungkinan Robert).
Keterlibatan ini bisa karena hutang, perjodohan paksa, atau insiden tertentu.
Awalnya, Robert bersikap kasar, kejam, atau dingin, namun seiring berjalannya waktu, sifat polos Tika meluluhkan hati Robert, dan ia mulai memanjakan Tika habis-habisan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elizabeth antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 1 awal kehancuran hidup ku
Sejak umur 2 tahun aku sudah di tingal kan oleh ibu ku pergi merantau dan ayah ku ntah aku tidak tau..dan aku di titip kan ke nenek dari ibu ku, mereka tidak berpisah mungkin ibu ku dan bapak ku sama-sama pergi merantau untuk berkerja.. setelah usia ku 5 tahun dan beberapa tahun ibu ku jadi TKW di arab tiba-tiba bapak dan ibu ku memutuskan bercerai,, aku tidak tau kenapa mereka bercerai karena saat itu aku masih sangat kecil.. Dan di usia ku menginjak 7 tahun bapak ku memutuskan menikah lagi, dan dia tidak bicara kepada ku atau izin kalau dia ingin menikah lagi. Setelah beberapa bulan bapak ku pergi ntah kemana tiba-tiba dia datang dengan istri baru nya.. aku tidak bertanya wanita itu siapa aku sudah tau itu istri baru bapak ku.. dan bapak ku mengenalkan ku dengan istri nya, dan waktu itu di hari itu hati ku sakit hancur sedih tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa hanya pasrah saja.. Setelah perkenalan itu, bapak pamit untuk pulang dan aku tidak mau di tinggal kan nya dan aku tidak mau ikut dengan nya aku sangat benci ibu tiri...
"Nak bapak pamit pulang iya," pamit nya..
"Engga bapak engga boleh pulang aku mau bapak nginap di sini," ( tolak ku)...
Dan setelah banyak nya drama akhir nya aku yg mengalah..bapak ku akhir nya pulang dan aku tidak ikut , sakit sekali melihat bapak pergi meski pun dia berjanji sebulan sekali akan datang melihat ku,..
Hari hari aku selalu menunggu hari itu tiba,rasa nya lama sekali menunggu satu bulan, karena aku lebih dekat dengan bapak ku dari pada ibu ku.
Aku tidak pernah tau bagai mna ibu ku karena waktu di tinggal kan nya aku masih sangat kecil sekali, aku hanya melihat Poto nya saja.
Ketika dia telpon pun aku tidak mau bicara dengan nya rasa nya malu dan asing,.
Yang aku tunggu hanya lah bapak ku karena menurut ku bapak ku yang sangat sayang kedapad ku..
setiap hari aku hanya bermain karena aku belom masuk sekolah seharus nya aku sekolah TK ,karena di kampung ku belom ada sekolah teka jadi aku sekolah di umur 7 tahun saja.
Sekolah SD...
Nenek kakek ku sangat menyayangi ku mereka yang membesar kan ku mereka yang merawat ku, wajar kan kalau aku sangat sayang kepada mereka, dan nanti setelah aku besar aku mau sukses dan membahagia kan nenek dan kakek ku,, cita cita ku begitu besar aku ingin cepat besar supaya bisa membahagia kan mereka..
Seminggu kemudian...
"Lama sekali sih kok engga cepet cepet satu bulan aja" dalam hati ku
Iya karena aku sangat mengharap kan bapak ku datang selain kedatangan nya yg ku tunggu-tunggu ada juga yang lain yang ku tunggu,..
Selain itu aku hapyy karena aku bisa jajan banyak hehhe biasa aku jajan sehari 2000 tapi pas ada bapak jajan 10000 ribu itu banyak sekali bisa beli apapun..
Aku sangat beruntung mempunyai bapak yang sanggat menyayangi ku..
Setelah 2 Minggu berlalu dengan aktivitas yang sama karena anak kecil hanya bermain dan bermain belom bisa memikirkan beban hidup meski aku tau kalau hidup ku tidak seberuntung anak anak yg masih lengkap orang tua nya yang tidak bercerai ibu bapak nya..mungkin lebih menyenangkan hari hari mereka di temani ibu bapak nya setiap waktu..
Beda dengan ku ada rasa iri di dalam hati ketika melihat kehidupan anak-anak yang orang tua nya masih bersatu..
"(Andai ibu dan bapak tidak berpisah pasti aku sama seperti mereka,") Lirih ku di dalam hati
Tapi aku bahagia juga meski tinggal dengan nenek kakek ku tapi aku sanggat kasian melihat mereka berkerja se keras mungkin untuk membiayai ku dan anak anak nya juga yang masih butuh di biyayai,..
"Maff kan aku ya nek kek menyusah kan kalian aku janji besar nanti aku akan berkerja dan membahagia kan kalian," lirih ku di dalam hati
3minggu berlalu...
Aku tidak sabar menunggu hari itu..
Dengan kegiatan ku seperti biasa main tapi terkadang aku dan bibi ku juga bantu nenek ku untuk mencari kayu bakar karena kita masih pake tungku kayu bakar,..
Karna belom moderen hehehe
Kegiatan itu menurut ku sangat menyenangkan kan, aku berpetualang di alam liar dengan sangat bahagia.
Setelah cukup banyak mendapatkan kayu bakar dan kami bertiga bersiap siap untuk pulang kerumah dan nenek mulai memasak untuk kita makan malam..
Masakan nenek itu masak yang akan aku rinduka di masa depan nanti..
Masakan nya sangat enak sekali menurut ku tidak ada makanan yang seeank masakan nenek ku..
Mungkin kalau ibu ku ada masakan dia yang akan menandingi masakan nenek ku..
Tapi apa daya itu hanya andai andai di dalam pikiran ku, jangan kan makanan nya melihat ibu ku pun hanya lewat Poto saja..
Mungkin besar aku nanti ibu akan pulang dan mengurus ku dan memasakan ku seperti anak-anak lainnya..
Dengan sabar aku menanti momen itu dan selalu berdoa, agar ibu bapak ku bisa bersatu kembali, meski pun itu hal yang mustahil karena bapak ku sudah mempunyai istri baru..
Tapi harapan ku tidak patah begtuh saja,
Aku masih berharap begituh besar agar ibu dan bapak bersatu..
Malam pun tiba dengan aktivitas yang seperti biasa setelah selesai ngaji aku menonton TV dengan bibi nenek kakek ku..
Rasa nya bahagia sekali aku berdoa dalam hati
"Ya Allah semoga keluarga ku semakin bahagia sampai aku dewasa nanti dan tidak ada yang berubah amiin," lirih ku di dalam hati.
Minggu depan bapak ku ke sini melihat ku rasa nya tidak sabar ingin cepat cepat hari itu tiba tapi rasa nya lama sekali,, seminggu lagi seperti satu bulan lama nya, mungkin karena aku terlalu merindukan bapak ku, bapak ku sempat mengajak ku untuk ikut tinggal bersama nya tapiii.. aku takut dengan ibu tiri, ibu tiri ku seperti nya tidak menyukai ku, terlihat dari raut wajahnya pas waktu dia kesini, meski pun aku anak kecil tapi aku tau dan bisa membeda kan dari raut wajah nya..
Aku selalu berdoa supaya aku tidak mempunyai adek karena aku takut kasih sayang bapak ku terbagi-bagi dan dia bisa melupakan aku, aku tidak mau itu terjadi..
Aku sudah cukup kehilangan ke hadiran mereka jangan sampai peran mereka pun hilang apa lagi kasih sayang nya..
Aku tidak mau itu terjadi...