NovelToon NovelToon
AKU TALAK SUAMI-MU!

AKU TALAK SUAMI-MU!

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Bepergian untuk menjadi kaya / Suami Tak Berguna
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meidame

"Wanita bisa hidup bahagia tanpa lelaki." Itu tekad kuat yang Adira tanamkan pada dirinya.

*

Ketika bahagia terlalu lama menyapa, terkadang kita harus lebih waspada, karena bencana bisa datang di saat yang tenang, itulah yang di hadapi oleh Adira yang kini berada di jurang kehancuran. Ia tidak hanya kehilangan suami yang selama ini sempurna untuknya, tetapi juga orang yang selalu ada dan menemani setiap langkah di hidupnya sejak kecil.

Penderitaan Adira semakin dalam saat ia menyadari bahwa perselingkuhan ini bukan hanya mencuri kebahagiaannya, tapi juga kehidupan dan jiwanya.

Di tengah amarah dan rasa sakit yang tak tertahankan, Adira menolak menjadi korban yang pasrah. Ia bangkit dengan tekad yang membara, membalikkan keadaan, dan melontarkan sebuah gugatan yang mengejutkan. "Aku Talak Suamimu!"

Keputusan berani ini bukan hanya tentang memutus ikatan pernikahan, tetapi juga sebuah deklarasi perang terhadap pengkhianatan. Karena Adira tidak sudi untuk di hina lebih jauh lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meidame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Dalam heningnya gelap malam, mata Adira terpejam, merasakan betapa tenangnya hidup tanpa keributan. Tak ada siapapun yang mengganggunya lagi seperti dahulu. Ada tersempil rasa rindu hangat di masa lalu, namun Adira enggan kembali merasakan hal itu.

Tak ada lagi tawa hangat dari seorang sahabat dan tidak ada lelucon penghibur hati agar lebih semangat. Bagi Adira yang saat ini, itu bukanlah masalah. Namun dia masih tidak habis pikir dengan manusia yang dengan tega menodai sesuatu yang sakral dengan alasan konyol, Khilaf.

Haha..

Adira tidak bisa memungkiri jika masa lalu sangat sulit untuk di lupakan dan maafkan. Walaupun hidupnya kini sudah berangsur membaik, juga mendapatkan apa yang selama ini dia impikan. Rasa trauma terhadap sikap manusia yang tidak bisa bertanggung jawab atas kepercayaan itu membuat Adira yang sekarang bersifat keras.

"Pecat!" Ujar Adira pagi tadi di kantornya tanpa melirik sedikit pun pada karyawannya yang ternyata berselingkuh dan vidio mesumnya beredar di internet.

"Cuih! Perempuan tolol! Bukankah pekerjaan yang aku handle selama ini selalu tepat waktu dan bersih? Hanya karena aku berselingkuh lantaran khilaf, kau seenaknya me-mecat aku!" lelaki itu tidak terima.

"Aturan dan Larangan yang tertera di kontrak kerja jelas. Dan anda sudah menyetujui hal tersebut secara sadar. Tidak ada kata khilaf dalam kesalahan. Karena saya tidak akan memaklumi hal tersebut." beberapa karyawan perempuan menatap Adira dengan kagum pada ketegasan yang bos mereka tunjukkan, tak ada rasa gentar pada wanita itu.

"Halah! Bilang saja kau itu trauma dan sakit hati bukan? karena sudah di khianati oleh suamimu! Pantas saja dia berkhianat, kau keras kepala dan merasa benar sendiri!" Lelaki bernama Dimas itu lalu mengacak-acak meja restoran dengan menyiramkan air sirup.

"Fisikmu terlihat seperti lonte!"

"Tubuh Mira dan parasnya lebih cantik daripada kau!"

Dan perkataan Dimas itu membuat Adira terus-menerus merasa tidak nyaman. Kembali mempertanyakan dirinya di masa lalu. Perkataan itu teringat hingga malam hari.

Bahkan di saat butuh penenang, Adira hanya dapat memeluk dirinya. Lalu mengatur nafas. Semua orang hanya boleh tau jika Adira yang sekarang adalah wanita kuat seperti ratu Balqis.

"Aku yang menceraikannya." Satu kepuasan yang terus Adira banggakan dalam hidupnya. Yang membuat dirinya tetap kuat dengan tekad.

"Aku tidak butuh lelaki!"

...*...

...*...

...*...

7 Tahun sebelumnya... >>

"Kamu beneran mau jadi pacar aku Dira?" tanya seorang lelaki berperawakan tinggi dan memiliki kulit coklat bersih.

Adira menodongkan sedikit kepalanya menatap yakin pada Yovan. Dia sudah lama merasa nyaman dengan perlakuan dan sikap lelaki ini. Walaupun hanya melalui chatting, juga telfon Yovan mampu mengimbangi segala hal random yang Adira utarakan. Gadis itu merasa Yovan sangat mengerti tentang dirinya dan memahami Adira. Juga menerima Adira apa adanya.

"Iya Van, aku mau jadi pacar kamu!" Sorot mata Adira berbinar-binar dan gadis itu menunjukkannya tanpa malu. Membuat Yovan semakin merasa jatuh cinta pada Adira.

Lalu perlahan Yovan melangkah maju dan memeluk gadis itu. Untung saja taman di komplek perumahan ini selalu sepi.

Dalam hangat dekapan itu Adira yang ceria dan penuh kasih langsung membayangkan sebuah pernikahan. Padahal mereka baru saja berpacaran. Aneh bukan? Tapi itulah perempuan. Baru di puji cantik saja mereka bisa langsung kepedean.

Perlu di akui jika memang benar perempuan itu lemah, pada perasaanya. Bukan fisik. Dan perempuan lemah rasa itu adalah ADIRA.

Akankah Adira bahagia bersama Yovan?

1
Ichigo Kurosaki
Kece abis!
Bé Chun
Nggak bisa berhenti.
Dálvaca
Wow, bikin terhanyut.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!