NovelToon NovelToon
DENDAM TERPENDAM

DENDAM TERPENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Sistem / Mafia / Duda
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: mama de

Seorang pemuda tampan,namun Dari kecil hidup nya penuh kesedihan.hidup dengan sang ibu Dan menyaksikan dengan Mata kepala nya sendiri.sang ibu meregang nyawa setelah Di gilir para lelaki bajingan.hidup miskin,terbuang,terihina,namun saat Narendra pasrah dengan nasib nya,tubuh nya terluka tak berdaya seorang malaikat tak bersayap datang menemui nya.dan menjadikan Naren seorang penguasa Yang bijak sana setara dewa.Naren juga seorang penyayang Yang kejam.namun jangan pernah mengusik nya kalau tidak ingin tamat riwayat hidup mu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama de, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

awal kisah Narendra.

"ibu sayang naren,ibu mau naren jadi orang Yang sukses bijak sana hebat,tapi tetap baik Dan penyayang nak.ibu selalu berdoa Naren supaya Naren kuat sekuat DEWA nak.ibu ingin naren hidup bahagia Dan berjaya." mutiara mengelus kepala sang anak dengan lembut.

Mutiara wanita lembut,cantik baik hati Dan penyabar.

"terimakasih ibu..Naren sayang ibu.ibu lah penguat naren.naren sayang ibu banyak Banyak banyak."Naren memeluk sang ibu Dan mengecup kedua pipi ibu nya

Mutiara tersenyum Manis,melihat wajah bersinar anak lelaki satu satu nya.

"ingat satu hal nak jangan lupa ada Tuhan Yang selalu bersama mu,walau byk kesedihan Dan rintangan ingat lah mengadu lah pada Tuhan mu."nasehat mutiara Akan selalu Di ingat oleh Naren.

"iya bu,ibu jangan hawatir Naren pasti baik baik saja bu.' bocah 5 tahun itu dewasa sekali.naren tak pernah mengeluh atau meminta sesuatu Yang membuat ibu nya susah.apa pun Yang ibu nya berikan Naren terima dengan baik Dan bersyukur.

"bagus,ibu bangga pada MU nak,semoga semua doa doa ibu sampai tembus kelangit nak.' mutiara mengecup kening Naren Dan meniup ubun ubun Naren.berharap semua DOA DOA nya Di dengar sang pencipta. dengan penuh kasih Dan sayang lantas mutiara memeluk Naren dengan erat.naren pun balas memeluk sang ibu dengan tak kalah erat nya.seolah Naren takut sang ibu pergi meninggal kan nya.

"ibu apa ibu setuju kalau nanti Naren mencari ayah,Dan kenapa keluarga ayah tidak menyukai Dan tidak menyayangi Naren. bocah kecil Yang Masih tidak tau apa apa bingung dengan keadaan kehidupan nya sekarang.kehidupan yg jauh Dari kata cukup Dan selesa.hidup Tanpa kehadiran sang ayah membuat anak itu jadi lebih dewasa.

mutiara tersenyum sangat manis,menatap wajah Tampan sang anak Yang sedang terlelap Dalam mimpi nya.

mutiara teringat percakapanya dengan neren,melihat kesah nya Naren

"tidak apa apa nak,mereka membenci Kita bahkan mereka ingin melenyap Kan kita.karna kita miskin Dan mereka malu melihat keadaan kita.jangan Di ingat ya,biar kan Tuhan yang bekerja untuk menghukum mereka Yang berniat tidak baik pada Kita.

"tapi bu Naren Kan darah daging ayah,kenapa mereka tega pada Ku,dan pada ibu pun mereka jahat." Naren menetes Kan air Mata saat teringat pada ibu nya,saat di hina Dan di tertawakan oleh semua keluarga ayah nya.di usir Dan Di pukul oleh kakek Dan nenek nya.semua keluarga dari sang ayah hanya menonton Dan mentertawa Kan sang ibu.

"bu...ibu jangan tinggal Kan Naren ya,Naren hanya punya ibu.naren mau saat Naren sukses ibu Ada bersama naren.ya bu ya..." Naren menatap sendu sang ibu.

Mutiara pun menatap sayang pada Sang anak.

"nak, walau nanti ibu sudah tiada,ibu yakin ibu Akan ikut bahagia.ibu tau anak ibu ini pintar,anak kesayangan ibu ini istimewa.tuhan memberikan mu daya ingat Yang bagus Dan bijaksana.di mana pun ibu ber ada ibu senantiasa menyayangi mu." usapan lembut tangan sang ibu itu sungguh menenangkan hati Naren.

Di kampung ini Di rumah ini Naren hidup berdua dengan sang ibu.

Ayah nya pergi meninggal Kan Naren Dan mutiara.

Agam handoyo meninggal Kan mereka berdua setelah agam mendapat kedudukan tinggi Di sebuah perusahaan ayah nya.dan agam menyetujui bekerja Sama dengan sebuah perusahaan Yang menawarkan sesuatu Yang mengungtung Kan untuk agam.

Saat agam pergi pagi itu,hati mutiara sudah tidak tenang.firasat mutiara benar agam hanya mementingkan diri nya sendiri.

Setelah agam tak Ada pulang,mutiara Dan Naren Di usir Dan Di Hina juga Di pukul oleh kedua orang Tua agam.

Mutiara dengan Naren pulang kerumah pusaka peninggalan orang Tua mutiara.

Rumah Yang begitu nyaman,walau tidak besar Dan tak sebagus rumah mertua nya. namun rumah itu cukup Dan masih layak pakai.

Kehidupan mutiara Dan Naren terusik saat keluarga dari sang suami selalu menggangu nya.

Entah apa Yang mereka ingin kan,apa kah mereka tidak puas melihat ke hidupan mutiara kini Pas pasan.

Mutiara Dan Naren menerus Kan hidup nya Di desa terpencil itu.Tanpa mengusik siapa pun. bahkan mereka keluarga handoyo tetap tidak merasa puas.ganguan ganguan kecil Dari keluarga Kaya Raya berlangsung hingga membuat mutiara risih Dan tak tenang.

setangguh apa pun mutiara tetap lah seorang wanita Yang lemah Yang memerlukan perlindungan Dari seorang pria.namun apa Daya wanita itu tak bisa berbuat berbuat Banyak. selain meneruskan hidup demi sang anak.

Next 🤔

1
Tosari Agung
agak tragis dikit ke dino boleh gak thor
mama De
Mohon tinggal Kan jejak untuk para pembaca Yang bucinan.biarvsaya lebih semangat lagi menulis nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!