NovelToon NovelToon
Selir Tuan Raja

Selir Tuan Raja

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aysha Siti Akmal Ali

Zhafarra Maidha, 19 tahun. Gadis cantik yang berprofesi sebagai penjual kue tersebut dipaksa menikah dengan seorang lelaki kaya bernama Raja Arka Sanjaya, 27 tahun.

Siapa sangka, Raja menikahi Farra hanya untuk membalaskan rasa sakit hatinya terhadap gadis itu. Gadis yang ia anggap sebagai penyebab kematian kedua orang tuanya.

"Aku menikahimu karena aku sangat membencimu. Aku berjanji akan membuatku menderita hingga akhir hayatmu, Farra!"

Farra terisak di dalam ruangan sempit dan pengap yang akan menjadi saksi betapa beratnya kehidupan yang akan dijalani oleh Farra di rumah megah itu.

Noted: Cerita mengandung bawang dan bikin emosi tingkat dewa. Yang tidak suka cerita sedih, monggo ditinggalkan saja. 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Mula

"Farra, cepat! Tuan Hendrik sudah menunggumu sejak tadi! Kamu itu lama sekali, sih!" hardik Nurmala.

Wanita paruh baya tersebut menarik kasar tangan Farra (Zhafarra Maidha, 19 tahun) menuju sebuah Mesjid yang tidak jauh dari rumah Nurmala.

"Farra tidak mau, Tante. Lepaskan Farra!" lirih gadis itu sambil terisak serta menahan sakit di pergelangan tangannya, karena kuku-kuku panjang Nurmala menancap erat di kulit pergelangan tangan gadis itu.

"Diam! Aku melakukan ini untuk kebaikanmu dan Aksa. Apa kamu ingin hidup dalam kemiskinan seperti ini terus, ha?" hardik Mala tanpa melepaskan cengkeramannya.

Kini Nurmala dan Farra sudah berada tepat di depan Mesjid, dimana pernikahannya bersama seorang lelaki paruh baya yang bernama Hendrik Arka Sanjaya, 57 tahun akan segera dilaksanakan.

"Sudah! Jangan menangis lagi! Kamu lihat, make up-mu sudah mulai luntur akibat tangisanmu itu."

Farra tidak masalah jika seandainya Tuan Hendrik adalah seorang duda ataupun perjaka tua, paling tidak lelaki itu masih berstatus single. Namun, pada kenyataannya Tuan Hendrik sudah memiliki istri dan anak. Anak semata wayangnya bahkan jauh lebih tua dari Farra.

Nurmala menyeka air mata Farra dengan selembar tissue kemudian mulai merapikan make up gadis tersebut. Setelah selesai, Nurmala kembali menuntun Farra memasuki Mesjid tersebut.

Ternyata di dalam sana semua orang sudah berkumpul. Lelaki tua yang menjadi calon suami Farra, penghulu, saksi-saksi serta beberapa tamu undangan yang memang diundang oleh Tuan Hendrik di pernikahannya bersama Farra.

"Nah, itu dia calon pengantin wanitanya," ucap Pak Penghulu sambil tersenyum menatap Farra dan Nurmala yang kini berjalan menghampiri kumpulan lelaki-lelaki tersebut.

Tuan Hendrik tersenyum sambil memperhatikan gadis cantik itu dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ia sudah tidak sabar ingin mengesahkan gadis itu menjadi miliknya, agar ia dapat menikmati kemolekan tubuh Farra.

Sudah lama Tuan Hendrik tergila-gila pada Farra. Gadis penjual kue yang sering menjajakan kuenya di sekitaran perusahaan besarnya. Pertemuan pertamanya bersama Farra, membuat lelaki itu terus memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa memiliki gadis polos itu.

Hingga akhirnya ia berhasil menemui Nurmala dan dengan diiming-iming banyak uang, Nurmala pun setuju menikahkan keponakannya itu kepada Tuan Hendrik.

Nurmala menuntun Farra, kemudian mendudukkan gadis itu tepat di samping Tuan Hendrik dan acara pun segera dimulai. Farra duduk dengan kepala tertunduk menghadap lantai. Isak tangisnya kembali terdengar. Tuan Hendrik bahkan berkali-kali melirik gadis cantik itu.

"Dasar gadis bodoh! Di ajak hidup enak saja tidak mau! Sekarang saja kamu nangis-nangis, nanti kalau sudah hidup enak bersama pria tua itu, kamu pasti lupa sama aku yang sudah membesarkanmu dengan susah payah!" gumam Nurmala sambil menatap kesal kepada Farra.

Setelah melewati serangkai acara, akhirnya ijab kabul pun dimulai. Tuan Hendrik mendengarkan dengan seksama apa yang Pak Penghulu ucapkan, begitupula semua orang di ruangan itu.

"Saya nikahkan engkau Hendrik Arka Sanjaya bin Dirga Arka Sanjaya dengan Zhafarra Maidha binti Arman dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang sebanyak seratus juta rupiah dibayar tunai."

Setelah Pak Penghulu selesai mengucapkannya, sekarang giliran Tuan Hendrik. Tuan Hendrik yang notabenenya adalah seorang laki-laki yang sudah berpengalaman, tentu saja hal itu bukanlah sesuatu yang sulit.

"Saya terima nikahnya Zhafarra Maidha dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar seratus juta rupiah dibayar--" 

"Tuan Hendrik, Tuan Hendrik!!!"

Namun, belum habis Tuan Hendrik mengucapkan ijab kabulnya, seorang laki-laki dengan napas terengah-engah memasuki Mesjid tersebut. Ia memanggil-manggil Tuan Hendrik dengan wajah cemas dan terlihat pucat pasi.

Sontak saja, perhatian semua orang di ruangan itu teralihkan. Lelaki itu kini menjadi pusat perhatian semua orang, termasuk Farra dan Nurmala. Tuan Hendrik melepaskan tangan Pak Penghulu kemudian menghampiri lelaki itu.

"Ada apa, ha? Kenapa kamu ke sini? Dan siapa yang memberitahu kamu bahwa aku berada di tempat ini?" tanya Tuan Hendrik tidak kalah panik.

"Tu-tuan Hendrik, Nyo-nyonya Jayda--"

"Ada apa dengan Jayda, cepat katakan!!!" kesal Tuan Hendrik karena ucapan lelaki itu sama sekali tidak jelas.

"Nyonya Jayda masuk ke Rumah Sakit setelah mendengar berita pernikahan Anda dan sekarang keadaannya kritis," jawab lelaki tersebut.

"Apa?!" Pekik Tuan Hendrik.

Tuan Hendrik bergegas pergi meninggalkan tempat itu beserta orang-orang di dalamnya, termasuk Farra dan Nurmala. Nurmala panik ketika Tuan Hendrik pergi begitu saja meninggalkan Farra di tempat itu tanpa kepastian.

"Tuan Hendrik! Tuan Hendrik!!!" panggil Nurmala sambil berlari kecil mengejar Tuan Hendrik yang kini sudah memasuki mobil mewahnya yang terparkir di halaman Mesjid.

"Tuan Hendrik, berhenti!!! Bagaimana nasib keponakanku?!" teriaknya.

Namun, percuma Tuan Hendrik sudah menghilang bersama mobilnya. Berbaur dengan banyaknya mobil yang sedang berlalu lalang di jalan raya.

...***...

1
Yuli Yanti
aq msh lanjut bca thor soal nya cerita nya bagus
Dyah Oktina
keren... tuan ameer sm ny khalifa... 👍🏻😍😍
Dyah Oktina
cuek in aja thor.... yg komen jelek itu yg tdk bisa menghargai karya orang ... betapa sulitnya menulis cerita yg enak d baca... eh... yg baca dgn enaknya memaki.... sabar ya thor... semangat selalu u terus berkarya
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
setuju... thor..
Dyah Oktina
ya Allah... fara.. 😭😭😭😭😭😭😭.. dasar raja... 😡😡😡😡😡😡😡 biar nyesel.. kena azab yg berat thor
Dyah Oktina
ya Allah. .. emang sih sifat manusia kla sdh ada dendam & amarah d hati .. pasti tertutup dgn hal2 lainnya.. 😓😢😢
Dyah Oktina
ya Allah sabar ya fara... 😢😢😢
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭... thor kok raja ngak mau cari tahu kebenaran sih... kesel ih
Nuraini
sama Zian aja lah... tp kembali lg, jodoh itu ditangan author 😌
Nuraini
gpp pergi yg jauh biar raja vania dan nurmala tahu rasa 👊😵
Nuraini
astaghfirullah 😭😭😭
Nuraini
gak tahu aku, kalo soal anak kecil pasti jadi mewek... ivan, jadilah malaikat buat fara dan aksa
Riska Rahmawati
Dasar laki2
Riska Rahmawati
bokap lu yg puber lagi
Zieya🖤
Thor bukan sepatutnya kalau suami menghalau istri boleh jatuh talak ya?
Ida Widyawati
Luar biasa
Yasir Rina
👍👍👍😘😘😘
Ica Susanti
lega
Ica Susanti
sampai disini jadi ga suka sma Raja entahlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!