“Yang Tidak Pernah Pulang”
“𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙋𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙋𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜” 𝘔𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘪𝘵𝘶, 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘴𝘶𝘯𝘺𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢. 𝘈𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘪𝘴𝘪𝘬 𝘥𝘪 𝘤𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘫𝘦𝘯𝘥𝘦𝘭𝘢, 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘣𝘢𝘶 𝘭𝘦𝘮𝘣𝘢𝘱 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢. 𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘬
0
9
Senja di Ujung Percakapan
Senja di Ujung Percakapan Ada dua cangkir kopi yang kini sudah dingin di meja itu. Sisa percakapan masih menggantung di udara seperti awan yang enggan pergi meski langit sudah gelap. Aku dan dia du
0
7
Narasi Tentang Si Sulung
𝙽𝚊𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚃𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚒 𝚂𝚞𝚕𝚞𝚗𝚐 𝐈𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡𝐡 𝐧𝐚𝐫𝐚𝐬𝐢𝐤𝐮. 𝐓𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚. 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐮𝐚𝐭, 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐩𝐚𝐧𝐮𝐭𝐚𝐧, 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐢𝐬𝐚. 𝐏𝐚𝐝𝐚𝐡𝐚𝐥 𝐚𝐤𝐮 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐝𝐢𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐧
3
8
Untuk Mu Yang Pernah Mengisi Ruang di Hatiku
🌙 Puisi: Dari Balkon Lantai Atas Aku melihatmu lagi, di antara cahaya dan tepuk tangan, suaramu menggema, tapi namaku tenggelam di antara sorak penonton. Aku berdiri di balkon lantai atas, dengan ja
0
1
🌙 Dari Balkon Lantai Atas, Aku Melihatmu Sekali Lagi.
Aku masih ingat hari itu — langit biru muda, suara musik dari panggung utama, dan riuh tepuk tangan yang terdengar dari lapangan besar di antara dua sekolah: satu Sekolah Dasar, satu lagi Sekolah Mene
0
1
“Dalam Waktu yang Sama, Aku Pernah Mencintainya.”
> “Aku tidak ingin kembali ke masa lalu. Aku hanya ingin berdamai dengannya.” ✨ Dalam Waktu yang Sama, Aku Pernah Mencintaimu. Waktu tidak pernah benar-benar berhenti. Ia hanya melambat pada momen y
0
1
✨ “Ketika Aku Hidup Kembali”
Aku mati di usia tujuh belas tahun. Bukan karena penyakit, bukan pula karena kecelakaan. Aku mati karena cinta. Cinta yang kupikir suci, ternyata hanyalah permainan antara dua orang yang terlalu ego
0
1
🌹 Tentang Dirinya Yang Pernah Mengajarkanku Apa Itu Luka
Ada masa dalam hidupku ketika aku percaya bahwa cinta adalah hal paling indah yang bisa dimiliki manusia. Aku tumbuh dengan keyakinan bahwa cinta mampu menyembuhkan luka, menenangkan jiwa, dan memberi
0
1
🌹 Tentang Cinta yang Mengajarkan Luka
Ada masa dalam hidupku ketika aku percaya bahwa cinta adalah hal yang paling indah di dunia. Aku percaya cinta bisa menyembuhkan, menenangkan, dan memberi arah. Namun seiring waktu, aku sadar bahwa ci
0
1
💌 “Before I Could Call You Mine”
> “I’m sorry for having a crush on you.” Aku bahkan nggak tahu sejak kapan semuanya mulai terasa berat. Awalnya cuma rasa kagum biasa — kayak melihat langit sore yang tenang, tapi lama-lama aku tengg
0
1
Sayonara
Aku mengakhiri lambaian tangan ku, begitu mobil yang dikendarai Mas Ade perlahan-lahan mulai berjalan meninggalkan halaman rumah Mbah Bayan. Dari kaca spion aku masih bisa melihat, pasangan Mbah Baya
0
1
Hujan Yang Membawa Kenangan
Konon katanya, jangan menyimpan seseorang dalam lagu. Sama halnya dengan hujan yang menyimpan banyak kenangan dengan seseorang. Langit mulai gelap dan meneteskan air seolah menggambarkan kerinduan te
0
1
Love Yourself
Setulus apa pun kamu bertahan, sekeras apa pun kamu berharap, dan sedalam apa pun kamu mencintai, semuanya akan tetap terasa hampa jika hatinya tak pernah benar-benar mengarah padamu. Kamu mencintai d
3
2
Serenade di Bawah Langit Perang
Di bawah langit kelabu Kerajaan Virginia, dentuman meriam bergema, mengguncang tanah dan hati yang masih berusaha mencintai di tengah kehancuran. Asap perang menutup matahari, dan darah menggantikan e
1
2
Guling setan
Saat itu aku kelas 3 SD, masih teringat jelas kejadian kejadian saat itu. Malam itu, seperti biasanya aku berebut guling dengan abangku, Akmal. Kamar kita dulu nya adalah ruang tamu yang di sekat ja
3
2
LUKISAN BERDARAH (MARKNO) PART 16
Bumi terus berjalan tanpa kenal lelah, tidak mengacuhkan manusia yang bahkan berteriak memohon berhenti sejenak untuk istirahat. Tirai kabut menutupi jalanan Seoul, udara tengah menari-nari membawa ha
0
0
LUKISAN BERDARAH (MARKNO) PART 15
Roda-roda yang terus bergulir seakan melahap debu jalanan itu berhenti di hunian sederhana, namun elegan milik Jeno. Jaemin menoleh ke sebelah kanan, di mana tempat Jeno duduk. Mata lelaki itu terpe
0
0
LUKISAN BERDARAH (MARKNO) PART 14
Jaemin terasa melayang di dalam kolam keheningan. Mulutnya terkatup tanpa kata, tetapi pikirannya dipenuhi keramaian penuh tanda tanya. Ia melihat buket bunga mawar merah yang besar nan indah, teron
0
0
Just mumbles
"Hei! Aman?!" Beberapa teman, lebih tepatnya senior, menghampiri mejaku, di bar malam itu. Aku terjingkat seketika menoleh, "Hmm!" anggukku dengan kedua alis terangkat, menyapa sopan pada mereka yang
2
2
Bunga yang indah
Di pagi yang indah sisi ingin berangkat ke sekolah namun tanpa disadari ia ternyata lupa untuk sarapan ibunya sangat mengawatirkannya saat sisi sudah sampai ke sekolah ia melihat teman-temannya membah
1
1