Kan ku pinang kau dengan Qobiltu
Assalamu'alaikum wr. Wb. Hai! Aku Aurel, aku seorang gadis pendiam, gak banyak omong dan yang pasti aku seorang gadis yang sedang berjuang dalam hijrahku, oke mari kita simak perjalanan cinta ku de
0
5
Tak Seburuk Perpisahan
Plafon keabu-abuan membuat Yuta kecewa ketika sekali lagi terbangun. Sementara di luar, garis jingga membentang indah di langit. Yuta cukup akrab dengan semua itu. Tempat yang ingin ia coba tinggalkan
0
0
Magnis montibus
magnis montibus Pengenal Montibus adalah sebuah negara yang terletak di tengah Amerika dan spanyol. Negara ini awalan nya adalah kerajaan yang berubah menjadi republik akibat tekanan ekonomi yang di
0
1
Detik yang Tergenang di Beranda
Gerimis belum benar-benar selesai ketika aroma kopi tubruk dan aspal basah menguasai beranda. Di sana, di balik meja kayu jati yang mulai dimakan usia, seorang lelaki tua bernama Hanif duduk menatap l
0
1
Surat yang Tersembunyi di Laci Ketiga<
... Di distrik Haverwick, di mana musim gugur menyusup lebih awal dari kota-kota lain dan kabut pagi selalu menggantung rendah di atas sungai Eldenmere, terdapat sebuah kantor notariat milik Tu
0
1
BAGIAN 1: AWAL MULA JADI PENJAGA
BAGIAN 1: AWAL MULA JADI PENJAGA Namaku Rian, umurku baru menginjak 23 tahun waktu itu. Lulusan SMA, gak punya keahlian khusus apa-apa, tapi yang aku punya cuma satu: hati yang tulus dan semanga
0
0
Seseorang di Kelas Sebelah
Rin tidak pernah benar-benar percaya pada cinta pandangan pertama. Atau mungkin bukan tidak percaya, hanya saja selama ini Rin tidak pernah punya waktu untuk memikirkan hal seperti itu. Dunianya suda
0
0
DI DEPAN STASIUN
Pagi itu di sebuah kota di Jawa Timur, seorang pria bersiap mengendalikan laju kereta. Pria itu bernama Arjuna, meskipun teman-teman dan orang disekitarnya lebih akrab memanggilnya Juna. Ia adalah seo
0
0
CINTA YANG SESUNGGUHNYA
Deretan gedung pencakar langit menghiasi langit Jakarta saat matahari mulai terbenam, memberikan sentuhan emas pada kaca-kaca gedung yang kilap. Di salah satu gedung paling tinggi di kawasan itu, Adr
0
0
Hujan, dan Kamu yang Terlambat Mengerti
Saya akan bagi menjadi beberapa bagian besar agar totalnya mencapai 20.000 kata, dengan alur cerita yang lengkap: dari awal pertemuan, masa-masa indah, mulai disakiti, rasa sakit yang menumpuk, sampa
2
2
Tertukar (Part 1)
Pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2008 terdengar suara Riuh di sebuah Rumah sakit Pelita Agung yaitu Rumah Sakit terbesar di sebuah Kota. terdengar suara tangisan dua orang wanita yang hendak melahirk
0
0
Sobekan Kecil pada Tas Ayah
Seorang anak berlari di sepanjang pinggiran jalan raya. Di bawah teriknya matahari lalu mengguyur habis tubuhnya dengan keringat. Tampaknya anak itu belum lelah untuk berlari. Hingga pada akhirnya, sa
0
0
Senja Yang Terlukis (Part 2)
Kabut belum berganti dengan aroma sukma. Matahari tampak mengintip dari balik gumpalan-gumpalan awan kelabu, seperti berusaha memberikan sedikit demi sedikit kehangatan di pagi yang terasa dingin ini.
0
0
Orang-Orang yang Mengusir Tuhan
Aku masih menyusuri Jalan Jenderal Sudirman di Palembang. Entah, sudah berapa perempatan jalan kutemui. Sejak keberangkatanku dari Kilometer 12, sampai simpang Rumah Sakit Charitas, aku tak sempat lag
0
0
Jalanku Berdamai Dengan Keadaan
Rumahku berantakan. kamarku tak layak huni. Hatiku hancur. Permainan dunia membawaku jatuh kedalam keputusasaan. I’m feeling lonely. tinggal jauh dari siapapun. Nihil motivasi. Rasanya, ingin sekali k
0
0
Bunga Mawar Merah
Namaku Nadya Larasati. Saat ini, aku masih kelas 2 SMA dan berumur 16 tahun. Aku adalah orang yang sangat ceria dan suka tertawa. Aku memiliki sahabat yang bernama Kinan. Dia orang yang ceria dan dia
0
0
Puing Reruntuhan Kramat Tunggak
Sejak kawasan pel*curan Kramat Tungak ditutup pada tahun 1999, bertebaran cafe-cafe baru disekitar wilayah Jakarta Islamic Center. Di situ dapat dijumpai wanita-wanita berdandan menor bercengkrama men
0
0
Badak dan Ikan
Seseorang pernah berkata, "Titik tertinggi dari mencintai adalah merelakan". Ezra Bimantara, salah satu korban dari pernyataan 'seseorang' itu. • • • Angin sore itu berhembus cukup kencang, sunggu
0
2
Sahabat
Iya itu cuma dia, tak ada lain yang mengerti diriku lebih dari dia. Dia pernah menyakiti hatiku, tapi iya juga yang menghibur hatiku. Telah lama kita bersama, sampai kita rela menjadi gila-gilaan, kar
0
0
Casilira dan Rama
“Gua mau ngomong sama lu” “Ngomong apa ram?” “Jangan ngomong disini, ikut gua sekarang” Rama menarik tanganku menjauh dari orang banyak yang ada di lingkungan sekolah. Berhenti di taman belakang sekol
0
0