NovelToon NovelToon
Simpanan Suamiku

Simpanan Suamiku

Status: tamat
Genre:Poligami / Single Mom / Janda / Selingkuh / Tamat
Popularitas:137.9k
Nilai: 5
Nama Author: Queen's Suga

Hidup bahagia menjadi ratu dalam sebuah keluarga. Memiliki suami dan anak yang begitu mencintainya. Husna namanya. Seorang ibu rumah tangga yang begitu dicintai suaminya dan keluarganya.

Namun, dia mendapatkan sebuah pesan rahasia yang membuat hidupnya berubah begitu drastis.

Apakah pesan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen's Suga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan Lean

Lean hanya diam saat Arini dan dirinya sedang sarapan di meja makan. Arini baru menyadari jika anak laki-laki nya semakin tidak banyak bicara. Tidak heran, anak sekecil itu dipaksa harus mengerti keadaan orang tuanya terutama Arini.

"Aku tidak ingin Papa pergi, tapi aku lebih ingin Mama kembali tersenyum dan membacakan dongen saat aku mau tidur," jawab Lean saat Fadel bertanya, apakah dia benar-benar ingin Farhan ada di sampingnya. Seperti yang Arini katakan, jika alasan dia mempertahankan Farhan adalah demi Lean.

Nyatanya keinginan Lean hanya ingin agar Arini seperti dulu lagi. Wanita ceria yang selalu ada untuk anaknya.

Mungkin bagi Lean tidak adanya Farhan sudah bukan hal yang aneh karena selama ini Farhan bekerja di luar negeri dan tidak ada di rumah setiap hari. Meski nyatanya Farhan bukan di luar negeri tapi di rumah Lestari.

"Lean, nanti siang setelah kamu sekolah, mau ke toko buku gak? Sepertinya buku dongeng kamu sudah dibaca semua. Kita butuh buku baru."

"Bua apa buku baru, tidak ada yang akan membacanya untukku."

Arini kesulitan menelan makanan karena tersendat oleh tangisan yang dia tahan.

"Mama akan membukanya nanti malam."

"Mama gak sibuk? Kalau sibuk, aku bisa tidur langsung kok. Gak perlu dibacain dongen."

Hati Arini semakin sakit mendengar ucapan anaknya. Dia menyimpan sendok, lalu menghampiri Lean. Memeluk bocah itu dengan erat dan penuh penyesalan.

"Mama minta maaf, Sayang. Maafkan mama. Mulai hari ini Mama tidak akan mengabaikan kamu lagi. Mama janji, mama akan membacakan dongen lagi buat kamu. Mama akan membuat bekal makan siang untuk kamu, kita akan pergi bermain seperti dulu. Mama minta maaf, Nak. Maafkan mama," ucap Arini sambil menangis memeluk Lean.

Lean yang selama ini diam menahan segala rasa yang ada, menangis kencang di pelukan Arini.

"Cup! cup! Jangan nangis, Nak. Mama sedih kalau Lean nangis. Jangan nangis, Sayang."

Tangisan Lean semakin kencang.

Setelah puas menumpahkan rasa yang ada, Lean dan Arini pun mulai bisa tenang. Mereka saling menatap sambil saling mengusap air mata. Tangan kecil itu dengan lembut menghapus air mata Arini.

"Aku tahu Mama sedih karena Papa, tapi biarkan saja papa pergi. Nanti kita cari saja papa baru yang baik untukku."

Seketika Arini tertawa mendengar ocehan anaknya meski air mata masih menetes.

"Mama tidak akan mencari Papa baru buat kamu. Lebih baik kita hidup berdua saja. Mama bisa menjadi ibu dan ayah untuk kamu, Nak."

"Tapi kalau aku nikah, mama sendirian dong."

Tawa Arini semakin pecah.

"Om Fadel juga boleh. Dia baik kok, Ma."

"Om Fadel sudah tunangan sayang. Mama gak boleh ngambil Om Fadel dari pacarnya."

"Masa?" Lean seperti sedang berpikir. Entah apa yang sedang dia pikirkan. Arini tersenyum geli melihat tingkah anaknya.

"Ayo kita berangkat, nanti kesiangan."

"Tunggu dulu, Ma."

"Ada apa? Nanti kita kesiangan loh."

"Aku nunggu seseorang."

"Siapa?"

"Ultraman mana yaaaa ...."

"Nah, itu dia." Lean berpaling dari Arini. Bocah kecil itu langsung berlari menuju pintu utama. Tidak lama kemudian dia kembali bersama Fadel.

"Fad?"

"Hai. Sudah berapa hari kita tidak bertemu, Arini."

"Ok kangen, ya, sama mama?"

"Hussst, Lean." Arini menyimpan telunjuknya di bibir.

"Sorry, ya, Fad. Lean memang suka iseng. Udah sarapan? Mau aku buatkan oat atau apa gitu."

"Gak perlu. Nanti Lean kesiangan sekolah."

"Om, nanti anterin mama sekalian aja. Kita ke sekolah aku dulu aja barengan. Mau kan, Ma?"

"Lean, kita ke sekolah berdua aja. Om Fadel pasti sibuk."

"Aku punya banyak waktu, kok."

Arini merasa heran dan tidak enak hati oleh sikap Fadel dan Lean.

Sepanjang perjalanan, Lean bercerita banyak hal. Dia begitu antusias dan bersemangat saat bercerita. Lean yang dulu telah kembali.

"Dadah, Sayang. Yang baik, ya, di sekolah. Nurut sama Bu guru. Perhatikan pelajarannya dengan baik."

"Iya, Ma." Arini mencium dan memeluk erat Lean.

"Hei, ingat. Minta maaf pada Dea," ucap Fadel. Sambil mengedipkan sebelah matanya pada Lean.

"Dea? Siapa itu?" tanya Arini.

"Rahasia!" ucap Lean dan Fadel bersamaan.

"Oooh, gitu sekarang. Jadi Mama gak dikasih tau, nih. Sedihhhh." Arini pura-pura akan menangis. Hal itu hampir saja membuat Lean luluh dan akan menceritakan semuanya, mulutnya sudah terbuka hendak berbicara.

"Ayo kerja, nanti kesiangan." Fadel merangkul Arini, membalikkan badannya dan mengajaknya pergi.

"Dadah jagoan. Ingat, minta maaf sama Dea. Bilang kalau kamu menyesal dan gak akan berbuat gitu lagi," teriak Fadel sambil membawa Arini menjauh.

Bocah kecil itu melambaikan tangan sambil tertawa bahagia.

Dia tidak segera masuk, tapi terus menatap Fadel dan Arini dengan tatapan penuh arti. Lean merasa senang melihat baiknya Fadel pada dirinya dan ibunya, akan tetapi tidak bisa dipungkiri jika Lean pun bersedih karena itu Fadel, bukan Farhan ayahnya sendiri.

Mungkin selama ini Lean selalu mengatakan jika dia lebih bahagia melihat Arini tersenyum dan bahagia meski harus kehilangan Farhan. Namun, tidak ada satu orang pun anak di dunia ini yang ingin orang tuanya berpisah. Hati kecil Lean tetap lebih menginginkan jika Farhan dan Arini bersama.

Namun, satu sisi dia juga merasa marah dan kesal pada Farhan. Kenapa Farhan melakukan ini pada dirinya dan Arini, begitulah kira-kira isi hati Lean.

Kebencian, cinta dan rindu bercampur dalam hati anak sekecil Lean.

Dan Arini mengabaikan itu beberapa hari ini. Dia sibuk memikirkan hatinya dan harga dirinya yang terluka, tanpa memperhatikan perasaan Lean yang juga sama-sama tersakiti. Beruntung Lean memiliki Fadel yang selalu siap mendengarkan apa pun keluh kesah Lean.

Mereka sering bicara lewat telpon atau chat. Itulah yang membuat Lean bisa kuat dan tegas meski Arini melupakannya untuk beberapa waktu yang lalu.

"Ya Allah, kenapa bukan Om Fadel yang jadi ayah kandung aku?" ucap Lean sebelum dia masuk ke dalam kelas.

1
DN
Luar biasa
Yati Syahira
tetep jalang lakor yg menang dan bahagia istri wajib menderita di selingkuhin
angel
sayang gk ada balasan buat mantan
Queen's Suga: Iya, ya. Yuk lah nanti kita bales rame-rame. 🤭
makasih ya kak udah mampir. 🤗
total 1 replies
Hanipah Fitri
bagus banget ceritanya, enak dibaca, simpel dan tdk bertele tele
Queen's Suga: Hai, makasih ya udah mampir. sehat selalu buat kamu. 🤗
total 2 replies
Mawar berduri
aku suka ceritanya tp yg bikin makin suka krn Bab nya pendek. sukses terus ya
Hairani Siregar
Awal crita madih adem ayam aja, kira2 bab k brapa thor yg penuh dgn bawang merah brebesnya.
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Titin Nur
,🤭🤭🤭
Riana
bohong berarti fadel bilang udah tunangan
Riana
oalah begono ceritanya...
bener ini 🤣🤣🤣novel isinya g harus perempuan merebut milik orla tp memang lakinya yg g benar🤭🤣🤣
Riana
apapun alasan orang tua bercerai utk anak ttp memyakitkan
Queen's Suga: Mereka akan punya luka yang tidak akan bisa disembuhkan.
total 1 replies
Riana
msh menanti kejujuran author
Riana
dengarkan penjelasan farhan baru ambil sikap
Riana
weh weh
Riana
hadeh kok kebalik ini
Riana
oalah salah bukan catrin tp lestari...
lestari alamku lestari desaku....
Riana
catrin ya
Riana
siapa yg telp farhan🧐
Riana
astaga😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!