NovelToon NovelToon
Identitas Yang Tertukar

Identitas Yang Tertukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Anak Genius
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Taniza dan Tania.
Saudara kembar yang terpisah sejak kecil.
Taniza dan Tania merupakan kembar identik, hanya saja sifat mereka bertolak belakang.
Taniza adalah sosok anak yang lemah lembut, baik hati, tidak pernah menyakiti siapapun, ia gadis yang sangat penurut.
sedangkan Tania , ia gadis yang lebih liar, tidak mau di atur, suka seenaknya,dan lebih suka hidup semaunya..
namun di balik sifat keduanya yang sangat bertolak belakang, mereka sama-sama saling menyayangi, namun takdir berkata lain, mereka mengalami kecelakaan dan membuat nya terpisah,namun sebelum kecelakaan itu terjadi, mereka iseng-iseng bertukar nama, tapi ternyata pertukaran identitas itu terbawa sampai dewasa.

Bismillahirrahmanirrahim....
Yuk ikuti kisahnya....
kawal mereka sampai tuntas...
jangan lupa beri dukungan ya ...
salam sehat semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Di ruang kerjanya yang luas dan mewah, suasana terasa begitu dingin. Ameer duduk di kursi kulit di balik meja kerjanya yang besar, menatap layar ponsel pintar keluaran terbaru yang baru saja datang untuk tania.

Jari-jarinya mengetuk meja dengan ritme pelan, menunjukkan ketegasan sekaligus ketidak sabaran yang tertahan.

Ia mengambil ponselnya yang lain, lalu menekan sebuah kontak dengan nama "Venera.".kekasihnya yang baru saja ikut kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial terpisah.

Panggilan itu terhubung setelah deringan ketiga.

"Halo, Ameer?" suara lembut namun manja terdengar dari seberang sana. "Kamu sudah sampai mansion? Aku tadi sempat khawatir karena kamu langsung sibuk mengurus Adikmu itu..."

Ameer menghela napas panjang, suaranya terdengar datar dan tanpa kompromi. "Venera..., dengar. Aku meneleponmu karena ada hal penting yang harus kukatakan. Rencana pernikahan kita sepertinya harus di tunda dulu untuk waktu yang belum di tentukan"

Betapa terkejutnya Venera di ujung sana. "Apa maksudmu, Ameer?! Ditunda? Kamu bercanda, kan? Kita sudah mempersiapkan semuanya, Kamu sudah janji akan mengenalkan aku pada kakek Hasanuddin!"

"Aku tidak sedang bercanda," potong Ameer dingin. "Aku akan menikahi Tania besok pagi."

"Tania?! Gadis itu....Adik angkatmu ?!" suara Venera naik beberapa oktaf karena histeris. "Tapi kamu bilang dia hanya adik angkatmu dan kamu sudah menganggapnya adik kandung! Kenapa mendadak jadi begini? Apa kamu sudah gila, Ameer?!"

"Keputusanku sudah bulat,, Venera, Maafkan aku, Aku akan menceraikan nya kalau Tania sudah memiliki laki-laki yang mencintai nya dengan tulus" jawab Ameer mutlak .

"Sampai kapan Ameer .....?" , Venera mendesak, menunggu jawaban ameer, namun hening, tidak ada jawaban untuk beberapa saat.

"Maafkan Aku Tania, Aku tidak bisa berjanji sampai kapan, karena keselamatan dan kehormatan Tania adalah tanggung jawab ku mutlak yang harus Aku tebus dengan ikatan pernikahan".

"Tapi, hubungan kita bagaimana...?, Apa kau hanya akan menggantungkan ku begitu saja..., Atau Kita tetap menikah, lagian kau dan Tania hanya menikah di atas kertas?" tawar Venera penuh harap.

"Nanti kita bicarakan lagi!" Balas Ameer lalu menutup teleponnya...ia memijat pelipisnya yang terasa berdenyut...., ia tidak bisa langsung meng-iyakan permintaan kekasihnya saat bayangan tatapan tajam Tania di wajah lembut nya melintas begitu saja.

____&

Sementara itu, di lantai yang berbeda, suasana di kamar pribadi Filio jauh dari kata tenang.

Filio sedang duduk di tepi ranjang empuknya sambil menikmati secangkir teh hangat, ditemani oleh sang ibu, Chana, yang tengah duduk di sofa mewah membicarakan rencana masa depan mereka setelah menyingkirkan Tania. Ayah Filio sedang berada di luar kota untuk urusan bisnis besar, membuat ibu dan anak itu merasa di atas angin.

Tok... tok... tok!

Ketukan pintu kamar berbunyi cepat dan tidak beraturan.

Chana mengernyitkan dahi. "Siapa malam-malam begini mengganggu? Masuk!"

Pintu terbuka lebar, mempenampakkan pelayan pribadi kepercayaan Filio yang berdiri dengan napas memburu dan wajah sepucat kertas. Tubuhnya bergetar hebat hingga hampir menubruk bingkai pintu.

"N-Nyonya Besar... Tuan Nona Filio..." ucap pelayan itu terbata-bata, ketakutan hingga suaranya hampir hilang.

Filio mendengus kesal, meletakkan cangkir tehnya ke atas nakas. "Ada apa? Jangan bilang kalau laporan soal kecelakaan itu meleset!"

Pelayan itu menelan ludah susah payah, mencengkeram ujung seragamnya. "Bukan meleset, Nona... T-Tania... Tania masih hidup!"

Prang!....

Cangkir teh di tangan Filio terlepas dari genggamannya, pecah berkeping-keping di atas lantai marmer, memercikkan air teh panas ke karpet. Wajah Filio yang tadinya angkuh seketika berubah pucat pasi, kehilangan seluruh warnanya dalam sekejap.

Di sofa, Chana langsung bangkit berdiri dengan mata melotot ngeri, napasnya tercekat hebat.

"APA KAMU BILANG?!" teriak Chana histeris, mencengkram lengan pelayan itu. "Jangan bicara sembarangan! Gadis itu jatuh ke arus sungai bawah tanah yang deras! Bagaimana mungkin dia bisa selamat?!"

"S-sungguh, Nyonya..." cicit pelayan itu ketakutan. "Tuan Ameer sendiri... Tuan Ameer sendiri yang baru saja mendarat dengan helikopter penyelamat dan membawanya pulang ke mansion ini. Sekarang Tania sudah berada di kamarnya di lantai dua, dan... dan Tuan Ameer menjaganya secara langsung!"

Darah di tubuh Chana dan Filio seolah berhenti mengalir. Seketika, bayangan hukuman mutlak dari Ameer, pria kejam dan berdarah dingin yang paling disegani di keluarga besar Hasanuddin menghantam kepala mereka bagaikan palu godam.

Mansion megah yang tadinya terasa nyaman kini mendadak berubah menjadi sangkar algojo yang siap mencabut nyawa mereka hidup-hidup....

____

Di rumah perdesaan yang asri di kaki Gunung , Taniza perlahan membuka pintu kamar kayu milik Tania . Kamar itu terbilang sederhana, berlantai keramik putih bersih dengan aroma wangi lavender yang menenangkan.

Taniza melangkah mendekati lemari kayu jati dua pintu di sudut ruangan. Begitu ia menggeser pintunya, sepasang matanya membelalak pelan penuh rasa terkejut.

Di dalam lemari itu, hanya tergantung beberapa lembar gamis sederhana. Selebihnya, rak-rak lemari dipenuhi oleh deretan tunik kasual, kaos lengan panjang yang longgar, celana bahan kain yang tidak ketat, serta berpuluh-puluh model jilbab instan dan pashmina dengan berbagai warna cerah....Di sampingnya berderet sepatu kets, dan sepatu olahraga, tidak ada heels satupun.

Taniza tersenyum tipis, meraba kain kaos yang begitu lembut itu dengan jemari tangannya yang kurus.

"Tania..." bisik Taniza pelan dengan mata berbinar haru. "Ternyata kamu lebih suka pakaian yang praktis dan bebas bergerak seperti ini ya... Kau tidak pernah berubah....,pasti kau juga akan terkejut melihat lemari ku"

Pemandangan ini sangat bertolak belakang dengan lemarinya di Mansion Hasanuddin yang melimpah ruah oleh gaun dan gamis syar'i tebal yang mewah. Di kamar sederhana ini, Taniza merasa tidak ada tekanan, tidak ada tuntutan standar tinggi keluarga kaya, dan tidak ada cemoohan dari Chana maupun Filio. Ia mengambil satu setel tunik longgar dan pashmina polos, memeluknya di dada, merasakan kedamaian murni yang belum pernah ia rasakan sepanjang hidupnya.

_____

Sementara itu, ratusan kilometer jauhnya , di ruang kamar utama lantai dua Mansion Hasanuddin...

Tania yang asli sedang berdiri di depan walk-in closet raksasa milik Taniza. Kedua matanya melotot lebar menatap deretan lemari kaca yang menjulang hingga ke langit-langit.

Isinya? Ratusan gamis syar'i berdesain anggun buatan perancang busana ternama, lengkap dengan khimar sutra berenda elegan.

Tania menepuk jidatnya pelan, menggeleng-gelengkan kepala dengan ekspresi geli yang ditahannya.

"Ya Allah, Taniza... "batin Tania terkekeh dalam hati." Ini kamar baju atau gerai busana muslimah bintang lima? Pakaian sebanyak ini apa sempat kamu pakai semua?!".

Namun, saat Tania mengambil salah satu gamis berwarna krem halus dan mencobanya di depan cermin, pakaian itu tampak sangat melorot di bagian bahu dan pinggangnya. Tubuh Taniza, yang kini digantikannya, memang menjadi jauh lebih kurus dan tirus akibat siksaan serta penderitaan batin selama berbulan-bulan di bawah tekanan Chana dan Filio.

"hahaha..., Aku jadi seperti kelelawar" Tania terkekeh melihat tubuhnya yang mungil tenggelam oleh gamis milik Taniza yang berukuran XXL.

"Seberapa gendut kamu dulu Taniza, sampai pakaian mu sebesar ini".

Tok, tok, tok...

"Masuk...." seru Tania pelan.

Pintu walk-in closet terbuka pelan. Ameer melangkah masuk membawa tiga buah tas belanjaan besar berlogo merek busana muslim eksklusif ternama.

Ameer menatap Tania yang berdiri kecil di depan cermin dengan gamis kebesaran. Tatapan mata pria tegap itu melunak, tersirat rasa bersalah dan iba yang amat sangat di sana. Namun ia sedikit geli bercampur lucu melihat tubuh Tania yang tenggelam oleh gamis yang kebesaran.

"Gamis-gamis lama milikmu terlalu besar sekarang, Tania..." ucap Ameer dengan suara yang sangat rendah dan lembut. Ia meletakkan tas-tas belanjaan itu di atas sofa. "Kakak sudah meminta desainer pribadi untuk mengantarkan beberapa gamis syar'i baru dengan ukuran yang pas untuk tubuhmu yang sekarang."

Ameer melangkah mendekat, mengambil satu gamis berpotongan elegan berwarna dusky rose dari dalam tas, lalu mengukurnya di bahu Tania dengan sangat telaten dan hati-hati.

"Kakak tidak mau kamu merasa canggung atau kedinginan," tambah Ameer lagi, menatap lurus ke dalam manik mata Tania yang teduh namun tatapan nya sedikit lebih tajam dari biasanya.

Tania menahan napas sejenak, menikmati perhatian istimewa dan perlakuan luar biasa dari pria tampan blasteran Turki di depannya ini. Di balik akting pasrahnya sebagai Taniza yang trauma, sudut hati Tania yang asli mulai bergetar pelan.

"Boleh juga perhatianmu, Ameer..." bisik Tania dalam hatinya sambil tersenyum sangat tipis di balik wajahnya yang menunduk pura-pura malu. "Pria sesempurna ini memang tidak boleh disia-siakan."

_______

Mohon maaf ya , Mungkin up tidak bisa banyak, Author sibuk persiapan Agustusan.

Terimakasih....

🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰

1
Sri Supriatin
g sabar nunggu lanjutannya🤭👍👍👍
M⃟3💋AisyahRendra
Lihatlah Chana... Lihatlah Filio....
sebentar lagii, Ameer dan Tania akan Sah menjadi pasangan suami isteri, mungkin ya..kmu akan menghadirkan sosok Venera dihari yg sakral ini, tapiiii semua itu tidak akan membuat Ameer dan Tania goyah akan keputusan mutlak dr sesepuh Hasanuddin 😁 gaskuyyyy kakk, up lagiii yaaa.. krn kemarin aku tunggu dan bolak balik kesini ga ada muncul² 😆
Sri Supriatin
Tks thor upnya🙏🙏🙏
Sri Supriatin
Bravo Tania sy support mendekati 17 aug. Merdeka😍😍😍
Sri Supriatin
akhirnya menuju bahagia n cepat sehat Tanisa 🙏🙏🙏
suti markonah
suatu saat kakek akan mendapatkan dua tania yg sm persis kek..yg 1 nya lg ngungsi di desa kaki gunung
Sri Supriatin
tks upnya Thor semangat Agustus n mereka /Heart//Heart/
Sri Supriatin
lanjut thor dimulai dgn bau2 cinta di desa n masion 🤣🤣🤣
suti markonah
tania jangan lupa stempel setrika panas di tubuh filio ya..klo bisa di muka nya..klo yg di siksa filio aku rela..tp klo yg di siksa taniza hatiku sebagai pembaca mendidih..
Sastri Dalila
😅😅😅
Sastri Dalila
🤭🤭
suti markonah
bab nya salah ketik ya thor?.harus bab 22
Meiny Gunawan
selamat pagi othor semangaatt ya💪 semoga sehat selalu😍
M⃟3💋AisyahRendra
jadi kalau Tania asli nikah sm Ameer kuat plus kuat 🤭 dan Dias sm Taniza 😅 tapi klo kebalik yaa gapapalah krn jodoh ga akan lari kemana.. gaskuy lanjut lagi kak, baca beberapa bab ini bikin aku tegang tahan napas krn dag dig dug hmm 🤣🤣
Anonim
lanjuuutt thor
Sri Supriatin
lanjuuut thoor😍😍😍
Sri Supriatin
cerita dong Taniza...please👍👍
Sri Supriatin
kasian Ameer...Tanianya sdh slmt...semoga cepat dipertemukan 🙏🙏
Meiny Gunawan
semangaattt othor..lanjoottt trsss😍😍
suti markonah
nanti yg jd pasangan ameer jd tania asli dong thorr?.klo aku maunya pasangan ameer nantinya tetep taniza..
suti markonah: terserah yg punya lapak dan cerita dehhh💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!