NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO
Popularitas:582.8k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Setelah Abian keluar dari ruangan VVIP restoran tersebut, Eliano mengepalkan tangannya dengan erat.

"Jika bukan karena keluarganya, orang tuaku tidak mungkin menderita," ucapnya dengan penuh rasa dendam.

Ayahnya Abian telah menjembloskan ayah dan ibunya ke penjara. Ibunya bernama Niken, dia melahirkankan Eliano di dalam penjara. Tapi sayang, nyawa Niken tak tertolong. Bahkan neneknya pun tak mau menerima kehadirannya, karena dianggap aib keluarga, karena itu dia dibuang ke panti asuhan.

Eliano baru mengetahui bahwa ayahnya bernama Pram, saat ini dia masih di dalam penjara, dengan hanya memiliki satu kaki, karena kaki kanannya diamputasi. Itu semua karena orang tuanya Abian.

Eliano pernah mengunjungi ayahnya. Ayahnya mengatakan bahwa dia harus memiliki kekuatan, agar bisa balas dendam pada keluarga Pratama.

Saat dia duduk dibangku SMA, dia berpacaran dengan Jihan. Dia baru mengetahui bahwa ternyata Jihan memiliki saudara tiri yang sangat cantik, murid baru dari luar kota. Namanya Devina, dia adalah satu-satunya pewaris Buana Group.

Karena itu, dia berpikir harus memanfaatkan Devina, untuk bisa menguasai Buana Group. Walaupun dia tahu perusahaan itu tidak sebanding dengan Pratama Group, tapi setidaknya dia memiliki kekuasaan. Dia yakin suatu saat nanti dia mampu menghancurkan keluarga Pratama.

Dan akhirnya, rencananya berhasil, saat itu Devina telah menolongnya dari Abian.

Flashback On...

Saat itu, mereka masih duduk di bangku SMA. Abian sangat terluka, dia harus kehilangan sahabatnya, Fanny, yang meninggal karena kecelakaan.

Dia masih ingat, beberapa hari yang lalu, Fanny mengatakan bahwa Eliano selalu menganggunya.

Abian sangat yakin, Eliano pasti dalang dibalik kecelakaan Fanny.

Abian berjalan dengan penuh emosi, mencari Eliano. Hingga akhirnya dia menemukan Eliano yang sedang merokok di halaman belakang sekolah.

"Brengsek!" tanpa basa basi, Abian langsung memukul wajah Eliano.

Bugh!

Eliano tak diberikan kesempatan untuk melawan, Abian terus memukul wajahnya berulang kali.

Bugh!

Bugh!

Bugh!

Tubuh Eliano terhuyung, dia jatuh tersungkur ke tanah.

Devina yang tidak sengaja melihat kejadian itu, dia segera berlari untuk memisahkan mereka. Bahkan dia menatap tajam pada Abian, "Berhenti! Kenapa kamu suka sekali menindas orang lemah?"

"Kau berani melawanku?" tanya Abian.

Devina berkata, "Memangnya kenapa aku harus takut padamu? Jangan mentang-mentang sekolah ini punya orang tuamu, makanya kamu jadi meraja di sekolah. Aku sama sekali tidak takut."

"Apa kamu tidak tahu apa alasan aku menghajarnya?" tanya Abian dengan nada dingin.

Devina menghela nafas. "Itu karena kamu merasa sok berkuasa di sekolah ini, makanya kamu selalu menghajar orang seenaknya dengan tanpa alasan."

Setelah berkata begitu, Devina segera membantu Eliano berdiri, "Kamu tidak apa-apa, kan?"

Eliano hanya menggelengkan kepala sambil meringis kesakitan.

Devina segera memapah Eliano, untuk pergi meninggalkan Abian di halaman belakang sekolah.

Abian hanya menghela nafas, memandangi punggung Devina yang yang semakin menjauh darinya.

Sedangkan Eliano, dia tersenyum penuh kemenangan.

Semenjak saat itu, dia bisa dekat dengan Devina, meskipun pada awalnya Devina hanya kasihan padanya, karena sering melihat Eliano dihajar oleh Abian.

Padahal, Eliano memang sering membuat masalah, yang membuat emosi Abian terpancing.

Flashback off...

...****************...

"Pergi kemana dia? Kenapa sampai jam segini dia tidak pulang?" gumam Devina.

Saat ini, dia sedang duduk di pinggir kolam renang.

Dia pun mendengus kesal. "Pernikahan macam apa ini. Dia bebas pergi begitu saja tanpa berpamitan padaku. Padahal aku sudah mengabaikan pesan dari Eliano."

Devina merasa semua itu sangat tidak adil. Dia sama sekali tidak tahu bahwa ponselnya telah disadap, bahkan Abian mampu membalas pesan dari Eliano tanpa melalui ponsel Devina, dan balasan dari Abian pun tak terlihat di riwayat pesannya.

Tiba-tiba, dia kagetkan suara Abian. "Aku haus, cepat buatkan aku jus alpukat."

Devina langsung berdiri, dia sangat kesal, pria itu baru juga pulang sudah seenaknya menyuruhnya. "Kamu pikir aku pembantu? Buat saja sendiri . "

Abian menatap tajam. " Jadi, kamu berani melawan? Atau mungkin kamu ingin aku hukum?"

Devina menjadi salah tingkah. Dia tahu arah hukuman yang Abian maksud. Saat matanya melirik ke samping, dia melihat sebuah pot kecil berisi tanaman kaktus mungil berduri tajam. Tanpa berpikir panjang, Devina langsung mengambil pot itu dan menodongkannya pada Abian.

"Jangan berani menciummu kalau tidak ingin bibirmu kena duri kaktus ini," ancam Devina.

Abian tersenyum smirk. Dia justru sangat senang melihat Devina salah tingkah begitu, sehingga dia malah sengaja mendekati Devina.

Devina langsung berjalan mundur sambil terus menodongkan pohon kaktus itu. "Aku bilang jangan medekat! "

Tapi abian malah terus saja berjalan mendekat. Tak peduli dengan ancaman dari Devina.

Devina yang terus berjalan mundur, sama sekali tidak menyadari bahwa dia sudah berada tepat di tepi kolam renang. Kakinya terhuyung, hingga dia kehilangan keseimbangan tubuhnya, lalu terjatuh ke kolam.

"Ahhh!"

Byur!

Abian pun tertawa. "Selamat menikmati mandi malammu, Devina."

Di dalam air, Devina terlihat berjuang keras, tangannya meronta-ronta ke permukaan dengan panik. Dia tampak sangat kesulitan untuk berenang.

Abian yang hendak masuk ke dalam mansion, dia tiba-tiba menghentikan langkahnya saat menyadari Devina belum naik juga ke tepi kolam.

Apakah mungkin gadis itu tidak bisa berenang?

1
~HartiWyn_Dee_
udah jelas jawaban nya Dev karena Abian suka sama kamu selama ini cuma di pendam di hati ga berani ungkapin lansung sama kamu Dev itu jawabannya ....udah aku wakilkan ya🤭🤣🤣🤣
~HartiWyn_Dee_
menyesalkan km Dev lebih percaya sama mulut ular si Eliano ,justru orang yg menolong ...mu orang yg kamu benci setengah mampus selama ini🤭😀

yookkk tanyakan lagi tentang Fanny mumpung Abian ada di depan mu yakin nanti kamu yg tambah malu ternyata dia antara mereka ga ada hubungan spesial selain murni sahabatan
mimief
Davina nya jangan minta pisah
itu kenangan terakhir dia buat bian🥹🥹
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪😍😍👍👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪💪😍😍😍😍👍👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪😍😍😍👍👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍👍👍👍👍👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍😍😍😍😍👍👍💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪😍😍👍👍👍💪
Pujiastuti
karena aku tresno karo kowe Devina kata Abian 🤭🤭
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Reni Anjarwani
lanjut trs😍😍
mimief
biasanya mantu ga nyaman kl ada mertuanya
tapi ini.. mertuanya garda terdepan buat dia
malah takut ditinggal Ama villain ini🤣🤣🫣
mimief
lucu amet si mereka
mimief
Wkwkwkkw
cemburu nya serem
nyalemetin tapi buat semua nya down😁
yg ku folow novel nya bagus
pake nanya, ya karna cinta lah dev
mimief
dihhh
baru sampe mau bikin rusuh 🫣
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Terjawab sudah Dev rasa penasaran dalam benakmu 🙌...
Selain karena Abian mencintaimu, dia juga ingin melindungimu dari villain ala Eliano 😡...
Qiqi Maryam
Bilang aja i love yuuu yu
kaylla salsabella
karna aku mencintaimu😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!