NovelToon NovelToon
Dokter Dingin ,Suamiku

Dokter Dingin ,Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Dokter Ajaib / Dokter / Tamat
Popularitas:331.5k
Nilai: 5
Nama Author: Salsabila YhaUlya

"cinta kita seperti bunga aster,tersembunyi tapi indah"


~sayyidah nur kamila


Rasya adalah dokter tampan yang dikenal dengan sifat cekatan nya dan profesional dalam kerjanya. Seorang dokter yang menganggap satu detik adalah berharga terpaksa harus menggantikan pernikahan kakaknya dengan Kamila. Seorang relawan cantik yang penuh kasih juga cekatan dalam bertindak. Sifatnya yang lebih mementingkan orang lain menurun dari sang ayah.

Mila yang menyadari dirinya yang tak mengenal kisah cinta kasih memutuskan untuk menerima jodoh pilihan ibunya. Walaupun begitu satu prinsip yang selalu ia pegang kalau dia hanyalah ingin satu suami seumur hidupnya.

Pernikahan yang mendadak membuat Mila tak mengerti siapa suaminya begitu juga Rasya yang selalu sibuk dengan pekerjaannya.

-

-

-

#Cintayangsempurna
#Hubbakamila
#ceritapwrtama
#bacasilakannggakabaikan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabila YhaUlya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#9

...******...

..."Terima kasih untuk sebuah singkat yang indah"...

...~sayyidah Nur kamila...

...******...

"Mila!!!"teriak Laila melambaikan tangannya menyapa Mila yang duduk bersama botol air di tangannya.

Laila duduk disampingnya sambil memberikan kertas yang berisi data yang harus di isi oleh Mila,"isi identitas mu!"

Mila meletakkan botol air nya di atas meja,"bawa pulpen nggak?"tanya Laila mengangguk lalu menunggu Mila mengisi kertas formulirnya.

~

Nama: Sayyidah Nur K.

No urut: 2431

Alamat:.....?

~

"Ada apa Nur?"tanya Laila melihat Mila yang terdiam sambil memutar mutar pulpen di tangannya.

"Alamat rumahku no 53 atau 83 ya kak?"Laila menggelengkan kepalanya,"jangan bilang kamu lupa alamat suamimu?"

Mila mengangguk angguk sambil mengeluarkan ponsel di tangannya,"Aku tanya bibi Wati aja"

Dua menit kemudian,Mila tersenyum saat melihat pesan dari asisten rumah tangga nya.

"Alamat nya jl. Mawar Dahlia no 53c di kota kenangan Bandung....nona kapan pulang?saya khawatir tuan muda juga?jangan lupa pulang nona,kasian tuan muda"....

"Ada apa Nur?

Mila memasukkan ponselnya kedalam tas nya,"gak papa cuman kepikiran kalau nomor rumah yang Mila ingat salah"

Laila tertawa,"sudah² cepat tulis lalu bantu aku ke tenda darurat,kalau kita terlambat dokter Rizal bisa dikremasi kan"

"Baik kak"

🌼🌼🌼🌼🌼

Di tenda darurat,dokter Rizal kewalahan dengan rintihan kesakitan yang membuat panas saluran pendengaran nya. keringat nya sudah membasahi seluruh tubuhnya. Ditambah lagi dengan baju putihnya yang sudah penuh akan bekas darah.

Kamila datang membuat  Rizal sedikit senggang untuk bernafas. Rizal tersenyum melihat pekerjaan Mila yang tenang namun cekatan membuat bebannya sedikit menghilang dari kedua pundaknya,"terima kasih nona nur"ucap Rizal melepas jas putihnya sambil keluar dari tenda darurat bersama Mila.

"Dokter kembali saja,pasien yang terlihat sulit anggap saja hanya luka ringan agar kita tidak terbebani untuk menyelamatkan tapi tetap bertindak cepat"

Rizal tersenyum,"saya percaya penuh sama Nona nur"ucap Rizal,"saya akan pergi untuk  membersihkan diri"sambungnya mendapat anggukan dari Mila lalu pergi menuju tenda nya untuk beristirahat sejenak.

Rasya yang melihat jadwalnya kosong segera berangkat ke lombok dalam beberapa jam lalu melihat Rizal yang membersihkan diri nya sambil membawa segelas kopi di tangannya.

"Zal,mana pasiennya?"panggil Rasya membuat Rizal tersentak kaget.

Rizal terdiam menatap tak percaya kedatangan Rasya di hadapannya. Apa dihadapannya itu Rasya atau hanya angin malam yang menyerupai nya. Padahal sebenarnya Rizal tahu tentang kecintaan Rasya yang terlalu dalam pada semua pasien nya apalagi jika menyangkut Azahra.

"Lo bilang keadaan nya darurat,kenapa masih bisa minum kopi di tangan Lo"

Rizal tersenyum meletakan gelas kopi nya di atas meja"Lo terlambat teman,nona cantik udah bantu gue untuk mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin"

"Nona cantik?"tanya Rasya heran.

Tap.

Tap.

Tap.

"Bapak kenapa bisa ada disini"

"Jadi kamu orangnya!"

Mila menatap Rasya bingung,"Saya?saya salah apa,pak"tanya nya tak mendapat respon dari Rasya membuat Rizal tertawa.

"Kamu absen dari kelas saya hanya untuk pergi kesini!"

Nur!!teriak Laila sambil berjalan menuju ke arah Mila dan Rasya,"ikut aku ke baby El"ajak Laila tak menyadari kehadiran Rasya,"anu ini siapa?"

"Dokter Rasya temannya dokter Rizal"jawab Mila karena dirinya yang sadar kalau Rasya adalah orang yang tak banyak bicara.

Laila tersenyum,"Saya Laila satu tim sama nur "

Rizal yang menyadari keadaan jauh lebih dingin dari Siberia mulai mengajak Rasya untuk beristirahat di tendanya,"Saya pamit"ucap Rizal.

Plakk..

Laila menepuk bahu Mila keras sambil mengamati punggung Rasya yang hampir tak terlihat,"dokternya cool banget,pengen jadi istrinya"

"Cih gak ada yang mau jadi istrinya kalau memang ada berarti gadis itu gila!"cetus Mila meninggalkan Laila sendiri.

"Dih,awas aja kena karma!"batin Laila sambil berlari mengikuti Mila di depannya.

Dua jam kemudian.....

Mila duduk dibawah rembulan karena kerinduan kepada ayahnya berhasil membuatnya tidak bisa tidur. Dia duduk di atas bebatuan sambil memegang secangkir kopi di tangan nya.

"Ayah,aku tidak bisa tidur,andai ayah tahu peri kecilmu sudah menikah tapi tidak tahu siapa suaminya pasti ayah tertawa terus bilang itu cerita yang aneh sayang...."lirih Mila pada dirinya sendiri lalu tersenyum,"pasti ayah bahagia disana sama peri peri yang mungkin lebih cantik dari ibu"sambung Mila sambil menatap bulan dan menyeruput kopi nya.

Braaakkk...

Mila tersentak kaget, berfikir ada pencuri yang ingin menculik nya dan anak anak"siapa?"teriak Mila memegang cangkir panasnya kuat kuat.

"Ini saya"jawab Rasya membawa beberapa kertas di tangannya.

"Ternyata bapak,saya pikir siapa tadi"ucap Mila sambil menghela nafas besar lalu kembali pada posisi awalnya.

Rasya menyodorkan kertas putih di hadapan Mila,"kerjakan!"

Mila menatap Rasya heran,"apa ini, pak?"

"Ujian"jawab Rasya lalu duduk tak jauh dari samping Mila.

"Ujian?saya belum belajar buat ujian,kalau nilai saya merah bapak anggap saya gak niat buat kuliah"

"Setidaknya buku nilai saya tidak kosong"

Satu menit.

Dua menit.

"Bapak gak capek?"

"Hmm"

"Bapak pergi tidur aja,say berani sendirian kok"

"Dua menit"

Mila tertawa,"ouh ceritanya bapak mau jadi pengawas ujian sekarang"ucap Mila sambil memainkan bulpen nya lalu terdiam saat Rasya mulai menatap nya tajam.

Satu menit.

Dua menit.

"Sudah pak"ucap Mila,"nih"sambil menyodorkan kertas nya ke arah Rasya.

Rasya menatap nya heran,"secepat ini?'

Mila mengangguk,"saya gak hobi buat baca soal sejak kecil jadinya saya skip"

Rasya terdiam,"saya baru lihat murid pemalas sepertimu"ucap Rasya lalu mereka kembali ke kamar mereka masing masing.

1
Sri Dahliana
kog nd ad embel2 mas sich knp harus pakai nama
mi yan
bagus kk
Ryani
goblok bego tolol ihhhh ada gitu yah keluarga berdiam diri tanpa larangan. hahhh baru tau
Sri Dahliana: kog cerita nya gelantur thor kan harus tau walaupun mila sm rafsya ipar tap merka bukan muhrim cerita nya gk msk di akl
total 1 replies
Ryani
ribetttt masa iya suami istri ga kenal aplgi udah d sebut nama mertuanya
Ryani
🤣🤣🤣 parah mila
universal cell
mf saya udahan baca nya,jenuuuhh....ceritanya kayak senetron trsanjung🤭🤭
universal cell
agk bingung ya,kalimat2 nya sih bagus tapi cerita nya bertele2,masak nikah lama tp TK tw orang nya,trlalu tinggi berhayalnya...
Dwihandayani Dwi
ceritanya terlalu bertele tele dan membosankan
Halimatus.s
Luar biasa
Sandisalbiah
puncak tertinggi dr cinta adalah mengiklaskan.. Rafka kamu yg terbaik..
Sandisalbiah
Mila bakal lebih kecewa saat tau bahwa Rasya lah suaminya dan parahnya lagi surat cerai itu Rasya yg buat... kurang dramatis lagi gak..?
Sandisalbiah
nyatanya... keluarga Adi itu manusia munafik semua... hah..
Sandisalbiah
semakin ngawur ini.. katanya pd tau agama tp udah gak jelas ini juntrungannya.. gimana sih..? 🙄🙄
Sandisalbiah
speechless sih.. karena realita tak seindah ekspektasi... senang saat Rasya tau kebenaran tentang Mila... ujung²nya langsung anjlok ke jurang...
Sandisalbiah
nanti saat Mila semat biasanya koma, terus pas sadar amnesia deh dia sabun.. berhubung sebelum kecelakaan dia sempet baca undangan pernikahan nya kan yg tertulis nama Rafka tuh jadi krn amnesia dia bakal mengira kalau suaminya itu si Rafka deh... ini menurut kehaluanku... 😅😅
Sandisalbiah
hah.. mau protes tp gak guna...
Sandisalbiah
akhirnya.. ..aku jd merinding sendiri loh... haisshh...
Sandisalbiah
pasangan suami istri yg cuek terhadap setatus hubungan nya bahkan terkesan tdk menghargai hubungan nya..
Sandisalbiah
udah gak sabar sih nunggu moment buat mereka saling ketemu dan sadar kalau aku loh suamimu.. aku loh istrimu atau... jadi kamu suamiku.. jadi kamu istriku... hah.. lama banget...
Sandisalbiah
jam empat belas lima belas... kalau tulisan angkanya 14.15..artinya jam 2 siang lewat 15 menit... kok sholat subuh..? tapi kalau jam empat lima belas (4.15 ) baru waktu subuh tuh...
Sandisalbiah: 🤭🤭😅😅😅
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!