NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Dokter / Cintapertama / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Hidup Kayla yang awalnya begitu tenang berubah ketika Ayahnya menjodohkannya dengan seorang pria yang begitu dingin, cuek dan disiplin. Baru satu hari menikah, sang suami sudah pergi karena ada pekerjaan mendesak.

Setelah dua bulan, Kayla pun harus melaksanakan koas di kota kelahirannya, ketika Kayla tengah bertugas tiba-tiba ia bertemu dengan pria yang sudah sah menjadi suaminya tengah mengobati pasien di rumah sakit tempat Kayla bertugas.

Bagaimana kelanjutannya? Bagaimana reaksi Kayla ketika melihat suaminya adalah Dokter di rumah sakit tempatnya bertugas? Apa penjelasan yang diberikan sang suami pada Kayla?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Memalukanku

"Tapi, saya suka saat di bimbing Dokter Bian. Dokter Bian lebih santai dan lebih manusiawi daripada Dokter Arthur," ucap Kayla.

"Begitukah, sebenarnya sengaja memindahkan anak bimbingan saya ke Dokter Arthur karena saya akan pindah rumah sakit," ucap Dokter Bian.

Berita yang disampaikan Dokter Bian barusan bagaikan petir di siang bolong bagi Kayla, ia menghentikan kegiatannya mencatat rekam medis dan menatap Dokter Bian dengan mata membulat sempurna.

​"Dokter Bian mau pindah? Ke mana, Dok? Kenapa mendadak sekali?" tanya Kayla bertubi-tubi.

Dokter Bian tersenyum tenang, ia melipat tangannya di depan dada. "Sebenarnya tidak mendadak, Kay. Saya ditawari posisi Kepala Departemen di rumah sakit pusat di kota kelahiran saya dan tawaran itu datang sebelum rotasi koas kalian dimulai. Makanya karena saya tahu saya akan pergi, saya meminta Dokter Arthur untuk mengambil alih tanggung jawab membimbing kamu," ucap Dokter Bian.

​Kayla terdiam, ia baru menyadari bahwa pertemuannya dengan Dokter Kulkas itu bukanlah sebuah kebetulan belaka, melainkan sebuah rencana matang yang disusun oleh Dokter Bian.

​"Jadi, Dokter Arthur setuju membimbing saya karena permintaan Dokter?" tanya Kayla.

​"Awalnya Dokter Arthur menolak mentah-mentah," ucap Dokter Bian yang tertawa kecil mengenang kejadian beberapa minggu lalu.

"Katanya dia tidak punya waktu untuk mengajari koas yang mungkin saja cengeng, tapi setelah saya tunjukkan rekam jejak akademismu dan saya sedikit memaksanya, dia akhirnya mau dan lihat hasilnya sekarang? Kamu sudah berkembang lebih baik," ucap Dokter Bian.

​Kayla menunduk, ada perasaan hangat sekaligus sedih dam kecewa, karena ternyata Arthur sebenarnya tidak ingin membimbing dirinya. Namun, karena paksaan dokter Bian akhirnya Arthur mau membimbing Kayla, padahal selama ini Kayla berpikir jika Arthur membimbing dirinya karena ia Kayla adalah istrinya, sayangnya bukan itu alasan Arthur.

Lagi-lagi kekecewaan itu terasa menyesakkan bagi Kayla, selama ini Kayla diam-diam merasa spesial karena berpikir Arthur membimbingnya sebagai bentuk perhatian seorang suami, meski di balik topeng ketegasan. Namun, kenyataan bahwa Arthur sempat menolak mentah-mentah dan hanya terpaksa karena permintaan Dokter Bian membuat harga diri Kayla serasa jatuh.

​Belum sempat Kayla menenangkan perasaannya, suara sirene ambulans yang meraung-raung di depan lobi IGD membuyarkan segalanya. Code Blue berbunyi, menandakan ada pasien dengan kegawatdaruratan medis.

​"Kayla, jangan melamun! Ayo ke IGD!" perintah Dokter Bian yang langsung berlari.

​Kayla menyusul dengan langkah gontai, suasana di IGD sangat kacau. Seorang pria korban kecelakaan datang dengan perdarahan hebat di kepala dan penurunan kesadaran, Dokter Bian sedang menangani pasien lain sehingga Kayla diminta untuk melakukan tindakan awal.

​"Dokter Muda Kayla, segera lakukan pemeriksaan GCS dan pasang neck collar!" teriak perawat senior yang suaranya melengking di tengah hiruk-pikuk ruangan.

​Kayla mendekat, namun pikirannya masih tertinggal pada ucapan Dokter Bian, tangannya sedikit gemetar saat memegang senter medis untuk memeriksa pupil pasien.

​"Kayla, berapa GCS-nya?" tanya Dokter Bian dari bed sebelah.

​"Mata...motorik..." ucapan Kayla terbata, ia mendadak lupa urutan penilaian yang biasanya ia kuasai di luar kepala.

​"Cepat, Kayla! Pasien ini bisa herniasi!" teriak Dokter Bian.

​Sikap gugup Kayla diperhatikan oleh beberapa koas dari departemen lain dan perawat yang sedang berjaga. Karena ragu-ragu, Kayla hampir saja salah memasang penyangga leher jika perawat tidak segera mengambil alih.

​Setelah kondisi pasien stabil dan dipindahkan ke ruang operasi oleh Dokter Bian, Kayla terduduk lemas di bangku lobi IGD. Tanpa sengaja, ia mendengar bisik-bisik dari arah nurse station.

"Lihat kan tadi si Kayla? Ternyata bener kata orang-orang," bisik seorang perawat.

"Apa emangnya kata orang-orang?" tanya perawat lainnya.

​"Katanya dia hebat cuma pas ada Dokter Arthur dan begitu Dokter Arthur gak ada, dia langsung gak bisa. Kayaknya nilainya kemarin itu cuma karena dibantu Dokter Arthur aja," timpal perawat muda lainnya.

​"Mungkin dia punya sesuatu sama Dokter Arthur makanya selalu dilindungi. Padahal aslinya, kalau sendirian begini, payah juga ya, tidak mandiri sama sekali," ucapnya.

​Kata-kata payah dan tidak mandiri itu menusuk tepat di jantung Kayla, ia merasa sangat kecil, ia merasa keberadaannya di rumah sakit ini benar-benar hanya karena belas kasihan orang lain, bukan karena kemampuannya sendiri.

​Di tengah rasa sedihnya, ponsel Kayla bergetar, sebuah pesan dari Arthur muncul di layar.

Dokter Bian bilang kamu menangani pasien trauma tadi, jangan lupakan urutan ABCD dalam kegawatdaruratan, aku akan memeriksamu besok saat aku pulang, ingat Kayla jangan memalukanku.

​Kayla menatap pesan itu dengan mata berkaca-kaca, 'Jangan memalukanku,' batin Kayla.

Kayla merasa pesan itu bukan lagi motivasi, melainkan beban. Ternyata bagi Arthur, ia hanyalah mahasiswa yang tidak boleh mencoreng nama baiknya.

​Kayla menghapus air matanya dan berdiri, ia tidak ingin terlihat lemah, namun semangatnya benar-benar berada di titik terendah.

Kekecewaan yang menumpuk di hati Kayla membuatnya kehilangan kepercayaan diri, sepanjang malam ia tidak bisa tidur dan keesokan harinya di rumah sakit, ia bekerja seperti robot yang kehilangan arah.

​Sore harinya, Arthur tiba di rumah sakit lebih awal dari jadwal, ia tidak langsung menemui Kayla, melainkan menuju nurse station untuk mengambil laporan perkembangan pasien. Namun, yang ia dapatkan justru laporan keluhan dari para perawat tentang performa Kayla yang menurun drastis di IGD kemarin.

​Arthur berjalan menuju ruang koas dengan wajah yang sangat gelap, ia menemukan Kayla sedang termenung menatap rekam medis yang belum selesai diisi.

​Brak!

Arthur membanting laporan medis itu ke atas meja di hadapan Kayla, "Apa yang kau lakukan selama tiga hari ini?" tanya Arthur dengan suara rendah namun penuh dengan intimidasi yang membekukan darah.

​Kayla tersentak dan berdiri dengan gemetar, "Mas, kamu sudah pulang?" ucap Kayla basa basi.

​"Jangan panggil aku Mas saat kamu bekerja seperti amatir!" bentak Arthur.

"Mas, aku...," ucapan Kayla terhenti lantaran Arthur yang menyelanya.

"Aku baru saja mendengar laporan bahwa kamu hampir mencelakai pasien karena ragu-ragu memasang neck collar, bahkan kamu juga gagal melakukan penilaian GCS dengan benar, apa gunanya aku mengajarimu setiap malam jika kamu memalukanku saat aku tidak ada?" ucap Arthur.

"Kemarin itu... kemarin aku hanya sedikit kurang fokus Dok," ucap Kayla.

​"Kurang fokus? Di bedah saraf, kurang fokus artinya kematian bagi pasien. Aku setuju membimbingmu karena Dokter Bian menjamin kamu punya potensi, tapi melihatmu sekarang, kamu membuktikan bahwa kamu memang hanya koas cengeng yang tidak pantas berada di departemenku!" bentak Arthur.

.

.

.

Bersambung.....

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhh Joshua ternyata bawa masalah datang ke tempat itu, moga ga ada yang mencalakai Arhtur Kayla maupun sekitar RS
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hukum alam bekerja sesuaibapa yang kamu lakukan pada Arthur Joshua.. mungkin hilangkan sifat angkuhmu itu dan hidup lebih baik lagi maka kebaikan juga akan datang padamu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya yang di tunggu² hadir juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
setuju kata Arhtur mungkin sebagai penebus LDR kalian selama 5tahun itu harus lebih sabar lagi sekarang menunggu baby yang belum hadir.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Moga cepet jadi ya Thur Kay... biar rame sekalian di kasih Twins juga ga apa² Thor.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga Cuti totalnya dapet hasil.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Arhtur ga ada jeda istirahat, apalagi dia baru pulang dari negara konflik yang tenaganya terkuras habis tanpa jeda di tambah pengobatan paska penyekapan dan pulang² langsung Cuss sibuk kerja jadi wajar kalau pengaruh ke hormon dan Sp3rm4.
kalau bisa harus di kurangin kesibukannya jangan sampe str3s dan harus cari dan dapat dokter lagi untuk menghandle keringanan Arthur di RS.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mungkin karna rfek sama² kecapekan jadi sp3rm4nya c41r Kay makanya agak susah jadi.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semangat berjuang Dr. Celine buat pasien² yang membutuhkan mu.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga keingina kalian memiliki momongan cepat di kabulkan Author ya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pasangan yang kompak.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
keputusan yang yepat Kayla sesuai pendapat Arthur.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Arthur terbaik.👍👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm Singa jantan siap mengaum karna pawangnya di perlakukan se'enaknya.. 🤭🤭
siapkan lagi mentalmu Dr.Citra kali ini bakal ada badai lebih besar buat anda.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya setelah 5tahun, Gooll juga.🤭🤭🤭
moga cepet hadir calon babynya syukur² twins.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ternyata Dr. Hendara belum tahu tah di kira sudah tahu pas Arthur minta ambil alih jadi konsulen masa koasnya Kayla.
untungnya Dr. Hendra netral jadi semua aman.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
dokter Citra namanya doang yang bagus tapi profesinya sebagai dokter ga bisa di andalkan karna menganggap ny4w4 pasien itu ny4wa ayam kali ya murah banget sampe dia ngepelein keselamatannya.. pengen di tabok pake cobek tuh muk biar sadar ga angkuh dan bikin kesalahan terus.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh sampe dagdigdug baca bab ini, mikirnya RT mereka bakal ada masalah setelah Arthur kembali di tambah judul bab lagi jadi tambah parno.🤣🤣🤣
untungnya ngga terjadi.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya kembali juga Arthir.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!