NovelToon NovelToon
The Chronicle Of Jawata (Edisi Trial Kompilasi)

The Chronicle Of Jawata (Edisi Trial Kompilasi)

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kultivasi / Epik Petualangan / Kehidupan Tentara / Perperangan / Persahabatan / Barat / Tamat
Popularitas:110.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: hidayanthi alifa

Teror negeri Jawata, sosok Bocah Malapetaka yang mampu membasmi seluruh negeri dengan api. Seorang penguasa Sekte Kakilangit, Paduka Jayasinggih justru menginginkan kekuatan Bocah Malapetaka, yakni Dunia Bawah yang menyimpan kekuatan ribuan Pasukan Ular. Di bawah kendalinya, pasukan pembantai memburu Bocah Malapetaka untuk dibunuh.

Di sisi lain, sekumpulan praja dikirim ke Kakilangit untuk misi latih tanding. Namun sebenarnya mereka hendak dibantai dan diubah menjadi tentara zombie.

Satu kejahatan tersingkap. Bocah Malapetaka mematahkan ketangguhan Sekte Kakilangit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hidayanthi alifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senjata Makan Puan

"Siapa itu?!" seseorang di dalam bilik, menoleh ke arah pintu. Seruni segera kabur sebelum dirinya ketahuan.

Setengah berlari, Seruni bergegas menjauhi bilik. Kondisi lantai agak licin, juga pengaruh rasa terkejut yang belum reda, ia sampai-sampai terpeleset dan jatuh.

Refleks! Sekantung keranjang berisi daun-daun gatal, rencananya akan ditaburkan di pancuran air melalui buluh bambu yang mengarah masuk ke bilik, seketika terlempar ke atas. Keranjang dalam keadaan terbalik menimpa muka Seruni. Isinya berhamburan dan menghujani gadis itu.

”Argh!”

Teriak Seruni tak tertahankan lagi. Daun-daun gatal sekeranjang berhamburan ke muka Seruni. Tubuhnya terguling di lantai.

"Tidak!" Seruni menggaruk-garuk mukanya yang mulai terasa gatal.

Tentu saja gaduh Seruni menarik perhatian seseorang dari dalam bilik mandi. Merasa ada yang mengintai, sosok itu cepat-cepat berbenah pakaian.

”Siapa di sana?” serunya bergegas keluar. Sebelum orang itu sempat menghampiri asal suara gaduh, Seruni cepat-cepat kabur.

”Ternyata ... dia ... dia ... Kayaning!” gelagapan Seruni mendekati dua temannya yang berjaga-jaga di sekitar pintu luar pemandian.

"Ada apa?" kedua temannya pun panik.

"Lari!" Seruni kabur. Melihat aksi langkah seribu yang dilakukan Seruni, tentu dua temannya pun lari tunggang langgang keluar area pemandian wanita.

Namun seseorang lain kebetulan datang dari arah pintu masuk area pemandian. Ia terheran melihat tingkah ketiga orang berlarian berlarian keluar pemandian.

"Kenapa mereka?" heran seseorang itu, ternyata Niratih yang baru datang hendak mandi. Ia tahu ketiga orang yang berlarian itu adalah Seruni dan sekawannya.

Daun-daun berserakan di sepanjang jalur area pemandian hingga ambang pintu keluar. Seseorang tampak terburu-buru menghampiri Niratih. Rupanya Kayaning sudah di hadapan Niratih.

”Kau rupanya?” agak heran, orang itu melihat kedatangan Niratih dari arah pintu masuk.

”Aku? Apa maksudmu?” ekspresi tidak begitu berbeda dari raut Niratih saat melihat seseorang yang dikenalnya berada di tempat yang sama pada saat senja seperti kala itu.

"Kau mengintip aku mandi?" tanya Kayaning serius dan tampak khawatir.

"Hah? Yang benar saja," Niratih tegas membantah. Kayaning mengamati jejak daun-daun berserakan. Tidak orang lain kecuali mereka berdua di area pemandian saat itu.

Biasanya, tidak ada orang yang datang ke pemandian wanita dalam keadaan selarut itu. Tapi yang mengherankan, wajah panik Kayaning, nafasnya sedikit terengah-engah. Juga pakaiannya yang tidak rapi, sangat kentara jika ia terburu-buru saat mengenakannya.

”Sungguh bukan kau yang mengintaiku tadi?” Kayaning sekali lagi memastikan hal yang sama sekali tidak dimengerti Niratih.

”Untuk apa aku mengintipmu? Kita sama-sama perempuan!” kedengarannya aneh, tetapi Niratih malah terkikik geli. Padahal Kayaning sangat serius, was-was sampai kedua matanya mendelik. Memang aneh, untuk tujuan apa sesama murid graha tabib mengintip.

”Jika bukan kamu, lalu siapa?” tanya Kayaning.

”Mana aku tahu? Lagipula, untuk apa sesama perempuan mengintip?” tidak peduli lebih lama, Niratih berlalu saja dari hadapan Kayaning dan menuju kolam. Di tepi kolam yang airnya biru segar, Niratih terburu membuka pakaiannya.

"Eh!" Kayaning tercengang melihat Niratih yang usianya 15 tahun, membuka lapisan luar pakaiannya. Lalu yang tersisa hanya kain membalut dada sampai bawah kaki.

”Mau mandi bersama?” tanya Niratih, menoleh pada Kayaning.

"Ti ... tidak...," jawab Kayaning terpatah-patah, berpaling pandangannya dari Niratih mulai menenggelamkan diri dalam air kolam yang tampak jernih ke dasarnya dan kedalamannya hanya sebatas perut.

”Kenapa?” tanya Niratih.

Cukup lama Kayaning tercengang, ”Aku sudah mandi...,” jawab Kayaning jadi salah tingkah, ”... aku duluan ...,” kata Kayaning sembari berbalik arah.

"Ada tiga murid berlarian," Niratih asal bicara, membuat Kayaning berbalik lagi padahal hampir sampai di pintu keluar pemandian.

"Tiga murid?! Apa kau melihat jelas, siapa mereka?" serentetan pertanyaan Kayaning bercampur cemas.

Sejak tadi Niratih heran melihat kepanikan di wajah Kayaning, tanpa alasan jelas.

"Ke arah pintu di sana, memangnya ada apa?” tanya Niratih balik. Tanpa menjawab apalagi permisi, Kayaning bergegas ke arah yang ditunjuk. Niratih hanya melihat sosok murid senior itu berlari ke kegelapan sana.

* * *

1
Eneng Bariono
hemmm
JWT Kingdom
😁😁😁😁😁😁
JWT Kingdom
Apa kabar semuanya 😁😁😁
JWT Kingdom
😁😁😁😁😁😁
Karya yang menarik... semangat berkarya...
JWT Kingdom: Terimakasih 🥰🥰🥰
total 1 replies
FDR
aku mmpir nih kk tolong mmpir di karya aku juga ya kk judul nya HARIMAU AULIA 🙏
JWT Kingdom: oke oke 👌👌👌
total 1 replies
Dhita Sativa
baru baca part 1 udh terpana dgn bahasanya.. keren kak.. 🥰
JWT Kingdom: iya iya oke. terimakasih 🥰
total 3 replies
¸.•♥•.¸¸.••[SKY]•♥•.¸¸.•♥•🎤🎧
SANGAT BAGUS DAN MENARIK
JWT Kingdom: terimakasih atas dukungannya 🙏🥰🤗
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Jujur, ini awal yg baik. tidak bnyak yang memulai dengan tema 'sastra' dan cenderung langsung ke 'ilmu kanuragan' atau politik ketatanegaraan. Semangat. selalu saya dukung.
JWT Kingdom: Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya. Maag baru balas ya. 🙏🌹
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Bagus banget nih. Terencana sekali semestanya. Akan sya ikuti. Semangat!

Salam dari NALA dan PENDEKAR TOPENG SERIBU 🙏🏻
JWT Kingdom: Semangat balik Kakak. 🙏🌹🌹🌹
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Indah kata2nya nih
JWT Kingdom: terimakasih 🙏🤗🥰
total 1 replies
M.Nawawi
mantaaap
JWT Kingdom: 😆😆😆😆🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
JWT Kingdom
iya, terimakasih 🥰🥰🥰
nina hariah
cerita nya bagus dan menarik
JWT Kingdom: Terimakasih atas dukungannya 🥰🥰🥰
total 1 replies
One Tea
Keren thor... Dpt ide dr mna ini yak.... Salut pkonya
JWT Kingdom: terimakasih Kak. ide dari imajinasi di kepala kak. 😁😁😁
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
mantap 👍👍👍👍👍👍
JWT Kingdom: terimakasih 🥰🥰🥰
total 1 replies
𝒯ℳ
👍🏿
JWT Kingdom: Terimakasih atas dukungannya 🙏🙏🙏
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
untuk ucup juga yah thor 🤭🤭🤭
JWT Kingdom: iya, bang Ucup. 🤗🤗🤗
total 1 replies
Mantap bro. Alur ceritanya bagus 👍
JWT Kingdom: terimakasih banyak 🙏🙏🙏
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
salam kenal dari ucup Taja 🤭🤭🤭🤭
sehat selalu dan sukses terus 🤲
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ: sama sama nyikmas pendekar 🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!