NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:49.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Hadiah untuk majikan

''Pur, kau lihat ini.'' kucing hitam itu datang sambil menyeret tubuh yang sudah tidak memiliki kepala lagi.

''Astaga kucing ku ini membawa hadiah apa untuk aku?'' Purnama juga bingung ketika melihat Nana datang sembari membawa tubuh tanpa kepala.

''Hadiah kepala mu itu, tadi aku menemukan dia di area persawahan sana dan Kemungkinan dia adalah salah satu korban dari iblis itu.'' Nana kesal sendiri karena dia diperlakukan seperti hewan peliharaan.

''Kok masih kemungkinan, bukankah kau tadi sudah mendengar sendiri kalau aku memang korban dari iblis itu.'' Taufik protes kepada Nana.

''Diam dulu congor kau ini.'' bentak Nana karena dia kesal sekali.

Bukan hanya membentak saja tapi dia juga sampai mendorong tubuh Taufik sehingga mau tidak mau tubuh tanpa kepala itu jatuh terjengkang ke belakang, Purnama memperhatikan dengan seksama bentuk dari korban tersebut dan dia juga melihat bagaimana bekas irisan yang ada pada bagian leher untuk memastikan Apakah itu langsung di cabut atau menggunakan senjata.

Purnama segera menyimpulkan bahwa seseorang yang telah mengambil kepala orang lain itu tidak memakan arwah dari korban, ini terbukti ketika Taufik masih datang menemui Nana untuk meminta bantuan dan sekarang berhadapan langsung dengan dia yang sedang berusaha mencari barang bukti lebih banyak lagi di kawasan Desa tragedi itu.

Ada rasa keraguan yang begitu besar di dalam diri Purnama ketika tadi dia sudah sangat yakin bahwa pelaku memang sosok iblis kejam, Sebab dia tidak memakan arwah dari korban juga sehingga dibiarkan begitu saja dan itu adalah kesalahan yang cukup besar bagi dunia alam gaib saat ini.

Karena bila arwah korban dibiarkan begitu saja maka Nanti para penyelidik akan dengan cepat menemui arwah tersebut dan bisa bertanya tentang apa yang telah terjadi, kemungkinan besar pelaku ini adalah manusia biasa dan dia sedang memuja seorang siluman sehingga membutuhkan kepala manusia untuk dia Jadikan tumbal seperti yang telah terjadi di desa sebelah juga.

Tapi menurut anda sendiri kemungkinan iblis itu sengaja membiarkan para korban tidak musnah begitu saja di kawasan ini, Sebab dia juga tidak bisa melihat sehingga kemungkinan sengaja di biarkan begitu saja tanpa harus di musnahkan, ini saja Menurut Taufik dia sama sekali tidak bisa melihat sehingga hanya ada kegelapan yang ada pada dia.

''Yang bazar ini ya?'' Purnama bertanya sembari menatap Nana.

''Bazar apaan dah?'' Nana balik bertanya karena dia tidak paham.

''Itu kan ada dua korban di desa ini dan salah satu Kalau tidak salah namanya bazar.'' jelas Purnama.

''Auzar goblok, mana ada pula kau ganti sekarang jadi bazar!'' Nana kesal sekali kepada Purnama.

''Oh Auzar, jadi ini korban yang mana?'' Purnama tersenyum malu.

''Taufik, ini yang mati di area persawahan sana dan dia masih bujangan.'' jawab kucing hitam itu.

''Hei, Jadi kau tidak bisa melihat Siapa yang sudah melakukan atau mencuri kepala kau?'' Purnama mendekati tubuh tanpa kepala itu.

Taufik melambaikan tangan dengan cepat karena dia memang sama sekali tidak mengetahui siapa yang telah mencuri Kepala dia, dan sampai sekarang dia juga hanya bisa melihat kegelapan sehingga tidak bisa berjalan normal seperti para arwah lain yang masih tetap memiliki kepala serta mata juga sehingga kondisi mereka tidak terlalu seram.

''Tapi aku bisa menebak bahwa wujud dia itu sangat besar sekali dan begitu tinggi, yang lebih pasti dia tidak memakai baju.'' Taufik menjelaskan kepada Purnama.

''Eh apa Dia tidak punya uang untuk beli baju?'' Nana kumat kembali.

''Loh apa dunia setan juga masih perlu beli baju ya?'' Taufik malah Mengikuti alur pembicaraan Nana.

''Jangan sampai kalian berdua aku banting sampai hancur!'' Purnama berkacak pinggang menatap mereka berdua.

Nana langsung tutup mulut karena tahu sendiri bahwa Purnama tidak pernah main-main dengan ancaman yang sudah dia keluarkan itu, tapi kalau Taufik masih bersikap santai karena dia tidak pernah mengenal siapa purnama dan bagaimana kelakuan dia bila sudah terlanjur emosi seperti itu.

''Wah seperti nya kau wanita yang keras sehingga mau main banting saja!'' Taufik malah bercanda.

''Hoo kau perlu pelajaran ternyata!'' Purnama tertawa kecil karena dia merasa mendapat tantangan.

''Pur jangan, Pur!'' Nana berusaha untuk mencegah namun itu semua sudah terlambat.

Wuuuuut.

Braaaaaak.

''Aaaaaggkkk kau sungguh membanting aku? wanita seperti apa kah dirimu itu!'' Taufik berteriak keras karena dia kesakitan dan juga penasaran dengan wujud Purnama.

''Kau cari saja kepalamu itu sampai dapat kehilangan nanti baru bisa melihat wujud aku ini bagaimana.'' Purnama menginjak tepat pada bagian dada.

''Alah kok masih saja Dia memiliki rasa tega untuk menghajar setan yang tidak memiliki kepala seperti itu.'' Nana berkata pelan dan Dia segera mencari tempat duduk untuk bersantai.

''To... tolong!'' Taufik begitu kesulitan untuk bergerak karena dia merasakan sakit tidak terkira.

''Ya kau harus menyadari tentang hal itu bahwa dirimu itu adalah pihak yang meminta tolong sehingga tidak perlu bersikap Congkak!'' tegas Purnama.

Taufik menyadari bahwa dia telah berhadapan dengan sosok yang begitu tegas dan juga tidak memiliki rasa Iba walau hanya sedikit, tapi apa yang dikatakan oleh Purnama itu memang benar bahwa dirinya adalah pihak yang meminta tolong sehingga harus tetap bersikap sopan dan menerima apa saja perlakuan itu.

Jadi bisa di katakan bahwa dirinya mau tidak mau harus menerima segala perlakuan dari purnama dan akan menuruti apa saja yang telah dia perintahkan, tentu itu semua demi kepala yang telah hilang entah kemana dan kemungkinan dicuri oleh pelaku yang sama seperti iblis yang telah mencuri kepala milik suami Ulya.

''Jadi kalau misal nanti kepala itu bisa ketemu maka aku pasti bisa melihat dunia lagi kan?'' Taufik bertanya dengan penuh harap sekali.

''Dunia seperti apa yang kau lihat ini sehingga bersikeras ingin kembali pada kepala itu?'' Purnama bertanya dengan suara sinis.

''Ya setidaknya aku bisa melihat saja dan tidak berjalan menghafal seperti ini.'' Taufik berkata dengan serius sekali.

''Itu pasti selama ini kau selalu jelalatan ketika melihat orang lain sehingga sekarang harus menerima konsekuensi tidak bisa melihat dunia lagi.'' Nana berkata sembari tertawa.

''Hahahahaaa aku rasa memang benar sehingga dia sekarang mendapat Karma dan tidak bisa melihat wanita cantik itu.'' Purnama juga setuju dengan hal tersebut.

Taufik tidak lagi memprotes tentang kenyataan itu karena dia mengetahui sendiri bagaimana selama ini tabiat buruk yang ada di dalam diri dia, meski telah memiliki kekasih bernama Aisyah namun tetap saja terkadang dia melihat orang lain yang menurutnya jauh lebih menarik.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
eehh mancing ratu ular memang ini si iis
Sabrina Qheyla Putrie
Siang thor💪
putri wahyu
masih pagi lah Bess,blm siang sangat ini..🤦
aku menanti si Iis kena banting sm mba pur😏
Ela Jutek
pagi mak, kok siang sih
edelweis🌻
ayo banting si iis pur,atau bawa aja kelembah kematian.biar kapok dia
Apriyanti
lanjut thor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!