Seorang pemuda lumpuh di rainkarnasi ke dunia tales of demon's and god's dengan sebuah system. Menjadi seorang kultivator terkuat, melawan berbagai musuh layaknya menginjak semut. Nantikan kisah dari MC kita untuk mengakhiri kekacauan di dunia Tales Of Demon's And God's.
Note: Karya iseng-iseng cuma buat belajar nulis!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gamaken, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kristal Resonansi Spiritual
Untuk defisi inti, tempat ini sebenarnya agak misterius, untuk memasuki tempat itu setidaknya membutuhkan usaha keras, dimana setiap murid dari defisi bagian dalam diwajibkan untuk melewati ujian khusus.
Sejauh ini tidak ada yang mengetahui ujian apa yang harusnya dilewati setiap murid, karena itu selalu berubah-ubah dan tidak tetap.
Adapun jika mereka berhasil atau lulus setelah melewati ujian tersebut maka dia berhak memasuki defisi inti.
Selain itu murid-murid dari defisi inti paling tinggi hampir setara dengan seorang patriark atau tetua, dan tugas utama mereka adalah melindungi wilayah dalam maupun luar sekte. Mirip-mirip dengan penegak hukum...
Dalam beberapa waktu Han Luo mengatakan dengan rinci tentang beberapa hal yang harus diketahui oleh Ling Tian.
"Harusnya dengan kemampuanku tak akan sulit untuk menempati salah satu defisi tersebut," ungkap Ling Tian dengan santai.
Sementara Han Luo mengangguk setuju, walaupun ia sebenarnya tak tahu pasti seberapa kuat pemuda di hadapannya ini, namun melihat kekuatannya terakhir kali harusnya tak akan menjadi masalah bahkan untuk menempati defisi bagian dalam atau defisi inti.
"Tapi, saya justru penasaran dengan asal-usul tuan muda Ling. Setelah saya amati sepertinya tuan muda ini tak berasal dari tempat ini," kata Han Luo memiringkan kepalanya melirik Ling Tian.
Mendengar perkataan pria paruh baya tersevut, Ling Tian sedikit tersenyum. Seperti yang ia duga, tak mudah baginya untuk menyembunyikan kebenaran.
"Saya berasal dari alam lain, tempat yang disebut benua Ilahi. Namun, hanya sedikit orang yang mengetahui tempat tersebut karena sebuah alasan," balas Ling Tian.
Ia hanya mengatakan sedikit tentang benua Ilahi dan tak menjelaskannya panjnag lebar, akan tetapi Han Luo justru kebingungan karena baru pertama kali mendengar tentang alam tersebut.
"Hmm, saya mengira selain benua Kabut Suci dan Reruntuhan Naga, tak ada lagi alam yang lain, tapi ternyata saya salah," ucap Han Luo.
Dan sekarang Ling Tian lah yang merasa sedikit tertarik, tak menyangka akan mendengar tentang nama alam itu dari mulut patriark Han Luo.
"Reruntuhan Naga? Mungkinkah patriark Han mengetahui sesuatu tentang alam ini?" tanya Ling Tian.
Keduanya tampak saling tatap dengan pandangan bingung dan bertanya-tanya. Patriark Han Luo justru tak menyangka Ling Tian akan bertanya tentang hal itu, dia pikir Ling Tian mengetahuinya.
"Apa tuan muda Ling tak tahu?" Han Luo balik bertanya.
Mengungkit tentang alam Reruntuhan Naga, hampir semua orang dari berbagai aalam mengetahui tempat ini kecuali penduduk asli benua Ilahi yang benar-benar terkunci dan kehilangan akses dengan dunia luar.
"Tidak, aku tahu tentang tempat itu, namun belum pernah ke sana. Apakah patriark Han memiliki atau mengetahui cara menuju ke tempat itu?" sekali lagi Ling Tian bertanya.
Sementara Han Luo diam seakan berpikir, dan ia baru akan menjawab pertanyaan tersebut. "Saya hanya mengetahui sedikit tentang alam itu, namun saya pernah mendengar bahwa Master Sekte Azure Dragon memiliki akses dan hubungan dengan orang-orang dari sana."
"Master Sekte?" Ling Tian akhirnya menemukan sedikit informasi yang paling ia butuhkan, biar bagaimanapun dia harus pergi ke tempat itu, karena hanya dengan begitu ia dapat bertemu kembali dengan teman-temannya.
"Jadi apakah tuan muda Ling tertarik dengan bergabung sebagai murid Sekte Azure Dragon?" patriark Han bertanya.
Sejujurnya tak ada gunanya bergabung sebagai murid sekte atau tidak, bahkan dengan kemampuannya sendiri Ling Tian mampu berkembang lebih jauh tanpa bantuan siapapun.
Akan tetapi sepertinya ia perlu mengambil bagian dalam hal tersebut, jelas karena ia memiliki alasan dan sebuah tujuan tertentu.
Dengan begitu Ling Tian menyetujui tawaran patriark Han Luo, ia pun mengikutinya untuk melakukan registrasi pendaftaran di pitu gerbang utama Sekte Azure Dragon.
Tidak lama bagi Ling Tian untuk menunggu, berkat pengaruh Han Luo sebagai seorang patriak dari kalan penting, ia dapat maju lebih dulu dan menjalankan tes atau ujian kualifikasi murid.
"Terdapat sepuluh kristal resonansi spiritual, tugas anda hanyalah untuk mencoba menyalakan mereka dengan mengalirkan energi spiritual dalam tubuh anda... Minimal anda harus mengaktifkan tiga kristal untuk emenuhi kualifikasi sebagai murid sekte," jelas seorang pengawas.
Mendengar penjelasan dari seorang pengawas, jelas bahwa cara kerja dalam tes tersebut sangatlah mudah. Namun, kenyataannya tak seperti itu.
Memang pengawas itu berbicara seolah itu tampak mudah, tapi kristal resonansi spiritual tak dapat diaktifkan dengan semudah itu. Hanya mereka yang memiliki bakat dan fondasi kuatlah yang mampu mengaktifkannya.
Dan standar dari Sekte Azure Dragon paling tidak mampu mengaktifkan tiga kristal agar dapat lulus dan menjadi bagian dari murid definisi luar.
Pada saat ini Ling Tian berdiri mengamati kristal seukuran ibu jari tersebut. Tangannya perlahan di letakkan di atasnya kristal kemudian dia menyalurkan energi spiritual ke dalamnya secara perlahan.
"Tak ada bedanya denga pengujian akar spiritual di Sekte Bulu Ilahi," pikir Ling Tian.
Arus lebut dan pancaran biru pucat energi spiritual menarik setiap kristal dalam getaran yang hebat. Mereka mulai menunjukkan perubahan dan menunjukkan tanda-tanda cahaya pucat yang terpancar.
Dalam sekejap tiga kristal seukuran ibu jari telah menyala, meninggalakan cahaya ungu kehitaman yang luar biasa. Mereka tak hanya berhenti sampai disana, bahkan kristal ke empat, ke lima, ke enam, ke tujuh, ke delapan, serta ke sembilan mulaimenunjukkan perubahan yang signifikan dengan cahaya yang sama.
Sontak tiga mengawas yang memperhatikan setiapp proses menjatuhkan butiran keringat dan menatap penuh kejutan.
"Tidak mungkin... Dia sebenarnya memiliki bakat kelas Surga tingkat sembilan!" ujar sang pengawas dalam keterkejutan.
Dari apa yang dia katakan terdapat beberapa kriteria penilaian, seperti bakat kelas Manusia yang menunjukkan cahaya merah kecoklatan, lalu ada juga bakat kelas Bumi dengan ciri-ciri bercahaya biru pucat dan bakat kelas Surga akan menunjukkan cahaya ungu kehitaman.
Di antara kelas-kelas bakat tersebut masing-masing terdapat sepuluh tingkat sesuai dengan jumlah kristal resonansi yang diatur.
Seperti halnya Ling Tian yang membangkitkan sembilan kristal bercahaya ungu yang berarti ia memiliki kemampuan kelas Surga tingkat sembilan.
Kesadaran setiap orang hampir tertuju pada pertunjukan tersebut, jarang-jarang mereka menyaksikan keajaiban seperti itu. Bahkan dalam sepanjnag sejarah Sekte Azure Dragon, hanya sedikit yang menunjukkan bakat kelas Surga, itupun tak lebih dari tingkat lima.
"Hmm, anda lulus sebagai murid defisi bagian dalam... Silahkan menuju balai Spiritual Naga untuk mengambil token murid dan barang lainnya." ucap seorang pengawas.
Setelah tes sederhana itu selesai, Ling Tian bergegas meninggalkan tempat pendaftaran dan mengikuti patriark Han Luo menuju balai Spiritual Naga.
"Pemuda itu adalah bakat yang langka, laporkan ini ke pihak atas." bisik seorang pengawas dengan pengawas lainnya.
...