NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:74.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rantai

"Pelgi sana. Ngapain dekat-dekat sama Onty Callie? Melusak pemandangan sekali," teriak Kai sambil berkacak pinggang.

"Mending kamu diam saja, anak kecil. Bobok siang aja sana daripada di sini," ucap seorang remaja laki-laki yang menggunakan seragam sekolah sama dengan Callie. Bahkan dia mengusir Kai dari sekolah ini.

Dia adalah Kenzi yang langsung menemui Callie saat mengetahui gadis itu berangkat ke sekolah. Walaupun tadi dia sempat mendengar bahwa Callie membawa seorang anak kecil. Kenzi yakin kalau anak kecil yang dimaksud adalah bocah sama dengan saat bertemu ketika membeli bakso. Saat sampai di kantin, terlihat Callie duduk bersama ketiga sahabatnya dan Kai. Melihat kedatangan Kenzi, Kai langsung turun dari kursi dan berkacak pinggang di depannya.

Kai terlihat tidak suka melihat kedatangan Kenzi yang ingin mendekati Callie. Padahal Kai sudah memperingati Kenzi agar tidak mendekati Callie. Namun sepertinya peringatan itu tidak diindahkan oleh Kenzi. Remaja laki-laki itu mengangkat badan Kai dengan mudah kemudian dipindahkan ke dekat pohon. Kenzi langsung duduk di samping Callie tanpa mengindahkan Kai yang sudah memelototinya.

"Dipikil Kai ini tuyul penunggu pohon?" seru Kai dengan raut wajah memerah karena emosi.

"Emang. Cocok banget itu sudah jadi tuyul," ucap Kenzi dengan santainya.

"Jangan main-main sama Kai. Kalau lagi ngamuk, ini kantin bisa rata sama tanah." peringat Callie dengan lirikan sinisnya. Dia memilih diam karena malas berurusan dengan Kenzi. Namun setelah Kenzi duduk di sampingnya, Callie langsung memperingatinya.

"Aku kan hanya bercanda," ucap Kenzi sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Suasananya menjadi begitu canggung.

"Dia kalau nangis, banjir ini kayanya kantin." ucap Naura menambahkan.

Nggak mungkin. Terlalu lebay kalian,

Kenzi terkekeh pelan untuk menutupi perasaan aneh yang tiba-tiba menyergap dalam hatinya. Rose pun melambaikan tangannya ke arah Kai agar mendekatinya. Kasihan sekali Kai ini ingin datang ke sekolah bersama Callie agar bisa jajan. Namun malah bertemu dengan Kenzi, orang yang tak disukainya. Kai pun duduk di pangkuan Rose sambil menatap Kenzi dengan tatapan tajamnya.

"Minta diulek sambal itu muka jeleknya. Dasal olang jahat," seru Kai yang seakan tengah menabuh genderan perang dengan Kenzi.

"Jahat apanya, Dek? Kakak lho orang baik. Kamu cuma belum mengenal Kakak aja," ucap Kenzi dengan menampilkan senyumnya.

"Senyum palsu kaya sikopet," ceplos Kai membuat Kenzi memelototkan matanya.

"Benar. Mukamu kaya sikopet yang lagi nyamar jadi anak SMA," bisik Callie dengan tatapan sinisnya.

Hahaha...

Kalian ini suka sekali bercanda,

Kenzi memilih berdiri kemudian pergi dari sana. Padahal tadi niatnya ingin bertemu dan ngobrol sama Callie malah merasa disudutkan. Namun sebelum pergi, tatapan Kenzi berubah saat menatap Kai. Ada tatapan kesal sekaligus ingin memberinya sebuah peringatan lewat mata itu. Callie yang melihat perubahan pada mata Kenzi pun sedikit terkejut. Namun senyum miring menghiasi bibir Callie seakan tengah meremehkan Kenzi.

"Kalian hati-hati sama dia. Jangan ada yang mau diajak pergi sama dia atau ngobrol berduaan aja," ucap Callie memperingatkan ketiga sahabatnya.

"Emangnya ada apa, Callie? Dia mau menghipnotis kita terus diculik?" tanya Rose dengan tatapan penasarannya.

Lebih buruk dari itu. Pokoknya ingat peringatanku tadi,

Iya,

Onty Callie juga halus hati-hati. Sepeltinya olang itu menalgetkan Onty Callie dan Kai tampan ini. Pokoknya semua halus hati-hati,

Nanti Onty Callie tembak dor dor dor kalau dia macam-macam,

Hahaha...

***

Brakkk...

"Siapa yang menyuruh kalian untuk membawa Mika dan Axel?" sentak seorang laki-laki sambil menggebrak meja di dekatnya. Setelahnya dia memegang erat kerah salah satu sanderaan.

Dia adalah Rendra yang berhasil mengamankan beberapa orang yang membawa Mika dan Axel. Berkat alat canggih dari Callie, mereka dengan mudahnya dibekuk. Posisi mereka saat ini duduk di lantai kotor dengan tangan dan kaki terikat. Di tengah-tengah lima orang itu ada sebuah rantai menjulang ke atas yang menyatu dengan mereka. Nantinya rantai itu akan ditarik ke atas jika orang-orang tersebut tak mau mengakui perbuatannya. Mereka berlima akan bergelantungan di atas jika rantai tersebut ditarik.

"Kami tidak akan memberitahu," sentak salah satu di antara mereka.

Krincing... Krincing...

Krekkkk...

Aaaaaa...

Tolong...

"Rasakan itu," seru Rendra meledek lima orang yang tadi begitu sombong berteriak kepadanya. Bahkan kini kelimanya sampai berputar karena alat itu tengah dimainkan oleh Callie melalui sebuah remote.

"Gitu terus aja biar mereka mual. Enak kan? Udah kaya naik baling-baling pesawat," lanjutnya sambil terkekeh pelan.

Hoekkk... Hoekkk...

Iuh....

Menjijikkan,

"Hentikan," teriak salah satu di antara mereka yang sudah mual bahkan sampai muntah.

Balik...

Aaaaa...

Badan mereka dibalikkan oleh Callie yang sedari tadi hanya melihat saja. Namun tangannya masih aktif bergerak untuk mengontrol remote. Rendra yang melihat inovasi produk buatan Callie hanya bisa mengacungkan jempolnya. Dia sungguh takjub dengan kehebatan dari pemimpinnya itu. Walaupun terlihat kejam karena mempunyai alat-alat untuk menghukum seseorang, tapi Callie sangat baik pada anggota DEVIL CROWN.

Beberapa kali dia meminta Rendra untuk menanyakan keluhan atau masalah keluarga dari masing-masing anggotanya. Kemudian Callie akan menyelidiki apakah ucapannya jujur atau tidak. Setelah itu baru lah Callie bertindak melalui Rendra. Kehidupan keluarga dari anggotanya, semua dibiayai oleh Callie. Dimulai dari kesehatan, pendidikan, makanan, dan tempat tinggal yang layak.

"Kami mau mengaku, Nona. Tolong hentikan," seru salah satu di antara mereka memilih untuk menyerah. Tidak kuat pada siksaan dari Callie yang ternyata sangat mengerikan.

"Tono, jangan macam-macam. Habis..."

"Sama aja. Mau kita mengaku atau tidak, semuanya akan habis. Setidaknya jika aku mati di sini, tidak membawa rasa bersalah." sela seseorang yang bernama Tono. Dia yang akan mengakui semua perbuatannya dibandingkan harus mati dalam rasa bersalah.

"Pilihan yang sangat tepat. Nanti kamu bisa bebas dan aku kasih kesempatan hidup bersama keluargamu," seru Callie membuat semua orang terbelalak kaget.

"Yang benar, Nona?" tanya Tono dengan tatapan tak percayanya.

"Ya, asalkan berubah. Hidup yang benar, jangan diulangi lagi. Kalau sampai diulangi lagi, mungkin kamu akan..."

"Tidak akan pernah saya mengulanginya, Nona." sela Tono yang tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan hidup ini.

Callie hanya menganggukkan kepalanya. Sejenak rantai besi itu dihentikan oleh Callie kemudian Tono diturunkan oleh Rendra. Sedangkan empat oranglainnya, tidak akan pernah Callie lepaskan. Walaupun sebenarnya tanpa mereka mengaku pun, Callie bisa mencari tahu sendiri. Namun ini akan lebih jelas jika ada seseorang yang mengaku sendiri. Empat orang itu hanya bisa menatap Tono yang dibawa keluar Rendra dan Callie. Tampaknya mereka sangat menyesal karena tidak mau mengaku.

"Tono... Bantu kita woyyy..."

"Di luaran sana kamu akan tetap diburu sama..."

Aaaaa...

1
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
Novita Sari
penasaran siapa orang jahat sama plastik mika...
tia
thor keluarga mika tidak ada yang tau
Rai Gojess
siapa biang masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!