NovelToon NovelToon
Gairah Anak Angkat

Gairah Anak Angkat

Status: tamat
Genre:Pelakor / Teen Angst / Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:907.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Noor Hidayati

Tidak ada yang lebih menyakitkan dari penghianatan oleh orang-orang yang kita cintai. Namun hal ini harus dirasakan oleh Amira Febriana Tridigara, Seorang istri yang harus menerima penghianatan besar dari suami dan gadis muda yang telah di rawatnya sejak masih Bayi.

Akankah Amira memaafkan penghianatan itu, Atau justru membalas penghianatan mereka dengan sangat kejam?


Add FB : I'tsmenoor
Follow Instagram : @_itsmenoor

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noor Hidayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita Itu

Setelah seharian keliling mencari rumah sewa, Akhirnya Sofyan melihat papan tulisan rumah disewakan. Mereka pun turun dan menghubungi nomor pemilik rumah yang tertera.

Tak butuh waktu lama pemilik rumah yang tinggal tak jauh dari rumah tersebut pun datang untuk menemani Sofyan dan Sherly berkeliling melihat-lihat isi dalam rumah.

"Bagaimana Pak, Apakah Anda menyukai rumah kami?" tanya pemilik rumah.

"Sherly, Apa kamu menyukainya?"

"Suka tapi tidak ada apapun di disini," ucap Sherly yang tak melihat berbagai macam alat elektronik di rumah sewa tersebut.

"Kalau masalah televisi, Kulkas dan barang elektronik lainnya memang kami tidak menyediakan, Kami memang hanya menyediakan AC, Tempat tidur, Sofa dan barang-barang inti lainnya."

"Tidak masalah Bu, Nanti kami akan melengkapi semua sendiri," ucap Sofyan yang tidak mau repot lagi mencari rumah sewa lainnya.

"Baiklah kalau begitu saya serahkan kunci rumah ini pada Anda," ucap pemilik rumah yang kemudian pamit pulang.

Sofyan melihat Sherly yang masih terlihat tidak senang dengan rumah yang Sofyan sewakan. Namun Sofyan berusaha meyakinkan Sherly jika rumah itu jauh lebih baik daripada rumahnya yang untuk duduk saja sulit.

"Kamu jangan khawatir, Aku akan memenuhi segala kebutuhan yang kamu perlukan." bujuk Sofyan.

"Tapi Mas Chalid harus sering-sering datang kemari biar Aku tidak kesepian."

"Ya tentu saja, Kamu tidak perlu khawatir, Kamu pikir untuk apa Aku menyewakan mu rumah jika tidak ingin sering-sering menemui mu, Hmm?"

Mendengar itu Sherly tersenyum bahagia.

"Baiklah, Kalau begitu Aku pergi dulu, Nanti..."

"Mas Chalid..."

"Ya."

"Untuk apa buru-buru, Ini kan udah malem, Di luar hujan lagi."

Mendengar apa yang Sherly katakan, Sofyan berpikir jika apa yang dikatakan Sherly ada benarnya. "Untuk apa Aku terburu-buru jika sampai rumah Amira tidak lagi mau bicara apalagi melayaninya. Lebih baik Aku di sini bersama Sherly yang selalu menyenangkan ku."

Setelah mengatakan itu dalam hatinya, Sofyan pun merangkul pundak Sherly dan mengajaknya masuk ke kamar.

•••

Amira keluar dari butik ketika semua orang telah pulang terlebih dahulu. Pun demikian dengan Ammar yang telah meminta izin sejak sore karena merasa tidak enak sudah seharian berada di butik. Namun Ammar juga meminta izin untuk kembali jika ia sedang merasa bosan atau menginginkan teman bicara. Karena merasa itu hal yang wajar Amira berpikir tidak ada salahnya berteman dengan Ammar, Lagipula Amira juga hanya menganggap Ammar seperti pelanggan yang lainnya sehingga ia harus bersikap baik tanpa berpikir yang macam-macam. Amira hanya berpikir selagi ia bisa membantu meskipun hanya sekedar mendengarkan curahan hatinya kenapa tidak.

"Mbak Amira..."

Amira yang tengah mengunci pintu butiknya tersentak seraya menoleh ke belakang melihat orang yang tiba-tiba memanggilnya. Amira termangu melihat wanita yang pernah datang bersama Ammar untuk mencoba gaun yang ia pesan kepadanya.

"Mbak Amira masih ingat dengan saya?"

"E-iya... Kalau tidak salah kamu calon istrinya Ammar?" tanya Amira pura-pura memastikan.

"Wah sepertinya Mbak Amira udah akrab ya dengan Mas Ammar sampai sebut namanya doang tanpa embel-embel."

"E-bukan begitu, Dia lebih muda dari saya, Dan beberapa hari ini dia sering datang jadi enak saja kalau ngobrol langsung panggil nama."

"Jadi bener Mas Ammar sering datang kemari, Kalau boleh tahu, Mas Ammar cerita apa saja?"

Amira terdiam seolah terperangkap dengan pengakuannya sendiri.

"E-bukan apa-apa, Maaf yah, Ini sudah malam, Aku pulang dulu."

"Mbak Amira..." wanita itu kembali menghentikan Amira yang bergegas pergi meninggalkannya. Kemudian dia melangkah kedepan Amira yang tidak memiliki pilihan lain selain berdiam diri menunggu apa yang ingin wanita itu katakan.

"Pasti Mas Ammar bilang kalau Aku berselingkuh dengan mantan ku kan Mbak?"

Amira hanya diam tak tahu harus menjawab apa.

"Semua itu tidak benar Mbak, Mas Ammar hanya salah paham, Tapi sekalipun Mas Ammar tidak pernah mau mendengarkan penjelasan ku." wanita itu menjeda ucapannya dan memasang wajah sedihnya.

"Mbak... Kita kan sama-sama wanita, Mbak pasti tahu jika hari pernikahan adalah hari yang paling di nantikan, Apalagi jika yang mempersunting kita laki-laki yang sangat kita cintai. Masa dengan bodohnya Aku menghianatinya menjelang pernikahan. Apa menurut Mbak itu mungkin?" lanjutnya lagi.

Amira terdiam mendengar apa yang wanita itu katakan.

"Jika dipikir-pikir itu sangatlah tidak mungkin, Apa Ammar hanya salah paham saja pada Wina?" batin Amira.

Bersambung...

1
Alta Kenz
nah gitu bermain elegan buat diri sendiri hepi Amira, biarkan mrk manusia l**Nat itu
Ellya Muchdiana
si sofyan jadi gembel, dipecat dari kerjaannya, dikuras hartanya sama si sherly, rasain kau, makan tuh nafsu bejatmu
Ellya Muchdiana
harusnya tendang burungnya biar KO, laki2 biadab
Heriyani Lawi
maaf Thor mau nanya, umur Amira brp ya kok masih dipanggil nona oleh art?
Yuliana Purnomo
penyesalan selalu diakhir bang Sofyan
Yuliana Purnomo
kapok kan Sofyan
Yuliana Purnomo
sedih nya,, Amira 😢😢
Yuliana Purnomo
Amar maju terus pantang mundur
Yuliana Purnomo
hadeeehhh kata orang Jawa tumbu oleh tutup, cocok niih pasangan sinting
Yuliana Purnomo
heehh emang enak dicuekin istri?? Sofyan Sofyan
Yuliana Purnomo
pantesan aja takut diceraikan Amira
Yuliana Purnomo
pasti pak Narto diimingi uang bulanan JD mau menerima anknya kembali
Yuliana Purnomo
jelas mereka masih punya cara untuk mengulang perselingkuhan nya
Yuliana Purnomo
heemmmm Amira dilema
Yuliana Purnomo
penyakit ini mah,, Sherly Lo sakit
Yuliana Purnomo
oooh,, trauma masa lalu??? tapi gak mungkin kan Amira gak bawa Sherly ke psikiater?? secara Amira sesayang itu PD sherly
Yuliana Purnomo
baru nyadar kh?? kamu Sofyan?¿ kalau ank angkat mu,,, murahan??? terlambat kamu menyesal
Yuliana Purnomo
halaaaahh gak usah dipercaya omongan Sofyan,, Amira,,,lain dimulut lain juga dihati,, apalagi kalau sudah kena godaan ank angkat tak tau adab itu pasti meleleh lagi dia
Yuliana Purnomo
beri pelajaran SM penjahat kelamin macam Sofyan,, Amira kamu bisa
Yuliana Purnomo
uuuuh ternyata sudah selama itu mereka selingkuh¿?Amira baik banget kamu sampe gak bisa mengenali gelagat mereka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!