Velia harus rela menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahannya dengan Daniello. Laki-laki yang memiliki kelakuan menyimpang, sampai dimana sang ayah mertua meminta janji pada Velia agar mengubah sang anak menjadi laki-laki yang normal.
"Berjanjilah pada papah, bahwa kamu. Akan membawa anak papah ke jalan yang benar,"
"Tapi..."
Dengan memelas ayah mertua Velia Tuan Samanta memohon pada dirinya, membuat Velia tak bisa berbuat apa pun. Dan belum lagi cinta masa lalu Velia dan Daniello yang kembali, saat mereka saling cinta.
Akankah mereka bersama? Ikuti kisah Velia dan Daniello.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopani Dwi Ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part.24
Harumi menarik Velia menjauh dari para tukang ghibah, kini Harumi dan Velia duduk berdua di taman belakang.
"Kamu mau minum?" tanya Harumi.
"Engga tante, aku gak minum." Tolak Velia, Harumi pun mengangguk.
"Kamu ternyata lebih cantik aslinya, kemarin pas pernikahan kalian. Tante ada di Jepang, nemenin om." Kekehnya.
"Kamu jangan di ambil hati, perkataan Widuri. Di memang orangnya gitu," sambung Harumi kemudian.
"Iya tante, aku mengerti." Jawab Velia.
Rasanya Velia gatal, ingin bertanya siapa Alkira bagi Ello. Harumi pun penasaran, ingin bertanya tentang Adelia pada Velia.
"Tante aku ke toilet, sebentar yah!"
"Iya nanti langsung ke meja makan saja," ujar Harumi.
"Iya tante."
Di dalam toilet, Velia menatap pantulan wajahnya di cermin. Jika bisa dia ingin benci pada orang, tapi dia tidak bisa melakukannya.
"Bisanya cuma nyinyir aja, kalo mereka tahu siapa Ello. Pasti mereka shock, tapi aku perlu Alvaro kalau memberitahu siapa Ello," gerutu Velia.
Dia pun keluar dari kamar mandi, dan melihat Ello dengan Widuri tengah mengobrol.
"Tante harap kamu bisa menjadi menantu tante loh El!"
Ello hanya tersenyum.
"Mungkin aku dan Kira tidak jodoh tan," balas Ello.
Widuri tak mengetahui permasalahan yang sebenarnya antara Ello dan sang anak, yang dia tahu Alkira pergi ke Korea untuk mengejar cita-citanya. Dan di tentang oleh Ello.
Velia yang mendengar itu pun menjadi geram seketika, dan mengepalkan kedua tangannya. Siap-siap untuk meninju Ello, namun Velia bisa menahan emosinya.
"Alvaro aja belum usai, ehh ini ada satu lagi Alkira." Kesal Velia.
Velia pun memutuskan menuju meja makan, yang sudah di isi oleh sanak keluarga Ello. Tuan Samanta, tersenyum melihat sang menantu. Dan memintanya duduk di dekat dirinya, berhadapan dengan mommy Grasia. Dan di sampingnya terdapat Helena.
"Pah, itukan tempatnya ka Ello." Protes Helena, dia jadi tak suka pada Velia karena gosip tersebut. Dia pun di bully oleh teman-temannya.
"Tidak apa-apa Lena, sekali-kali Velia duduk dekat papah." Ujar Tuan Samanta.
Helena memutar bola mata malas, tak lama Ello dan Widuri pun datang. Ello langsung duduk di sisi Velia, dan tersenyum pada Velia. Namun melihat Velia dengan wajah datarnya, Ello pun bingung.
"Baiklah kita makan dulu, lalu kita lanjut lagi ngobrol-ngobrolnya. Selamat makan," ujar Tuan Samanta.
Velia mengambil sendiri makanannya, sedangkan Ello sudah di ambilkan oleh mommy Grasia.
"Kalo suami mau makan, ambilin. Bukan di ambilin sama ibunya," sindir Widuri, membuat Velia kesal.
"Widuri," tegur Tuan Samanta, Widuri pun melanjutkan makannya. Sementara Ello melirik ke arah Velia, dan mencoba memegang tangannya namun di tepis.
Velia memang merasakan makan malam, dengan keluarga yang lengkap. Tapi kekosongan menghinggapi hatinya, dia tahu dia belum di terima di keluarga Johnson. Terlebih lagi, Widuri ingin Ello menikah dengan anaknya.
Tuan Samanta pun memahami Velia, tapi dia diam saja. Setelah makan malam nanti, dia akan berbicara dengan sang menantu kesayangannya itu.
***
Alvaro sendiri sebentar lagi akan mendarat di Bandara Internasional, Seokarno-Hatta.
"Tinggal beberapa jam lagi, kita akan segera bertemu El. Aku sudah rindu," ungkapnya.
Lain Alvaro lain lagi pasangan Keira dan Dev, selama di pesawat mereka larut dengan pikiran mereka masing-masing.
Devnath sudah tak sabar bertemu dengan Velia, setelah tiga tahun berlalu.
"Kamu pasti semakin cantik Ve," gumam Dev, dia melirik Keira yang menatap ke luar.
Indi sendiri memutuskan untuk pulang ke rumah kedua orang tuanya, setelah mendapatkan pesan beruntun dari sang ibu.
Indi memejamkan matanya, dan menghembuskan napasnya dengan pelan sebelum masuk ke dalam rumah.
"Akhirnya kamu pulang juga, papah kira. Kamu akan lupa pulang," sindir Heri.
"Pah." Tegur Intan.
"Bagaimana?" tanya Heri tanpa menanggapi sang istri.
"Pah, aku...." Indi menunduk.
"Papah udah kasih kamu waktu Di, gak ada lagi waktu. Jika papah di pecat bagaimana?"
"Pah aku gak cinta sama Alvaro," jujur Indi.
"Bukannya kalian dulu saling cinta? Kemana-mana selalu bersama," imbuh Heri.
"Pah, memang kalau kemana-mana bersama, itu tanda cinta? Oke, Indi akan Jujur. dulu memang Indi mencintai Alvaro, tapi dia sudah berubah dan memiliki kekasih pah. Aku gak mungkin jadi orang ke tiga," papar Indi mulai berkaca-kaca.
"Asal papah dan mamah tahu, Alvaro itu gay pah. Kekasihnya Ello, suami Velia sahabat Indi. Velia pun menikah karena terpaksa, dan menutupi siapa Ello sebenarnya. Aku tahu gosip yang menyebutkan aku dan Velia lesbi, tapi Velia tak pernah membahas itu. Dia rela di bully oleh mertuanya dan warga net," cerita Indi, membuat Heri dan Intan terkejut. Pasalnya mereka tak menyangka, bahwa Alvaro penyuka sesama jenis.
Indi pun terpaksa memberitahu, rahasia Alvaro pada orang tuanya. Berharap mereka, membatalkan perjodohan ini.
"Kamu serius Di?" tanya Intan.
"Aku serius Mah, mana mungkin aku bohong. Alvaro membayar ku untuk, menjadi kekasih bayarannya. Sekaligus menutupi siapa dirinya," papar Indi.
Heri dan Intan pun saling pandang, mereka tidak bis berkata-kata. Tapi di sisi lain, mereka pun tidak bisa menolak sepupu mereka Bagas dan Jasmine.
tbc..
Semoga suka maaf typo, jangan lupa tinggalkan jejak makasih 🙏
Dev melecehkan istri orang segitu aja hukumannya
alvaro juga menyerah istri orang untuk dilecehkan dan percobaan pembunuhan malah tidak dapat hukuman sama sekali
dan ene eng saat wanita lain yang melakukan kesalahan
keyra melakukan kesalahan pada beliau langsung diberi hukuman disekap dan dibuat menderita dan taura baru dibebaskan
aku setuju semua tokoh jahat mendapatkan kesempatan berubah tapi yang jadi masalah kenapa hanya wanita jahat yang dapat hukuman yang kejam sedangkan pria2 jahat bebas begitu saja, bahkan setelah melecehkan istri orang
ini lah sifat wanita, mereka akan kejam pada wanita lain yang jahat padanya tapi akan lembut dan tidak tega pada pria lain yang jahat padanya