NovelToon NovelToon
OBSESSION SANG TUAN MUDA

OBSESSION SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurfazilah Cell

Gadis polos yang dunia nya hancur, saat kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua nya, di saat paling rapuh ia jatuh kedalam pelukan pria berkuasa sekaligus pemimpin gelap

Bagis pria itu gadis kecil ini adalah hak mutlak , satu satu nya obsession yang tak pernah ia lepas kapan pun

"Kau milik ku gadis kecil, selama nya semua yang ada padamu itu milik ku tidak akan pernah menjadi milik orang lain, sayang, " ucap nya dengan penuh obsession

Gimana kah cerita nya ,dari pada penasaran kuy baca novel aku 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Obsesif

" Jangan nangis sayang, ayo hukuman apa yang cocok buat Alesha ku ini, karena sudah menolak pulang bersama Ku , ujar Aiden kembali

"Alesha gak tau hiks hiks , jawab Alesha

" Gitu nya, yasudah Aku akan memberikan hukuman kepada Mu, kau harus melakukan nya tampa ada bantahan, ujar Aiden tersenyum licik

"Cium Aku sayang, Aku pengen bibir mungil Mu ini melumat bibir manis Ku, ujar Aiden membuat Alesha tercengang

" Alesha gak mau, Kamu mau melecehkan Alesha, Alesha tidak mau melakukan nya hiks hiks , ujar Alesha yang semakin menghimpit tubuh mungil nya kini iya juga memeluk kedua lutut nya

"Sayang sudah ku bilang bukan, tidak ada bantahan, jangan nangis, setelah Kamu melakukan nya Kamu akan meminta nya lagi sayang, ujar Aiden yang kemudian mendekati Alesha

" Jangan Alesha gak mau hiks hiks, jangan paksa Alesha hiks plis Alesha mohon, ujar Alesha memohon karena Aiden yang semakin mendekati nya

"Sayang jangan takut, Aku gak nyakitin Kamu, Aku haya ingin menghukum gadis manis ku ini , kenapa menolak nya sayang, apa Kamu ingin lebih dari ini hmm , ngomong saja Kamu mau lebih dari ini,? taya Aiden yang mengelus bibir Alesha

" Alesha mohon jangan plis, hiks hiks maafin Alesha, Alesha mau ikut Kamu pulang hiks, ujar Alesha gemetar dengan mata memohon

"No sayang hukuman tetap hukuman, sehabis hukuman ini berjalan kita pulang, lakukan cepat sayang , ujar Aiden

" Jangan plis hiks hiks, ujar Alesha

"Lakukan Alesha Calista Maira, jangan memancing kesabaran ku sayang, atau kau akan ku beri kenikmatan lebih hingga mulut Mu akan lelah menyuruh Ku untuk berhenti karena ke sakitan

" Hiks hiks Alesha, ujar Alesha gemetar

"Sayang Aku hitung sampai tiga jika Kamu tidak melakukan nya Aku beneran nekad sayang, dan Aku tidak akan melepaskan Mu sebelum Aku puas, ujar Aiden mulai menghitung hingga tiba si angka ke tiga Alesha pun mencium bibir nya lembut, Alesha memang begitu kaku karena iya memang tidak pernah melakukan nya apalagi menonton orang ciuman, kini iya sudah benar benar melakukan nya

Bibir manis Alesha menyentuh bibir nya, rasanya sungguh sangat manis dari pada pemanis apa apapun itu, Aiden pun menekan tekuk Alesha agar ciuman Mereka tidak lepas dan melumat bibir manis gadis kecil nya

Hingga ketika melihat Alesha yang sudah hampir ke habisan nafas iya pun melepaskan nya kemudian iya pun mengusap bibir Alesha lembut

" Manis, bibir Mu enak sayang , Aku suka, ini akan menjadi main pertama setiap hari ku, dan ini haya milik ku jangan pernah gadis ku ini berikan kepada siapa pun, atau Aku akan melumat nya hingga dia bengkak , ujar Aiden

"Katakan sayang , Alesha milik seorang Aiden, ucap kan itu Aku mau dengar dari bibir kesukaan ku ini, " ujar Aiden

"Alesha milik seorang Aiden hiks hiks, ujar Alesha iya sungguh sangat ketakutan sekarang, ingin sekali menghilang dari depan Aiden

" Good gril, Kau sangat pintar sayang, ayok Kita pulang pasti gadis manis ku ini sudah mengantuk kan, ujar Aiden menarik tangan Alesha untuk bangun dengan pelan

Alesha pun bangun dan kemudian mengikuti Aiden menuju mobil yang sudah di buka kan pintu oleh Jek

"Masuk sayang, ujar Aiden kepada Alesha, Alesha pun haya mengangguk pelan dan kemudian masuk kedalam mobil di ikuti juga oleh Aiden yang duduk di sebelah nya

Perjalanan ke mansion Aiden memerlukan waktu 20 menit, tidak lama mereka pun sampai di mansion

" Ayok sayang Aku akan mengantarkan Kamu ke kamar hmm, ujar Aiden yang menggenggam tangan Alesha

Alesha pun haya mengikuti saja tampa ada perlawanan, kalian tau sendiri lah Alesha memang gadis penakut , Aiden dan Alesha pun berhenti di sebuah kamar yang lumayan luas, Aiden pun membuka pintu kamar tersebut hingga membuat Alesha terpukau

Iya tidak menyangka kamar ini persis dengan kamar nya yang ada di rumah orang tua nya, namun masih bagusan ini, semua kesukaan nya lengkap tampa ada sisa satupun

"Masuk, ujar Aiden yang di angguki oleh Alesha

" Aku tau semua yang kau suka sayang, ber mulai dari warna kamar berwarna kuning dengan peralatan di dalam berwarna pink, dan coba lihat boneka yang Kamu suka sudah ada di atas kasur Mu, ujar Aiden yang memeluk gadis nya yang masih diam

"Walaupun Aku tau kesukaan gadis manis ku ini terlalu kekanak-kanakan, tapi Aku suka sayang, Aku suka banget, semua hal yang Kamu suka Aku juga menyukai nya, jadi jangan malu untuk meminta sesuatu yang Kamu inginkan hmm, ujar Aiden yang mencium kening Alesha

" Aku hanya mau Kamu nurut sama Aku sayang, patuhi semua larangan ku jangan jadi gadis pembangkang hmm, Aku gak mau nyakitin Kamu sayang, jadi nurut sama Aku dan terus hidup di sisi Aku selama nya, ujar Aiden

"Tapi ini semua bukan milik Alesha, ini milik Kamu, Alesha gak bisa, ujar Alesha

"Semua yang ada di sini milik Kamu sayang, termasuk Aku, semua yang ada di Aku milik Kamu, , jadi tugas gadis Ku harus menerima Nya tampa ada bantahan, ujar Aiden

"Makasih, ujar Alesha kepada Aiden iya tidak tau nama Aiden siapa

"Sama sama sayang, Aku suka suara lembut gadis Ku, ujar Aiden

" Nama Kamu siapa,? taya Alesha pelan

"Aiden sayang, apa kamu mau tanya umurku juga atau biodata ku hmm,? taya Aiden balik

" Tidak usah kak Aiden, pasti Kak Aiden masih muda masih keliatan 25 gitu, jawab Alesha

"Pintar sekali Kamu sayang, Aku jadi Gemes , kanapa Kamu panggil Aku kakak ,? taya Aiden

" Kan Aiden lebih tua sama Alesha, jadi Alesha panggil Kakak, Apa boleh,? taya Alesha

"Tentu sayang, apapun panggil Kamu Aku suka hmm, sekarang Kamu mandi ganti baju, semua nya sudah ada di lemari , terus Kamu tidur hmm nanti makan malam Aku bangun kan, ujar Aiden yang mencium kening Alesha setelah itu keluar dari dalam

Setelah kepergian Aiden Alesha pun berjalan menuju kamar mandi, selang beberapa menit kemudian iya pun keluar dari dalam kamar mandi dan kemudian berjalan menuju lemari, iya memilih piyama kemeja berwarna krem dengan gambaran anak kucing lucu, dengan lengan pendek dan celana pendek, longgar nyaman di pakai, sehabis itu Alesha pun merebahkan badan nya di atas kasur empuk halus dan kemudian memeluk boneka panda lucu, koleksi boneka Alesha dari yang kecil hingga yang paling besar, Aiden memang tau cara menyenangkan hati gadis kecil nya

tak membutuhkan waktu lama Alesha pun tertidur pulas

Bersambung.

Thank you yang udah baca cerita oyen😊

1
🦊 Ara Aurora 🦊
Gue jadi keingat dulu pas gue kecil dulu ayahku pasti jarang pulang gimana mau pulang eh jauh sekali tempat kerjanya yah maklumlah namanya juga cari nafkah ayah ku 😅 sorry yah gue nggak tahu mau komen apa nih
Nurfazilah Cell: iya gak papa kak 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!