"Maaf nyonya, tapi bayi anda tidak bisa diselamatkan." Kata-kata itu seperti pisau yang menancap tepat di jantung nya membuat dia mati rasa.
Namun, tampaknya kematian memang mengikuti nya. "Mommy, pergilah bersama dengan bayimu. kau tidak pantas jadi mommy ku." Kata-kata itu dari bibir kecil dengan wajah yang polos namun senyuman licik terbit seiring dengan mobil yang meledak.
"Jika aku hidup kembali, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama."
Mata itu terbuka dengan napas yang memburu. Dia melihat keseluruh tubuhnya dan sepasang tangannya yang terbuka.
"Baguslah kau sudah bangun. bersiaplah! Pernikahan mu menghitung jam!"
"Aku? hidup kembali?"
Bagaimana kelanjutannya? Apakah akhirnya akan tetap sama atau berubah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Percikan Kecil
Tangan besar dan berurat itu perlahan bergerak meraih tangan mungil nan lembut yang ada dihadapannya. "Aku serahkan putriku kepadamu. Aku harap, kau menjaganya." Athena rasanya ingin muntah mendengar kata-kata itu. Bahkan Daddy nya tidak peduli dia hidup atau mati di kediaman pria yang merupakan menantunya itu. Didalam pikirannya, hanyalah uang dan kestabilan saham di perusahaan sungguh takut hidup miskin.
"Ya, jangan khawatir." Sungguh, Athena benar-benar menertawai kebohongannya menganggap kata-kata itu adalah sebuah janji yang tidak akan diingkari.
Athena merasa jengah, tapi dia harus tetap memperlihatkan keanggunan nya. Bukan sekarang waktunya. "Baiklah, pemberkatan akan segera dimulai." Rangakaian acara berlangsung hingga mulailah pada bagian paling sakralnya.
"Saudara Logan Alistair Vance dihadapan Tuhan dan jemaat nya , bersediakah saudara mengambil Athena Charlotte Alexander menjadi istrimu, mengasihi nya, setia dalam suka maupun duka dalam sehat maupun sakit. sampai maut memisahkan?"
"Ya, saya bersedia." Jantung Athena akan berdebar saat mendengar nya dulu. Namun sekarang, tidak lagi. Dia tidak akan terbedaya, namun dia akan membuatnya menjadi benar dan pria itu akan melakukan nya untuk nya!
"Saudari Athena Charlotte Alexander bersediakah saudari mengambil Logan Alistair Vance sebagai suami mu. Mengasihi nya, setia dalam suka maupun duka dalam sehat maupun sakit sampai maut memisahkan?" Ujar pendeta. Athena diam, dan itu membuat suasana menjadi bisik-bisik sambil berpikir apa yang terjadi. Athena merasakan genggaman Logan menyentuh nya kasar. 'Inilah pria itu yang sebenarnya.'
"Aku bersedia!" Jawab Athena. Dia mengulangi kata-kata itu dengan kata-kata yang berbeda di hatinya. 'Aku bersumpah akan membalas rasa sakit ku, kehilangan putraku, hinaan yang aku terima dan memoroti uang dan hartamu hingga habis seperti yang kau tuduhkan padaku! Aku akan membuat kau dan putrimu bertekuk lutut padaku!'
"Kalau begitu, silahkan untuk mempelai pria mencium mempelai wanitanya. Kalian resmi menjadi suami istri!"
Ekor mata Athena melirik mata yang terbakar cemburu dan tangannya sudah menggenggam belahan gaunnya di samping. 'Sekarang kau akan lihat, pria ini yang kau idamkan ini menjadi milikku dan dibawah kendali ku!'
"Kau tunggu apa? Aku mencium mu?" Suara itu begitu dingin berbisik menusuk telinga Athena. "Jangan harap!" Bisik nya.
"Kenapa? Apa bibir mu terasa gatal karena getah?" Balas Athena.
"Getah apa?"
"Hanya kau yang tau, suamiku. Lagipula, aku juga tidak mau lipstik mahal ku rusak karena getah itu dan biarkan orang-orang semakin berpikir kalau seorang Logan menikahi wanita yang seperti istrinya dan hanya sekedar untuk saham perusahaan serta baby sitter gratis!" Bisik Athena balik.
"Oh, lihatlah... putri kecil mu itu dan siapa wanita itu? Apa dia kerabat mu? Atau...." Tangan besar itu menarik pinggang ramping itu dengan cepat. Membuat semuanya berpikir itu adalah suasana yang intim dan mesra atas pengantin baru.
"Kau ingin aku mengatakan yang sebenarnya? Kau tidak merasa malu?" Ancam Logan.
Bukanya tatapan yang memelas maupun leher yang tertunduk. Tapi senyuman manis dan tatapan yang menyala namun tenang. "Katakan saja. Lagipula, kalau bukan aku, siapa yang akan menjadi pengantin mu? Apa.... wanita itu? Tebak Athena.
"Kau ingin ciuman? Betapa rendahnya dirimu. Aku pikir, kau akan tersipu."
"Tersipu karena apa? Wajahmu? Ada banyak pria Italia dan Spanyol yang lebih darimu. Hartamu? Ya, tapi tetap saja banyak yang lebih darimu. Lagipula, kau itu seorang duda. Sudah ada minusnya." Ejek Athena.
"Kau!" Tapi amarah Logan tertahan. Mereka masih di altar. Tidak ingin memperpanjang masalah, Logan langsung menangkup wajah Athena dan mencium nya.
'Hanya butuh percikan, kena kau!' Athena tersenyum puas, apalagi melihat reaksi Miranda dengan mata yang terbelalak dan bibir terkatup rapat. Sedangkan, sosok kecil itu menatap dengan alisnya yang bertaut.
'Lihatlah mereka! Jangan khawatir, ini baru permulaan!' Athena menahan Logan yang ingin menarik wajahnya memutuskan tautan bibir mereka. Tapi dia tidak membiarkannya, Athena memperdalam ciumannya. Seketika suasana langsung riuh dengan tepuk tangan yang meriah.
Athena melihat tatapan kesal Logan setelah ciuman mereka berakhir. "Pastinya ada paparazi sekecil mungkin, atau pandangan orang-orang. Kau tidak ingin itu mempengaruhi awal pernikahan kita bukan?" Sahut Athena sambil mengusap bibir suaminya yang basah.
"Lumayan, suamiku. Tadinya aku berpikir kau sudah terlatih. Tenyata masih amatir!" Bisikan Athena membuat Logan menahan diri dengan rasa kesal memuncak.
'Wanita ini....' Geramnya.
Bersambung.....
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak 🥰 🙏 🥰