NovelToon NovelToon
Istri Yang Tidak Diharapkan

Istri Yang Tidak Diharapkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Berbaikan / Tamat
Popularitas:377.1k
Nilai: 5
Nama Author: aenyn unyu

Aku dijodohkan.
Dijodohkan, ini bukan zaman Siti Nurbaya lagi, masih zaman yang namanya dijodoh-jodohkan.
Iya, kalimat itu yang sering orang bilang jika mendengar tentang perjodohan. Dan itu juga yang terjadi dengan Adelio Rasyad dan Kanaya Azzahra, mereka terpaksa harus menerima perjodohan karna janji masa lalu kakek mereka.
Akankah pernikahan mereka bertahan lama, atau kandas ditengah jalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aenyn unyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KAKEK INGIN CICIT

Pagi itu seperti biasa, keluarga Rasyad berkumpul dimeja makan untuk menikmati sarapan, dan duduk dikursi masing-masing.

Seperti biasanya, Naya akan bertanya pada kakek Handoko, "Kakek mau sarapan apa, nasi goreng atau roti, Naya ambilin ya." ujarnya berdiri siap untuk mengambilkan apa yang diinginkan kakek Handoko untuk sarapan.

Namun kali ini kakek Handoko bukannya menjawab pertanyaan Naya, tapi dia berkata, "Duduk dulu Naya, kakek gak nafsu untuk makan."

"Apa yang terjadi pa, papa kurang sehat, apa Renata perlu telpon Dokter Robi untuk memeriksa kondisi papa."

"Kamu bisa diam dulu gak Rena, papa sehat wal'afiat, jadi jangan sedikit-sedikit berfikiran papa sakit kalau papa gak mau makan."

Renata langsung diam, dia kembali menghabiskan sarapannya.

"Lio, Naya." kekek Handoko mengarahkan tatapannya pada cucu-cucunya tersebut.

"Iya kek." balas Naya.

Sedangkan Lio menunggu apa yang akan dikatakan oleh kakeknya mengingat wajahnya sang kakek begitu serius.

"Kenapa setiap pagi kakek tidak pernah melihat rambut kalian basah, kalian tidak pernah melakukan olahraga malam ya." ujarnya telak.

"Uhuk uhuk." Lio terbatuk-batuk.

Naya menyodorkan air putih untuk Lio sebelum memberikan jawaban bohong untuk pertanyaan kakek Handoko, "Kan Naya masih menstruasi kek, jadi belum boleh melakukan hal itu."

"Masak menstruasi sampai berminggu-minggu." tandas kekek Handoko tidak percaya, dia tidak bisa dibohongi ternyata, "Almarhum nenek kalian dulu paling lama menstruasi selama tujuh hari, Rena juga, bener gak Rena."

"Iya pa." jawab mama Rena singkat.

Nah lho, Naya kena skak, jadi gak bisa ngejawabkan dia, kakek Handoko beralih pada cucunya Lio, "Atau jangan-jangan kamu impoten Lio."

Mendengar itu Lio tersinggung, dia menjawab, "Kakek kalau ngomong jangan sembarangan, Lio itu perkasa kek, bisa memuaskan perempuan diranjang."

"Terus, apa masalahnya sampai sekarang kalian belum melakukan hal itu, rugi banget kamu Lio, hampir sebulan menikah tapi gak pernah merasakan surga dunia yang sudah di halalkan."

Lio berkelit, "Nayakan masih kecil kek, jadi belum saatnya untuk dijamah."

Mereka membicarakan masalah urusan ranjang seolah-olah membicarakan masalah cuaca saja.

"Masih kecil apanya, kalau sudah menstruasi itu sudah cukup umur untuk digauli."

"Pa, Lio, kenapa kalian harus mendebatkan hal seperti ini sieh dimeja makan." protes Renata.

"Anak kamu ini Rena, sudah dikasih ikan asin halal, malah gak dianggurin."

Naya tersenyum kecut karna dirinya dianggap ikan asin.

"Pokoknya kakek gak mau tahu, kalian harus melakukan hal itu malam ini dan berikan cicit buat kakek secepat mungkin."

"Pa, perkara hamil atau gak kan gak bisa dipaksa, itukan urusan Tuhan." timpal Renata.

"Kalau mereka bekerja lembur tiap malam, apanya yang tidak bisa." kakek Handoko ngotot.

Naya hanya diam sebagai penonton dan pendengar.

"Kalian berdua ingat, segera kasih kakek cicit, kakek bakalan merencanakan bulan madu kalian supaya kalian lebih fokus mencetak keturunan yang berkualitas untuk keluarga Rasyad."

"Kek, gak perlu sejauh itu, Lio di perusahaankan lagi sibuk-sibuknya, jadi untuk saat ini Lio tidak bisa meninggalkan perusahaan."

"Mendapatkan cicit lebih penting dari perusahaan, kamu diem saja Lio gak usah membantah." tandas kakek Handoko tidak bisa dibantah.

Lio merutuk dalam hati, "Kalau sudah ada maunya, inginnya langsung didapatkan, difikir gampang apa buat anak, apalagi kalau bikinnya dengan perempuan yang gak gue cintai."

****

Naya mengikuti Lio dibelakang melepasnya untuk berangkat pergi ke kantor.

"Kenapa lo ngikutin gue." bentak Lio, rasa keselnya sama kakek Handoko dilampiaskannya pada Naya.

"Naya mau salam mas." meraih tangan kanan Lio dan menciumnya, Naya kemudian menyerahkan kotak bekal makanan untuk makan siang Lio.

"Apaan nieh."

"Makan siang mas."

"Lo fikir gue anak TK."

"Jelas bukan donk, mas adalah laki-laki dewasa yang merupakan suamiku, jadi ini bekal buat mas, masakan istri lebih enak lho mas dari makanan direstoran mewah sekalipun."

"Gue gak mau bawa begituan, bisa turun derajat gue." tolak Lio.

Namun Naya ngotot, dia menjejalkan kotak makanan itu ditangan Lio, "Pokoknya mas harus bawa, Naya gak menerima penolakan." seru Naya.

Lio membuang kotak makanan itu dilantai, isinya berceceran dilantai, "Gue bilang gak mau ya gak mau."

"Mas." lengkin Naya, "Gak perlu membuangnya juga, diluar sana banyak orang yang tidak bisa makan, mas dengan tidak tahu bersyukur malah membuang-buang makanan." Naya berjongkok untuk membersihkan makanan yang berserakan.

"Siapa suruh lo maksa-maksa gue." ujarnya berlalu ke arah mobilnya.

"Kalau bukan suamiku, udah aku sumpahin dia ditabrak odong-odong." Naya ngomel, "Sayang, aku gak mau jadi janda muda."

****

Lio kangen dengan Cleo, oleh karna itu sepulang dari kantor dia menjalankan mobilnya keapertemen yang dibelikannya untuk Cleo. Karna sudah tahu paswordnya, Lio tidak perlu memencet bel, dia memasukkan beberapa angka untuk membuka apertmen.

"Sayang." tegurnya melihat Cleo yang sedang duduk disofa ruang tamu.

"Lio." Cleo kelihatan kaget dengan kedatangan Lio.

"Kenapa kaget gitu, gak suka ya aku datang."

"Eh, gak donk, justru aku seneng banget kamu datang."

"Kalau gitu sini peluk aku." Lio merentangkan tangannya.

Cleo berdiri, dia menghambur ke pelukan Lio, Lio mencium puncak kepala kekasihnya yang begitu dia cintai, "Aku kangen banget sama kamu." bisiknya.

"Aku juga."

"Kalau begitu berikan aku ciuman."

Cleo langsung mengarahkan bibirnya untuk mencium bibir Lio, mereka berciuman untuk melepas rasa kangen.

"Kamu habis kedatangan tamu." Lio bertanya karna melihat dua cangkir kopi dimeja.

Cleo terlihat salah tingkah, "Eh itu, iya tadi temen aku mampir ke sini."

"Hmmm."

"Apa istrimu tidak mencarimu karna terlambat pulang." Cleo bertanya, dia mengatakan kalimat istrimu dengan tidak rela.

"Dia, aku gak peduli sama dia, saat ini aku hanya ingin bersamamu." Lio memeluk Cleo dari belakang.

"Apa malam ini berarti kamu milikku."

"Aku selalu milikmu, dulu, sekarang dan selamanya."

Dan setelah mengatakan kalimat itu, Lio membopong tubuh Cleo ke kamar, apa yang akan mereka lakukan berdua dalam kamar, sepertinya hal itu tidak perlu dijelaskan, ya sudah pasti melakukan adegan dewasa.

Namun sayangnya, aktifitas itu harus terganggu sebelum dimulai karna adanya gangguan berupa deringan ponsel milik Lio.

"Siapa sieh, ganggu saja." umpat Lio.

Cleo juga terlihat kecewa.

"Apa." bentak Lio mengetahui siapa yang menelponnya.

"Mas, dimana, cepetan kerumah sakit." yang menelpon ternyata adalah Naya.

Rasa keselnya langsung berubah menjadi khawatir begitu mendengar kata rumah sakit disebut, "Apa yang terjadi Nay."

"Kakek mas, jantungnya kambuh."

"Oke, gue akan langsung kesana."

Begitu sambungan terputus, Lio langsung menyambar bajunya.

"Apa yang terjadi sayang." Cleo bertanya.

"Aku harus ke rumah sakit sayang, kakek kambuh lagi."

Cleo membrengut, ketika dirinya tengah berdua dengan Lio ada saja yang mengganggunya.

Lio mendekati Cleo, "Jangan membrengut gitu sayang, besok aku janji bakalan datang lagi." janjinya mencium kening Cleo, dan langsung pergi meninggalkan Cleo.

*****

1
Nur Fitriani
Cleo adalah salah satu contoh perempuan yang tidak BERSYUKUR. Lio sudah sempurna segala nya malah pilih besi karat 😂🤣🤣
Nur Fitriani
selalu aku skip bagian Cleo 🤣😂 aku lebih suka cerita boy, Rafa dan leta aja 😁
Nur Fitriani
mulai bab ini byk yg aku skip ttg Cleo dan Lio 🤣 lebih seru Rafa dan naya👍👍
Nur Fitriani
masa sampai bab ini Cleo blm ketahuan selingkuh 🙆🙆 untung novelnya Uda amat 😁 kalau blm aku pasti kecewa berat ini soalnya bahagianya Lio dan Naya hanya sebentar doank
Nur Fitriani
laki-laki kalau sudah cinta yang buruk akan baik dan yang baik akan terlihat buruk. buta nya itu kelewatan 😄🤣
Nur Fitriani
bab kelulusan Naya dan bab ini seharusnya pertama ya, seperti bab perkenalan. tp bgus kok kak👍
Nur Fitriani
banyak cerita seperti ini meninggalkan berlian demi batu akik 😄 nnt akhirnya menyesal. Uda biasa baca seperti ini. cmn seru sih aku suka krna Lio tidak melakukan kekerasan fisik.
Nur Fitriani
masih mending lah lio mengikuti kata Naya untuk sholat 👍
Nur Fitriani
menarik 😍
Nur Fitriani
aku kira sekarat beneran 😄
Andari Lusi
Kecewa
Anonim
'
Zikran Zikran
Lumayan
Nuroden Lina
Luar biasa
rika lestari
ceritanya buagus
Retno Harningsih
up
Butet Wina
uuh seneng nya 🤗 udah Romantis 🤭
Butet Wina
akhirnya bahagia slalu Lio&Naya biarkan si ular itu menderita 🤣
Retno Harningsih
lanjut
Butet Wina
akhirnya mampus lah kau ulat bulu dasar plakor murahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!