NovelToon NovelToon
AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pengkhianatan / Drama
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Umma Khummaira

Dua minggu sebelum pernikahan, dunia Larasati runtuh saat memergoki Arjuna, tunangan sekaligus pacar pertamanya yang ternyata sudah menghamili wanita lain.

Tanpa air mata, Larasati melempar cincin dan membatalkan pernikahan demi harga diri. Namun, pengkhianatan itu justru membawa Larasati ke pelukan Dewa Dirgantara, CEO konglomerat tempatnya bekerja yang siap pasang badan melindunginya.

Sementara itu, Arjuna menyesal bersama selingkuhannya yang tinggal di sebuah rumah kecil.

Sanggupkah Larasati menyembuhkan lukanya demi cinta Dewa? Dan bagaimanakah akhir dari penyesalan sang mantan tunangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umma Khummaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Di rumah utama keluarga Arjuna, sedang diselimuti keheningan duka. Di ruang kerjanya, Hendra duduk bersandar di kursi kerja dengan tatapan kosong. Di hadapannya, beberapa dokumen bisnis yang telanjur dibatalkan oleh mitra kerja mereka tergeletak begitu saja.

Pintu ruang kerja terbuka pelan. Sang istri melangkah masuk dengan mata yang sembap setelah berhari-hari menangis menanggung malu. Ia duduk di kursi seberang Hendra, lalu menggenggam tangan suaminya yang terasa begitu dingin.

"Mas... apa kita terlalu keras pada Arjuna selama ini?" bisik Dewi, Ibunya Arjuna dengan suara serak, memulai percakapan yang selama ini selalu mereka hindari.

"Setiap hari kita hanya menuntutnya menjadi sempurna di perusahaan orang lain. Kita melarangnya menggunakan nama besar keluarga kita. Kita menuntut target finansial tanpa pernah benar-benar bertanya bagaimana kondisi batin anak kita sendiri."

Hendra mengembuskan napas panjang yang terasa begitu berat. Gurat penyesalan yang mendalam perlahan muncul di wajah tegasnya yang kini tampak jauh lebih tua.

"Iya... kamu benar, Dewi, Aku yang salah. Aku terlalu egois menerapkan aturan itu demi gengsi bisnis. Aku pikir dengan menekannya hidup di luar, Arjuna akan tumbuh menjadi pria yang tangguh. Nyatanya, tekanan dari kita justru membuat jiwanya rapuh. Dia kehilangan arah hingga akhirnya mencari pelarian yang salah pada wanita dari masa lalunya." jawab Hendra lirih.

Dewi menundukkan kepala. Air matanya kembali menetes membasahi punggung tangannya.

"Kita juga bersalah pada Selly, Mas. Kita membuangnya ke rumah kecil itu tanpa ada yang mengurus. Kita membiarkan dia menjalani kehamilannya seorang diri. Bagaimanapun juga, anak yang dikandungnya adalah darah daging Arjuna... cucu kita yang tidak memiliki dosa apa pun."

Hendra menggenggam tangan istrinya lebih erat. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, sepasang suami istri yang selama ini disibukkan oleh harta, bisnis, dan gengsi akhirnya berani mengakui bahwa kehancuran moral anak tunggal mereka tidak lepas dari kegagalan mereka sendiri dalam mendidik.

"Sudah saatnya kita membenahi semuanya dari awal. Dimulai dari mengakui semua kesalahan kita kepada orang-orang yang telah kita sakiti." ucap Hendra mantap.

Dengan tangan yang agak bergetar namun penuh ketegasan seorang pria sejati, Hendra meraih ponselnya. Ia mencari satu kontak yang beberapa minggu ini menjadi musuh baginya. Dialah Baskoro, Ayah Larasati.

Sambungan telepon berdering beberapa kali sebelum akhirnya terdengar suara berat Baskoro di seberang sana.

"Halo, Hendra. Ada urusan apa lagi kamu menghubungi saya? Urusan ganti rugi vendor sudah diselesaikan oleh pengacara kita, kan?"

Hendra menarik napas dalam-dalam, menelan bulat-bulat seluruh sisa harga dirinya demi menebus dosa keluarganya.

"Baskoro... saya menelepon bukan untuk urusan bisnis atau vendor. Saya menelepon malam ini murni sebagai seorang ayah yang ingin meminta maaf secara terbuka kepada kamu dan putrimu, Larasati!" ucap Hendra dengan nada suara yang sangat tulus, jantan, dan penuh rasa hormat.

Hening sejenak di seberang telepon.

Baskoro tampaknya tertegun mendengar perubahan nada bicara dari rekan bisnisnya itu.

"Saya mengaku salah, Baskoro." lanjut Hendra lagi, suaranya terdengar pasrah. "Perbuatan anak saya, Arjuna, memang sangat bejat dan tidak bisa dimaafkan. Saya tidak akan membela kelakuannya lagi. Saya dan istri saya benar-benar meminta maaf karena telah gagal mendidik anak laki-laki kami hingga menorehkan luka yang begitu dalam pada Larasati. Kamu berhak menghukum bisnis saya, kamu berhak menyebarkan surat pembatalan itu, karena kami memang layak menerimanya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral."

Di seberang telepon, Baskoro terdiam cukup lama, mendengarkan ketulusan dari kalimat Hendra yang mengalir tanpa ada manipulasi bisnis sedikit pun.

Perlahan, desah napas berat Baskoro terdengar melembut.

"Terima kasih atas kebesaran hatimu untuk mengaku salah, Hendra. Permintaan maafmu saya terima secara jantan. Semoga kita berdua bisa memetik pelajaran berharga dari badai ini untuk memperbaiki keluarga kita masing-masing."

Sambungan telepon pun terputus. Hendra meletakkan ponselnya kembali dengan perasaan yang jauh lebih ringan. Walaupun bisnisnya sedang goyah dan nama baiknya jatuh, malam itu Hendra tahu bahwa proses pemulihan harga diri keluarganya yang sesungguhnya baru saja dimulai dari dalam ruang kerja ini, sebelum nantinya ia melangkah ke rumah kecil, yang jarak antara tetangga yang satu dengan lainnya lumayan berjauhan.

Hendra dan Dewi akan memberikan wejangan hidup yang baru bagi Arjuna dan Selly.

1
sunaryati jarum
Kalian sudah berumur,jika sudah cocok langsung ke pernikahan Saja.Emak.berharap kehidupan rumah tangga Arjuna dan Sisil tidak bahagia karena dibangun di atas rasa sakit hati perempuan lain.
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dipinang atasan.Arjuna kau harus menghormati Larasati karena sebentar lagi akan jadi istri mitra kerjamu
sunaryati jarum
Balasan pengkhianatan dari pasangan ya hidup dengan bahagia
Melda Andriyani
jempol untuk mu Larasati 😍😍🤗
Siti M Akil
lanjut thor
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dicintai bos besar
sunaryati jarum
Kena mental kan kamu , Arjuna
sunaryati jarum
Kapook
sunaryati jarum
Ibumu orang baik,demi smbisimu hidup enak dan kebiasaan hidup liarmu membawamu menjadi pelakor.
Ibu Anak Dua
Sebagai pemula ya novel ini bisa dibilang lumayan ya. Semoga author semakin semangat menerbitkan karyanya
Ibu Anak Dua
laki-laki alasannya dijebak, tapi sampai hamidun gede gitu. Ya ampun Junnnn,,,sing eling toh Jun
partini
silakan di nikmati jun penyesalan mu
Ibu Anak Dua
syalan kalian emang🤭🤭🤭
Ibu Anak Dua
munahfiq banget si Jun, dasar buaya🤣🤣
tadi diawal ngomongnya manis bet ke Selly.
sekarang ditinggal Laras ngomongnya manis ke laras. hadeuh🤭🤭
partini
aihhh kata cinta tapi selingkuh itu ga cinta namanya jun
bagus lah kalian pasang yg cocok sama" bobrok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!