NovelToon NovelToon
Ranjang Pria Tua

Ranjang Pria Tua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Tamat
Popularitas:422.1k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Kenzia seorang anak yang selalu memimpikan Daddy Ardhan. Ia sudah jatuh cinta pada sahabat sang ayah. Namun ia harus menerima kenyataan pahit, bahwa Daddy yang selalu dekat dengannya tiba-tiba menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13 : Memikat

Ardhan menghabiskan waktunya untuk menemani Kenzia. Tidak ada hari dan waktu tanpa berdua. Saling menghabiskan waktu bersama, berbagi canda tawa.

Setiap pagi, siang, sore dan malam. Keduanya selalu menghabiskan waktu bersama.

Kenzia dan Ardhan keluar masuk kafe, Restaurant dan Mall. Keduanya bagaikan keluarga yang harmonis. Mereka akan membuat kenangan indah di kota Paris ini. Kenangan yang tidak akan bisa di lupakan satu sama lainnya.

"Dad..."

Kenzia memiringkan lehernya ke kanan. Dia merasa geli dengan ciuman dan hembusan nafas sang Daddy. Ardhan memeluknya dengan erat.

"Tubuh mu sangat harum, Zi."

Deg

Kenzia tertawa, Ardhan menjilat lehernya.

"Stop Dad! Ini geli,"

Kenzia menoleh, Ardhan mengambil kesempatan. Dia mencium Kenzia dan kemudian menyandarkan dagunya ke bahu Kenzia.

"Ini yang selalu Daddy harapkan. Hari-hari bersama dirimu."

Kenzia mengangkat wajahnya. Dia menatap langit malam dengan bertaburan bintang. Sang rembulan pun membentuk bulan sabit. Lampu berbeda warna itu menghiasi kota

Benar, saat ini dia merasakan kebahagian. Entah sampai kapan? Atau harus berakhir. Dia khawatir akan status sang Daddy.

"Dad, apa kita akan selalu bersama?"

Ardhan memutar tubuh Kenzia. "Apa kamu meragukan hubungan kita?"

Kenzia menunduk, antara ragu dan tidak. Hatinya bimbang, takut sewaktu-waktu hubungan ini adalah kesalahan.

Ardhan menghembuskan nafasnya dengan pelan. Dia paham wanitanya mempermasalahkan hubungannya. "Aku akan menceraikan Berlin."

"Apa itu bisa membuat mu percaya?" Tanya Ardhan.

Tidak ingin menjawab, Kenzia membelakangi Ardhan.

Ardhan kembali memutar tubuh Kenzia menghadapnya. "Dengar! Apa pun yang terjadi! Ini bukan salah mu."

Kenzia menatap Ardhan. "Berlin wanita yang baik, bagaimana kamu tega menceraikannya? Dimana letak kesalahannya? Setiap orang bercerai, yang di tanyakan adalah permasalahannya."

Ardhan membenarkan perkataan Kenzia, tapi dia ingin memperjuangkan Kenzia. Selama ini Berlin membuatnya kurang kasih sayang. Dia tidak bisa menghapus bayangan Kenzia. Alasannya menikahi Berlin hanya ingin menghilangkan Kenzia dari pikirannya.

"Aku menikahinya hanya karena ingin melupakan mu waktu itu. Aku tidak tahu..." Ardhan menjeda perkataannya. Dia selangkah memundurkan kakinya.

"Baiklah, kamu masih ragu? Ingat Zi, kamu wanita pertama mengikat ku. Semua permainan ini adalah salah ku, biarkan aku yang menanggungnya."

Ardhan memutar tubuhnya, dia tidak ingin menekan Kenzia. Wajar kalau Kenzia sangat bimbang dengan pernikahannya.

"Maafkan aku Dad."

Kenzia memeluk Ardhan dari belakang. Kepalanya di sandarkan ke punggung lebarnya.

"Aku mencintai mu, Dad. Aku takut kamu akan meninggalkan aku."

Ardhan tersenyum, dia melepaskan ikatan tangannya di perutnya, kemudian berbalik menatap Kenzia. Memeluknya dengan erat.

Ardhan kembali mencium Kenzia, keduanya kembali terbuai dalam kehangatan. Hingga berakhir di atas ranjang. Keduanya pun memandu kasih dan melakukan ritual panas, saling meluapkan kenyamanan dan kenikmatan.

Gelora indah memenuhi sanubari keduanya. Ardhan dan Kenzia kembali menyatu dalam cinta yang saling membuat keduanya mendesah.

Lamanya memandu kasih, membuat keduanya kelelahan. Sedangkan pria itu masih tersadar dari kelelahannya.

Pikirannya pun sama, dia tak kalah bimbang, tapi ia yakin. Hubungannya akan mendapatkan jalan. Dia berharap sesuatu akan terjadi.

Selama ini yang Ardhan ketahui, Berlin hanya senang berfoya-foya. Pernah dia menyuruh Jack mengawasi Berlin dan Jack mengatakan hasilnya. Berlin tidak bermain mata. Hanya saja, wanita itu sering menghamburkan uangnya.

Dia tidak bisa mencari celah untuk menceraikan Berlin. Haruskan dia diam saja dan membuat hubungannya mengalir begitu saja? Tapi ini bukan tipenya yang menyerah.

Sekalipun dia menjadi kejam dan  seorang iblis, dia tidak akan melepaskan Kenzia.

1
Visencia Alingga
👍👍👍👍❤❤❤
Yani Cuhayanih
Fiona itu siapa yaah..aku kenal nya kenzia
Jamilatul Fauziah
thor padahal bagus ceritanya, tapi kok buru" di tamatin😤
Hully Gabriel
penulisnya salah nyebut nama paling
Desi deshiny
kenzia atau fiona thor
mama fia
bagus thor
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Taty Hartaty
itu bodyguard dimana sih
Melani Sunardi
ceritanya cukup menarik dan sebenarnya cukup singkat thor...... ending nya terlalu cepat.
tapi makasih ya thor.....
Melani Sunardi
walaupun sedih, tapi salut dengan mom Aira dan daddy..... the best 👍👍👍👍
Melani Sunardi
kenapa Zia tidak setuju Ardhan menceraikan istrinya..... bodohnya Zia
Melani Sunardi
kalo kamu tidak bisa bertindak tegas dalam hubungan, orang lain pasti tetap menyalahkan Zina sebagai pelakor lah Ardhan.... Buat kejelasan status dong
Melani Sunardi
salah pilih pasangan hidup Ardhan
Melani Sunardi
Ternyata banyak ya case yg seperti ini, dari mengagumi akhirnya jatuh hati.
Sandisalbiah
kok gantung banget end nya....btw thanks thor.. ceritanya keren.. sukses buat emosi turun naik ngikuti alur...
Sandisalbiah
percuma Ardhan.. mungkin berlian sudah mengirim video sir kalian pd zia...
Sandisalbiah
hah.. lucu sekali...
Sandisalbiah
nah loh... bertunangan dgn org lain.. apa lagi ini..?
Sandisalbiah
wes.. angel.. ambyar....
Sandisalbiah
nyatanya Ardhan plin plan kan... jika dia bisa bersikap tegas.. hanya di ancam berlin bunuh diri, dia langsung kicep.. gak banget...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!