NovelToon NovelToon
Tuan Muda Romantis

Tuan Muda Romantis

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sadar T'mora

Bram adalah putra dari majikan orang tua Kiara, mereka berdua telah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Karena alasan perusahaan Bram harus menikahi Evita.

Kiara yang terperangkap dengan kemesuman Bram, menyerahkan harta yang paling berharga miliknya sebagai perempuan.

Ada juga Bernard putra pengusaha tekstil bahan pakaian brand ternama dunia. Ia adalah Manager kiara yang juga menaruh hati padanya.

Akankah cintanya bersambut?

Kiara berteman dengan Laras dan ada juga zainal yang mengejar cinta Laras. Tapi Laras telah berjanji akan menikah dengan Samsul pria pilihan Ayahnya.

Bagaimana kisahnya, ikutin ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

"Makasih Nak Bram." ucap Dwi saat turun dari mobil. Sementara Kiara menggeleng saat Dwi memintanya pindah duduk di depan.

Bram mengangguk tersenyum manis.

"Gapa Bi selamat tinggal." ucapnya menekan gas melajukan mobilnya. Ia sudah tak sabar ingin menguyel-uyel kekasih hatinya itu.

Seketika Kiara panik, ini bukan jalan ke tempat martabak yang dimaksud.

"Bram kita mau kemana?" tanya Kiara dengan suara selembut mungkin.

"Aku yakin pasti kamu gak mau makan martabak, ya kan?" suaranya gusar.

"Kamu tau aja sayang, aku hanya ingin memakanmu." jawab Bram tersenyum jail.

Ah, Kiara yang udah gelisah mulai basah, apa mau mesum lagi, "antar aku pulang Bram, sayang please!"  mohon Kiara lembut memelas.

"Ini kan kita pulang sayang." ujar Bram lebih lembut lagi.

"Pulang kemana sayang, ini kan jalan ke pusat kota." dengan gigi rapat Kiara berbicara lembut sehalus mungkin.

Bram tau Kiara menahan kesal dan memang wajah kesal Kiara itu yang disukainya sejak pertama. Yang selalu bisa membuatnya on fire.

Setelah lima belas menit mereka sampai di sebuah Apartemen elit di pusat kota, mereka naik ke lantai 30  dengan lift khusus untuk satu-satunya penghuni lantai terakhir gedung itu.

Benar saja, di dalam lift Bram terus saja menjelajahi tubuh Kiara menciuminya gak puas-puas, sampai Kiara sesak napas.

Saat lift terbuka langsung terlihat seperti sebuah ruangan bersantai, ada sofa minimalis tiga dua satu bertulang besi stainless dan sebuah meja kaca. TV Flat super besar menempel hampir separuh dinding. Dengan perabotan yang tidak terlalu banyak

"Ayo masuk!" Bram membuka sebuah kamar yang luas ala pria dewasa, di sini juga ada sofa yang berbusa lebih tebal.

Dan kasur itu sangat seksi, batin Kiara.

"Kamu mandi dulu sayang, baju kamu ada di ruang ganti." Bram mengusap bibir Kiara yang agak kembung.

Bibirnya terangkat senyum mengingat dia yang membuat bibir itu begitu.

Kiara bergeming dahinya mengerut, bayangan erotis berputar di otaknya membayangkan dirinya dan Bram bergumul di kasur itu.

"Atau aku mandikan, walau sudah mandi Aku gak keberatan mandi lagi." ujar Bram menyeringai melihat tatapan Kiara yang tak berpaling dari kasurnya.

Bram mengerti arti arah tatapan Kiara dengan melihat ekspresi di wajahnya.

"Sabar sayang, aku akan membawamu ke sana." bisik nya di telinga Kiara.

Ah! Kiara tersentak.

"Aku mandi dulu permisi." Kiara mendorong Bram dan masuk ke kamar mandi mengunci pintunya, tubuhnya tersandar di pintu meraba wajahnya menahan malu.

Ah, sepertinya aku sudah terkontaminasi omesnya.

"Sayang, apa kamu lapar ingin aku buatkan sesuatu?" kekeh Bram dari luar pintu kamar mandi.

"Terserah." jawab Kiara dari dalam, ia menanggalkan pakaiannya ingin segera mandi karena badannya sangat lengket, terutama di bagian bawahnya.

Bram bersiul riang menuju dapurnya menyiapkan dua gelas susu dan semangkok salad buah untuk disantap nanti bareng Kiara.

Setelah dua puluh menit dengan memakai handuk mandi kiara membuka lemari pakaian, melongo pada sebuah baju minim bahan bahkan transparan.

Bram datang membawa susu dan salad, tersenyum memandang tubuh Kiara berbalut handuk menutup bagian dada hanya sampai pinggulnya saja.

Serta merta ia meletakkan nampannya di meja dan mendekati Kiara. "Kamu sangat wangi sayang." Bram memeluk Kiara dari belakang, memiringkan lehernya agar ia leluasa mencium wangi tubuhnya.

Ini adalah sabun yang biasa dipakainya tapi menjadi lebih wangi di tubuh gadisnya. "Bram mana baju?" tanya Kiara susah payah menahan geli di lehernya.

Si omes ini pasti mau mengerjaiku lagi.

"Kita kan mau tidur sayang, ya pakai itu." tunjuk Bram pada satu-satunya baju wanita di dalam lemari itu.

Melihat kening Kiara yang mengernyit, Bram tersenyum devil. "Gak mau pakai ya udah."

Ahh, dasar!

Tiba-tiba handuk Kiara melorot, tubuhnya yang polos digendong Bram naik ke ranjang membaringkannya agak ketengah.

Terasa berbeda baru ini Kiara tidur di ranjang seempuk ini, per nya sangat berasa. Di atas ranjang tangan dan bibir Bram menari-nari di tubuhnya. Bram yang sudah tak sabar segera melucuti pakaiannya.

"Kamu gak ada puasnya ya?" sindir Kiara setelah Bram terhempas di atasnya.

Bram menyeringai.

*****

Minggu pagi bangun tidur Kiara terperanjat. "Bram jam berapa ini, aku harus pulang!" ia menyibakkan selimut berjalan ke sana kemari mencari pakaiannya.

Bram yang lagi sarapan di sofa setelah berolah raga seketika melongo menahan napasnya. "Aku sudah permisi sama bibi, kamu tidur nyenyak sekali jadi aku yang jawab telponnya." ujar Bram susah payah menelan salivanya.

"Permisi apa?" Kiara menatap bingung, ingat tadi bajunya tinggal di kamar mandi ia pun kejar ke sana.

"Permisi membantuku membersihkan Apart." ujar Bram setengah teriak.

"Apa, aku! Membersihkan Apart ini?" teriak Kiara, keluar dari kamar mandi karena gak menemukan bajunya di sana.

Kiara yang melihat Bram mengangguk seketika naik marah. "Maksud kamu apa, apa aku gak punya kerjaan? Apa aku pengangguran sehingga harus jadi ART kamu gitu!" teriaknya.

Bram antara geli dan mupeng.

"Bukan sayang, bukan begitu maksudnya." Bram berdiri dari duduknya mendatangi Kiara.

"Jadi gimana maksudnya?" Kiara berusaha berpikir, apa alasannya nanti kalau ditanya Ibu.

Bram menahan pundak Kiara agar tak berjalan mondar-mandir karena ia merasa tak kuasa menahan nafsunya yang udah gak keruan.

"Aku bilang aku gak mau orang lain masuk ke Apartemenku. Aku biasa membersihkan Apart sendiri waktu di Amrik karena di sini aku akan ke kantor jadi aku butuh seseorang untuk membantuku. Aku bilang aku hanya percaya sama kamu."

"Apa ibu setuju?"

Ahh, gak mungkin ibu setuju paling si mesum ini hanya modus,  batin Kiara.

"Kata Bibi terserah kamu, ya aku bilang kamu sudah setuju sekarang sedang di Apart bersamaku. Aku janji pada Bibi Dwi akan menjagamu."

"Apa!" kiara melongo, "tapi aku gak setuju", teriaknya menghempas tangan Bram yang bertengger di bahunya.

"Sayang berikan bajuku, kamu sembunyikan di mana?" tanya Kiara lagi menatap sekeliling.

"Lagi di jemur, ini sudah jam sembilan mau sarapan dulu atau mau mandi?" gelak Bram geleng kepala.

Apa si bawel ini gak sadar kalau ia lagi telanjang. Bram mengusap wajahnya kasar.

"Apa, kenapa kamu gak bangunkan aku!" teriak Kiara semakin panik, ternyata hari sudah sesiang ini.

"Sayang, kamu tidur seperti baby aku gak tega banguninnya." Bram jadi gugup.

Apa Kiara benar-benar marah?

"Sayang, aku mau kamu tinggal di sini bersamaku?" ucapnya pelan.

Kiara berkacak pinggang. "Atas dasar apa aku di sini, nanti apa kata tante Alisha, Ibu Dwi dan siapa itu yang mau menikah denganmu?" hati Kiara bagai diiris tak sanggup menyebut nama Evita.

*****

hi readers, thanks ya. Klik ♥️ agar terus ter update ya guys. Koment pasti di baca, like dan votenya jangan lupa. Semoga menjadi berkah buat anda semua.

Love you all 🙏😘

1
Almora
maaf, belum bisa up. 🙏
Naya
aku benar2 cinta sama karya kakak💜💜💜💜💜
Almora
Hallo, maaf belum bisa up. Othor nulis sesempatnya, thanks 🙏
Sadiah Suharti
🤣🤣🤣 si Yudi ada ada aja...
Sadiah Suharti
seru bnget sih cerita nya... ada kocak. romantis dan bikin kesel juga ada... semangat Thor nulis nya... 😍
Almora: Terimakasih kasih, 🙏
total 1 replies
Sadiah Suharti
ceritanya seru kocak...
Sadiah Suharti
aah ibu ampe lupa ngidam apa waktu hamil anaknya... 😂
Tyna Sweet 🦋
Sangat menarik. Aku paling favorit kisah Yudi dan Laras . Pokoknya love u full for kak Author . # Tyna Sweet 🦋# sehat selalu, teruslah berkarya #❤️🌹
Kanian June
ceritanya seru kadang2 mau lanjut baca takut gara-gara si Yudi tapi penasaran betttt...
terimakasih menghadirkan novel seru thorrr semangat 🔥
Kanian June
Luar biasa
Kanian June
karya yang keren thor
Kanian June
hemmm alurnya bikin deg serrrr
Kanian June
menyenangkan 😍
Kanian June
mampir Thor
Almora: Yes, thank you..
total 1 replies
mamah cantikk
udh tamat ya thor?
mamah cantikk
sudah kuduga pasti kerjaan beno krn dy menunda kepulangannya k jakarta
Almora: Terimakasih ya sudah ngikutin cerita othor, 🙏
total 1 replies
mamah cantikk
si junior bnr² jiplakan bpknya ya jahat ckckck
mamah cantikk
anak d luar nikah koq minta pengakuan gimana critanya
mamah cantikk
ini si kiara kpn hamilnya thor masa udh lwt satu bln msh g ada apa² biasa² aja pdhl si kiara nafsu mknnya bertambah kyk org lg ngidam
mamah cantikk
akal²an mrk aja x tuh biar laras mw nikah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!