Bella Oceana adalah istri kedua dari Alan Elvis. Alan menikahi Bella karena Tevy sudah tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai istri untuk melayani Alan. Tevy sudah lumpuh sejak tiga tahun terakhir karena kecelakaan. Karena alasan tersebut, Alan menikah lagi dengan wanita yang ia kenal dari sebuah restaurant. Karena pada saat itu Bella adalah Manager Restaurant tersebut. Pernikahan Alan dengan Bella tentunya tidak di ketahui oleh Tevy. Alan sangat menyayangi Tevy, ia tidak akan sampai hati jika harus mengatakan hal yang sejujurnya kepada istrinya. Namun Alan juga pria normal yang membutuhkan sentuhan wanita. Sudah satu minggu ini sikap Tevy begitu berbeda kepada Alan, menjadi sangat manja dan tidak ingin ditinggal terlalu lama. Tentu saja sikap Tevy membuat Alan serba salah karena ia juga harus bekerja dan tentunya menemui Bella, istri keduanya. Setiap Tevy mulai menyentuh tubuh Alan, yang terbayang dalam benaknya adalah wajah Bella, desahan Bella, dan juga erangannya diatas ranjang. Dan itu semua membuat Alan memiliki hasrat berlebih untuk bersama dengan Bella. "Sayang, aku pikir kamu udah gak bergairah, ternyata sentuhanku masih bisa membuat kamu seperti ini" ucap Tevy Seketika mata Alan terbuka, ia menyadari jika yang sedang menyentuh miliknya bukanlah Bella, melainkan Tevy istri sahnya sejak tujuh tahun ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2
Alan masih terlelap di ranjang, sementara Bella sudah selesai membersihkan tubuhnya, dan mengganti pakaiannya menggunakan dress panjang namun memiliki belahan dada yang terbuka dan memperlihatkan bentuk dadanya yang indah.
Sambil menunggu Alan bangun, Bella mengupas beberapa buah kesukaan Alan karena Alan begitu menjaga asupan makanannya.
Saat mengupas buah, tiba-tiba Bella merasakan sentuhan seseorang melingkar di perutnya, kemudian ciuman di tengkuknya yang membuat Bella seketika merinding.
"Thank you sayang" ucap Alan dengan tetap memeluk Bella dari belakang.
Tidak ada satu katapun yang keluar dari bibir Bella, dia membiarkan Alan memeluk tubuhnya, dan membelai pinggangnya.
"Kamu makan dulu, lalu siap-siap pulang. Ini sudah jam 7 malam sayang"
"Kapan kita bisa tidur bersama semalaman?"
"Nanti, kalau kamu ada business trip, aku susulin kamu. Kita bisa tidur bersama sampai pagi"
"Aku akan agendakan segera"
"Nakal ya" ucap Bella sambil mendorong pelan dada bidang Alan
Alan meletakkan piring tersebut kemudian menarik tengkuk Bella, bibir Alan mulai menyusuri bibir milik Bella, ciuman tersebut berubah menjadi ciuman yang agresif. Bahkan ketika ponsel Alan berdering, biasanya Bella akan melepas ciumannya dan membiarkan Alan mengangkat teleponnya.
Tapi kali ini tidak, Alan bahkan tidak di beri kesempatan untuk melihat siapa yang sedang menelponnya.
35 menit berlalu, panggilan di ponsel Alan menjadi 7 panggilan tak terjawab. Dengan sisa tenaga yang Alan miliki, ia meraih ponselnya kemudian memastikan siapa yang menelfonnya.
"Tevy" gumam Alan
"Siapa sayang?"
"Tevy"
"Time to go home"
"Sorry sayang"
"It's okay baby, no need sorry. I understand..."
Alan menuju ke kamar lalu menggunakan pakaian baru yang sama saat ia datang, kemudian keluar kamar dengan pakaian yang sudah rapi.
"Good night sayang" ucap Alan mencium kening Bella
Bella hanya diam menatap kepergian Alan, kemudian ia menuju ke pintu utama untuk mengunci pintu dan Bella kembali ke kamarnya.
Suasana rumah tersebut begitu sepi, karena Alan melarang pembantu untuk tinggal bersama Bella, mereka hanya datang saat di butuhkan dan kembali ke rumah yang sudah Alan sediakan untuk mereka.
Bukan tanpa sebab, karena Alan memiliki fantasi yang liar. Jadi Alan tidak ingin privasinya dan Bella terganggu karena adanya orang lain.
Bella menatap kearah jendela, ia mengehela nafas panjangnya. Ia berfikir, sampai kapan Bella akan menjadi orang ke dua diantara Alan dan Tevy. Dan jika Tevy sembuh, apakah Alan akan kembali dengan Tevy.
Semua pertanyaan itu selalu muncul dalam benak Bella setiap harinya. karena Bella benar-benar telah jatuh cinta dengan Alan, namun Bella tetap mengontrol dirinya untuk tidak bersikap berlebihan karena tidak ingin membuat Alan stres.
Setelah menikah dengan Alan, kehidupan Bella berubah drastis. Jika biasanya Bella harus bekerja keras, kali ini tidak. Bella hanya perlu menunggu suaminya datang, dan melakukan kewajibannya sebagai istri.
Bella hanya perlu melakukan tugasnya sebagai istri, namun sebagai gantinya, Alan memberikan nafkah bulanan yang fantastis. Yang dimiliki Bella memang tidak lebih banyak dari milik Tevy, tapi yang Bella miliki sudah lebih dari cukup, karena sebelumnya Bella berasal dari keluarga menengah. Dan dia diajarkan jika Bella menginginkan sesuatu, Bella harus bekerja, bukan dengan memintanya kepada orangtuanya.
Dan saat ini, kedua orangtuanya tidak tahu jika Bella adalah istri kedua dari Alan Elvin, seorang pengusaha kaya raya yang memiliki istri lumpuh.
Tentu saja yang Bella jalani semua ini membuatnya tidak bisa tenang, ia hawatir jika orangtuanya tahu, ia juga hawatir jika orangtuanya memaksa menikah. Lalu apa yang harus Bella katakan kepada orangtuanya.
"Semoga hari itu gak pernah kejadian" batin Bella
Bella yang merasa bosan, ia meraih ponselnya yang berada di nakas kemudian membuka media sosialnya, lalu mulai mengetik nama istri Alan.
Seketika muncul akun milik Tevy, dan seperti biasa Bella akan mulai stalking media sosial tersebut, apa saja yang di lakukan Tevy bersama dengan suaminya.
Ada beberapa postingan Tevy yang memperlihatkan Alan sedang makan, kemudian foto mereka berdua dan adegan dimana Alan menggendong Tevy dan membawanya ke kamar.
Bella tahu, jika mereka tidak pernah melakukan hubungan suami istri, tapi dada Bella sesak seketika melihat itu semua.
Usia Bella dan Tevy berbeda jauh, Bella masih berusia 25tahun, sementara Tevy sudah berusia 33tahun.
Dengan usia Bella, disaat semua orang sibuk memamerkan pasangannya di media sosial, sayangnya Bella tidak bisa melakukan hal tersebut. Namun biasanya Bella hanya memposting lengan Alan, atau kaki Alan saat mereka sedang berada di luar.
"Aku harap aku bisa memiliki kamu sepenuhnya sayang" ucap Bella lirih