NovelToon NovelToon
Pesan Singkat Kakak Kelas

Pesan Singkat Kakak Kelas

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:44.5k
Nilai: 5
Nama Author: ANISA RANI

Novel ini berkisahkan tentang pernikahan yang terjadi karena adanya perjodohan,

Namun pernikahan yang mulanya berjalan tanpa Cinta itu, dapat berubah. Dua insan yang mulanya tidak saling mengenal, kini saling tidak ingin meninggalkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANISA RANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketakutan Zahra

Tak terasa, tiga hari telah berlalu begitu cepat. Keadaan ayah Zahra sudah kembali sehat. Dan pada pagi hari ini, terlihat ayah Zahra sedang memetik buah anggur dikebun buah keluarganya itu. Zahra yang melihat ayahnya pun mendekat,

"Abah.. abah kok metik anggur ga ngajak Zahra sih" (Zahra bersungut manja pada ayahnya, karena setiap ayahnya memetik anggur pastilah ayahnya mengajaknya)

Sementara, ayahnya yang mendengarnya pun hanya terkekeh kecil. Hal itu, malah membuat Zahra semakin kesal.

"Ihh.. abahh! kok abah malah ketawa sih. yasudah Zahra masuk saja kalau begitu!" (Ucap Zahra dengan ketus)

"Hei.. heii! anak bungsu abah ini, makin besar makin manja saja. bagaimana dengan suamimu nanti? apakah kamu akan manja seperti pada abah ini juga? hemm!" (Goda ayah Abidzar pada putrinya, membuat mata anak bungsunya itu berkaca-kaca)

"a-akuu.. aku ingin menjadi kekasih abah saja, selamanya. aku takut abah, aku takut menikah" (Kini Zahra sudah memeluk erat tubuh ayahnya dan dibalas pelukan erat juga dari ayahnya itu)

"Kau tidak boleh seperti itu sayang. Allah, sudah mengatur jodohmu. Dan, Sudah menjadi hal yang sangat wajar seorang anak gadis meninggalkan rumah keluarganya untuk mengikuti suaminya" (Ucap ayah Abidzar sambil mengelus-elus punggung Zahra)

"Tapi abah, aku mohon jangan bicarakan hal ini dulu. Zahra sangat sakit mendengarnya, Zahra belum siap untuk membicarakan tentang hal itu" (Tegas Zahra pada ayahnya, membuat ayahnya mengangguk pelan menyetujui)

"Baiklah, ayo kita masuk nak. Buatkan abah pudding buah, abah sudah memetik buah anggur dan mangga sangat banyak" (Ucap ayah Abidzar mengalihkan pembicaraan)

"Waahh.. iyaa bahh! ayoo kita kedalam. aku juga ingin membuatkan abah juz mangga segar" (Ucap Zahra sambil menggandeng tangan ayahnya)

Sesampainya didalam rumah, Zahra langsung berlari menuju dapur. Dan, para asisten rumah tangga yang sedari tadi sedang membuat cemilan pun merasa heran terhadap Zahra.

"Non! sepertinya hari ini, adalah hari bahagia sekali buat non" (Goda bi Tini, salah satu ART dirumahnya itu)

"iisshh.. bibi bisa saja! ini lohh bi, abah baru saja memetik buah mangga dan anggur sangat banyak seperti ini. dan itu yang membuatku semangat, bibi kan tau aku sangat menyukai kedua buah ini!" (Ucap Zahra menjelaskan dengan nada sedikit kesal, karena bi Tini sudah menggodanya)

"Oalahh.. non, non. bibi pikir... non itu dapat cowo baru. hihi" (Goda bi Tini kembali, membuat Zahra cemberut)

"maaf, maaf non... bibi hanya bercanda" (Ucap bi Tini, meminta maaf pada Zahra)

Zahra yang mendapat permintaan maaf dari bi Tini pun tersenyum, dan berkata;

"Sudahlah bi, tidak usah meminta maaf seperti itu. aku tau kok bibi hanya bercanda, sekarang ayoo tolong bantu aku bi untuk membuat pudding buah" (Ucap Zahra sambil mengupas kulit mangga)

"Baik non" (Jawab singkat bi Tini, dan segera membantu Zahra)

***

Sudah 45 menit, Zahra berkutik didapur untuk membuat pudding dan Juz yang nanti akan dihidangkan sebagai penutup makan malam keluarga besarnya. Karena, keluarga Zahra sangat senang menyantap cemilan-cemilan disaat waktu makan malam tiba

"Zahra!" (Panggil Hafidz pada Zahra, yang sedang menaruh pudding-pudding dab juga juz kedalam kulkas)

"Iya kak, ada apa?" (Tanya Zahra yang sudah menghampiri kakaknya yang sedang duduk disofa ruang keluarga)

"Kakak ingin bicara serius denganmu!" (Ucap Hafidz dengan wajah dinginnya)

"katakanlah kak, aku akan mendengarkannya" (Jawab Zahra, dan kini dia sudah duduk bersebrangan dengan kakak sulungnya itu)

Hafidz tampak menghela nafasnya panjang, dan mengusap pelan wajahnya. Dia tampak gusar untuk menyampaikan hal yang ingin dia katakan pada adiknya itu

"kak?, kenapa kakak diam?" (Tanya Zahra yang melihat kakaknya tampak bingung)

1
.
Vidiana Rochmaniah
lnjut kakak
Anissa_Maulud_0305
next dong author ...penasaran sama jalan cerita Zahra & Izzan...semangat terus thor nulis'nya....jaga kesehatan trus....
cutegirl: Thankyouuu, ditunggu yaa bab selanjutnya

terus pantengin dan terus kasih dukungan kalian ya readers🤗

sehat sehat juga 🤗
total 1 replies
Vidiana Rochmaniah
sweet bgts
Vidiana Rochmaniah
seru thor
Vidiana Rochmaniah
semngat
Vidiana Rochmaniah
lnjut thor
cutegirl: siaappp🤣🤗, nikmati dan pantengin terus novelnya yaa

share ke temen-temen kalian juga ya guyss!!
bakalan ada part seru dan aksinya bakal dapet banget nihhh🤗😍😍😍
total 1 replies
Vidiana Rochmaniah
lnjut
readers setianya kak Makka
mampir kk ke novelnya kak Makka chan Shinigami bocchan ama truth or dare jangan lupa di favorit kan supaya tidak ketinggalan jika ada pembaruan klo bisa kasih bonus ke cs nya
readers setianya kak Makka: iya kak
total 2 replies
Amisya
cerita nya bagus semangat buat up nya Thor 🔥
cutegirl: Siapp, terus dukung author yaa
but, author masih ada 4 hari ulangan lagi .. jadi author masih belum bisa maneruskan babnya
total 1 replies
Zed Analytical Number Nine
mampir kembali ya ka, sudah like dan favoritkan juga novelnya 🙏🙏
cutegirl: aamiin, makasi yaaa..
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!