NovelToon NovelToon
MY MAFIA HUSBAND

MY MAFIA HUSBAND

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti
Popularitas:140.3k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Ophelia Martin datang menggantikan kakak tirinya untuk menikahi seorang mafia, Bleiz Russo, karena hutang ayah tirinya.

Dia siap menghadapi monster yang dia pikir tua dan bengis itu.

Tapi ketika Ophelia memasuki kastil gelap dan dingin milik Bleiz Russo—dia tidak menemukan kakek-kakek keriput bertato dan tatapan menjijikkan itu.

Yang dia temui justru pria berusia tiga puluh tahunan dengan wajah mempesona, mata elang sedingin es, dan tubuh tegap yang terbalut jas berwarna gelap setara dengan auranya.

Pria itu ternyata menyodorkan kontrak sederhana, bukan sebuah pernikahan normal yang mungkin hanya akan berjalan sementara.

Ophelia hanya disuruh hamil darah dagingnya, dan itu membuat hutang ayah tirinya lunas. Tidak perlu ada cinta. Tidak perlu ada tuntutan. Bleiz hanya perlu wadah untuk pewarisnya.

Bleiz menyentuhnya seperti barang berharga, tapi menatapnya seperti debu tak berarti. Ophelia pernah menyaksikan sendiri bagaimana tangan kuat itu dengan tenang mematahkan tulang pengkhianatnya. Dia pikir dia akan mati ketakutan.

Tapi ternyata setiap kali jarak mereka hanya beberapa sentimeter, justru detak jantungnyalah yang paling berisik?

Ophelia harus mengingat satu aturan. Jangan pernah jatuh cinta pada iblis yang hanya menginginkan rahimmu.

Namun bagaimana caranya bertahan, ketika iblis itu mulai membelai perutnya yang mulai berisi, dengan tatapan yang untuk sekilas terlihat seperti ... ketakutan akan kehilangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suasana Hangat

Mereka berdua kembali ke ruang tamu dan melihat Miranda sedang menyiapkan meja makan dengan hidangan favorit Ophelia dan juga Chloe.

"Wah, ini terlihat lezat," kata Ophelia dengan mata berbinar.

"Tentu saja. Aku akan memberikan yang terlezat untuk dua putriku," kata Miranda sambil tersenyum. "Aku selalu mengingat kesukaan kalian berdua."

Chloe tersenyum. “Terima kasih, Bibi. Kau sangat baik hanya saja nasibmu buruk bertemu ayahku.”

Ophelia hanya tertawa dan Miranda menggelengkan kepalanya. Dia sudah terbiasa dengan ucapan Chloe yang blak-blakan.

Mereka bertiga duduk di meja makan. Suasana terasa hangat dan akrab. Ophelia hampir lupa bahwa dia sebenarnya tidak di rumahnya sendiri.

"Apa kau bahagia, Sayang?" tanya Miranda tiba-tiba di tengah makan.

Ophelia menghentikan gerakannya. Dia menatap ibunya yang menatapnya dengan penuh harap.

"Aku ... aku sedang belajar untuk bahagia, Mom," jawab Ophelia jujur. "Ini semua baru bagiku. Tapi aku berusaha."

Miranda mengangguk, air mata menggenang di matanya. "Aku sangat menyesal dengan apa yang terjadi. Seandainya aku bisa mengubah segalanya ..."

"Tak ada yang bisa mengubah masa lalu, Mom. Yang bisa kita lakukan hanyalah menjalani masa depan sebaik mungkin," kata Ophelia sambil meraih tangan ibunya.

Chloe menghela napas. "Oke, cukup sudah suasana sedih ini. Mari kita bicara tentang hal yang lebih menyenangkan. Pheli, kau tahu kalau aku sekarang bekerja di kafe?"

"Benarkah?" Ophelia tampak terkejut. "Kafe apa?"

"Kafe kecil di dekat kampus. Pemiliknya baik. Dia memberiku jam fleksibel sehingga aku bisa kembali kuliah," kata Chloe bangga. "Aku juga mulai belajar membuat latte art. Lumayan bagus."

Ophelia tersenyum mendengar semangat di suara Chloe. "Aku senang mendengarnya, Chloe. Aku yakin kau akan sukses."

"Dan aku juga ikut les memasak karena aku ingin menjadi juru masak di kapal pesiar," tambah Chloe.

"Wah, itu ide yang bagus, Chloe!" Miranda tersenyum lebar. "Aku akan selalu mendukungmu.”

Mereka bertiga tertawa bersama. Suasana hangat menyelimuti mereka bertiga. Setelah makan, Ophelia membantu ibunya membersihkan meja sementara Chloe pergi ke kamarnya untuk mengambil sesuatu.

"Sst, Pheli," panggil Chloe dari balik pintu. "Aku punya sesuatu untukmu."

Ophelia mendekati kamar Chloe. Chloe menyerahkan sebuah paperbag kecil berwarna merah.

"Apa ini?"

"Buka saja," kata Chloe dengan senyum misterius.

Ophelia membuka kotak itu dan terkesiap. Di dalamnya terdapat sebuah lingerie sutra berwarna merah gelap dengan potongan yang cukup vulgar.

"Chloe! Kau bercanda?”

"Kau pasti bisa, dan kau akan memakainya," kata Chloe dengan tegas. "Pakai ini malam ini, Pheli. Lihat apa yang terjadi. Oh ya, ini adalah hadiah dari temanku dan aku tak pernah memakainya karena aku memang tak melakukan hal itu. Jadi, pakailah. Itu lebih berguna untukmu.”

"Tapi—"

"Tidak ada tapi. Percayalah padaku. Ini akan berhasil."

Ophelia menatap kain tipis dan menerawang itu. Kain itu terasa halus di tangannya. Dia bisa membayangkan bagaimana rasanya saat dikenakan.

"Aku ... aku akan memikirkannya," katanya ragu.

"Jangan hanya dipikirkan, lakukan!" Chloe mendorong bahu Ophelia. "Kau sudah kehilangan terlalu banyak waktu. Saatnya kau mengambil kendali hidup mafia itu. Jadikan dia budakmu!”

Ophelia berdecak. “Dia bukan budak, Chloe. Dia suamiku.”

“Ya ya ya … terserah kau saja.”

*

Tak lama, Ophelia pamit pulang. Dia berjalan ke lift dan masuk ke dalamnya. Di dalam lift dia melihat kembali isi paperbag yang diberi Chloe tadi.

“Ini gila. Aku tak mungkin memulainya duluan,” gumamnya berbisik. Wajahnya kembali memerah memikirkan hal itu.

JANGAN LUPA KOMEN DAN LIKE YAAAA

1
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
happy oktavia
break dulu deh Phelia.. biar Bleiz mikir
happy oktavia
terima ksh sdh up d sini kak zarin 😍
happy oktavia
segitunya kamu ya Bleiz
Neli
lanjuuuuttt😭😭😭😭😭😭😭🔥🔥🔥
happy oktavia
Bleiz.. jujurlah dgn perasaanmu
happy oktavia
Bs jd Bleiz spt ini krn dia takut ophelia jd sasaran pamannya lg
Anonim
Wes tinggal bae tinggal yang jauh phel, keras banget bleiz jadi laki
diah nursanti
ya betul pergi saja dr bleiz Ophelia,,, sekarang yg km pentingkan janin yg ada di perutmu saja
Nurminah
lanjutkan
ElHi
salah apa sih Ophel sama kamu Bleizz???? gada kann?? cuma karena kamu gak ingat apa2 bukan brarti kamu anggep.dia musuh dan membencinya!!!! itu namanya dungu!!!
ElHi
good Ophelll...just leave him!!!! biar tau rasa😤😤😤
Nonie Hlm
naaahhhh kaaannn hamiiiilll..... Bleiz ayooo renungkan sblm menyesal luar biasa....emang sihh loe gak salah lupa ingatan tp setidaknya ada rasa kasih sayang dan sedikit perasaan 😕
V_eRiL
malang sekali nasibmu Phelia 😓😓 pergilah yang jauh biar hatimu tenang dan janinmu sehat sampai nanti melahirkan 😊😊
V_eRiL
tega sekali ya kau Bleiz mengatakan hal itu 😤😤 amnesia bukan hanya menghilangkan memorimu tp juga hatimu 😠😠 selama ini Ophelia selalu sabar menghadapimu ketika sakit tak punya arti apa² bagimu ya 😓😓 sungguh keterlaluan sekali kau Bleiz 😠😠
ElHi
najisss kau Bleizz...😤😤😤
V_eRiL
bagus Ophelia, pergi saja yg jauh lagian kalian sudah ttd surat perceraian jadi tak perlu pikirkan Bleiz lagi..sekarang prioritasmu adalah kesehatanmu dan janinmu 😊😊 kalau Bleiz minta maaf dan ngajak balikan jangan mudah luluh ya, biar dia kapok 🤪🤪
Yuyun Irmawati
pergi ophel aku mendukung mu,yang jauh biarin si burung bliez blingsatan nyari kamu/Smug/
MamDeyh
Sabar yaaa Ophe... Pergilah,tata hati dan hidup mu lagi. Suatu hari kalo itu lakik datang ke km. Jgn mudah memaafkannyaa.. 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!