NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:473.1k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Setelah selesai dengan barang belanjaan nya, Naila bergegas pulang ke apartemen nya. Dia juga merasa lega, karena sudah memberi tahu Ana siapa sebenarnya Alan.

Naila sudah tidak sabar lagi, menunggu kabar buruk di dalam keluarga suami nya. Rivan sudah berani memfitnah diri nya, dia akan memberikan kehancuran pada Rivan dan seluruh keluarga nya.

Tapi masalah baru muncul, saat Naila berjalan mendekati lift. Semua orang memandang nya dengan tatapan yang menjijikkan, bahkan orang - orang berbisik satu sama lain membicarakan Naila.

'Ini semua gara - gara mas Rivan, tunggu pembalasan ku Mas!" Ujar Naila di dalam hati.

"Lihat lah, ini lah wanita berhati iblis itu. Dia membiarkan kami terlunta - lunta di jalanan setelah menjual rumah kami, dan membiarkan anak sekecil ini ikut menderita!" Tiba - tiba Naila mendengar suara bu Rima.

"Benar itu, dia pergi dengan laki - laki selingkuhan nya. Dan kalian semua lihat lah, anak ku sampai sakit gara - gara dia membiarkan kami berada di jalanan!" Yuni juga tidak mau kalah.

Naila yang terkejut dan tidak menyangka bahwa Yuni dan bu Rima akan datang kemari, mereka berdua terduduk di lantai sambil menangis. Dua buah koper besar berada di samping mereka, seperti nya mereka sengaja untuk mempermalukan Naila.

"Apa yang kalian lakukan di sini?" Tanya Naila dengan geram.

"Kami hanya ingin hak - hak kami, Naila cepat kembalikan rumah kami. Kami tidak mau tinggal di jalanan, apa kau tidak kasihan melihat mertua mu yang sudah tua ini?" Bu Rima bertanya dengan mada suara yang di buat sesedih mungkin.

"Iya Naila, ibu sakit dan anak ku juga sakit. Semua itu gara - gara kau mengambil rumah kami, kami jadi tidak punya tempat tinggal!" Yuni juga ikut menimpali.

"Benar itu, sebaik nya kau kembalikan rumah mereka. Apakah kau tidak kasihan melihat orang tua dan anak kecil terlantar di jalanan!" Salah satu orang yang ada di sana membantu Bu Rima untuk berdiri.

"Betul itu, biar bagai mana pun mereka tetap lah keluarga mu!" Yang lain nya ikut menimpali.

"Ibu, mbak Yuni, cukup!!!. Apakah kalian belum puas membuat drama sepanjang hidup kalian?. Tempat ini bukan lah penampungan keluarga mu, jadi cepat pergi dari sini!" Usir Naila dengan geram.

"Kalian semua lihat lah wanita ini, dia berani mengusir ibu mertua nya sendiri. Apa salah ku, kenapa aku bisa punya menantu seperti itu? Hu hu hu!" Bu Rima menangis dengan suara kencang.

Semua itu sengaja di lakukan oleh bu Rima, agar semua orang menghujat Naila.

"Dasar wanita tidak punya hati!" Maki sala seorang yang ada di sana pada Naila.

"Tolong lah bantu kami, bantu kami Agar Naila mengerti keadaan kami. Kami tidak punya tempat tinggal sekarang!" Yuni sengaja berkata seperti itu agar semua orang membela mereka semua.

"Naila, kenapa kau setega ini, nak? Kau menjual rumah kami, lalu membawa lari mobil nya Rivan. Kau juga berselingkuh di belakang putra ku, padahal Rivan melajukan segala nya untuk mu!" Bu Rima berkata sambil menangis.

"Sudah cukup drama kalian, aku menjual rumah ku sendiri. Aku juga mengambil mobil ku sendiri, mobil itu sudah ada sejak lama sebelum aku menikah dengan putra mu. Satu hal lagi, aku bersih dan aku tidak pernah selingkuh seperti yang kalian semua tuduh kan pada ku!" Naila berkata dengan geram nya.

Naila tidak ingin mereka semakin menjadi, Naila mengambil ponsel nya. Dan dia langsung menghubungi petugas keamanan di tempat ini, dia ingin agar mereka berdua di usir dari tempat ini.

"Hallo pak, cepat datang ke sini. Dia sini ada orang yang membuat keributan!" Ujar Naila melalui sambungan telepon.

"Kalian semua bisa melihat sendiri kan, betapa tidak punya hati nya Naila. Padahal dia tahu sendiri, kami tidak punya tempat tinggal tapi dia malah mengusir kami dari sini, hu, hu, hu!" Bu Rima kembali memain kan peran nya dengan orang sangat baik.

"Iya, seharusnya kau membawa nya tinggal bersama mu, bukan nya malah mengusir nya, dasar wanita tidak punya hati!" Orang - orang di sana kembali memaki Naila.

Pada saat yang bersamaan, dua orang petugas keamanan masuk menghampiri Naila.

"Pak, kedua orang ini membuat keributan di tempat ini. Sehingga menganggu kenyamanan penghuni tempat ini, jadi tolong usir mereka dari sini!" Naila memberi perintah pada dua orang petugas keamanan itu.

"Baik bu!" Jawab kedua nya serentak.

Lalu kedua nya berjalan mendekati Yuni dan juga bu Rima, kedua orang itu terkejut dan tidak menyangka bahwa Naila berani mengusir mereka dari tempat ini.

"Silahkan keluar dari tempat ini, bu. Jika tidak maka dengan sangat terpaksa kami akan menyeret ibu secara paksa!" Petugas keamanan itu berkata pada Yuni dan juga bu Rima.

"Kami datang untuk tinggal bersama dengan Naila, karena dia sudah menjual rumah kami. Jadi jangan usir kami!" Yuni memohon pada petugas itu.

"Selesaikan masalah keluarga kalian di luar, jangan mengganggu ketenangan penghuni di sini!" Tegas petugas itu lagi.

Dua orang petugas berbadan kekar itu akhir nya menyeret paksa bu Rima dan Yuni dari tempat itu, bu Rima dan Yuni berusaha melepaskan diri. Tapi mereka kalah tenaga.

"Naila, dasar jalang murahan. Berani nya kau mengusir ku dan ibu ku. Dengar Naila, aku tidak akan memaafkan mu!" Teriak Yuni dengan suara lantang.

Naila yang sudah sangat muak dengan drama ini, di tambah lagi penghuni tempat ini malah percaya dengan semua ucapan mereka. Semua orang mulai menghujat Naila, dam mengatakan bahwa Naila tidak punya hati.

Naila bergegas menuju ke lift, dia tidak perduli dengan pandangan miring orang - orang pada nya. Naila naik dan menuju ke unit milik nya.

"Hari ini benar - benar menguras emosi!" Guman Naila sambil menjatuhkan bokong nya di sofa.

Naila menarik nafas panjang, dia memijit pelipis nya karena kepala nya terasa berat. Rivan dan keluarga nya tidak henti - henti nya mencari masalah dengan diri nya.

"Ini tidak bisa terus di biarkan, jika tidak meraka akan semakin menjadi!" Guman Naila lagi.

Naila bergegas pergi ke kamar nya, dia lalu bergegas ke kamar mandi. Hari ini sangat melelahkan, baik fisik maupun mental nya. Naila sengaja berendam di dalam bath up, untuk menjernihkan pikiran nya yang sedang kusut.

'Semoga saja mereka bisa menemukan bukti - bukti kejahatan mas Rivan secepat nya, dengan begitu aku punya senjata untuk menekan keluarga itu agar tidak bisa lagi mengganggu ku!' Batin Naila di dalam hati.

Setelah puas berendam, Naila langsung membilas tubuh nya. Dan kini dia merasa lebih segar dari sebelum nya.

1
Sitti Asia
betul cerita putar2
Katherina Ajawaila
panggil Rt, bila perlu rw, kel peniu ngk malu di mana kk nta Naila kN ada yg cowok
Katherina Ajawaila
Naila mending minta. tolong suaminya Vina biar cerat aja, ribet kalau piara benalu yg ngk tau diri, jijik amat
Katherina Ajawaila
dasar mertua lanang sm menantu lanang ngapain aja modal mokondo , mending pada jd perwk lanang kalau mau hidup enak
Katherina Ajawaila
ayoo Naila terus tancap gas, jgn kendor biar plng dr bali langsung jd gembel semua nya, belagu kere aja ngk tau diri pantes ngk ada yg maju🤑
Katherina Ajawaila
keren ceritanya, baca nya juga laju aja, keluar toxic ngk punya malu modal lak" an sm anus doank itu sih, kel jorok menjijikkan 🥸
Sri Wahyuni
banyak typo
Dyah Wijayanti
rivan emang nggak pergi kerja......bisa pergi kesana kemari.....nggak logis ini
Dyah Wijayanti
cepet ajukan gugat cerai.....
Indah Rosiani Rosy
lagi lagi ada kata 'bahasa'...mgkn mksdnya bahwasanya gitu y 🤦🏻‍♀️
Zaenab 1122
ih geregetan bertele tele banget sih si Naila bukanya cepet ambil tindakan
A.R
sebaiknx Naila belajar bela diri untuk sekedar jaga2 dari keluarga toxic gtu
Yani Suryani
Yuni, bukan ibumu mendukung Siska tapi justru ibumu dalang di balik kekacauan ini
Yani Suryani
sudah tua makin menjadi", uang juga buat kebutuhan rumah juga di embat juga
Hj mia Mahyang
bodoh disuruh berhenti bekerja terus dijadikan babu bucin lu
Hj mia Mahyang
kok bodoh banget sih mau saja dijadikan budak sdh masak urus pula anak iparnya.ini namanya bodoh kebangetan
Yani Suryani
dasar orang" bodoh
Yani Suryani
Bu Rima ini tua bangka yg gak tau diri,pinter kalau menghasut orang, sedang Siska sendiri juga bego mau"nya dan terhasut, sudah punya sugar Daddy ngapain ngurusin Bu Rima,toh juga gak akan bisa balikan sama Rivan
entar masuk penjara baru nyahok lo
Rehaan Aamir
laaaahhh...D Bab Sblm Nya Nama Kk Nya Naila Ntu ALVIAN...Koq Tiba2 Jadi Rama Namanya🤣🤣🤣🤣Bisa Secepat Itu Ya Ganti Nama????Apa Naila Punya Banyak Kk Laki2????Padahal D Bab Awal Udah D Sebutkan Kl Naila Cmn Dua Bersaudara🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
Makasih thor... tetap semangat dan sukses
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!