Setelah sarapan, Langit dan Devan masuk ke ruang kerja Langit yang ada di apartemen itu. Sementara Ayumna membersihkan meja makan dan membersihkan peralatan yang ia pakai untuk memasak tadi. Setelah selesai, Ayumna melangkah masuk ke kamarnya dan kembali membersihkan dirinya. Ia berencana mengunjungi Derris, kekasih Jesicka. Menurutnya tidak lucu bila bertandang ke rumah sakit dengan bau dapur yang masih menempel di tubuhnya. Meskipun tadi sebelum masak ia sempat membersihkan diri terlebih dahulu.
Selesai membersihkan diri, Ayumna memilih pakaian yang biasa ia gunakan sehari-hari saat ia tidak bertugas menjadi dokter. Orang yang melihat Ayumna dengan style nya sehari-hari, tidak akan menyangka bila profesi Ayumna itu seorang dokter. Karena Ayumna suka sekali berpakaian bebas. Yang pasti, menonjolkan bagian lekuk tubuh indahnya.
Ayumna memakai celana panjang berbahan jeans yang ketat, berwarna hitam. Di padukan dengan kaos ketat berwarna biru muda, serta di tutup dengan jaket berbahan jeans juga.
Penampilan Ayumna sekarang ini membuat siapa saja yang memandangnya, pasti akan berkhayal dengan fantasinya masing-masing. Tak terkecuali Langit dan Devan.
Kedua lelaki dewasa itu menatap ke arah Ayumna tanpa berkedip sekalipun. Saat Ayumna membuka pintu ruangan kerja Langit dan berjalan ke arah mereka bak seorang model.
Mereka begitu terpesona dengan penampilan Ayumna. Jika biasanya rambut indahnya yang bergelombang itu hanya ia cemol ke atas. Kini rambutnya ia biarkan tergurai bebas ke bawah.
"Mas, aku ijin ke rumah sakit sebentar, ya?" Ayumna berjalan mendekat ke tempat Langit berada. Kemudian meraih pergalangan tangan Langit dan mencium punggung tangannya.
"Mau kemana tadi?" lantas Langit tidak melepaskan tangan Ayumna langsung. Ia menahan tangan Ayumna dan menatap penampilan Ayumna dari bawah ke atas.
"Mau ke rumah sakit Mahardika, Mas. Mau menjenguk Derris kekasihnya Jesicka."
"Dengan penampilanmu yang seperti itu? Dan bukannya itu rumah sakit tempat mantan kekasihmu bekerja?" ada nada tidak suka yang langit ucapkan.
"Memangnya kenapa dengan penampilan ku, Mas? Biasanya kalo sedang tidak dinas, ya begini keseharianku, Mas. Mas sudah tahu, bukan?" tanya Ayumna heran dengan reaksi Langit.
"Kalo untuk di rumah, aku tidak mempermasalahkannya. Mau kamu pakai baju seksi atau transparan pun tidak apa-apa. Tapi, kalo keluar rumah tolong usahakan yang lebih sopan lagi. Ingat Ay, kamu sudah bersuami!" tanpa sadar Langit berbicara dengan nada yang tinggi.
Ayumna yang memang lebih sensitif mendengar suara Langit yang keras seperti sedang membentaknya, memutuskan untuk langsung pergi keluar ruangan kerja Langit.
Dengan hati yang sedih, Ayumna tetap keluar dari apartemen Langit dan menuju parkiran, dimana mobilnya tersimpan. Lalu melajukan mobilnya keluar dari area apartemen menuju rumah sakit Mahardika.
Sementara Langit mengusap wajahnya kasar. Ia menyesal sudah berkata pada Ayumna dengan nada yang tinggi. Bodoh sekali kau, Langit! Dia sudah memperingatimu agar tidak membentaknya tapi, kau malah melakukannya. Lihatlah sekarang, dia tetap pergi akibat ulahmu! Langit merutuki kebodohannya.
"Gawat nih Bro! Jika dia di biarkan keluar sendiri dengan penampilan yang seperti itu. Bisa-bisa menjadi sasaran empuk para lelaki yang kelaparan. Otak gue aja udah ber -traveling. Apalagi cowok di luaran sana!" ucap Devan dengan sengaja menyulut emosi Langit.
Benar saja, kini Langit terpancing dengan perkataan Devan. Ia berdiri dan langsung pergi meninggalkan Devan sendiri di ruang kerjanya. Langit menyambar jaket serta kacamata hitam dan memakainya seraya melangkah keluar mengejar Ayumna.
Sementara Devan tertawa puas melihat Langit seperti orang kebakaran jenggot. Baru kali ini ia berhasil membuat Langit seperti itu karena wanita.
"Dia udah benar-benar jatuh cinta sama Ayumna. Baguslah, dengan begitu bisa dengan mudah memisahkannya dari wanita berbisa itu." Devan bermonolog sendiri.
Jangan lupa like serta komentarnya, ya Gengs...! 🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
SLina
muslimah stgh matang
2024-08-06
0
Ari_nurin
lah harusnya Yumna menempatkan diri skrg sdh ada suami dan suami ber hak melarang istri memakai pakai yg tdk sopan bila diluar rumah. hhuuff ga suka jg klu cewek nya terlalu bebas gt ..
2024-07-03
0
Diana diana
hihihi
2024-06-24
0