Selesai membuat sarapan dan menyiapkan masakannya di meja, Ayumna melangkah menuju kamar Langit. Tidak biasanya jam segini suaminya itu belum bangun.
Tok ... Tok ... Tok ...
"Mas Langit ... Bangun! Sarapan dulu nanti telat loh ke kantornya." Ayumna memanggil Langit namun tidak kunjung di respon.
Ayumna memutar knop pintu dan membukanya perlahan. Mengintip ke dalam kamar, tidak ada Langit di atas tempat tidur. Ayumna mencoba masuk dengan langkah pelan. Mencari keberadaan Langit di setiap sudut kamar yang bernuansa maskulin tersebut.
"Mas...," Ayumna melangkah ke balkon namun, juga tidak menemukan Langit.
Ayumna melangkah ke kamar mandi dan akan membuka pintunya. Namun pintu itu terbuka lebih dulu. Ayumna tersentak kaget mendapati Langit yang muncul dari balik pintu kamar mandi.
Dan bukan hanya kemunculan Langit saja yang membuat Ayumna terkena serangan jantung mendadak, tapi penampilan Langit yang hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya. Membiarkan roti delapan pack nya terpampang dengan jelas.
"Mas! Bikin aku jantungan saja!" Ayumna reflek memukul dada Langit karena kaget. "Bagaimana jika istrimu yang seksih ini mati mendadak? Kamu akan jadi Duren, Mas!" Ayumna sangat kesal pada Langit karena di panggil sedari tadi tidak menyahut.
Langit tidak menghiraukan kekesalan Ayumna padanya. Ia melangkah maju mendekat ke arah Ayumna berdiri. Ayumna berjalan mundur saat Langit melangkah maju, sampai kaki Ayumna terbentur ranjang dan ia jatuh di atas ranjang Langit.
Langit menyeringai, ia puas melihat wajah Ayumna yang memperlihatkan kegugupan maupun ketakutan padanya. Ia kunci Ayumna di bawah kuasa tubuhnya. Mengikis jarak di antara mereka. Langit mendekatkan wajahnya lebih dekat lagi pada Ayumna. Membuat wajah wanita yang berstatus istrinya itu merah merona.
"Mau apa tadi? Mau mandi bareng?" Langit sengaja berkata di dekat telinga Ayumna, lalu menghembuskan nafasnya di ceruk leher istrinya dengan sengaja. Membuat tubuh Ayumna meremang seketika.
"Apaan sih Mas!"
Ayumna mendorong dada Langit dengan kuat, hingga membuat celah di antara mereka. Ayumna mencoba melepaskan diri dari Langit. Namun itu sia-sia karena tenaga Langit yang sangat kuat.
"Mas, minggir! Sarapannya keburu dingin. Aku juga harus segera berangkat kerja, karena ada pasien yang harus aku periksa pagi ini," ucap Ayumna dengan kesal karena Langit tak kunjung melepaskannya.
"Cium dulu, baru aku lepas!" Langit menahan sesuatu yang mulai bangun dari tidur panjangnya, karena Ayumna terus bergerak di bawah sana.
"Kamu nggak sedang sakit, kan Mas? Bukannya di perjanjian kita nggak ada kontak fisik, ya?" Ayumna mencoba mengingatkan Langit tentang isi perjanjian yang mereka sepakati.
"Kalau kamu lupa, kamu sudah merubah isi surat perjanjian itu!" ucap Langit menyeringai penuh arti.
"Massa sih, Mas? Tapi bukannya kamu juga ngotot nggak mau ada kontak fisik di antara kita? Kenapa sekarang Mas malah seperti ini? Ini namanya Mas melanggar aturan yang Mas buat sendiri. Harusnya Mas kenmmhh ...."
Ayumna tidak bisa melanjutkan perkataannya, karena bibir nya di cecap Langit dengan lembut. Menyusuri semua sisi milik istrinya. Ayumna memukul pundak Langit, agar menghentikan kegiatan yang mereka lakukan di pagi hari.
Langit tidak menghiraukan peringatan Ayumna, ia malah menggigit bibir bawah Ayumna. Ayumna mengaduh saat Langit menggigit bibirnya hingga mulutnya terbuka sedikit.
Langit tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Dengan cepat ia memasukkan lidahnya, mengabsen semua yang ada di dalam mulut Ayumna. Ayumna melenguh, membuat libido Langit meningkat.
Langit semakin memperdalam pagutan mereka, tangannya pun juga ikut melaksanakan tugasnya. Ia remas buah sintal milik Ayumna yang pas di telapak tangannya. Membuat Ayumna kembali mengeluarkan suara seksinya.
Saat tangan Langit mencoba menyusup di balik baju yang di kenakan Ayumna, Ayumna berteriak lalu mendorong tubuh Langit dengan tenaga penuh. Hingga Langit jatuh ke belakang.
"Maassss!! Kompor ku masih nyalaaa ...!"
Hahaha kira-kira kek apa ya, perasaan Langit? pas berada di puncak, Tiba-tiba langsung di dorong ke dasar jurang🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Diana diana
yaaaah . . nyaut nyutan gak tuch
2024-06-23
0
Sofie Ilyas Ilyas
langsung uring uringan pasti kpla puyeng/Joyful//Joyful/
2024-03-05
3
Alivaaaa
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-03-01
0