Setelah salam terakhir, Langit membalikkan tubuhnya menghadap ke belakang dan mengulurkan tangannya pada Ayumna. Ayumna mengerti maksud Langit, lalu menyambut uluran tangan Langit dan mencium punggung tangan suaminya itu.
Saat Ayumna mencium punggung tangannya, tangan Langit yang satunya ia letakkan di atas kepala Ayumna. Tepat di ubun-ubun kepala istrinya itu. Kemudian ia merapalkan do'a yang seharusnya ia rapalkan setelah ijab.
"Allahumma inni as'aluka min khirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltahaa 'alaih."
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelakan yang Engkau tetapkan atas dirinya.
Setelah merapalkan doa tersebut, Langit mencium kening Ayumna sedikit lebih lama. Membuat Ayumna heran sekaligus bingung dengan sikap Langit. Apakah Mas Langit sudah menerima pernikahan ini dengan ikhlas? Ayumna hanya mampu bertanya di dalam hati.
"Mas ...." Ayumna mengangkat kepalanya menatap lekat wajah Langit.
Jelas terlihat di matanya penuh dengan pertanyaan tentah sikap Langit barusan. Seakan mengerti akan arti tatapan sang istri yang menuntut penjelasan, Langit tersenyum kemudian mengusap pelan pucuk kepala Ayumna.
"Harusnya aku merapalkan doa ini saat setelah aku selesai mengucap ijab qabul dulu. Maaf, aku telat merapalkannya," ujar Langit dengan tulus. Dan Ayumna dapat melihat ketulusan itu melalui mata Langit.
"Apa ini artinya kamu ikhlas menjalani pernikahan ini, Mas?" tanya Ayumna dengan hati-hati.
"Meskipun di antara kita belum tumbuh rasa cinta, tapi mari kita saling berusaha untuk menjalaninya lebih baik lagi. Dan aku juga akan segera menyelesaikan masalahku dengan Jesselyn,"
Langit berdiri merapihkan perlengkapan sholatnya. Begitu pula dengan Ayumna, ia melepas mukenanya dan merapihkan lalu menaruhnya di atas meja kecil di sebelah sisi mereka melakukan sholat barusan.
"Apa, Mas juga mempunyai kekasih? Lalu mengapa Mas menerima perjodohan ini dengan Jesicka? Bagaimana perasaan kekasih Mas nanti? Kasihan dia, Mas!" Ayumna mencecar berbagai pertanyaan kepada Langit. Hingga tidak sadar kini dirinya duduk di sisi ranjang tempat tidur Langit.
"Sama halnya dengan dirimu. Kenapa kamu rela menggantikan temanmu itu untuk menikah denganku?" bukannya menjawab, Langit malah balik bertanya pada Ayumna.
"Ceritanya sangat panjang, Mas. Pasti kamu akan bosan mendengar ceritaku. Dan dapat aku pastikan, kita akan terlambat untuk berangkat bekerja, Mas. Karena aku juga belum masak," Ayumna mencoba bangkit dan beranjak keluar dari kamar Langit. Namun, Langit mencegah langkah Ayumna.
"Kalau kamu lupa, kita hari ini libur, Ay. Ini hari minggu! Apa kamu tetap bekerja di hari minggu?" Langit tidak habis pikir. Ayumna seorang dokter, tapi mengapa bisa lupa tentang hari.
"Oh! Iya, ya!" Ayumna meringis tanpa beban.
"Ayo! ceritakan tentangmu. Lalu aku juga akan cerita tentang kehidupanku. Mulai sekarang, kita harus belajar saling terbuka," Langit menarik tangan Ayumna agar duduk di sebelahnya. Ayumna menurut saja.
"Tapi, bagaimana dengan sarapan pagi kita?"
Langit sedikit geram, di suasana romantis seperti ini, masih sempat sempat nya Ayumna memikirkan tentang perdamaian perutnya.
"Nanti, aku bantu memasak?" jawab Langit sekenanya.
"Serius! Mas mau bantu aku masak? Emang, Mas bisa?" Ayumna terperanjak kaget mendengar perkataan Langit. Pasalnya, dia tidak pernah sekalipun melihat Langit pergi ke dapur kecuali saat makan.
"Jangan meremehkan aku!" Langit menarik ujung hidung Ayumna dengan gemas. Hingga menimbulkan warna merah di ujung hidung Ayumna.
"Hehe ... Nggak nyangka saja, orang sesempurna Mas, bisa memasak!" Masih tidak percaya dengan kemampuan Langit.
"Nanti akan aku buktikan. Sekarang ayo mulai cerita!" Langit terlihat tidak sabar ingin mendengar alasan kenapa Ayumna rela menjadi pengantin pengganti Jesicka, temannya.
Jangan lupa, like bila kalian suka cerita ini. Karena dengan like, kalian mendukung cerita yang aku tulis. Dan itu semakin menambah aku untuk lebih semangat lagi dalam menghalu🤧
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Alea
kamu harus berterimakasih sama derris (bener nggak sih namanya derris si kekasih Jessika itu)Langit.
yang mencoba bunuh diri karena nggak bisa ditinggal nikah oleh pacarnya, Jessika.
coba aja kalau si derris sekuat Gio, kamu nikahnya sama Jessica bukan sama Ayumna.Dan yang dapet ayumna pastilah si baik hati Gio,yang nggak pernah "menyentuh" Ayumna padahal kekasihnya itu sering berpenampilan menarik atau menggoda lah ya.
daah cepetan sungkem sama Derris
2023-07-24
1
Renireni Reni
zaman dahulu kala..........
2023-06-24
0
Alnum Alam
ini suami idaman yang dicari readers😘😘
2023-06-06
0