Nayara tersenyum malu-malu saat Mikhayla menggodanya. Saat ini, baik dia dan David maupun Morgan dan Reyna sudah berada di kediaman Mikhael.
Mereka menikmati jus segar dengan ditemani oleh sang Ibu Negara di ruang keluarga.
Saat mereka sampai, tidak henti-hentinya Mikhayla menggoda Nayara dengan menjodoh-jodohkannya bersama David.
Mikhayla memang orang yang welcome, apalagi pada gadis logu nan polos seperti Naya. Sama seperti Reyna, sekali lihat Mikhayla juga langsung menyukai Nayara.
" Jadi gimana? Mau gak tante jodohin sama bule rasa lokal ini? " Goda Mikhayla untuk yang kesekian kalinya.
" Gak usah di jodoh-jodohin, orang ini emang jodoh David. " Celetuk David.
Nayara membelalak, sedangkan Mikhayla tertawa dengan Reyna yang memukul lengan Kakaknya.
" Only just talking, ".
" Heh, gue gak cuma omdo yah. Serius nih, mau sekarang aja oke. Gue ajak Ara ke KUA, ".
" Ara?! " Heran Reyna, Morgan dan Mikhayla.
" Kenapa? Recok amat. Emang salah ya, gue bikin nama panggilan buat si ayang? " Sewot David.
" Ayang ayang, palamu peang! " Semprot Mikhayla.
Nayara hanya tersenyum tipis saat Reyna menatapnya dengan mata berkedip satu.
Dia tidak menganggap serius percakapan ini, karena faktanya dia milik Rey. Nayara juga sangat mencintai kekasihnya itu. Meskipun dia tidak di anggap oleh Rey sendiri.
" Naya, makan yuk! Gue laper, ".
" Rain masak sendiri yah? Soalnya aunty belum masak, " Cengir Mikhayla.
Reyna mendelik, " Selalu, ".
" Gue juga mau Na! Bikin empat, nasi goreng aja yang simple. " Morgan angkat suara.
" Hm, oke. "
Nayara dan Reyna pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan, sementara Mikhayla sudah beranjak saat mendengar tangisan putri kecilnya.
" Mor, gue bosen. " Ucap David melempar bantal kursi pada Morgan.
" Terus loe mau apa? Pulang aja sana! Ntar si Nana gue yang antar, ".
" Cih, maunya. "
Morgan tertawa.
" Eh Vid, tahu gak? ".
" Enggak, ".
" Belum juga gue ngomong, begoo! ".
" Terus? ".
" Si Daddy bawa ikan koi, saat pulang dari rumah oma gue yang ada di Seoul. Bagus loh, mau lihat? ".
" Alah, palingan juga ikan biasa. Menang jelek dari ikan gue di rumah, ".
" Sialan lo! ".
" Di mana? " Tanya David sambil terbangun dari duduknya.
" Ck, tadi aja sok-sokan loe. Najis, ".
" Gue tanya, Morgan geblek. "
" Santai kali. Kok ngegas? ".
" Ikannya kayak ada putih-putihnya gitu yah? Soalnya kan Korea, mu..lus, " Ungkap David sambil melangkah.
" Ya kali. Tapi ini beda loh, antik. Warnanya juga ke Eropa-eropaan gitu, ".
" Eropa ndasmu! ".
" Serius gue, ".
Dengan disertai cek cok disetiap langkahnya, Morgan dan David melangkah menuju gazebo belakang dimana ikan itu berada.
Sedangkan di dapur, Nayara dan Reyna sibuk menyiapkan makanan. Dengan disertai obrolan ringan antar keduanya.
" Angel, kamu deket juga yah sama Mamanya Kak Morgan. " Ucap Nayara dengan suara lembutnya.
" Ya iyalah.. Orang dia Tante gue, ".
" Maksud aku gini, kamu kan tinggal dan besar di luar negri. "
Reyna yang mengerti maksud Nayara pun lantas menjawab:
" Meskipun berjauhan, tapi gue deket kok sama keluarga. Bukan hanya Oma, Opa, Aunty sama Om Mikhael, sama keluarga Mommy gue juga gua deket. " Ungkapnya.
" Yah.. Walaupun hanya bertatap di layar hp doang. Itupun sesekali. Karena loe tahu sendiri, jauhnya perbedaan waktu Jakarta - New york. "
Nayara mengangguk-angguk.
" Iya juga ya, aku gak kepikiran ke sana. He he.. ".
Reyna hanya tersenyum tipis menanggapinya. Kemudian dia yang sedang menghadap kompor dengan spatula ditangannya itu berbalik menghadap Nayara yang sedang mengiris daging.
" Naya, loe suka sama Kakak gue gak? " Tanya Reyna tidak sungkan-sungkan.
" Suka? Iya, aku suka. Kak David baik, ".
" Ck, maksud gue suka antar pria dan wanita. Cinta, cinta kalau loe gak ngerti maksud gue tadi. " Ralat Reyna. " Loe cinta gak sama Kakak gue? ".
" Cinta? Kalau cinta aku enggak. Karena aku sudah memiliki orang lain dihati, " Jawab Nayara malu-malu.
" Rey? " Tebak Reyna dingin.
" Iya, ".
" Walau tahu loe gak dianggap sama dia? ".
Nayara terdiam, namun tidak lama senyuman tipis terukir di bibir mungilnya.
" Dianggap enggaknya, itu terserah dia. Yang penting disini aku sudah setulus hati mencintainya. Jika memang Kak Rey tidak menganggapku, bahkan tidak pernah menganggapku ada, tidak masalah. Bagiku dengan mencintainya dan memilikinya saja sudah cukup, ".
Reyna berdecis, sangat tidak menyukai jawaban Nayara.
" Loe terlalu sempurna untuk dia, Naya! Loe terlalu berharga buat disia-siakan. Andai elo buka mata, banyak pria tampan yang jauh segalanya dari Rey. Dan pastinya dia tulus sayang sama loe! ".
Reyna mendekat, memegang kedua bahu Nayara dengan mata menatap iris bening itu lekat-lekat.
" Jangan jadi bodoh dan buta karena mengutamakan perasaan loe, Naya. Rey gak cinta sama loe. Buktinya, di mana dia? Bersama Vika, bersama wanita lain. Jika memang dia bener-bener tulus sama loe, gak bakalan dia mainin loe! ".
" Bagiku cinta tidak harus diakui. Dan bagiku juga.. Cinta tidak harus memiliki. Jika yang dicintai Kak Rey itu Vika, aku siap melepasnya. "
" Walau hati loe terluka? ".
" Gak masalah, ".
Reyna gemas sendiri dengan sikap Nayara yang menurutnya terlalu baik dan terlalu bucin pada Rey.
" Ih.. Susah banget sih loe di omongin?! " Jerit Reyna menjauh dari Nayara.
Bukannya terkejut atau sedih dengan sikap sahabatnya, Nayara justru tertawa. Menurutnya Reyna yang kesal sangat menggemaskan dibanding Reyna yang cuek.
" Kamu lucu, Angel. Mending kamu marah aja terus, daripada masang wajah jutek melulu. " Ucap Nayara cengengesan.
Reyna mendelik, " Mengalihkan pembicaraan! Pinter deh loe, ".
Nayara semakin terkekeh dibuatnya.
" Maaf, tapi aku serius dengan ucapanku, Angel. Aku tidak masalah jika Kak Rey lepaskan demi Vika. Karena aku sadar, aku bukanlah orang yang pantas buat Kak Rey, ".
" Yey.. Jangan insecure gitu dong, ".
" Fakta, Angel. "
" Loe lihat aja, selama ada gue gak bakalan gue biarin Rey melangkah lebih jauh untuk nyakitin loe. "
" Sakit yang diberikannya terasa nikmat, ".
" Hais.. Susah ngomong sama orang bucin, ".
Nayara tertawa. Yah.. Mau bagaimana lagi? Dia sangat mencintai Rey, dan dia juga sungguh sangat ikhlas lahir batin jika suatu hari Rey tinggalkan demi wanita yang benar-benar pria itu cintai. Nayara ikhlas.
--
Di tempat lain, Rey baru saja menginjakkan rumahnya ke dalam rumah.
Wajah lelah dan langkah gontainya membuat para pembantu disana menyadari ketersiksaan Rey akan perintah Tuan besar mereka untuk Tuan mudanya tadi malam.
" Rey, ".
" Mih, " Rey mendekat dan menyalami Ibunya, Elly. Adik kandung dari Mikhael yang merupakan ayah Morgan dan suami Mikhayla.
" Bagaimana keadaan anak Mamih, Sayang? " Tanya Elly dengan mata berkaca-kaca.
" Dia baik-baik saja, Mih. Vika baik-baik saja, ".
_-_
TBC!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Na_ernaauk
lanjut donk
2021-04-28
1
💝GULOJOWO💝
Woow.... amazing 😱😱 who ia Vika 🤔🤔
2021-04-26
1
she_happy
wah wah kejutan , , apa vika adik kakak sama Rey??? apa sebenarnya rey bukan anak kandung Ely??
penasaran
2021-04-25
1