"Luna tolong tolong berikan semua berkasnya padaku kalau semua sudah selesei, dan kirim semua data kontrak kerja sama semua perusahaan ke email ku. Saya akan merefiew ulang, "ucap Rey.
"Baik pak, "untuk berkasnya masih di photo copykan, untuk data saya akan kirimkan sekarang, "saut Luna.
"Emm.. Baiklah."
10 menit kemudian.
"Ini pak semua berkas sudah lengkap, " ucap Luna "apa ada yang di perlukan lagi, "sambungnya
"Kalau kamu tidak keberatan tolong cek sudah berapa persen dekorasi ruangan meeting besok, apa mereka sudah selesei !! " ucap Rey dengan memijat kepalanya yang sedikit pusing itu.
"Siap, "
"Kau jangan sungkan menyuruhku asisten Rey, kalau ada waktu senggang meski itu bukan pekerjaanku aku akan membantumu, "saut Luna.
"Terima kasih Luna, "entah bagaimana jadinya seandainya kamu tidak ada di sini untuk membantuku".
"Kita sudah sama-sama berjanji menjalankan amanah dari atasan waktu lalu sebelum beliau meninggal, "apa kamu lupa !! "
"Tidak" ucap Rey tersenyum
"Oh.. Ya asisten Rey apa besok Nona muda sudah mau bergabung dengan kita, " tanya Luna
"Ya,!"
"Kau pandai merayunya, "saut luna dan berlalu keluar ruangan dan berhenti di ambang pintu "semoga kalian berjodoh, " titahnya lagi aambil tertawa.
"Apa !! " Teriak Rey
"Ada ada saja, "gumamnya tersenyum dan mengingat percakapan dengan Bosnya dulu. Bahwa bukan hanya perusahaan yang harus di jaganya melainkan kedua anak-anaknya.
"Menjaga bukan berarti harus menikahi, "gumamnya lagi dan kembali fokus pada berkas yang ada di depannya.
***
Dert.. Dert..
Suara dering handpone
"Pagi apa kamu sudah siap, "tanya Pony
"Sebentar lagi aku akan menjemputmu, "titahnya lagi
"Emm iya aku sudah siap sebentar lagi aku akan mandi, "Jawab Pagi
"Apa" teriak Pony.
"Ini sudah jam 3sore kenapa kamu belum mandi juga, " sautnya lagi dengan kesal
"Iya iya aku akan mandi cepat, "
"Segera, " saut Pony
"Kalau sampai aku datang kamu belum bersiap aku akan marah, "ucapnya lagi dengan sedikit mengeraskan suaranya.
"Iya Bawel, " ucap Pagi dan langsung mematikan aambungan telpon dengan sepihak.
"Kau..
Tut tut tut.. Sambungan terputus
"Aaa.. Pagiiii..., "teriak Pony hingga semua pelayan yang berada di rumahnya merasa panik dengan keadaan anak majikannya itu.
"Nona ada apa, "tanya pelayan itu
"Aa.. Tidak bik aku hanya kesal dengan Pagi, "Ucapnya sambil cengengesan.
"Ohh.. Saya kira kenapa-napa Non!! ".
"Tidak".
"Emm bik nanti sore bibik tidak usah memasak untuk saya, saya akan makan di luar dan oh ya.. Beritahu supir saya mau keluar menjemput pagi dirumahnya sebentar lagi, " sambungnya.
"Baik Non laksanakan, "ucap pelayan itu sembari tertawa
Mendengar ucapan pelayan itu seperti komandan yang memberi tugas pada prajuritnya malah ikut tertawa.
Di Rumah Pagi mondar mandir di dalam kamar mandi dengan menggantungkan handuknya di pundak.
"Aduh bagaimana ini, "
"Kak Dewa mengajakku memakai baju Couple warna lagi!! "
"kalau aku pakai warna sama bisa jadi bahan ledekan sama si KudaPony, "kenapa tadi aku langsung mengiyakannya bodoh bodoh bodoh, " gerutunya sambil menjitak kepalanya sendiri.
"Ahh bodo aman nanti saja aku akan memikirkan alasanya, aku harus mandi sebelum Kuda Pony menari-nari di kepalaku, "gerutunya lagi dan bergegas mandi.
Selesei mandi dan memilah-milah baju yang akan di gunakan terdengar suara ketukan pintu dengan tergesa-gesa ia memutuskan memakai kaos putih lengan panjang dan jeans 1/8 kriwil dengan sepatu kets warna senada dengan bajunya.
"Iya sebentar, " terianknya dengan berjalan membukakan pintu kamarnya
"Kak ada kak Pony di bawah, " ucap bintang
"Yaa sebentar suruh dia menunggu aku akan turun, "saut Pagi
"Cepatlah aku malas sekali, " titah bintang dengan mukanya yang di tekuk malas
"Kamu kenapa, " tanya Pagi
"Aku malas bertemu dengan sahabatmu satu itu, dia cerewet sekali, dan terus menjewer pipiku dengan bicara tidak jelas, "gerutunya.
"Ohh adikku kasihan sekali...!! "sini, "ucap Pagi menarik tangan adiknya dan memeluknya
"Sudah kalau begitu kembalilah kekamar biar bi laras yang menemaninya, "titahnya lagi
Bintang hanya menganggukkan kepalanya dengan tersenyum
"Nanti kakak akan keluar jalan-jalan dengan Pony, kamu dirumah sendiri tidak apakan".
"Ya kak, "
"Dan jangan menunggu kakak makan malam kemungkinan kakak akan makan di luar, "sambungnya lagi
"Apa kakak akan pulang malam, " tanya bintang
"Mungkin, "tapi enggak terlalu malam". Sautnya Dan tergesa-gesa turun ke lantai dasar menemui sahabatnya itu.
Dari Lantai dua Bintang mengingatkan kakaknya itu untuk menghubungi asisten Rey apabila pulangnya terlalu larut malam.
"Kabari kak Rey kalau kakak pulang malam, "teriaknya.
"Iyaa, "ucap Pagi berteriak juga.
"Ayo Pony kita Cuss... ".
"Let's go ". Saut Pony
***
Sesampainya di Mall mereka berjalan bergandengan dengan bercanda ria pastinya, menyusuri setiap lantai entah ke mana tujuannya.
Dari arah belakang terdengar teriakan seseorang, siapa lagi kalau bukan Dewa. Laki-laki kakak seniornya dikampus yang mengajaknya berkencan.
"Pagi.. Pony, " teriak Dewa dengan melambaikan tanganya.
Mereka berdua menyambut kedatangan pria itu
"Sory aku terlambat, "ucap dewa
"Tidak kak kami juga baru sampai, " saut Pony.
Dewa hanya ber Oh ria dan memandang Pagi dari atas sampai bawah, sadangkan pagi yang merasa di pandangi oleh teman laki-lakinya itu merasa salah tingkah. Melihat kegugupan Pagi, Dewa malah tersenyum.
"Pagi kenapa kamu tidak memakai warna baju yang aku minta, " ucap Dewa.
"Eh anu.. Itu, " ucap Pagi menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal bingung harus beralasan apa.
"Apa kalian ada janji pakai Couple, "tanya Pony "kenapa tidak mengabariku juga, "titahnya lagi polos
"Emm itu kak aku lupa kalau aku tidak punya warna baju yang kakak minta, karena aku tidak menyukai warna itu, "ucap Pagi menjelaskan
"Oh.. Baiklah tidak apa, "saut Dewa
"Ayo kita mau kemana dulu, "titahnya lagi
Mereka melanjutkan berjalan jalan sambil mengobrol
"Hey kalian kenapa tidak menjawab pertanyaanku, " ucap Pony dengan mengerucutkan bibirnya sebal.
" pertanyaan yang mana, " tanya Pagi
"Yang tadi," kenapa kalian tidak mengajakku memakai baju couple, " ucapnya mengulangi pertanyaannya
"Karena enggak jadi, "jawab Pagi singkat
"Ahh.. Kalian enggak asyik, "gerutunya sambil mempercepat jalannya mendahului teman-temannya itu.
***
Author kembali Up date yaa.. Jangan lupa
**LIKE
KOMENT
&
VOTE
SEBANYAK-BANYAKNYA**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments