Perasaan asisten Rey

Di tempat lain.

Setelah mengantar sahabatnya pulang. Suasana berasa sepi. Pagi yang duduk di bangku kedua seorang diri merenungkan perkataan sang supir yang terus terngiang-ngiang di telinganya.

Paman Bram terus memperhatikan Nonanya itu lewat kaca Mobil. "Apa yang di pikirkan olehnya" Gumanya dalam hati.

"Nona apa Nona baik-baik saja, " Tanyanya.

"Em.. Iya paman saya baik, " jawab pagi singkat.

Supir itu hanya mengangguk tanpa bertanya lagi. Masih fokus mengendarai.

"Emm Paman, " Terima kasih karena sudah menganggapku sebagai seorang anak". Ucapnya lirih dengan menundukkan kepalanya sedikit malu.

"Kenapa harus berterima kasih Nona, "Jawab supir itu sembari menyunggingkan senyuman.

Sejak Nona dan Bintang masih kecil saya sudah menganggap kalian sebagai anak saya sendiri, bahkan saya rela mempertaruhkan nyawa saya seandainya terjadi apa-apa kepada kalian". Sautnya lagi.

Mendengar perkataan supir itu, tak terasa butiran beningpun jatuh dari kelopak matanya. Menatap haru, sungguh bahagia dan merasa bersyukur di kelilingi orang-orang yang sangat menyayanginya.

"Kelembutan hatimu sama persis dengan mendiang ibumu Nona. Kau sangat perasa dan baik. Dan kebaikan yg orang tuamu berikan kepada kami. Sungguh tidak bisa di balas dengan apapun. Hanya pengabdian inilah yang bisa saya lakukan. " ucap pak bram dalam hati dengan mengingat masa lalunya yang hidup di jalanan bekerja serabutan hingga di pertemukan dengan orang baik seperti Ny. Melan istri Tuan Teja yang sempat menawarkan pekerjaan untuknya menjadi supir pribadinya. Tanpa berpikir panjang beliaupun mengiyakan ajakan itu hingga sekarang.

Sesampainya dirumah Pagi di sambut hangat oleh Nensy anak sang supir yang dari tadi menunggu kedatangannya.

"Kak Nensy, " Teriak Pagi kegirangan melihat seseorang yang sudah di anggapnya sebagai kakaknya itu ada di rumahnya.

"Pagi, " Sapanya dengan mwmbukakan pintu mobil. Merekapun berpelukan.

Melihat ke akraban anaknya dengan anak majikannya itu tidak terasa air matanya menetes karena bahagia. Dan segera menghapusnya sebelum orang lain melihat.

"Kakak jahat sekali kenapa baru sekarang menjengukku, "Rengek pagi.

"Ma'af sayang aku benar-benar sibuk, "ucap Nensy sambil mencubit hidung Pagi tapi tidak sakit dengan tersenyum.

"Apa kakak sudah mau lulus, "

'Iya.. Sebentar lagi aku akan wisuda, " tinggal menunggu sidang akhir bulan ini, " Titahnya lagi.

"Wahh.. Selamat kak, "kalau begitu di saat wisuda, aku yang akan mendandanimu agar kelihatan cantik". Ujar pagi bersemangat.

"No..!! ".

"Kamu tidak punya keahlian bermake'up yang ada aku akan terlihat seperti badut". Ucap Nensy cengengesan.

"Ahh.. Itu tidak akan terjadi, "aku akan membawamu ke salon langgananku dengan pony kami sering menghabiskan waktu disana. kakak akan di rias di sana saja". Jelas Pagi.

"Oh.!! " aku kira kamu yang akan meriasku".

"Aku..? " Mana mungkin, aku hanya bisa pakai bedak, " Sautnya dan merekapun tertawa bersama.

"Aku jadi kangen sama gadis centil itu, lucu kalau ngomong, " ucap Nensy.

"Siapa ? "Pony maksud kakak, "

"Aku dengannya tadi hampir saja tertabrak, " untungnya tidak sampai terjadi". Titahnya lagi.

Nensy tersentak mendengar perkataan hampir tertabrak "Bagaimana bisa, " kamu g'apa-apa kan, " Tanya Nensy sedikit kawatir.

Pagi menceritakan peristiwa yang di alami dengan sahabatnya tadi siang. Nensy mendengarkan dengan sesama. Berkomentar bahwa adiknya itu juga salah. Pagi juga menceritakan pria yang hampir menabraknya itu cakep seperti Oppa Oppa Korea kata Pony.

"Wah, "sepertinya akan ada cinta pandangan pertama nih!! ". Goda Nensy.

"Apaan.. enggak ada, "saut Pagi tidak terima

"Aku juga sempat memukul tepat di hidungnya itu dengan keras, " "Mungkin sekarang dia terkulai lemas di Rumah sakit, " sautnya bangga.

"Kasihan sekali nasip Oppa Oppa itu bertemu denganmu, " ujar Nensy sambil terkekeh.

"Jadi kakak enggak kasihan denganku, " rengeknya tidak terima.

"Hehehe, " iya iya kakak kasihan, tapi janji jangan di ulangi lagi, " tutur Nensy.

"Kalau terjadi apa-apa dengan Oppa itu, tulang hidungnya patah kamu di tuntut, "aku yang akan sedih. Ujarnya lagi.

"Iya deh kalau bertemu dengannya lagi aku akan minta ma"af, ". Ucap Pagi bergidik membayangkan pertemuannya kembali dangan pria itu. "Tidak mungkin, " gumamnya masih kesal.

Saat makan malam tiba Nensy berada satu meja dengan kedua anak majikanya itu. Atas permintaan pagi tentunya. Mereka bertiga makan dengan hening hanya suara sendok garpu bersautan.

Tintong.. Tintong..

Suara bel rumah berbunyi.

"Biar saya yang bukakan, "ucap Nensy berdiri dari duduknya, berjalan menuju Pintu utama.

Ceklek..

"Hay.. Kak Rey, " Sapanya.

"Nensy, kamu di sini, " Tanya Rey.

"Hehe.. Iya dari sore tadi, masuklah, " Titahnya.

"Dimana Pagi dan Bintang. "

"Mereka sedang makan malam, "ayo bergabung. " ucap Nensy reflek menggandeng tangan Rey.

Merasakan tangannya seperti ada yang menyentuhnya ia melihat kebawah.

"Oh.. Ma'af, "hanya reflek,". Ucap Nensy malu.

"Kenapa aku tiba-tiba memegang tangannya!!. " Gumamnya dalam hati sambil menyentuh dadanya yang sedikit kaget karena ulahnya sendiri.

Rey hanya tersenyum melihat tingkah Nensy yang tersipu malu.

"Kenapa dadaku bergetar saat tangannya menyentuh tanganku, "perasaan apa ini. " Gumamnya dalam hati.

"Kak Rey, ".

Suara bintang membuyarkan lamunan mereka berdua.

"Hay Bintang, Pagi, "wahh sepertinya enak". Ucap Rey mencoba menghilangkan rasa gugupnya.

"Ayo kita makan bersama, "Ucap pagi dengan mengunyah makanan ke dalam mulutnya.

"Dengan senang hati, " jawab Rey semangat.

***

Untuk besok Up dulu yaa.. Karena author ada jadwal Vaksin ke 2. Dan author harus menjaga kesehatan agar bisa terlaksana tanpa kendala.

Salam sehat untuk kalian semua. Selalu patuhi protokol kesehatan. Jangan lupa pakai masker

Jangan lupa juka LIKE, KOMENT dan VOTE sebanyaknya yaa.. C U..

Happy Reading..

Terpopuler

Comments

🌸EɾNα🌸

🌸EɾNα🌸

ceritanya keren ditunggu up nya Thor 👍
jangan lupa feedback ke ceritaku ya
"Kekasih Simpanan Tuan Muda"
makasih 🥰

2021-03-24

1

lihat semua
Episodes
1 AMAZING GIRL'S
2 Berita duka
3 Di Kediaman Admadja
4 Kedatangan tamu
5 Di Pemakaman
6 Warisan
7 Penyelidikan
8 Asal Usul Nama Pagi
9 Tugas yang sulit
10 Pony Ngambek
11 Hampir tertabrak
12 Gadis Bar Bar
13 Kedatangan Oma Laurent
14 Perasaan asisten Rey
15 Manis
16 Hasil Lab
17 Berkencan
18 Berkencan 2
19 Pagi menghilang
20 Pagi Di bius
21 Masih tertidur
22 Menghadiri Meeting
23 Nenek Dua Abad
24 Peran pengganti
25 Pura-pura Pingsan
26 Gara-gara kopi hitam
27 Permainan Gobak Sodor
28 Tidur panjang Oma Laurent
29 Membeli baju adat
30 Persiapan 1
31 Persiapan 2
32 Pentas 1
33 Selingan
34 Ciuman pertamaku
35 Pasangan romantis
36 Tertembak
37 Menjadi bahan ejekan
38 Kesedihan bintang
39 Guling hidup
40 Gio cemburu
41 Rekaman Video
42 Rayuan maut dewa
43 Pagi bertemu dengan Ny selly
44 Benda dingin menempol pipi Gio
45 Benar benar istri idaman.
46 Rencana Alea dan Dewa
47 Calon suami
48 Aku mencintaimu
49 Si Kancil
50 Bergandengan tangan
51 Terjebak dengan dua pria sekaligus
52 "Perfect"
53 "Cantik"
54 Asisten Rey tidak sadarkan diri
55 Alea menghasut Ny Selly
56 Rencana Rey
57 Suara ledakan
58 Gio menjalankan misi Rey
59 Tante Yuana di culik
60 Serangan bertubi tubi dari Pagi
61 Rey menemukan bukti pembunuhan itu
62 Seperti Ada di negeri dongeng kerajaan
63 Membentuk tim baru
64 Niat Baik Gio
65 Tangan kanan Arman
66 Will you marry me
67 Keluargaku adalah keluargamu
68 Di pulau terpencil
69 Cinta memang aneh
70 Pookie
71 Jalan-jalan ke pasar malam
72 Sidang akhir Wisuda 1
73 Sidang akhir wisuda 2
74 Pesta lajang untuk Gio
75 Pesta lajang untuk Gio 2
76 Tunggu kejutan dariku
77 Persiapan Akad
78 Ijab Qabul
79 Persiapan Resepsi
80 Kejutan Video di malam resepsi
81 Hukuman untuk Gio
82 Malam pertama salah kamar
83 Akibat balsem dan odol
84 Serumit ini menjalani rumah tangga
85 Meminum Jus aneh sebagai hukuman
86 Mengundang tukang pijat ke Mansion
87 Pagi pergi dari Mansion
88 Pagi bertemu Alea
89 Gio mencicipi Tumis Pare pedas
90 Kedatangan Tuan George
91 Ancaman Mami kepada Papi George
92 MorningKiss
93 Wejangan dari Tuan George
94 Mendapat surprise dadakan
95 Duo Big Melon
96 Kecurigaan Oma
97 Perempuan paling spesial
98 Sepasang angsa
99 Biang penghasut
100 Apa dia wanita plus-plus?
101 Shisha
102 Alea memanggil orang-orang bayaran
103 Via bertemu seseorang
104 Gio pingsan akibat ranjau rujak pedas
105 Naskah proklamasi
106 Alea menjenguk Gio
107 Tiket Honeymoon
108 Saudara kembar Dewa
109 Ny selly bertemu sekertaris Sonya
110 Ibu kandung Sonya
111 Boby menjemput Sonya
112 Sonya bertemu mantan kekasih
113 Apa Dia menyindirku
114 Boby pingsan
115 Gio terkena bogeman mentah
116 Ganti celanamu dengan rok mini
117 Dewa
118 Baiknya istriku
119 Gio di keroyok tiga wanita membuatnya tak berdaya
120 Pony memberi tugas misi kepada Via
121 Buket bunga dan kado tanpa Nama
Episodes

Updated 121 Episodes

1
AMAZING GIRL'S
2
Berita duka
3
Di Kediaman Admadja
4
Kedatangan tamu
5
Di Pemakaman
6
Warisan
7
Penyelidikan
8
Asal Usul Nama Pagi
9
Tugas yang sulit
10
Pony Ngambek
11
Hampir tertabrak
12
Gadis Bar Bar
13
Kedatangan Oma Laurent
14
Perasaan asisten Rey
15
Manis
16
Hasil Lab
17
Berkencan
18
Berkencan 2
19
Pagi menghilang
20
Pagi Di bius
21
Masih tertidur
22
Menghadiri Meeting
23
Nenek Dua Abad
24
Peran pengganti
25
Pura-pura Pingsan
26
Gara-gara kopi hitam
27
Permainan Gobak Sodor
28
Tidur panjang Oma Laurent
29
Membeli baju adat
30
Persiapan 1
31
Persiapan 2
32
Pentas 1
33
Selingan
34
Ciuman pertamaku
35
Pasangan romantis
36
Tertembak
37
Menjadi bahan ejekan
38
Kesedihan bintang
39
Guling hidup
40
Gio cemburu
41
Rekaman Video
42
Rayuan maut dewa
43
Pagi bertemu dengan Ny selly
44
Benda dingin menempol pipi Gio
45
Benar benar istri idaman.
46
Rencana Alea dan Dewa
47
Calon suami
48
Aku mencintaimu
49
Si Kancil
50
Bergandengan tangan
51
Terjebak dengan dua pria sekaligus
52
"Perfect"
53
"Cantik"
54
Asisten Rey tidak sadarkan diri
55
Alea menghasut Ny Selly
56
Rencana Rey
57
Suara ledakan
58
Gio menjalankan misi Rey
59
Tante Yuana di culik
60
Serangan bertubi tubi dari Pagi
61
Rey menemukan bukti pembunuhan itu
62
Seperti Ada di negeri dongeng kerajaan
63
Membentuk tim baru
64
Niat Baik Gio
65
Tangan kanan Arman
66
Will you marry me
67
Keluargaku adalah keluargamu
68
Di pulau terpencil
69
Cinta memang aneh
70
Pookie
71
Jalan-jalan ke pasar malam
72
Sidang akhir Wisuda 1
73
Sidang akhir wisuda 2
74
Pesta lajang untuk Gio
75
Pesta lajang untuk Gio 2
76
Tunggu kejutan dariku
77
Persiapan Akad
78
Ijab Qabul
79
Persiapan Resepsi
80
Kejutan Video di malam resepsi
81
Hukuman untuk Gio
82
Malam pertama salah kamar
83
Akibat balsem dan odol
84
Serumit ini menjalani rumah tangga
85
Meminum Jus aneh sebagai hukuman
86
Mengundang tukang pijat ke Mansion
87
Pagi pergi dari Mansion
88
Pagi bertemu Alea
89
Gio mencicipi Tumis Pare pedas
90
Kedatangan Tuan George
91
Ancaman Mami kepada Papi George
92
MorningKiss
93
Wejangan dari Tuan George
94
Mendapat surprise dadakan
95
Duo Big Melon
96
Kecurigaan Oma
97
Perempuan paling spesial
98
Sepasang angsa
99
Biang penghasut
100
Apa dia wanita plus-plus?
101
Shisha
102
Alea memanggil orang-orang bayaran
103
Via bertemu seseorang
104
Gio pingsan akibat ranjau rujak pedas
105
Naskah proklamasi
106
Alea menjenguk Gio
107
Tiket Honeymoon
108
Saudara kembar Dewa
109
Ny selly bertemu sekertaris Sonya
110
Ibu kandung Sonya
111
Boby menjemput Sonya
112
Sonya bertemu mantan kekasih
113
Apa Dia menyindirku
114
Boby pingsan
115
Gio terkena bogeman mentah
116
Ganti celanamu dengan rok mini
117
Dewa
118
Baiknya istriku
119
Gio di keroyok tiga wanita membuatnya tak berdaya
120
Pony memberi tugas misi kepada Via
121
Buket bunga dan kado tanpa Nama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!