Warisan

Di dalam mobil pagi menceritakan semua. Mereka tertawa bersama seperti ada yg lucu.

"Emangnya aku gadis bodoh apa, yg mudah dirayu oleh Om Om beruban sepertinya"

"Ohh.. Tak semudah itu Ferguso".

Tawa kembali menggema. Rasanya ia gemes sekali dengan apa yang di perbuat oleh Omnya itu.

"Saya yakin Nona bisa menjaga diri dengan kemampuan yang Nona miliki. Akan tetapi saya tetap akan membicarakan masalah ini dengan Asisten Rey. Mempekerjakan orang-orang hebat untuk melindungi Nona pagi dan bintang dari kejauhan". Ucap pak bram menjelaskan akan bahaya yang mengintai anak majikannya.

"He.. He.. He.. " Tidak usah paman".

" Saya hanya memastikan Nona akan tetap aman" ujarnya dan membuka pintu mobil karena sudah sampai ketujuan.

Benar saja aadari duduk di bangku sekolah dasar pagi dan bintang sudah menekuni seni beladiri Taekwondo. Tidak bisa di elakkan lagi bagaimana kemampuan mereka. Akan tetapi untuk memastikan keselamatan dirinya sebagai pewaris perusahaan ternama tetap ia membutuhkan jasa orang orang hebat untuk menjaga keselamatanya.

Setelah menjemput adiknya dari sekolah. Mereka langsung pulang. Beraktifitas seperti biasa. Meskiereka tumbuh dari kalangan orang berada tidak menjadikanya seorang yang manja dan bermalas malasan. Sekalipun keperluanya selalu ada yang menyiapkan. Tetapi kakak beradik itu enggan untuk berdiam diri. Mereka selalu membantu pekerjaan orang orang rah yang mereka bisa.

Setelah makan malam. Pagi mengajak adiknya duduk si ruang keluarga sembari menonton TV. Tak lupa juga minuman dingin dan cemilan yang selalu di sediakan oleh ART.

"Bintang, tadi Tante Yuana datang kemari dengan suaminya". Ucap bintang mengawali pembicaraan dengan adiknya.

"Untuk apa mereka kemari, masih ingat juga rumah ini..!! ". Jawabnya ketus. "Pasti ngomongin masalah "Warisan". sambungnya.

Pagi mengerutkan dahinya mendengar ucapan adiknya itu.

"Warisan".. Gumamnya pelan

"Kenapa dengan warisan? ".. "Bukanya apa yang di miliki papa, semua adalah jerih payahnya sendiri sadari Nol. "Bahkan Papa mama sudah sejak dulu mengasetkan seluruh kekayaanya atas nama kita. Bahkan Deposit dan semua debit ATM atas nama kita". Titahnya.

"Iya.. Tapi kakak harus tau, kalau suami tante yuan dia bukan laki laki baik." saut bintang

"Ha.. Jadi kamu sudah tau..!!."

"Yups.. ".

"Dari mana kamu tau..? ".

"Dari saya.!! Ucap seseorang dari lorong ruang tengah memotong pembicaraan kakak beradik itu.

'"Asisten Rey.. Kau mengagetkanku saja..!! ". Ucap pagi sembari melayangkan bantal sofa kearah asiatennya.

" Kak Rey.. "Sapa bintang.

Rey mendekati dan mengelus pucuk rambut bintang, serta duduk di sebelahnya. San melemparkan kembali bantal yang sempat ia tangkap ke arah pagi.

" Aw.. Kau menyebalkan". Gerutu pagi dengan mengrucutkan bibirx.

" Enggak usah monyong". Saut Rey.

Pagi yang merasa kesal tidak mau menanggapinya. Dan asyik sendiri menonton TV. Mendengar obrolan kedua laki laki tersebut merasa jengah.

" ada ada saja.. " grutunya pelan.

Mendengar pembicaraan itu berubah topik tentang perusahaan. Meski mereka beluk bisa mengendalikanya atu belum memahami bagaimana cara mengendalikanya. Mereka berhak tau perkembangannya.

"Tadi kalian berbicara mengenai Tuam Arman, ada apa denganya apa dia menyakitimu". Tanya Rey kepada bintang.

"Enggak.. Hanya tadi siang kata kakak tante yuan dan Om arman sempat kesini. Jawabnya.

" Oh.. Yaa..? ". " Terus apa yang mereka bicarakan". Sautnya lagi.

" Enggak ada..!! " Hanya ingin berkunjung ke pemakaman mama papa saja". Jawab pagi tanpa menoleh dan masih fokus melihat TV.

Rey hanya mengangguk nganggukan kepalanya.

"Kak Rey tolong jelaskan bagaimana sikap suami tante Yuan selama ini. Paman Bram dan bintang bilang dia pria tidak baik". Tanyanya lagi lagi tanpa memandang orang yg di ajaknya berbicara. Matanya fokus ke acara TV.

"Kamu bertanya kepadaku, atau pemain di TV itu". Jawab Rey. " apa kamu tidak ingin melihat wajahku yang hendsome ini". Sambungnya dengan terkekeh.

"Aisst.. Kau PeDe sekali".

" Memang siapa lagi yang bernama Rey kalau bukan kau di sini." ucapnya sedikit berteriak dengan melototkan matanya dan menggerutu tidak jelas.

Lagi lagi Rey Terkekeh melihatnya.

" Kakak.. Singa betina siap menerkam". Bisik bintang kepada Rey.

"Kau benar, bersiaplah kita akan lari ".

"Aku mendengarnya". Teriak pagi berdiri dengan kedua tangan menyilang di pinggang.

" Eitss.. Sabar anak manis, duduklah aku akan menceritakannya".

Pagi duduk kembali dan mendengarka cerita asistennya panjang kali lebar.

"Awas saja kalau terjadi di perusahaan karena ulahnya. Aku akan turun tangan. Jangan dikira papa telah tiada dengan mudahnya ia bisa menguasainya. Da merebutnya dari tangan kami sebagai anak kandungnya. Tak semudah itu polguso..!! ".

"Ferguso.. Bukan Polguso" saut Rey.

"Ah.. Sama saja". Jawab pagi ketus

"Emang kakak mau apa?".. Tanya bintang

"Enggak ada.. ".

" Trus.. Apa bisa kakak mengendalikan perusahaan".

"Enggak juga..!!.

"Boro boro mengerti, " perusahaan papa di bidang apa saja aku enggak tau."gimana bisa menjalankanya".

Mendengar perkstaan pagi kedua laki laki itu menepuk jidadnya bersamaan.

*

*

*

Dukung yaa kak, Lake and coment. tinggalkan jejak kalian di kolom komentar..

Happy reading..

Episodes
1 AMAZING GIRL'S
2 Berita duka
3 Di Kediaman Admadja
4 Kedatangan tamu
5 Di Pemakaman
6 Warisan
7 Penyelidikan
8 Asal Usul Nama Pagi
9 Tugas yang sulit
10 Pony Ngambek
11 Hampir tertabrak
12 Gadis Bar Bar
13 Kedatangan Oma Laurent
14 Perasaan asisten Rey
15 Manis
16 Hasil Lab
17 Berkencan
18 Berkencan 2
19 Pagi menghilang
20 Pagi Di bius
21 Masih tertidur
22 Menghadiri Meeting
23 Nenek Dua Abad
24 Peran pengganti
25 Pura-pura Pingsan
26 Gara-gara kopi hitam
27 Permainan Gobak Sodor
28 Tidur panjang Oma Laurent
29 Membeli baju adat
30 Persiapan 1
31 Persiapan 2
32 Pentas 1
33 Selingan
34 Ciuman pertamaku
35 Pasangan romantis
36 Tertembak
37 Menjadi bahan ejekan
38 Kesedihan bintang
39 Guling hidup
40 Gio cemburu
41 Rekaman Video
42 Rayuan maut dewa
43 Pagi bertemu dengan Ny selly
44 Benda dingin menempol pipi Gio
45 Benar benar istri idaman.
46 Rencana Alea dan Dewa
47 Calon suami
48 Aku mencintaimu
49 Si Kancil
50 Bergandengan tangan
51 Terjebak dengan dua pria sekaligus
52 "Perfect"
53 "Cantik"
54 Asisten Rey tidak sadarkan diri
55 Alea menghasut Ny Selly
56 Rencana Rey
57 Suara ledakan
58 Gio menjalankan misi Rey
59 Tante Yuana di culik
60 Serangan bertubi tubi dari Pagi
61 Rey menemukan bukti pembunuhan itu
62 Seperti Ada di negeri dongeng kerajaan
63 Membentuk tim baru
64 Niat Baik Gio
65 Tangan kanan Arman
66 Will you marry me
67 Keluargaku adalah keluargamu
68 Di pulau terpencil
69 Cinta memang aneh
70 Pookie
71 Jalan-jalan ke pasar malam
72 Sidang akhir Wisuda 1
73 Sidang akhir wisuda 2
74 Pesta lajang untuk Gio
75 Pesta lajang untuk Gio 2
76 Tunggu kejutan dariku
77 Persiapan Akad
78 Ijab Qabul
79 Persiapan Resepsi
80 Kejutan Video di malam resepsi
81 Hukuman untuk Gio
82 Malam pertama salah kamar
83 Akibat balsem dan odol
84 Serumit ini menjalani rumah tangga
85 Meminum Jus aneh sebagai hukuman
86 Mengundang tukang pijat ke Mansion
87 Pagi pergi dari Mansion
88 Pagi bertemu Alea
89 Gio mencicipi Tumis Pare pedas
90 Kedatangan Tuan George
91 Ancaman Mami kepada Papi George
92 MorningKiss
93 Wejangan dari Tuan George
94 Mendapat surprise dadakan
95 Duo Big Melon
96 Kecurigaan Oma
97 Perempuan paling spesial
98 Sepasang angsa
99 Biang penghasut
100 Apa dia wanita plus-plus?
101 Shisha
102 Alea memanggil orang-orang bayaran
103 Via bertemu seseorang
104 Gio pingsan akibat ranjau rujak pedas
105 Naskah proklamasi
106 Alea menjenguk Gio
107 Tiket Honeymoon
108 Saudara kembar Dewa
109 Ny selly bertemu sekertaris Sonya
110 Ibu kandung Sonya
111 Boby menjemput Sonya
112 Sonya bertemu mantan kekasih
113 Apa Dia menyindirku
114 Boby pingsan
115 Gio terkena bogeman mentah
116 Ganti celanamu dengan rok mini
117 Dewa
118 Baiknya istriku
119 Gio di keroyok tiga wanita membuatnya tak berdaya
120 Pony memberi tugas misi kepada Via
121 Buket bunga dan kado tanpa Nama
Episodes

Updated 121 Episodes

1
AMAZING GIRL'S
2
Berita duka
3
Di Kediaman Admadja
4
Kedatangan tamu
5
Di Pemakaman
6
Warisan
7
Penyelidikan
8
Asal Usul Nama Pagi
9
Tugas yang sulit
10
Pony Ngambek
11
Hampir tertabrak
12
Gadis Bar Bar
13
Kedatangan Oma Laurent
14
Perasaan asisten Rey
15
Manis
16
Hasil Lab
17
Berkencan
18
Berkencan 2
19
Pagi menghilang
20
Pagi Di bius
21
Masih tertidur
22
Menghadiri Meeting
23
Nenek Dua Abad
24
Peran pengganti
25
Pura-pura Pingsan
26
Gara-gara kopi hitam
27
Permainan Gobak Sodor
28
Tidur panjang Oma Laurent
29
Membeli baju adat
30
Persiapan 1
31
Persiapan 2
32
Pentas 1
33
Selingan
34
Ciuman pertamaku
35
Pasangan romantis
36
Tertembak
37
Menjadi bahan ejekan
38
Kesedihan bintang
39
Guling hidup
40
Gio cemburu
41
Rekaman Video
42
Rayuan maut dewa
43
Pagi bertemu dengan Ny selly
44
Benda dingin menempol pipi Gio
45
Benar benar istri idaman.
46
Rencana Alea dan Dewa
47
Calon suami
48
Aku mencintaimu
49
Si Kancil
50
Bergandengan tangan
51
Terjebak dengan dua pria sekaligus
52
"Perfect"
53
"Cantik"
54
Asisten Rey tidak sadarkan diri
55
Alea menghasut Ny Selly
56
Rencana Rey
57
Suara ledakan
58
Gio menjalankan misi Rey
59
Tante Yuana di culik
60
Serangan bertubi tubi dari Pagi
61
Rey menemukan bukti pembunuhan itu
62
Seperti Ada di negeri dongeng kerajaan
63
Membentuk tim baru
64
Niat Baik Gio
65
Tangan kanan Arman
66
Will you marry me
67
Keluargaku adalah keluargamu
68
Di pulau terpencil
69
Cinta memang aneh
70
Pookie
71
Jalan-jalan ke pasar malam
72
Sidang akhir Wisuda 1
73
Sidang akhir wisuda 2
74
Pesta lajang untuk Gio
75
Pesta lajang untuk Gio 2
76
Tunggu kejutan dariku
77
Persiapan Akad
78
Ijab Qabul
79
Persiapan Resepsi
80
Kejutan Video di malam resepsi
81
Hukuman untuk Gio
82
Malam pertama salah kamar
83
Akibat balsem dan odol
84
Serumit ini menjalani rumah tangga
85
Meminum Jus aneh sebagai hukuman
86
Mengundang tukang pijat ke Mansion
87
Pagi pergi dari Mansion
88
Pagi bertemu Alea
89
Gio mencicipi Tumis Pare pedas
90
Kedatangan Tuan George
91
Ancaman Mami kepada Papi George
92
MorningKiss
93
Wejangan dari Tuan George
94
Mendapat surprise dadakan
95
Duo Big Melon
96
Kecurigaan Oma
97
Perempuan paling spesial
98
Sepasang angsa
99
Biang penghasut
100
Apa dia wanita plus-plus?
101
Shisha
102
Alea memanggil orang-orang bayaran
103
Via bertemu seseorang
104
Gio pingsan akibat ranjau rujak pedas
105
Naskah proklamasi
106
Alea menjenguk Gio
107
Tiket Honeymoon
108
Saudara kembar Dewa
109
Ny selly bertemu sekertaris Sonya
110
Ibu kandung Sonya
111
Boby menjemput Sonya
112
Sonya bertemu mantan kekasih
113
Apa Dia menyindirku
114
Boby pingsan
115
Gio terkena bogeman mentah
116
Ganti celanamu dengan rok mini
117
Dewa
118
Baiknya istriku
119
Gio di keroyok tiga wanita membuatnya tak berdaya
120
Pony memberi tugas misi kepada Via
121
Buket bunga dan kado tanpa Nama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!