Ch 12 - Pertemuan Keluarga

Semuanya berjalan dengan sangat cepat. Bu Rusmi begitu terkejut dengan kabar yang dibawa anaknya. Dia tidak menyangka anak

perempuannya yang nomor dua akan menikah dengan menantu idamannya. Ungkapan

rasa syukur tidak henti-hentinya keluar dari mulut bu Rusmi. Beliau segera memberitahu kabar bahagia itu pada anak sulungnya. Nisha tak kalah terkejut mendengar kabar itu. Tapi dia ikut bahagia mendengar kabar itu. Nisha

memutuskan untuk pergi ke Surabaya.

Dia membawa Zoey bersamanya. Sebenarnya Zico ingin ikut, tapi karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal, akhirnya Zico memutuskan untukmenyusul mereka setelah pekerjaan selesai.

Begitu melihat Alma, Nisha langsung menghambur ke arahnya dan

memeluk adiknya itu dengan sangat sayang.

“Sayangku, selamat atas pernikahanmu. Aku ikut senang mendengarnya.” Nisha menciumi pipi Alma dan kembali memeluknya.

“Te-terima kasih Kak,”

“Ceritakan padaku, bagaimana tiba-tiba kalian memutuskan untuk menikah? Bahkan ini belum lewat satu bulan semenjak terakhir kali Kakak

kesini?” Nisha bertanya dengan kepo. Alma membuang muka. Dia terlalu malu untuk

menceritakan yang sebenarnya. Ibu sepertinya memahami hal itu.

“Sudah-sudah, ayo masuk dulu. Kamu baru datang Nduk, pasti capek. Sini biar Ibu yang gendong Zoey.” Bu Rusmi mengambil Zoey dari gendongan

Nisha. “Mana suamimu? Tidak ikut?”

“Dia masih ada kerjaanmu Bu. Nanti kalau pekerjaannya selesai, dia akan menyusul.”

“Oh begitu. Ya sudah Kamu istirahat dulu. Kamu tidak boleh capek-capek, kasihan bayimu.”

“Hehe, iya Bu. Sini sayang, ikut Aku.” Nisha menarik tangan Alma ke dalam kamar.

“Sayang, Aku ikut bahagia mendengar kabar ini. Rasanya masih tidak percaya adik kecilku sudah akan menikah. Semoga kalian selalu di berikan

kebahagiaan,” Nisha memeluk Alma dan menitikkan air mata. Dia tahu Alma menyukai

Daniel sejak lama. Dia hanya berpikir bahwa itu pasti hanya cinta monyet. Dia masih benar-benar tidak menyangka bahwa dua orang yang di kasihinya akan terikat dalam pernikahan. Ini benar-benar kabar yang sangat membahagiakan.

Sedikit banyak rasa bersalahnya terhadap Daniel terhapus mendengar kabar seperti ini.

“Iya Kak, terima kasih atas doanya. Doa yang sama juga untukmu Kak. Oh ya Aku dengar dari Ibu, katanya Kakak sudah hamil lagi? Selamat

ya Kak atas kehamilannya. Sepertinya Kak Zico benar-benar gerak cepat.” Alma mengerlingkan matanya. Nisha tersipu-sipu malu. Ya bagaimana mungkin dia tidak hamil? Mereka melakukannya hampir setiap malam, benar-benar maniak tuh si Zico.

“Oh ya, bagaimana acaranya? Ibu menyuruhku kemari, katanya akan ada pertemuan keluarga?”

“Iya Kak, besok akan dilakukan pertemuan keluarga sekaligus acara lamaran."

Dan mereka pun melanjutkan obrolan. Nisha begitu antusias dengan pernikahan adiknya. Meskipun dia sudah menikah, tapi dia belum pernah mengalami masa-masa melakukan persiapan menikah. Dia ingin mendampingi Alma

dalam menyiapkan semuanya.

Menjelang malam, Nisha mengangkat panggilan video yang dilakukan Zico.

"Sayang,"

"Hem?"

"Aku merindukanmu," Wajah Zico terlihat sedih.

"Aku nggak."

"Jawabanmu selalu seperti itu. Mana Zoey?"

"Dia tidur dengan Uti-nya."

"Dia tidak menanyakan Aku?"

"Nggak tuh."

"Kalian berdua benar-benar kejam. Aku di sini merindukan kalian, tapi kalian tidak merindukanku."

"Jangan lebay, ingat sama umur, hihihi." Nisha

terkikik. Zico sedang berada di luar negeri. Sistem software yang dibuatnya mulai menarik minat investor luar negeri untuk berinvestasi dalam skala besar terhadap perusahaannya. Mau tidak mau Zico harus meninggalkan Nisha dan Zoey.

Andaikan pertemuan itu di Jakarta, mungkin dia masih bisa wira-wiri untuk menemani Nisha.

"Sayang,"

"Hem?"

"Beneran Daniel mau nikah?"

"Iya, memang kenapa?"

"Aku ikut senang."

"Kenapa Kamu senang?"

"Setidaknya Daniel tidak akan mengganggumu lagi, hehe."

"Dasar licik. Ingat, Daniel sepertinya masih belum

memaafkanmu."

"Iya, Aku tahu itu." Zico tiba-tiba merasa sedih

lagi. Hormon kehamilan simpatik sepertinya masih menguasainya.

"Sayang, makan apa hari ini?" Nisha berusaha

mengalihkan pembicaraan.

"Jeruk."

"Hanya jeruk?"

"Ya."

"Kasihan sekali,"

"Aku akan baik-baik saja bila di dekatmu Sayang. Begitu pekerjaan ini selesai, Aku akan segera ke tempatmu. Beri Aku ciuman." Nisha

memonyongkan mulutnya, berlagak seperti orang yang akan mencium. Zico melakukan

hal yang sama. Rasanya sangat menggelikan melakukan hal seperti itu di usia mereka yang sudah tidak muda lagi.

"Sayang, perlihatkan dadamu,"

"Jangan mesum!!"

"Aku benar-benar merindukanmu. Ayolah Sayang, Aku ingin melihatnya,"

"Yang Kamu rindukan tubuhku, bukan Aku! Dasar pria mesum!"

"Ini bukan mesum. Ini adalah salah satu perwujudan cintaku, ayolah Sayang,"

Lama mereka melakukan panggilan video. Sementara Alma yang sedang berbaring di kamar sebelah (kamar Alma dan kamar Nisha bersebelahan) mendengarkan percakapan itu sembari tersenyum-senyum. Meskipun percakapannya agak saru, namun Alma iri dengan hubungan kakaknya. Kak Nisha benar-benar

wanita yang beruntung. Dia dicintai oleh dua orang laki-laki dengan sangat besar. Alma berharap, Daniel juga akan mencintainya seperti itu.

***

Siang itu diadakan pertemuan keluarga atau istilah umumnyalamaran. Bu Rusmi dan keluarga menunggu kedatangan tamu kehormatan mereka.

Alma, Nisha dan Bu Rusmi mengenakan krudung, sementara Akbar mengenakan kopyah dan baju panjang. Nisha mendandani Alma dengan sangat cantik.

Menjelang siang, rombongan keluarga Daniel datang. Karena Alma ingin acara di adakan sesederhana mungkin, maka acara lamaran diadakan di rumah, sehingga keluarga Daniel yang datang pun hanya keluarga inti.

Orang jawa mengatakan bahwa acara itu adalah acara lamar kawin. Jadi melamar sekaligus menentukan tanggal pernikahan. (koreksi bila

salah 😁). Pertemuan berlangsung dengan lancar.

Karena suami Bu Rusmi sudah meninggal, jadi yang mewakili keluarga beliau adalah Akbar. Pria muda itu bertindak sebagai kepala keluarga.

Dari pertemuan tersebut di sepakati bahwa pernikahan akan dilangsungkan dua minggu kemudian. Pernikahan akan dilangsungkan secara

sederhana mengingat Alma masih kuliah. Resepsi besar-besaran akan dilakukan ketika Alma sudah lulus kuliah.

Di sepanjang pertemuan, Daniel tak henti-hentinya menatap Nisha. Campuran rasa bersalah, sedih dan juga cinta terpancar di matanya. Nisha

pura-pura tidak melihat. Dia tidak ingin menyakiti hati Alma lebih dalam. Dari awal dia sudah curiga, bahwa telah terjadi sesuatu antara adiknya dan Daniel.Tidak mungkin Daniel segampang itu melupakannya. Bukannya dia besar kepala,

tapi perasaan manusia tidak akan berubah secepat itu. Dan dugaannya benar. Tatapan Daniel masih seperti dulu. Masih ada cinta di mata pria itu. Nisha berharap semoga keputusan Alma untuk menikah dengan Daniel merupakan keputusan yang benar. Semoga pernikahan Alma dan Daniel akan bahagia, seperti

pernikahannya saat ini.

Menjelang sore, para tamu mulai berpamitan pulang. Mereka mulai saling bersalaman. Tibalah giliran Nisha bersalaman dengan Daniel.

"Selamat ya Uncle Niel, akhirnya benar-benar jadi

Uncle-nya Zoey." Nisha berusaha untuk tampak ceria, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

"Ya, terima kasih." Daniel menjawab pendek. Ekpresi wajahnya tampak sedang menahan sakit hati mendengar kata-kata Nisha.

"Semoga pernikahan kalian di penuhi dengan

kebahagiaan."

"Amin." Daniel mengangguk kaku dan berlalu dari

hadapan Nisha.

Selepas kepergian keluarga Daniel, Nisha menghampiri Alma dan memeluknya.

"Selamat ya Sayang, Aku harap pernikahanmu akan bahagia."

"Terima kasih banyak Kak." Alma balas memeluk

Nisha, matanya tampak berkaca-kaca.

Dari awal pertemuan sampai akhir pertemuan, Alma tahu pandangan Daniel tertuju pada siapa. Meskipun hatinya sakit, tapi dia masih

bisa menahannya. Dia hanya bisa berdoa, semoga saja suatu saat nanti Daniel akan melihatnya sebagai seorang wanita, bukan sekedar adik dari Tanisha.

***

Happy Reading ^^

Terpopuler

Comments

Nindi Silvana

Nindi Silvana

mereka selalu gemessssss🤭😍

2024-06-20

0

Supartini

Supartini

cintamu butuh kesabaran yg mendalam alma

2023-10-08

0

Sarah Harona

Sarah Harona

kunjung kesini msh penasaran trus sm ceritanya pasangn Zico Nisha lum bs move on thanks thor keren ❤

2023-07-23

0

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!