Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu

"Aku akan ke Jakarta. Ada pekerjaan yang harus Aku urus."

"Iya Kak."

"Titip Zoey ya. Salam buat Ibu dan Akbar. Jaga diri baik-baik. Aku akan datang lagi setelah pekerjaanku selesai."

"Iya Kak."

"Little, kuliah yang rajin. Oke?"

"Iya Kak." Daniel mengacak-ngacak rambut Alma. Dia mencium Zoey yang sedang tertidur di gendongan Alma. Wajah Daniel begitu dekat. Membuat jantung Alma berdebar tak karuan. Ingin rasanya dia mengecup bibir seksi itu. Hah, sungguh khayalan yang liar.

"Katakan padanya, Daddy-nya sedang pulang ke rumah. Nanti akan kembali untuk mengunjunginya lagi, oke?"

"Iya Kak."

"Baiklah, Aku pergi dulu. Jaga diri kalian baik-baik." Dan Daniel pun pergi dari hadapannya. Seketika kaki Alma menjadi lemah. Dia segera meletakkan Zoey di sofa dan menyandarkan tubuhnya. Dekat dengan Daniel selalu membuatnya menahan napas. Seolah-olah oksigen di sekitarnya menjadi habis. Udara di sekitarnya menjadi panas. Wajahnya menjadi terbakar karena malu.

Hah, kapan perasaan ini akan hilang? Sudah lima tahun perasaan ini tertanam. Bukannya semakin menghilang, malah semakin berkembang. Kapan cinta tak bersambut ini akan berakhir? Mengapa begitu sulit untuk menghilangkan perasaan ini? Apakah ini yang juga dirasakan Daniel ketika mencintai kakaknya?

Sungguh kehidupan yang sangat ironis. Dia mencintai Daniel selama lima tahun. Daniel mencintai kakaknya lebih dari lima tahun. Dan Kak Nisha, siapa yang dicintainya? Apa ayah Zoey? Sebenarnya seperti apa ayah Zoey? Mengapa Kak Nisha selalu berusaha menutup-nutupinya ketika Kami semua bertanya? Apakah ayah Zoey sudah menyakiti perasaan Kak Nisha dengan begitu dalam? Hah, siapapun ayah Zoey, dia tidak akan suka pada pria itu. Pria itu membuat Kak Nisha menderita, begitu pula dengan Kak Daniel.

Percintaan lingkaran setan ini sungguh memuakkan. Alma berharap suatu saat, lingkaran setan ini akan terputus dan saling berlabuh pada tempatnya masing-masing.

***

Daniel tetap mencoba menghubungi nomor Nisha. Tapi nomor wanita itu masih tidak aktif.

"Girl, sebenarnya Kamu dimana? Mengapa nomormu tidak aktif?!" Daniel berbicara sendiri sembari memukul-mukul setir mobil. Pikirannya begitu frustasi. Daniel berencana melacak keberadaan Nisha di Jakarta sebelum akhirnya ponselnya berdering.

Nisha meneleponnya. Dengan cepat Daniel mengangkat panggilan itu.

“Girl?? God bless You. Akhirnya Kamu menghubungiku. Kemana saja Kamu Girl? Kenapa nomormu tidak aktif? Kenapa Kamu susah di hubungi?”

“Eh Eumm,”

“Aku sudah berencana untuk mengerahkan orang-orangku untuk mencarimu. Dimana Kamu sekarang? Apa Kamu baik-baik saja?”

“Ye-yeah. Aku baik-baik saja,"

“Girl, ada yang Kamu sembunyikan? Katakan padaku Girl? Apa yang terjadi?”

“Ti-tidak. Tidak ada yang Aku sembunyikan.”

“Kamu yakin baik-baik saja? Apa Kamu sudah bertemu dengannya?”

“Ti-tidak. Aku tidak bertemu dengannya. Ak-aku baik-baik saja…”

“Dimana Kamu Girl? Aku akan pergi menyusulmu…”

“Jangan!! Kamu tidak boleh!!”

“Girl, kenapa Kamu berteriak? Mengapa Aku tidak boleh ke tempatmu?”

“Aku sedang berada di rumah teman. Akan sangat canggung kalau Kamu kesini,”

“Yakin Kamu baik-baik saja? Kamu tidak sedang menyembunyikan sesuatu kan?”

“Aku baik-baik saja. Aku tidak sedang menyembunyikan apapun darimu. Aku hanya akan mengatakan hal itu. Aku tutup teleponnya.”

“Girl, jangan ragu-ragu untuk meminta bantuanku. Katakan apapun masalahmu. Sebisa mungkin Aku akan membuatmu keluar dari masalah itu,”

“Aku sedang tidak ada masalah. Aku tutup dulu, bye.”

Nisha memutus panggilan. Daniel merasa lega. Setidaknya Nisha baik-baik saja. Mungkin pikirannya terlalu negatif. Dia berpikir mungkin saja Nisha sudah bertemu dengan Zico dan disekap oleh pria itu. Nisha sudah menghubunginya, itu artinya wanita itu baik-baik saja.

Daniel menghubungi asisten Tito. Dalam sekejap pria itu datang. Mengambil alih kemudi dan menyetir untuknya.

"Untuk apa Papa mencariku?"

"Sepertinya ada yang ingin Chairman sampaikan."

"Ya Aku tahu itu. Kalau tidak ada yang ingin di sampaikan, Papa tidak mungkin mencariku." Daniel memelototi asisten yang sudah menemaninya selama lima tahun. "Rupanya faktor umur sudah membuat kecerdasanmu semakin menurun."

"Bos, kata-kata Anda tajam seperti biasa."

"Ya, sengaja kulakukan. Agar kadar otakmu tidak menurun."

"Hahaha. Bos, biasanya Anda berkata jahat ketika Anda tidak berhasil melaksanakan misi. Ada apa? Apa Nona Nisha kembali menolak Anda?" Asisten Tito tertawa renyah. Ingin sekali Daniel menoyor kepalanya bila tidak mengingat perbedaan umur mereka. Asisten Tito lebih tua empat tahun di banding dirinya.

"Tertawalah sepuasnya. Cek saldomu bulan depan." Daniel berkata dengan jahat. Setiap kali Tito menghinanya, ancamannya selalu saja sama. Dan ancaman itu selalu berhasil.

"Ampun-ampun. Ampuni hambamu yang tak berdaya ini. Tolong jangan potong gaji Saya. Anak Saya masih kecil-kecil. Yang pertama SD kelas 3..."

"Yang kedua SD kelas 1, yang ketiga masih berumur 4 tahun." Daniel melanjutkan kata-kata asisten Tito. "Perkataanmu selalu saja sama. Bosan Aku mendengarnya. Apa tidak ada alasan lain lagi?"

"Tidak mungkin Saya mengatakan istri Saya bertambah kan Bos? Bagaimana mungkin Saya menambah istri sedangkan ada pria merana kesepian mengejar wanita yang sama selama lima tahun berturut-turut tapi tidak kunjung berhasil?"

"FIX. Gajimu dipotong setengah bulan ini!" Daniel menyilangkan tangannya, pertanda keputusannya sudah final. Asisten Tito memohon-mohon, tapi Daniel tidak menghiraukannya.

Asisten Tito adalah asisten pertama dan satu-satunya. Pria itu sudah mendampinginya semenjak ayahnya mengangkatnya sebagai wakil direktur. Ayahnya sudah pensiun dan menyerahkan posisi direktur kepada kakak laki-lakinya. Daniel tidak mempersalahkan hal itu. Memang sudah sewajarnya posisi direktur dipegang anak pertama.

Asisten Tito banyak membantunya dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja. Dalam waktu yang singkat, dia sudah menguasai bidang pekerjaannya. Mungkin karena pembawaannya yang santai membuat asisten Tito tidak lagi sungkan terhadapnya. Mereka semacam memiliki ikatan yang tak terlihat. Mereka berdua menjadi akrab satu sama lain.

"Katakan padaku, apa yang ingin disampaikan Papa? Aku bisa menyiapkan jawaban dulu kalau Kamu memberiku bocorannya."

"Saya benar-benar tidak mengetahuinya Bos. Mungkin berhubungan dengan pengangkatan Anda sebagai direktur baru?"

"Jangan sembarangan bicara. Kakakku lebih dari sekedar kompeten untuk menjadi direktur utama. Jangan bicara aneh-aneh."

"Saya hanya menebak saja Bos. Siapa tahu beneran terjadi. Pasti asyik memiliki direktur utama seperti Anda Bos..."

"Ya, Kamu pasti akan lebih ngelunjak." Jawaban Daniel disambut tawa asisten Tito.

Mereka pergi ke landasan pesawat jet pribadi. Kemudian pesawat lepas landas, menuju Ibu Kota Jakarta.

Sesampainya di Jakarta, supir langsung membawa mereka ke villa pribadi. Chairman sudah pensiun, sehingga memutuskan untuk tinggal di villa pribadi. Dengan didampingi oleh Tito, Daniel memasuki villa itu. Di depan villa, seorang wanita paruh baya yang sangat cantik sudah menunggunya.

"My little boooyyy..." Sambutnya sembari memeluk Daniel dengan hangat.

"Moommm..." Daniel memeluk tak kalah hangat.

"Coba Mommy lihat wajahmu. Haduh, kasihan sekali. Wajah imutmu jadi semakin kurus kering seperti ini. Tito, apa bocah ini belum memiliki pacar?"

"Lapor Nyonya. Selama lima tahun Tuan Muda jomblo." Daniel menyikut tulang rusuk Tito. "Auuwww!!" Tito mengaduh.

"Ayo-ayo masuk. Papamu sudah menunggu."

***

Happy Reading 🥰🤗

Terpopuler

Comments

Borahe 🍉🧡

Borahe 🍉🧡

lebih suka aspri nya Daniel dri pd Zico

2023-11-28

0

Asiah Blueway

Asiah Blueway

gokil aspri nya Daniel 🤣🤣

2023-10-29

0

She Imoed

She Imoed

lapor nyonya bos,bos masih menunggu cintanya yg digantung kya jemuran,sampai kurus kering😅😅

2023-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!